Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMANTAUAN STATUS GIZI BAGI ALUMNI BIOLOGI FMIPA UNM Taiyeb, Mushawwir; Hiola, St. Fatmah; Suryani, A. Irma; L, Hamka; Hala, Yusminah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.454

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada alumni Biologi FMIPA UNM tentang bagaimana memantau status kesehatan di sekolah masing-masing dengan memeriksa kesehatan peserta didik secara umum, dan menganalisis status gizi anak berdasarkan pengukuran antropometri (Berat badan dan Tinggi badan). Metode yang digunakan adalah Observasional langsung di lapangan dengan memberikan penyuluhan pada orang dewasa yang bersifat kekeluargaan yang alamiah dan menyenangkan. Selain itu, metode yang digunakan adalah wawancara dan diskusi interaktif antara peserta dengan tim pelaksana dan antara peserta dengan peserta. Peserta penyuluhan ini adalah alumni Biologi FMIPA UNM yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Maros dan MGMP IPA Kabupaten Takalar. Kegiatan pertama dilaksanakan di Kabupaten Maros pada bulan September 2017 dan kegiatan ke dua pada bulan Oktober 2017 di Kabupaten Takalar. Berdasarkan hasil pemantauan tim pelaksana atas pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terhadap para alumni Biologi yang tergabung dalam MGMP-IPA Kabupaten Maros dan Kabupaten Takalar, maka dinyatakan bahwa peserta sudah mampu mendeteksi status kesehatan anak dengan mengenal tanda-tanda fisik anak sehat, dan sudah mampu menilai status gizi dengan mengukur status antropometri berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dari berat badan dan tinggi badan. Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini tergambar dari keseriusan peserta berdiskusi secara aktif mengikuti acara sampai selesai, bahkan beberapa peserta meminta tambahan waktu agar memperoleh informasi lebih banyak tentang kesehatan dan status gizi anak serta cara mengukur dan menilainya. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung dengan baik dan sukses karena selain antusiasme para peserta yang tinggi juga dihadiri ratusan peserta pada 2 kabupaten.
PKM Pelatihan Pembuatan Teh Kombucha Buah Sebagai Minuman Probiotik Hartono, Hartono; Taiyeb, Mushawwir; Yusuf, Yusnaeni; Faisal, Faisal; Saleh, Andi Rahmat
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombucha adalah minuman fermentasi yang kaya akan manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan, membantu pencernaan, serta memiliki sifat antioksidan dan detoksifikasi. Namun, pengetahuan dan keterampilan guru SMP mengenai pembuatan kombucha, khususnya kombucha buah, masih terbatas. Padahal, pemahaman guru tentang kombucha dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa akan pentingnya mengonsumsi minuman sehat dan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru MGMP Biologi SMP dalam pembuatan teh kombucha buah sebagai pangan sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan pembuatan kombucha buah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Takalar, pada tanggal 8 Agustus 2024. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang manfaat kombucha hingga 96%. Kegiatan ini dilaksanakan melalui langkah berikut: Penyampaian materi, Penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Guru-guru antusias untuk mengintegrasikan pembuatan kombucha buah ke dalam pembelajaran IPA, kewirausahaan, dan keterampilan hidup di sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SMP dalam membuat teh kombucha buah sebagai pangan sehat. Diharapkan pengetahuan dan pengalaman guru dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal dan mengonsumsi minuman fermentasi yang baik bagi kesehatan.
EDUKASI GIZI UNTUK CEGAH STUNTING BAGI ORANG TUA TK/TPA AL IKHLAS KABUPATEN TAKALAR Taiyeb, Mushawwir; Syamsiah, Syamsiah; Arsal, Andi Faridah; Azizah, Laelah; Ngitung, Rosdiana
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.40716

