Claim Missing Document
Check
Articles

Konflik dalam Kelompok Tani Gadih Basanai di Kenagarian IV Koto Hilir Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan Citra Maiwulandari; Nora Susilawati
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 1 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (September 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/culture/vol1-iss1/14

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena isu korupsi yang dilakukan oleh pengurus kelompok tani gadih basanai. Penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan Teori Konflik oleh Lewis Coser. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan pemilihan informan dengan teknik purposive sampling atau penarikan sampel secara sengaja agar mendapatkan data yang lebih akurat. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian hasilnya menunjukkan bahwa bentuk-bentuk konflik yang terjadi di Kelompok Tani Gadih Basanai di isukan adanya korupsi yang menyebabkan terjadinya kekacauan dalam management keuangan, sistem kepengurusan berantakan dan perselisihan sesama pengurus kelompok tani, pengurus dengan anggota dan sesama anggota. Upaya atau solusi dari konflik yang terjadi dalam kelompok tani gadih basanai yaitu merevitalisasi kelompok tani dan menentukan anggaran-anggaran dalam kelompok tani sehingga lebih jelas management keuangan, sistem kepengurusan serta diresmikan oleh pemerintah nagari IV Koto Hilir.
Eksistensi Mampaduoi Ternak Sapi Nagari Mungo Dwi Ranti Oktadeli Sutia; Nora Susilawati
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 4 No 2 (2022): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2022)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v4i2.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan eksistensi mampaduoi ternak sapi di Nagari Mungo. Hal ini menarik untuk diteliti karena pada era modernisasi masyarakat semakin tertarik untuk melakukan mampaduoi ternak sapi, selain itu masyarakat Nagari Mungo memilih mampaduoi ternak sapi ini diantara mampaduoi lainnya, yaitu seperti mampaduoi ikan serta mampaduoi dalam bidang pertanian seperti sawah dan juga kebun. Penelitian ini dianalisis dengan teori Pilihan Rasional James S. Coleman yang menjelaskan mengenai tindakan individu yang secara rasional memilih alternatif yang akan memberikan kepuasan terbesar untuk mencapai tujuan tertentu guna memuaskan keinginanidan kebutuhan yang timbul karena saling ketergantungan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 21 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Untuk mendapatkan kredibilitas dari data agar valid dilakukan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan eksistensi ternak sapi didasarkan oleh Pilihan Rasional masyarakat Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota sebab mampadoui dijadikan sebagai kontribusi pendapatan sampingan sebagai investasi jangka panjang bagi pemberi modal atau pemilik sapi dan sebagai tabungan bagi pemelihara sapi atau penerima modal.
Dinamika Penerima Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Nagari Maek Rifa Nirmala; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i4.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dinamika penerima program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa masyarakat terdampak Covid-19 di Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena pada tahun 2022 pandemi Covid-19 sudah mulai menghilang sehingga perekonomian di Nagari Maek perlahan sudah mulai normal kembali dan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa masih berlanjut. Hal tersebut tentu berpengaruh terhadap pendapatan dan ekonomi masyarakat. Teori yang digunakan adalah teori Behavioral Sosiologi oleh Burrhus Frederic Skinner. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus dengan jenis studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, informan dari penelitian ini berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, namun terjadinya perubahan tingkah laku warga penerima program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan yaitunya pertama perubahan perilaku konsumtif masyarakat penerima yang menimbulkan terjadinya kecemburuan sosial, kedua perubahan pola pikir dari masyarakat penerima yang mengakibatkan terjadinya sikap subjektif dari masyarakat non penerima.
