Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Sosial PSK dalam Aplikasi Tinder di Kota Lubuk Linggau Sefdiansyah, Sefdiansyah; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.876

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya media baru yang digunakan oleh Pekerja Seks Komersial (PSK) dalam berinteraksi sosial mencari pelanggan, sebelumnya Pekerja Seks Komersal (PSK) mencari pelanggan di pinggir jalan dan menggunakan aplikasi Michat sekarang berpindah mencari pelanggan ke dalam aplikasi Tinder. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena Fungsi aplikasi Tinder untuk mencari teman dan pasangan disalah gunakan oleh Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk mencari pelanggannya. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu purpose sampling. Informan dalam penelitian ini adalah Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pelanggannya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Observasi yang dilakukan oleh peneliti yaitu participant observation yaitu peneliti terlibat dalam kegiatan Pekerja Seks Komersial (PSK) mencari pelanggannya, Peneliti seolah-olah menjadi orang yang akan menggunakan jasa layanannya. Pengumpulan data yang kedua dengan proses wawancara berhadapan langsung dengan informan dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait bagaimana interaksi sosial Pekerja Seks Komersial (PSK) dalam mencari pelanggan. Dalam penelitian penulis menggunakan dokumentasi berupa foto saat wawancara dengan informan penelitian, foto lokasi penelitian, rekaman wawancara, screen shoot bukti chat dan foto-foto akun informan penelitian. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 2 bentuk interaksi sosial antara Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan pelanggannya dalam aplikasi Tinder yaitu pertama, Interaksi sosial asosiatif bidang kerja sama. Kedua, Interaksi sosial disosiatif bidang pertikaian/konflik.
Peran Relawan BAS (Bobi Alexander Siregar) dalam Kehidupan Masyarakat di Daerah Kavling Senjulung Prisliani, Seftarina Dwi; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran relawan BAS dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena relawan demokrasi merupakan ujung tombak baru yang ikut membantu dalam kehidupan masyarakat di Kelurahan Kabil. Maka dari itu relawan BAS dibentuk untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih dan kesejahteraan masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gerakan sosial dari seorang ahli bernama Robert Miesel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 15 orang informan. Terdapat 4 kriteria informan dalam penelitian ini yaitu anggota dewan legislatif, relawan BAS, perangkat desa/lurah, masyarakat yang membantu proses peneliti dalam mencapai tujuan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi berulang kali dalam waktu dan situasi yang berbeda, wawancara mendalam (indepth interview) dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis data model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa peran relawan BAS antara lain, pertama, melakukan sosialisasi melalui a). Media Sosial, b). Penyebaran Spanduk, c). Blusukan. Kedua, Menjemput aspirasi masyarakat terkait dari a). pembangunan jalan di Kelurahan Kabil, b). Pembuatan selokan di Kelurahan Kabil. Ketiga, menjadi perantara penerimaan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat setempat.
Stres Pengasuhan Orang Tua Pada Anak Berkebutuhan Khusus didalam Pendidikan Inklusi Sari, Nirmala; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran stres pengasuhan dari orang tua yang memiliki ABK di SMP Pembangunan Laboratorium UNP, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena berdasarkan fenomena belum terdapat pengelolaan stres secara sosiologis terhadap pengasuhan anak oleh orang tua terhadap ABK di SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu teori Fenomenologi oleh Alfred Schutz dengan fokus memahami tindakan dalam 2 tipe motif sebab (because motive) dan motif tujuan (in order to motive). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tipe penelitian studi kasus (case studies). Penentuan informan penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah informan 9 orang dengan kriteria yaitu 2 guru BK, 1 guru kelas, 6 orang tua yang memiliki ABK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (indeph interview) dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis data model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan stres pengasuhan oleh orang tua antara lain, pertama, Orang tua mencari solusi untuk ABK. Kedua, Adaptasi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khsusus terhadap tekanan lingkungan sosial. Ketiga, Orang tua melakukan kontrol terhadap tugas sekolah dan perilaku anak berkebutuhuna khusus. Keempat, Orang tua yang memiliki ABK berkomunikasi berbagai pihak.
Self-Afficacy Akademik Mahasiswa Berprestasi yang Kuliah Sambil Bekerja di Universitas Negeri Padang Salsabila, Bunga; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i3.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan self-efficacy akademik mahasiswa dalam menyelesaikan kuliah dan bekerja. Pentingnya penelitian ini adalah melihat bagaimana mahasiswa yang kuliah sambil bekerja bisa menerapkan self-efficacy pada diri mereka, sehingga mampu menjalankan kedua peran tersebut dan bisa menyeimbangkan antara perkuliahan dan pekerjaan. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori interaksionisme simbolik oleh George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Pengumpulan data dilakukan pada Februari 2024 sampai Mei 2024 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 12 orang dengan kriteria informan seperti mahasiswa Departemen Sosiologi angkatan 2020, 2021, 2022. Analisis data dilakukan dengan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa faktor yang dapat dilihat dari mahasiswa yang kuliah sambil bekerja yaitu pertama kepercayaan diri, kedua motivasi internal, ketiga komitmen diri dan yang keempat ketahanan mental, mahasiswa dapat menerapkan self-efficacy pada diri mereka karena mereka yakin untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu baik di perkuliahan maupun di pekerjaan, mereka dapat mengatur waktu, dapat memprioritaskan yang dirasa lebih penting walaupun mereka menghadapi berbagai tantangan, rintangan yang berbeda-beda mereka mampu mengatasi dan mencari cara untuk bisa melewatkan tantangan yang ada perkuliahan dan di pekerjaan.
Resiliensi Anak Korban Perceraian Orang Tua Heru Solimin; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1178