Abstract

Abstrak Penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang program gizi spesifik dan gizi sensitif untuk mencegah prevalensi stunting bagi orang tua TK/TPA Al Ikhlas Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar.  Stunting merupakan salah satu keadaan malanutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting diukur sebagai status gizi dengan memperhatikan tinggi atau panjang badan, umur, dan jenis kelamin balita. Edukasi gizi terdiri atas empat tahap yaitu persiapan, pengorganisasian, edukasi dan latihan, serta tahap akhir. Tahap Edukasi dan pelatihan melalui Ceramah dan Focus Group Discussion terkait pentingnya gizi saat kehamilan, ASI Eksklusif, MPASI dan tumbuh kembang balita. Edukasi terkait stunting meliputi pengertian, penyebab, gejala dan deteksi hingga pencegahan stunting. Selain itu, Edukasi juga terkait pentingnya PHBS pada masyarakat untuk mencegah terjadinya stunting. Alhamdulillah PKM telah berhasil dengan Sukses karena Persatuan Orang Tua sebagai mitra sangat kooperatif, dan antusiasme peserta mengikuti kegiatan sangat tinggi. Lancar karena peserta aktif berdiskusi dari awal hingga akhir baik pada sesi penyampaian materi pertama maupun pada penyampaian materi kedua tanpa gangguan. Tertib karena peserta tidak ada yang meninggalkan acara saat pendampingan berlangsung dan tetap didampingi Pengurus Yayasan Al Ikhlas. Kata kunci: Edukasi Gizi, Stunting, PHBS Abstract This counseling aims to provide knowledge about specific nutrition programs and sensitive nutrition to prevent the prevalence of stunting for parents of TK/TPA Al Ikhlas, North Galesong District, Takalar Regency. Stunting is one of the malnutrition conditions related to past nutritional insufficiency so that it is included in chronic nutritional problems. Stunting is measured as nutritional status by taking into account the height or length, age and sex of the toddler. Nutrition education consists of four stages, namely preparation, organization, education and training, and the final stage. Education and training phase through Lectures and Focus Group Discussions related to the importance of nutrition during pregnancy, exclusive breastfeeding, complementary feeding and toddler growth and development. Education related to stunting includes understanding, causes, symptoms and detection to prevention of stunting. In addition, education is also related to the importance of PHBS in the community to prevent stunting. Thank God PKM has been successful because the Parents' Association as a partner is very cooperative, and the enthusiasm of the participants to take part in the activity is very high. It was smooth because the participants actively discussed from start to finish both in the first and second material delivery sessions without interruption. It was orderly because none of the participants left the event during the mentoring and were still accompanied by the Management of the Al Ikhlas Foundation. Keywords: Nutrition Education, Stunting, PHBS 
PELATIHAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TAMBAK IKAN BANDENG DAN UDANG DI KEL. BONTOMATE’NE, KEC. SEGERI, KAB. PANGKEP Junda, Muhammad; Taiyeb, Mushawwir; Hartono, Hartono; Hala, Yusminah; Purnamasari, Andi Bida
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.56934

