Claim Missing Document
Check
Articles

Comparison Study on E. coli Inactivation and Physical Changes of Thermal and Non Thermal Processing using PEF (Pulsed Electric Field) in Fresh Milk Pasteurization Hawa, La Choviya; Susilo, Bambang; Susilo, Bambang; Jayasari, Natalia Eka; Jayasari, Natalia Eka
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.77 KB)

Abstract

The objectives of this research were to determine the lethal rate of E. coli and to analyze the density, moisture content, viscosity, boiling point, freezing point, and color changes in non thermal pasteurization (pulsed electric field), thermal pasteurization (heat treatment), and combination of both in fresh milk.  Experimental-descriptive method with 2 factors was used in this research. First factor was voltage (20, 40, 60, 80 and 100 kV) and second factor was type of pasteurization (non thermal, thermal, and combination thermal-non thermal). Pasteurization time was 60 second and each treatment was replicated three times. The results showed that the highest E. coli inactivation was combination of thermal and non thermal pasteurization i.e 2.5 log cycles. Physical attributtes (density, moisture content, viscosity, boiling point, freezing point, and color) of milk that treated by non thermal pasteurization and combination did not change significantly after pasteurization compared to fresh milk.Keywords: thermal and non thermal pasteurization, lethal rate, physical attributtes
Comparison Study on E. coli Inactivation and Physical Changes of Thermal and Non Thermal Processing using PEF (Pulsed Electric Field) in Fresh Milk Pasteurization Hawa, La Choviya; Susilo, Bambang; Susilo, Bambang; Jayasari, Natalia Eka; Jayasari, Natalia Eka
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.77 KB)

Abstract

The objectives of this research were to determine the lethal rate of E. coli and to analyze the density, moisture content, viscosity, boiling point, freezing point, and color changes in non thermal pasteurization (pulsed electric field), thermal pasteurization (heat treatment), and combination of both in fresh milk.  Experimental-descriptive method with 2 factors was used in this research. First factor was voltage (20, 40, 60, 80 and 100 kV) and second factor was type of pasteurization (non thermal, thermal, and combination thermal-non thermal). Pasteurization time was 60 second and each treatment was replicated three times. The results showed that the highest E. coli inactivation was combination of thermal and non thermal pasteurization i.e 2.5 log cycles. Physical attributtes (density, moisture content, viscosity, boiling point, freezing point, and color) of milk that treated by non thermal pasteurization and combination did not change significantly after pasteurization compared to fresh milk.Keywords: thermal and non thermal pasteurization, lethal rate, physical attributtes
Design of “Spinner Pulling Oil” as an Automatic Oil Removal to Increase Quality of Catfish (Pangasius pangasius) Floss in Koperasi Wanita Srikandi Nugraha, Muhammad Agung; Felayati, Helmi Fadhlurrahman; Irianto, Alvian Budhi; Susilo, Bambang; Lutfi, Musthofa; Sugiarto, Yusron
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.392 KB)

Abstract

Banturejo that is located in Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, East Java Province, has a potential commodity in fisheries. The local resident see this potential commodity as a business opportunity by producing several kind of food products. KOPWAN Srikandi, which is women corporation, sell food products from fresh fish material. One of the products is catfish (Pangasius pangasius) floss. The problem production is the quality of fish floss which contain high level of oil content. Therefore it makes shelf life of catfish floss is relatively short. “Spinner pulling oil” is an automatic removal oil device which is equipped by centrifugal force to reduce the high level of oil content and become a solution to solve the problems on a household industries. Spinner Pulling Oil equipped with timer that able to automation and dimensions used for the design are Length x Width x Height is 60 x 45 x 52 centimeters. The driving tool with an electric motor that is used has the power ¼ HP, 2.36 A with 220 V of voltage, 50 Hz, 1400 RPM (1 phase motor) and 200 watt so it can move the material basket with a capacity of 10 kg at a speed of 1076 RPM. Performance testing of spinner was carried out to determine the machine performance with trial to the machine and by doing the test of the oil content of sample after spinning. The sample of catfish floss was threatened with the difference time duration included 0, 2, 4, 6, 8 and 10 minutes. In this study, the time optimal and the power consumption of device was being analyzed. The optimal time of spinning was obtained in 6 min with 25,49% fat content.   Keyword : Banturejo Village,Fish Floss, Spinner Pulling Oil
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Chips Singkong (Manihot Esculenta) dengan Prinsip Frekuensi ke Tegangan Susilo, Bambang; Hermanto, Mochamad Bagus; nainggolan, Yenni
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.595 KB)