Abstract

Di Indonesia kasus perceraian masih tergolong tinggi. tingginya kasus perceraian ini akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan psikologis anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran resiliensi dan faktor yang mempengaruhi kemampuan resliensi pada anak korban perceraian orang tua. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu teori structural fungsionalisme Talcott Parson. Metode yang digunakan alam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan jumlah informan 21 orang dengan kriteria yaitu anak yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data digunakan yaitu analisis data model Miles Huberman. Hasil penelitian menemukan gambaran resiliensi anak korban perceraian di nagari yaitu anak mampu memposisikan diri sesuai kondisi dan situasi yang dialaminya setelah perceraian orang tuanya, pengendalian diri terhadap tekanan lingkungan, dan efikasi diri. Faktor yang mempengaruhi resiliensi anak yaitu dukungan dari luar diri individu seperti nenek dan paman, kekuatan yang berasal dari diri anak untuk bangkit kembali setelah perceraian orang tua, dan kemampuan anak untuk lebih mandiri serta membantu orang tuanya.
Respon Mahasiswa Akhir Terhadap Tantangan Masa Penyelesaian Skripsi di Universitas Negeri Padang Indah Amalia Ramadhani; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 8 No 3 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i3.1188

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan banyaknya mahasiswa akhir yang memiliki tantangan dalam proses penyelesaian skripsi. Hal ini mempengaruhi mahasiswa akhir dalam ketepatan waktu dalam proses menamatkan pendidikan sarjana. Skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan respon mahasiswa terhadap tantangan pada masalah penyelesaian skripsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori aksi oleh Talcott Parsons. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari - Maret 2024. Teknik pengumpulan data  melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik sampling non random dengan jumlah informan sebanyak 21. Adapun kriteria informan yaitu mahasiswa 2019, 2018, 2017 dan dosen-dosen Universitas Negeri Padang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, menyajikan data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon mahasiswa dalam menghadapi proses penyelesaian skripsi diantaranya, Pertama, perubahan perilaku, Kedua, kurang mampu membangun komunikasi dengan dosen pembimbing, Ketiga mencari solusi secara mandiri, Keempat, mengalihkan waktu dengan bekerja, Kelima munculnya rasa malas dalam mengerjakan skripsi. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam mengungkap respon mahasiswa terhadap tantangan pada proses penyelesaian skripsi, yang belum banyak diteliti pada mahasiswa akhir di Universitas Negeri Padang.
Peran Agen Perubahan dalam Mendorong Perkembangan Peternakan Ayam Broiler di Nagari Sungai Nyalo Aidil Affarisi; Nora Susilawati
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1425