Abstract

Abstrak Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pengabdian masyarakat ini adalah rendahnya produktivitas tambak baik ikan maupun udang. Sistem pengelolaan masih tradisional. Pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan sistem budidaya secara intensif masih kurang. Tujuan pelatihan ini adalah memberi pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam sistem budidaya ikan dan udang secara intensif. Metode pelatihan yang diterapkan adalah memberikan ceramah, diskusi dan demostrasi terkait sistem budidaya secara intensif meliputi pemilihan sumber air, pemilihan bibit, pengelolaan dan pemeliharaan sistem budidaya, manajemen penggunaan pakan buatan, strategi pengelolaan air selama budidaya, pengukuran dan pengamatan kualitas air serta parameter pertumbuhan hewan budidaya, pengendalian penyakit. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan penuh antusiasme dan semangat mengikuti pelatihan mulai dari awal hingga akhir. Peserta pelatihan telah memahami dan mengerti serta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkait sistem budidaya ikan dan udang secara intensif dan segala kelebihan kekuangan. Hal ini dapat dilihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh Tim Dosen sebagai instruktur pelatihan dari Jurusan Biologi FMIPA,UNM. Mereka juga sudah memiliki pengatahuan dan teknik budidaya secara intensif berbasis teknologi bioflok dan gejala penyakit yang timbul akibat serangan bakteri dan virus pada hewan budidaya seperti ikan dan udangKata kunci: Sistem Budidaya Intensif, Teknologi Bioflok, Kualitas Air, FitoplanktonAbstractThe problem faced by this community service partner is the low productivity of both fish and shrimp ponds. The management system is still traditional. Knowledge and understanding and skills of intensive aquaculture systems are still lacking. The purpose of this training is to provide understanding, knowledge and skills in intensive fish and shrimp farming systems. The training method applied was to provide lectures, discussions and demonstrations related to intensive aquaculture systems including water source selection, seed selection, management and maintenance of aquaculture systems, management of artificial feed use, water management strategies during aquaculture, measurement and observation of water quality and growth parameters of cultured animals, disease control. The results of the service showed that all training participants were enthusiastic and eager to participate in the training from the beginning to the end. The trainees have understood and gained knowledge and skills related to intensive fish and shrimp farming systems and all the advantages and disadvantages. This can be seen from the questions given by the Lecturer Team as training instructors from the Department of Biology FMIPA, UNM. They also have knowledge and techniques of intensive cultivation based on biofloc technology and symptoms of diseases that arise due to bacterial and viral attacks on cultured animals such as fish and shrimp.Keywords: Intensive Cultivation System, Biofloc Technology, Water Quality, Phytoplankton    
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH UNTUK TUJUAN PUBLIKASI PADA MAHASISWA PASCASARJANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Lodang, Hamka; Hartono, Hartono; Faisal, Faisal; Palennari, Muhiddin; Suryani, Irma; Ngitung, Rosdiana; Taiyeb, Mushawwir
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.47548

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan keterampilan yang memadai bagi kelompok mitra dalam menulis artikel ilmiah yang layak di publikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi serta cara mempublikasikannya pada jurnal nasional yang terakreditasi. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dari kelompok mitra dapat memperoleh pengetahuan yang cukup mengenai teknis penulisan dan penyuntingan artikel ilmiah yang layak dipublikasi pada jurnal nasional terakreditasi serta strategi mempublikasikannya. Metode pelatihan yang direncanakan dalam kegiatan pelatihan ini terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama berupa pemberian materi dan informasi mengenai teknik penulisan dan peyuntingan artikel ilmiah untuk tujuan publikasi. Tahap kedua adalah praktek membuat artikel ilmiah untuk tujuan publikasi pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi. Tahap ketiga adalah tahap diskusi dan evaluasi.  Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini terlihat peserta memiliki antusiasme dan motivasi yang tinggi untuk mengikuti kegiatan. Hal ini bisa disaksikan dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Pada saat kegiatan pelatihan berlangsung peserta terlihat sangat bersemangat dalam menyimak dan mengikuti materi pelatihan yang diberikan. Antusiasme dan motivasi yang tinggi dari peserta juga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pemateri pada saat sesi diskusi dan tanya jawab.
RESPON SISWA MTSN 1 MAKASSAR TERHADAP BIMBINGAN PRAKTIKUM GAMETOGENESIS DI LABORATORIUM KEBUN PERCOBAAN BIOLOGI FMIPA UNM Muis, Abd; Nurhayati, Nurhayati; Ismail, Ismail; Adnan, Adnan; Taiyeb, Mushawwir
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.40271