Pendampingan Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Nagari Silayang Kabupaten Pasaman Rizka Wahyuni; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i4.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendampingan PKH dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Silayang Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menarik diteliti dikarenakankurangnya fasilitas, motivasi, dan edukasi, yang diberikan oleh pendamping kepada KPM PKH di Nagari Silayang. Teori yang digunakan adalah teori pembangunan masyarakat pendekatan Improvement vs transformation oleh Long dan teori pembangunan pendekatan pembangunan sosial oleh Midgley. Yang mana perubahan pada suatu kondisi yang tidak sesuai dengan harapan sehingga diperlukan perbaikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan studi kasus intrinsik.Informan penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Purposive sampling merupakan teknik penentuan informan yang dianggap paling tahu dengan pertimbangan tertentu yang dapat memberikan informasi terkait dengan penelitian yang diharapkan. Jumlah informan dalam penelitian ini 15 orang. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, fasilitas PKH terkait fasilitas pendidikan tidak memadai. Dari segi fasilitas, sarana dan prasarana untuk pertemanan kelompok masih kurang baik. Fasilitator PKH dan KPM secara bergantian menggunakan mushola dan Rumah KPM untuk menyelesaikan masalah ini. Kedua, motivasi. Pendamping memotivasi KPM PKH dengan memberikan modul dan mengingatkan KPM bahwa pendidikan dan kesehatan sangat penting, dan Edukasi. Ketiga, edukasi yang diberikan fasilitator kepada KPM di Nagari Silayang antara lain membiarkan anak bermain bersama, seperti bermain dengan mainan seperti poster huruf dan angka, mengawasi perilaku buruk anak seperti melarang memukul, membayar SPP, membeli buku, alat tulis, sepatu dan seragam. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pendamping PKH, untuk lebih meningkatkan perannya sebagai pendamping dan memberikan motivasi, edukasi, dan fasilitas yang memadai sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah dan dapat dirasakan oleh masyarakat agar program keluarga harapan dapat berhasil mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya, baik dalam kontek kesehatan maupun pendidikan terutama pada kelompok masyarakat miskin.
Fungsi Baburu Babi (ciliang) pada Masyarakat Petani di Nagari Aie Batumbuek Afifah Nurhazizah; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v6i1.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi baburu babi (ciliang) di Nagari Aie Batumbuek Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Hal ini menarik untuk dikaji karena masalah yang sering mengganggu pertanian masyarakat di Nagari Aie Batumbuek adalah babi hutan yang menjadi ancaman yang cukup serius bagi masyarakat petani sekaligus menjadi tantangan lingkungan pertanian yang beresiko terhadap kegagalan panen, dengan adanya kegiatan baburu babi ini terdapat fungsi-fungsi yang memberikan pengaruh yang besar dalam terciptanya sebuah pertahanan tradisi dan kebudayaan sesuai dengan tujuan yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini dianalisis dengan teori Struktural Fungsional oleh Robert K. Merton. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 25 orang dengan kriteria 5 orang bapak-bapak, 7 orang dewasa, 8 orang remaja dan 5 orang anak-anak. Pengambilan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data mengikuti model analisis interaktif dari Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa fungsi baburu babi (ciliang) pada masyarakat petani di Nagari Aie Batumbuek terdapat fungsi manifest dan fungsi latent. Pertama, Fungsi manifest (perwujudan) dalam kegiatan baburu babi (ciliang) dapat terbagi lagi ke dalam beberapa fungsi diantaranya adalah fungsi sosial, fungsi memberantas hama babi hutan, fungsi kesehatan, fungsi rekreasi, dan fungsi mengatasi kegagalan panen. Kedua, Fungsi latent dalam kegiatan baburu babi (ciliang) karena ingin pamer kekayaan dan pasar terselubung.
Faktor Penyebab Konflik Sosial Penetapan Pejabat Kepala Desa di Desa Sampuran Simarloting Kecamatan Hulusihapas Kabupaten Padang Lawas Utara Yusril Fauzi Hasibuan; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v6i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor penyebab konflik dalam penetapan pejabat Kepala Desa di Desa Sampuran Simarloting. Hal ini menarik karena konflik sosial yang terjadi antara kedua marga bukan hanya karena penetapan dari marga siregar sebagai pejabat Kepala Desa tetapi juga terdapat faktor konflik lain di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus intrinsik. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan 15 informan dengan kriteria 5 orang marga Hasibuan, 5 orang marga Siregar, 2 masyarakat netral, 1 Kepala Desa, 1 orang Sekretaris Camat, 1 orang Tokoh Masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, peneliti langsung kelapangan untuk melihat dan mengamati faktor penyebab konflik sosial tanpa terlibat langsung. Wawancara mendalam yaitu wawancara dilakukan secara face to face dengan narasumber. Studi dokumentasi yaitu peneliti mengambil dokumentasi berupa foto dan video dilapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik yaitu pertama, Mora tidak menerima anak boru sebagai pemimpin karena memegang teguh sistem kekerabatan dalihan na tolu, sehingga terjadinya penolakan dari pihak hasibuan sebagai mora karena secara sistem kekerabatan tidak diperbolehkanya siregar sebagai anak boru menjadi pemimpin. Kedua, Keberpihakan Kerabat (Nepotisme), hubungan kekeluargaan memberi pengaruh kemudahan untuk mendapatkan posisi kedudukan menjadi pemimpin desa. Seperti yang terjadi oleh Bapak AS dari marga siregar ditetapkan menjadi Pejabat Kepala Desa karena pengaruh dari kerabatnya yang menjabat di kantor Kecamatan.