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perubahan sosial yang muncul akibat inisiatif individu sebagai agen perubahan dalam mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena usaha peternakan ayam ras pedaging yang dikembangkan di Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan peran individu sebagai agen perubahan sosial dalam perkembangan peternakan ayam broiler masyarakat Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Difusi Inovasi (Diffusion of Innovations) oleh Everett Rogers. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam dengan 17 informan yang didapat melalui teknik purposive, dengan kriteria yang terdiri atas agen perubahan, peternak, dan pekerja peternakan broiler, serta studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan skema analsis Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan mengenai peran agen perubahan dalam pengembangan peternakan ayam broiler di Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, yaitu: sebagai katalisator dan membangun kesadaran masyarakat untuk berubah, sebagai mediator penghubung jaringan kemitraan, sebagai pendiagnosis masalah, dan sebagai fasilitator terciptanya lapangan kerja dan peningkatan pendapatan.
Budaya Minum Tuak Masyarakat Batak Toba: Suatu Kajian Fenomenologi Anastasya Lisma Wilinda Naibaho; Nora Susilawati
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 7 No 1 (2025): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2025)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v7i1.194

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena minum tuak pada masyarakat Batak Toba di Desa Parbuluan IV, dengan fokus pada kebiasaan minum tuak sehari-hari dan penggunaannya dalam tradisi adat. Masyarakat Desa Perbuluan IV memiliki kebiasaan mengonsumsi tuak setiap hari, baik di rumah maupun di lapo (tempat penjualan tuak). Selain itu, tuak sebagai minuman khas Batak Toba juga digunakan dalam berbagai tradisi, salah satunya adalah tradisi parsituak natonggi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsic. Pemilihan informasi dilakukan menggunakan teknik purposive, melibatkan 16 informan relevan sesuai kriteria yang ditentukan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen, serta triangulasi data untuk memastikan keabsahan data. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Permasalahan penelitian ini dianalisis menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan minum tuak umumnya dilakukan oleh laki-laki dewasa. Motif utama mereka mengkonsumsi tuak memiliki dua fungsi. Pertama tuak sebagai fungsi psikologis yaitu penghilang rasa lelah, penghangat badan, dan pereda beban pikiran. Kemudian, fungsi sosial budaya dimana tuak dikonsumsi dalam upacara tradisi Batak Toba oleh laki-laki dan perempuan. Tradisi yang dimaksud meliputi parsituak natonggi, yaitu pemberian uang pembeli tuak, dan manulangi natua-tua, yaitu tradisi pemberian makan dari keturunan kepada orang tua yang sakit, disertai pemberian tuak manis sebagai simbol kasih sayang.
Persepsi Masyarakat Minangkabau terhadap Perayaan Cap Go Meh sebagai Akulturasi Budaya di Kota Padang Elsa Putri Hardyanti; Elvira Gustia; Khairah Fadlah Nasifa; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Nora Susilawati
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat Minang terhadap perayaan Cap Go Meh sebagai akulturasi budaya di Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena di Kota Padang, perayaan Cap Go Meh tidak hanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat Minang, menciptakan akulturasi budaya yang unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati dinamika perayaan Cap Go Meh. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan purposive sampling. Jumlah infoman penelitian ini berjumlah 8 orang dengan kriteria informan penelitian meliputi pengurus divisi budaya Klenteng See Hien kiong, nelayan, dan masyarakat setempat. Studi dokumentasi dilakukan untuk memotret fenomena yang berkaitan dengan perayaan Cap Go Meh sebagai salah satu bentuk akulturasi budaya di Kota Padang. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan meunjukkan bahwa konsep Cap Go Meh dalam Akulturasi di Kota Padang; Partisipasi dan Peran Masyarakat Minang dalam perayaan Cap Go Meh; Persepsi dan Aspirasi Masyarakat Terhadap Unsur-Unsur Budaya yang Saling Berbaur; Manfaat dan Promosi Budaya yang Dirasakan Warga Kampung Pondok.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Sebagai Upaya Pengembangan Pariwisata Sehat di Nagari Sungai Pinang, Pesisir Selatan Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Eka Asih Febriani; Delmira Syafrini; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.446