Abstract

Telah  dilaksanakan pembimbingan praktikum Gametogenesis pada siswa MTSN 1 di laboratorium kebun percobaan biologi (LKPB) FMIPA UNM. Kegiatan praktikum dilaksanakan pada bulan September 2022. Pembimbingan dilaksanakan selama tiga kali pertemuan dengan jumlah siswa sebanyak 60 orang. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi siswa. Pelaksanaan kegiatan di lakukan yaitu pengamatan spermatogenesis dan oogenesis yang dilaksanakan melalui pengamatan mikroskopik di LKPB. Hasil pengamatan praktikum  siswa ditulis melalui lembar kerja peserta didik (LKPD). Hasil pelaksanaan bimbingan praktikum tersebut dinilai berdasarkan respon siswa terhadap kegiatan yang dilaksanakan.  Penilaian dilakukan terhadap 3 indikator penilaian utama yaitu respon sarana dan prasarana, kehandalan pembimbingan dan kepuasan siswa. Berdasarkan hasil penilaian menghasilkan bahwa pada umunya siswa merespon dengan baik 3 aspek tersebut.  Kata Kunci: Respon siswa, sarana dan prasarana, kehandalan pembimbing, kepuasan siswa Abstract Gametogenesis practicum guidance has been carried out for MTSN 1 students in the Biological Experimental Garden Laboratory (LKPB) FMIPA UNM. Practicum activities will be held in September 2022. Guidance will be held for three meetings with a total of 60 students. This type of research is descriptive qualitative using student observation techniques. The activities carried out were observing spermatogenesis and oogenesis which were carried out through microscopic observations at LKPB. The results of student practicum observations are written through student worksheets (LKPD). The results of the implementation of the practicum guidance are assessed based on student responses to the activities carried out. The assessment was carried out on 3 main assessment indicators, namely the response of facilities and infrastructure, reliability of guidance and student satisfaction. Based on the results of the assessment, it was found that in general students responded well to these 3 aspects. Keywords: Student response, facilities and infrastructure, supervisor reliability, student satisfaction
Penyuluhan Peningkatan Efisensi Produksi Ternak Ayam Pedaging dan Petelur di Masa Pandemi Ngitung, Rosdiana; Umar, Muhammad Fitrah Ramadhan; Taiyeb, Mushawwir
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34241

Abstract

The problems faced by the family community of broiler and laying hens are as follows: decreasing consumption of broilers and laying hens in the era of the covid 19 pandemic, management of livestock business which is still weak, management and availability of inadequate rations, no effective ration manufacturing technology is carried out, low entrepreneurial knowledge possessed, business financing and production processes are still high, and there is no technology for handling chicken rejects. The results of the data in the field are many broiler and laying hens lower prices. Livestock as a commodity has a high elasticity of demand for income. This problem is also experienced by the people of Pattalassang Village, Tompobulu District, the majority of whom work as farmers and breeders, especially chicken farmers. The methods used are training, mentoring, lectures, practice and demonstrations. The result of this program is increasing public awareness of the importance of skills to increase family income by properly managing existing potential such as raising broilers and laying hens by developing them in the form of entrepreneurship.
PEMANTAUAN STATUS GIZI BAGI ALUMNI BIOLOGI FMIPA UNM Taiyeb, Mushawwir; Hiola, St. Fatmah; Suryani, A. Irma; L, Hamka; Hala, Yusminah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.454

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada alumni Biologi FMIPA UNM tentang bagaimana memantau status kesehatan di sekolah masing-masing dengan memeriksa kesehatan peserta didik secara umum, dan menganalisis status gizi anak berdasarkan pengukuran antropometri (Berat badan dan Tinggi badan). Metode yang digunakan adalah Observasional langsung di lapangan dengan memberikan penyuluhan pada orang dewasa yang bersifat kekeluargaan yang alamiah dan menyenangkan. Selain itu, metode yang digunakan adalah wawancara dan diskusi interaktif antara peserta dengan tim pelaksana dan antara peserta dengan peserta. Peserta penyuluhan ini adalah alumni Biologi FMIPA UNM yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Maros dan MGMP IPA Kabupaten Takalar. Kegiatan pertama dilaksanakan di Kabupaten Maros pada bulan September 2017 dan kegiatan ke dua pada bulan Oktober 2017 di Kabupaten Takalar. Berdasarkan hasil pemantauan tim pelaksana atas pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terhadap para alumni Biologi yang tergabung dalam MGMP-IPA Kabupaten Maros dan Kabupaten Takalar, maka dinyatakan bahwa peserta sudah mampu mendeteksi status kesehatan anak dengan mengenal tanda-tanda fisik anak sehat, dan sudah mampu menilai status gizi dengan mengukur status antropometri berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dari berat badan dan tinggi badan. Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini tergambar dari keseriusan peserta berdiskusi secara aktif mengikuti acara sampai selesai, bahkan beberapa peserta meminta tambahan waktu agar memperoleh informasi lebih banyak tentang kesehatan dan status gizi anak serta cara mengukur dan menilainya. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung dengan baik dan sukses karena selain antusiasme para peserta yang tinggi juga dihadiri ratusan peserta pada 2 kabupaten.
Pelatihan Praktikum Biokimia Konsep Uji Kandungan Urine pada Mahasiswa Program Studi Kebidanan Stikes Tanawali Persada Kabupaten Takalar Taiyeb, Mushawwir; Hartono, Hartono; Ismail, Ismail; Junda, Muhammad; Suryani, A. Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34239