Abstract

Kadar air adalah salah satu faktor yang menentukan apakah suatu komoditi layak untuk disimpan atau tidak, apalagi pada jangka waktu yang lama. Perlunya mengetahui kadar air bahan dan produk olahan juga dimaksudkan untuk mendapatkan produk olahan dengan kualitas yang baik. Perancangan alat  terdiri dari dua buah batang stainless stell pejal dengan ukuran 8 cm dan diameter 2 mm, sebagai sensor. Sinyal yang dikuatkan oleh rangkaian pembangkit frekuensi akan diberikan ke batang 2 kemudian akan dilanjutkan ke batang 1. Sinyal yang diterima berupa frekuensi sebesar 1 MHz.  Data frekuensi tersebut dipengaruhi oleh kadar air chips singkong yang dikenakan pada sensor yang diolah menjadi data biner  oleh ADC, kemudian diteruskan ke Mikrokontroler AT89S51 yang juga memproses input ADC untuk ditampilkan dalam LCD. Alat ukur kadar air chips singkong bekerja  berdasarkan frekuensi yang dihantarkan oleh dua batang di mana chips singkong berada di antaranya. Frekuensi akan diubah menjadi tegangan sehingga nilai  tegangan diperoleh berdasarkan frekuensi yang dihantarkan karena perubahan kadar air chips singkong.
Pemurnian Bioetanol Menggunakan Proses Distilasi Dan Adsorpsi Dengan Penambahan Asam Sulfat (H2so4) Pada Aktivasi Zeolit Alam Sebagai Adsorben Susilo, Bambang; Nurirenia, Dela Feminda; Sumarlan, Sumardi Hadi
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.438 KB)

Abstract

Etanol (alkohol) adalah nama suatu golongan senyawa organik yang mengandung unsur C, H dan O. Untuk mendapatkan bioetanol yang berkadar tinggi maka perlu dilakukan pemurnian kadar etanol yaitu menggunakan proses distilasi dan adsopsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dan penambahan asam sulfat (H2SO4) untuk aktivasi zeolit alam pada proses adsorpsi setelah dilakukan distilasi. Prosedur pemurnian ini menggunakan zeolit alam 100 mesh dengan variasi penggunaan asam sulfat 1%, 2%,3% dan penambahan adsorben 10gr, 25gr, 40gr. Hasil analisis terbaik menggunakan variasi penambahan asam sulfat dan massa zeolit alam diperoleh pada konsentrasi 2% dan penambahan massa zeolit 10 gram. Hasil pengukuran piknometer dengan kadar awal 18% meningkat menjadi sebesar 88,868%, setelah diujikan Gas Chromatography (GC) kadar awal sebesar 13,61% meningkat menjadi 85,18%. Sehingga dengan proses pemurnian menggunakan alat distilasi fraksinasi dan adsorpsi zeolit alam dapat meningkatkan 71,57% kadar etanolnya. Hasil pengujian Gas Chromatography (GC) hanya memiliki selisih sedikit (±5%) dengan pengukuran menggunakan piknometer.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN TANI BERBASIS KELEMBAGAAN Susilo, Bambang
MUWAZAH Vol 2 No 2: Desember 2010
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1850.112 KB)

Abstract

Institutional become an empowerment approach pattern lately has been able to lift the poor to be empowered and grow. Communities are organized in a container group (institution), and the group became a learning medium multifunction members at the exchange of information, knowledge, attitude and even to overcome the problem with both economic and social problems. Slowly, the power of individuals will come into force group and that's where the ongoing process of strengthening and empowerment
PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ADSORBEN PADA LIMBAH CAIR TAHU Mantong, Jimmy Olsanaya; Argo, Bambang Dwi; Susilo, Bambang
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.333 KB)