Faktor-Faktor Penyebab Sikap Permisif Orang Tua Menghadapi Kenakalan Remaja di Nagari Sungai Abang Kecamatan Lubuk Alung Romy Davino; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v6i4.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab sikap permisif orang tua dalam menghadapi kenakalan remaja. Kenakalan remaja di Nagari Sungai Abang menjadi salah satu masalah sosial yang terus meningkat setiap tahunnya. Namun orang tua tidak tidak member pengawasan terhadap anaknya yang seharusnya dilakukan oleh orang tuanya. Hal ini menarik untuk di teliti karena diketahui bahwa Nagari Sungai Abang Kecamatan Lubuk Alung merupakan nagari yang banyak memberikan sumbangsi terhadap kenakalan remaja yang terjadi di kecamatan Lubuk Alung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori aksi yang dikemukakan oleh Talcottt Parsons. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik, karena peneliti telah mempelajari secara mendalam terkait kasus yang diteliti. Teknik pemilihan informan penelitian dipilih secara purposive sampling dengan jumlah informan penelitian ini adalah 23 orang dengan jumlah masing-masing terdiri dari satu orang wali jorong, sepuluh orang masyarakat, enam orang remaja dengan kategori umur 10-18 tahun, lima orang tua, dan satu orang polisi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles, dan Huberman. Hasil penelitian yang peneliti lakukan menunjukkan bahwa faktor penyebab sikap permisif orang tua terhadap kenakalan remaja yang pertama ialah tingkat ekonomi Orang tua yang rendah dan cenderung lebih mengesampingkan pengasuhan anak karena berfokus pada upaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kedua ialah tingkat pendidikan yang rendah. Orang tua dengan pendidikan rendah dan minim wawasan mengenai pola asuh tidak mengetahui pasti dampak negatif dan positif apa yang akan terjadi jika penggunaan pola asuh permisif tidak tepat sasaran. Ketiga faktor kepribadian adalah faktor internal dari orang tua, bagaimana orang tua mengambil tindakan pengasuhan, menentukan pola asuh yang tepat untuk anaknya dengan berangkat dari karakteristik kepribadian masing-masing.
Akar Konflik Antara Masyarakat Nagari Manggopoh dengan PT. Bukit Sawit Semesta Wahyu Aulia; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v6i4.840

Abstract

Penelitian ini berfokus pada akar konflik yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar dari konflik yang terjadi diantara masyarakat Nagari Manggopoh dengan perusahaan. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori konflik oleh Dahrendorf. Penelitian ini dilakukan di Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk, Basung, Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan pada penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan iforman sebanyak 12 orang dengan kriteria-kriteria informan yaitu, masyarakat nagari manggopoh, pemerintah daerah, tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang ikut seta dalam penyelesaian konflik, sehingga dapat digunakan untuk mencapai tujuan dalam penelitian. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akar konflik masyarakat nagari manggopoh dengan perusahaan yaitu, masyarakat meminta kejalasan perusahaan tentang administrasi tata letak perusahaan, dan serikat pekerja, serta transparansi dalam penerimaan karyawan.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Tinggi bagi Anak Perempuan Tismini, Tismini; Susilawati, Nora
Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembalajaran (December 2022)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sikola.v4i2.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab orang tua mempersepsikan bahwa pendidikan tinggi tidak penting bagi anak perempuan di Jorong II Sungai Lolo. Kabupaten Pasaman. Hal ini menarik untuk diteliti karena adanya minat anak perempuan yang tinggi untuk kuliah, apalagi setelah adanya guru pendatang perempuan, namun orang tua memiliki persepsi bahwa anak perempuan tidak perlu mengeyam pendidikan di universitas karena kodratnya akan menjadi ibu rumah tangga, yang memupus harapan anak perempuan untuk kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang tepat sesuai keinginannya. Untuk meneliti permasalahan tersebut, digunakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus instrinsik. Informan dalam peneltian ini berjumlah 15 orang yang diperoleh dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data tersebut kemudian di analisis dengan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Hubberman. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori fenomenologi dari Alfred Schutz berasumsi bahwa orang-orang secara aktif menginterpretasikan pengalaman-pengalamannya dan mencoba memahami dunia dengan pengalaman pribadinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya persepsi orang tua terhadap pendidikan tidak penting untuk anak perempuan terbentuk karena pengetahuan dan pengalaman bahwa kodrat perempuan hanya bekerja di rumah, dan laki-laki yang bekerja di luar rumah, oleh karena itu laki-laki perlu sekolah tinggi, sedangkan perempuan tidak, perempuan yang sekolah tinggi memiliki kemungkinan untuk memperoleh jodoh di luar daerahnya dan tidak kembali ke kampung, perempuan yang mengurus rumah tangga tidak memerlukan pendidikan yang tinggi, serta pengalaman dilarang oleh orang tua untuk sekolah tinggi.