Abstract

Education curriculum D3 Midwifery Stikes Tanawali Persada Kab. Takalar has basic courses such as biochemistry courses which provide knowledge about the ability to perform screening and analysis, however, it is not accompanied by giving practicums to equip students with basic skills. Therefore, basic training related to screening and diagnosis skills, such as urine biochemical examination, was carried out. The community groups that were used as partners in this training were students majoring in midwifery, Stikes Tanawali Persada, Takalar Regency. The training method planned in this training activity consists of three stages. The first stage is in the form of providing material and information regarding the technique of analyzing the content of chemical compounds in urine samples. The second stage is the implementation of the practical analysis of the content of chemical compounds in urine samples. The third stage is discussion and evaluation. The result of this training activity was successful and smooth. Participants' understanding also increased based on the results of the evaluation given at the end of the training. This success was achieved due to careful preparation and support from various parties, especially the manager and teaching staff of Stikes Tanawali Persada Takalar Regency who have provided adequate training facilities and infrastructure and support from experienced presenters and practicum assistants.
PEMBUATAN APOTIK HIDUP BERBASIS QR CODE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN PEMAHAMAN TANAMAN OBAT DI SMA NEGERI 2 MAKASSAR Taiyeb, Mushawwir; Ayu, Resky; Hajar, Abdul; Fatmawati, Iin; Ma’ruf, Israeni Laila
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.494

Abstract

The QR Code-based Pharmacy Program at SMA Negeri 2 Makassar is a learning innovation that combines digital technology with the use of medicinal plants as contextual learning resources. This activity aims to improve students' digital literacy while deepening their understanding of medicinal plants through fast and interactive access to information using QR Codes. The program will be implemented from September 18 to November 26, 2025, involving students and teachers in medicinal plant planting activities and utilizing QR Codes to obtain digital information related to plants. The results of the implementation show various medicinal plants such as Ginger (Zingiber officinale), Galangal (Kaempferia galanga), Javanese ginger (Curcuma xanthorrhiza), White turmeric (Curcuma zedoaia), Chili (Capsicum sp.), Cayenne pepper (Capsicum frutscens), Coral cactus (Euphorbia lactea), Mother-in-law's tongue (Dracaena trifasciata), Aloe vera (Aloe vera), Variegated bone fracture (Euphorbia tirucali L.), Sambang colok (Ouret sanguinolenta), Malabar spinach (Basella alba), Aglonema lipstick (Aglaonema commutatum), Lemongrass (Cymbopogon citratus), Binahong (Anredera cordifolia), Kaffir lime (Citrus hystrix), Happy leaf (Dieffenbachia sp.), Ceriman (Monstera deliciosa), Blood leaf (Iresina herbstii), Chinese betel leaf (Paperomia pellucida). were successfully planted and given identity labels along with QR Codes containing scientific explanations. Students showed a positive response because QR Codes were considered easy, fast, and made learning more interesting. Thus, the QR Code-based Pharmacy program has proven effective in supporting contextual learning and improving digital literacy through direct learning experiences and interactive information access.