Abstract

Tahu merupakan makanan yang diolah dari kedelai yang melalui proses fermentasi. Limbah cair tahu memiliki kandungan BOD, COD, dan TSS yang tinggi, apabila langsung di buang ke perairan akan menyebabkan pencemaran dalam perairan tersebut. Arang aktif dapat dipakai sebagai adsorben untuk mengurangi kandungan dalam limbah cair tahu. Arang dari limbah tongkol jagung diaktivasi menggunakan larutan Asam Sulfat (H2SO4) 5 M dan 7 M. Arang aktif direndam dalam limbah cair tahu selama 90 menit, 120 menit, 150 menit, dan 180 menit. Parameter yang diukur adalah BOD, COD, dan TSS. Kondisi yang paling dalam menurunkan nilai BOD, COD, dan TSS adalah arang aktif 7 M dengan waktu perendaman selama 180 menit. Arang aktif tersebut menurunkan nilai BOD sebesar 37,97%, COD sebesar 32,83%, dan TSS sebesar 27,22%.
Rancang Bangun dan Uji Coba Solar Tracker pada Panel Surya Berbasis Mikrokontroler ATMega16 Simatupang, Sandos; Susilo, Bambang; Hermanto, Mochamad Bagus
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.926 KB)

Abstract

Energi surya adalah energi yang luar biasa karena tidak menimbulkan polusi dan merupaka energi terbesar yang diterima dibumi. Indonesia menerima energi surya sekitar 4,5 kWh/m2/hari di daerah barat dan 5,1 kWh/m2/day untuk daerah timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain dan membangun solar tracker dua axis pada panel surya 10 Wp yang akan mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik. Solar panel akan didesain dengan sistem solar tracker yang dikontrol dengan mikrokontroler ATMega 16. Dengan menggunakan sistem solar tracker akan bertambah efektifitas panel surya, karena energi terbesar yang diterima oleh solar panel adalah arah radiasi matahari yang tegak lurus dengan bidang solar panel. Jadi solar tracker diperlukan untuk mendapatkan sudut yang benar sesuai dengan arah radiasi matahari yang datang. Servo motor digunakan untuk menggerakkan solar panel ini agar didapatkan sudut yang sesuai. Hasil pengukuran menunjukkan energi surplus sebesar 4.22% dari sistem yang tidak menggunakan solar tracker dengan pengaruh dari kondisi atmosfer.   Kata kunci: Energi surya, panel surya, solar tracker, mikrokontroller AVR ATMega 16
Pengaruh Penambahan Tepung Porang (Amorphophallus onchophyllus) pada Pembuatan Es Krim Instan Ditinjau dari Kualitas Fisik dan Organoleptik Putri, Vita Noeravila; Susilo, Bambang; Hendrawan, Yusuf
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.382 KB)

Abstract

ABSTRAK   Es krim instan adalah salah satu inovasi produk es krim yang mulai berkembang pada masyarakat modern saat ini. Es krim instan berupa bubuk instan pengemasannya yang dapat disimpan waktu lama. Permasalahan yang sering timbul pada proses pembuatan es krim adalah viskositas dan overrun rendah, dan kecepatan meleleh cepat. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah bahan penstabil, sehingga diperlukan bahan penstabil lain yang dapat memperbaiki kualitas es krim tersebut. Tepung porang dapat berfungsi sebagai penstabil es krim karena sifatnya yang mengikat air sehingga membentuk larutan kental karena kaya akan glukomanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penambahan tepung porang dengan konsentrasi yang tepat agar dapat menghasilkan es krim instan berkualitas fisik dan organoleptik yang baik. Metode yang digunakan adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, perlakuan yang dicobakan adalah tingkat penggunaan tepung porang, yaitu 0,0%; 0,1%; 0,2%; 0,3%; dan 0,4% bobot ICM. Penelitian ini menggunakan 2 komposisi bahan campuran es krim  yang berbeda, yaitu komposisi dengan penambahan gula dan garam serta komposisi tanpa penambahan gula dan garam. Data yang diperoleh dari pengujian kualitas fisik dan organoleptik dianalisis secara maual menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Terkecil (BNT). Sedangkan untuk penentuan perlakuan terbaik dalam penelitian dihitung menggunakan nilai indeks efektivitas.   Kata kunci: Es krim instan, kualitas fisik, organoleptik, tepung porang   
Pencatat Digital Keluar Masuknya Beras dalam Gudang Berbasis RFID (Radio Frequency Identification) dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi 7.0 Nur, Lutfian Nizar; Susilo, Bambang; Komar, Nur
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.447 KB)