Kendala yang Dihadapi oleh Mahasiswa Menikah dalam Penyelesaian Studi di Universitas Negeri Padang Satra, Ozy; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa menikah dalam penyelesaian studi di Universitas Negeri Padang. Hal ini menarik untuk dikaji karena mahasiswa yang memutuskan menikah di masa studi harus menjalankan dua peran bersamaan antara peran sebagai mahasiswa dan juga peran dalam rumah tangga, hal ini menyebabkan terjadinya kendala dalam penyelesaian studi.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori aksi oleh Talcott Parsons. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus instrinsik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni s.d September 2023. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 19. Adapun kriteria informan yaitu mahasiswa menikah, orang tua mahasiswa menikah, suami mahasiswa menikah, teman mahasiswa menikah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, menyajikan data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi mahasiswa menikah di Universitas Negeri Padang ketika dalam proses perkuliahan diantaranya, pertama, Tidak fokus mengikuti kuliah. Kedua, Susah membagi waktu mengerjakan tugas. Ketiga, susah melaksanakan PLK dan KKN. Keempat, Kendala dalam penyelesaian tugas akhir.
Co-Authors Adri Febrianto Afifah Nurhazizah Ahmad Sofyan Nasution Aidil Affarisi Akbar, Jumainil Anastasya Lisma Wilinda Naibaho Anjeli Anjeli Annisa Rizki Khairi Nabila Bagas Handoyo Berlian Nurhamidah Pitri Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Permata Citra Maiwulandari Deana Awalia Delmira Syafrini Denis Septiana Dian Nofrianti Dwi Ranti Oktadeli Sutia Eka Asih Febriani Elsa Putri Hardyanti Elvira Gustia Emizal Amri, Emizal Erianjoni Erianjoni Erniwati Erniwati Fadilla Saputri Farhan Hadid Fazlaura Ramadhani Arbi Febi Dwi Lianda Halimah Tussa' Diya Hendra Naldi Heru Solimin Ikhwan Ikhwan Ikmal, Rahmat Indah Amalia Ramadhani Indrawadi, Junaidi Junaidi Junaidi Kartika Afrinalsari Khairah Fadlah Nasifa Khairul Fahmi Lia Amelia Lidia Putri Lisa Novita Sari Maya Lestari Meri Handayani Mishbahhul Hayati Mitra Gustari Muhammad David Hendra Muklis Muklis Mutia Marcelena Mutiara Rejani Veronika Nabilah, Nada Nailia Nafisa Nicky Yulia Agusti Niken Nutricillia Nirmala Sari Nora. AN, Desri Nurul Hadia Prisliani, Seftarina Dwi Putri, Naysila Berliandri Rahmad Rahmad Rahmullaily Rahmullaily Ray Silva Reno Fernandes Resi Andriya Resi Ebbi Dwi Artih Rezki Rahayu Auli Rhavy Ferdyan Rifa Nirmala Ririn Novita Sari Rizka Arifna Rizka Wahyuni Romy Davino Sabar Aulia Rahman Salsabila, Bunga Salsabila, Nada Nafisyah Sari, Mhoren Puspita Satra, Ozy Sefdiansyah, Sefdiansyah Selinaswati, Selinaswati Tismini, Tismini Wahyu Aulia Wahyuni, Nazwa Wita, Gusmira Yanti, Refny Yulia Sandra Yuliyus Yuliyus Yusril Fauzi Hasibuan