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pengembangan pariwisata sehat di Nagari Sungai Pinang, Sumatera Barat. Masalah ini menarik karena Nagari Sungai Pinang termasuk kedalam kawasan wisata di Sumatera Barat dengan jumlah wisatawan yang cukup banyak baik lokal maupun mancanegara. Pengembangan pariwisata sehat belum diiringi oleh kesiapan masyarakat setempat. Salah satu indikatornya adalah minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pariwisata sehat serta kurangnya minat masyarakat mengolah potensi alam yang ada di daerah mereka. Padahal daerah ini memiliki peluang besar mengembangkan pariwisata sehat dengan menghasilkan produk kesehatan seperti Virgin Coconut Oil (VCO), dimana buah kelapa bahan utama produk mudah didapatkan serta tumbuh subur di sepanjang pesisir pantai Nagari Sungai Pinang. Hal ini menjadi alasan pentingnya diadakan pembinaan terhadap masyarakat, sebagai solusi permasalahan pada mitra dengan melaksanakan pelatihan pembuatan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Melalui pelatihan tersebut masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pengembangan pariwisata sehat dan mengenalkan berbagai produk-produk pariwisata sehat yang dapat dibuat dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di Nagari Sungai Pinang. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam membuat inovasi dari pengolahan kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat menjadi icon pariwisata sehat dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di Nagari Sungai Pinang.
Co-Authors Adri Febrianto Afifah Nurhazizah Ahmad Sofyan Nasution Aidil Affarisi Akbar, Jumainil Anastasya Lisma Wilinda Naibaho Anjeli Anjeli Annisa Rizki Khairi Nabila Bagas Handoyo Berlian Nurhamidah Pitri Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Permata Citra Maiwulandari Deana Awalia Delmira Syafrini Denis Septiana Dian Nofrianti Dwi Ranti Oktadeli Sutia Eka Asih Febriani Elsa Putri Hardyanti Elvira Gustia Emizal Amri, Emizal Erianjoni Erianjoni Erniwati Erniwati Fadilla Saputri Farhan Hadid Fazlaura Ramadhani Arbi Febi Dwi Lianda Halimah Tussa' Diya Hendra Naldi Heru Solimin Ikhwan Ikhwan Ikmal, Rahmat Indah Amalia Ramadhani Indrawadi, Junaidi Junaidi Junaidi Kartika Afrinalsari Khairah Fadlah Nasifa Khairul Fahmi Lia Amelia Lidia Putri Lisa Novita Sari Maya Lestari Meri Handayani Mishbahhul Hayati Mitra Gustari Muhammad David Hendra Muklis Muklis Mutia Marcelena Mutiara Rejani Veronika Nabilah, Nada Nailia Nafisa Nicky Yulia Agusti Niken Nutricillia Nirmala Sari Nora. AN, Desri Nurul Hadia Prisliani, Seftarina Dwi Putri, Naysila Berliandri Rahmad Rahmad Rahmullaily Rahmullaily Ray Silva Reno Fernandes Resi Andriya Resi Ebbi Dwi Artih Rezki Rahayu Auli Rhavy Ferdyan Rifa Nirmala Ririn Novita Sari Rizka Arifna Rizka Wahyuni Romy Davino Sabar Aulia Rahman Salsabila, Bunga Salsabila, Nada Nafisyah Sari, Mhoren Puspita Satra, Ozy Sefdiansyah, Sefdiansyah Selinaswati, Selinaswati Tismini, Tismini Wahyu Aulia Wahyuni, Nazwa Wita, Gusmira Yanti, Refny Yulia Sandra Yuliyus Yuliyus Yusril Fauzi Hasibuan