Abstract

Pada industri modern, untuk pengolahan data suatu produk dibutuhkan ketelitian dan keakuratan. Sebelumnya telah ada pengolahan data menggunakan sistem barcode yang berfungsi untuk mengidentifikasi suatu produk dengan menggunakan kode. Akan tetapi, sistem barcode mempunyai kelemahan yaitu hanya terbatas dalam jumlah produk tersebut. Dari sistem barcode telah berkembang menjadi RFID (Radio Frequency Identification). RFID ini lebih berkembang dibanding menggunakan sistem barcode karena pada RFID bukan hanya terbatas pada jumlah produk melainkan dapat memberikan identitas dan atribut pada suatu produk. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah DELPHI 7.0.   Kata kunci: RFID, Tag, Reader, DELPHI 7.0
Co-Authors A. Harijono Abd. Rohim Adamas Akbar Yurisdanto Aji Sutrisno Akbar, Dheniz Fajar Alvian Budhi Irianto Amelia Amelia Anang Lastriyanto Andik Setiawan Angky Wahyu Putranto Anni Faridah Aris Subagiyo Aris Subagyo Ary Mustofa Ahmad Arya Nugraha Hananto Asma Naili Salsabila Aulia Rakhmawati Azwar Lahusin Bambang Dwi Argo Basir Noho Das Salirawati Dewi Maya Maharani Dimas Firmanda Al Riza Dina Wahyu Indriani Djatmiko Bagus Wibowo Dwi Stia Br Ginting Dyah Ayu Agustiningrum Elok Kurnia Novita Sari Elok Zubaidah Endang Sri Wahyuningsih, Endang Sri Essa Noer Bhakty Mulia Fahmi Akbar Yuliansyah Gatot Ciptadi Gunomo Djoyowasito Harki Himawan Hatidja, St. Helmi Fadhlurrahman Felayati Hendra Hendra I Kadek Olin Adi Wiguna Indrawan Cahyo Adilaksono, Indrawan Cahyo Irshafiyah, Irshafiyah Irwan Bempah Izza, Sylvia Ni’matul KIKI FIBRIANTO La Chovia Hawa La Choviya Hawa Laras Putri Wigati Lutfian Nizar Nur Luthfi Mubarok M Bagus Hermanto Mantong, Jimmy Olsanaya Mochamad Bagus Hermanto Mohammad Fatoni Putrafardani Muchnuria Rachmawati Muhammad Agung Nugraha Muhammad Arwani Muhammad Bagaskara Wiratirta Mukhammad Abdul Jabbar Filayati Musthofa Lutfi Mustofa Lutfi Mutiara Nisa' Amri Nadia Ijkri Aulia nainggolan, Yenni Nani Sumarni Natalia Eka Jayasari Natalia Simanjuntak Niken Dieni Pramesi Nofiyanti, Sri Handayani Novantia Pusputasari Nur Komar Nuraeni, Yustita Nurihyatun Sardjono Nurirenia, Dela Feminda Nurul Istiqomah Choirunnisa Palupi Widiyastuti Pipit Elok Nikmatus Sholikah Prasetiyo, Bagus Dadang Prayer Immanuel Nicolaus Silaban Rachmad Pratama Fauzi Rahartina W. Okaryanti Retno Damayanti Retno Damayanti Soejoedono Ria, Ria Riska Ayu Lestari Rizal Nur Alfian Rizki Putra Samudra Rizki Putra Samudra Ronald Nelson Krakuko Roy Ardy Colas Napitupulu Samudra, Rizki Putra Sandos Simatupang Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sasongko Aji Wibowo SATRIYAS ILYAS Setyawan, Hendrix Yulis Shinta Rosalia Dewi Shinta Rosalia Dewi Sholikah, Pipit Elok Nikmatus Simon Azriel Napitupulu SIMON BAMBANG WIDJANARKO Siti Lailatus Sa’adah Sukses Agustin Nahmudiyah Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Sunaryo Sunaryo Susinggih Wijana Suyanta Suyanta Syahrul Kurniawan Syed Ihtsham Ul Haq Gilani Tahir, Muh. Sofwwan Taufiq . Titin Nurhayati Ma’mun Tri Handayani Utami Yolanda BR Ginting Vincentia Veni Vera Vita Noeravila Putri Wafa Nida Faida Azra Wignyanto Wignyanto Wulandari, Eka Shinta Y. Erning Indrastuti Yanti Yanti Yudin Yudiawan Maksum Yuliani Widiastutik Yulinda yulinda Yusron Sugiarto Yustita Nuraeni Yusuf Hendrawan Yusuf Wibisono