p-Index From 2021 - 2026
4.818
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Manajemen K3 Dan Insentif Lembur Terhadap Kinerja Karyawan Di CV. Samsere Duma Globalindo Medan Taufiq Hidayat; Siti Ummi Arfah Nasution; Suriana
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 13 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v13i1.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah manajemen K3 dan insentif lembur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan CV. Samsere Duma Globalindo Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Regresi Linear Berganda sebagai analisisnya. Sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel manajemen K3 memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap variabel kinerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,812 dan nilai beta sebesar 0,900. Artinya, setiap kenaikan satu satuan pada variabel manajemen K3 akan meningkatkan variabel Kinerja sebesar 0,812 satuan, dengan kontrol terhadap variabel lainnya. Sementara itu, variabel insentif lembur memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap variabel kinerja, dengan koefisien regresi sebesar -0,066 dan nilai beta sebesar -0,070. Hasil uji hipotesis parsial menunjukkan bahwa variabel manajemen K3 memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel kinerja, dengan nilai t sebesar 11,641 dan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti bahwa hipotesis nol dapat ditolak dan hipotesis alternatif dapat diterima. Sementara itu, variabel insentif lembur tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel kinerja, dengan nilai t sebesar -0,905 dan nilai signifikansi sebesar 0,373, yang berarti bahwa hipotesis nol tidak dapat ditolak dan hipotesis alternatif tidak dapat diterima. Hasil uji hipotesis simultan menunjukkan bahwa variabel-variabel independen (manajemen K3 dan insentif lembur) secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen (kinerja), dengan nilai F sebesar 69,035 dan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti bahwa hipotesis nol dapat ditolak dan hipotesis alternatif dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel manajemen K3 dan insentif lembur secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,822 menunjukkan bahwa 82,2% variasi pada variabel dependen (kinerja) dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen (manajemen K3 dan insentif lembur), sedangkan sisanya sebesar 17,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model. Perusahaan sebaiknya meningkatkan fokus pada implementasi manajemen K3 yang lebih baik, karena variabel ini memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja. Perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya yang lebih besar untuk meningkatkan kesadaran dan pelatihan K3, serta mengembangkan sistem K3 yang lebih efektif.
Transformasi Pembelajaran PJOK: Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pendekatan Berdiferensiasi Hidayat, Wahyu; Abdul Rachman Tuasikal; Taufiq Hidayat; Mochamad Ridwan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa pada materi keterampilan dasar passing bawah bolavoli dalam pembelajaran PJOK. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain one group pre-test post-test, melibatkan 30 siswa kelas V di SDN 2 Tawangrejo. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket motivasi belajar yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test, dengan rata-rata skor meningkat dari 18,80 menjadi 23,20. Nilai signifikansi pada uji t sebesar 0,000 (< 0,05) mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada materi keterampilan passing bawah bolavoli.
PELATIHAN BOLA VOLI DASAR UNTUK REMAJA KARANG TARUNA DI DESA TAMBE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AKTIVITAS FISIK YANG SEHAT DI KALANGAN REMAJA Taufiq Hidayat; Rizky Aris Munandar; Zakir Burhan
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/a939x863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan bola voli dasar terhadap peningkatan kualitas aktivitas fisik yang sehat di kalangan remaja Karang Taruna Desa Tambe, Kecamatan Bolo. Kegiatan pelatihan berlangsung selama lima hari dan melibatkan 25 peserta remaja. Materi yang diberikan mencakup teori dan praktik teknik dasar bola voli, yaitu servis, passing atas dan bawah, smash, blocking, dan rotasi pemain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek keterampilan teknis, koordinasi motorik, dan partisipasi aktif peserta dalam aktivitas fisik. Selain itu, pelatihan turut mendorong perubahan perilaku ke arah gaya hidup yang lebih sehat dan aktif, serta memperkuat interaksi sosial dan kerja sama antaranggota Karang Taruna. penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan olahraga berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk pola hidup sehat dan membangun karakter remaja di lingkungan desa
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa pada Ekstrakurikuler Futsal SMAN 2 Ponorogo Valen Mawartiani, Valen; Taufiq Hidayat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): ARTIKEL IN-PRESS
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5649

Abstract

Penelitian ini menerapkan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Negeri 2 Ponorogo. Subjek penelitian melibatkan 35 siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal, terdiri atas 21 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan PACER Test sebagai instrumen untuk mengukur kebugaran kardiorespirasi. Hasil analisis yang mengacu pada norma Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) Kementerian Pemuda dan Olahraga menunjukkan adanya perbedaan tingkat kebugaran kardiorespirasi berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin. Pada kelompok usia 15 tahun, tingkat kebugaran jasmani siswa didominasi kategori rendah hingga sangat rendah. Pada usia 16 tahun, terlihat kecenderungan peningkatan kebugaran, khususnya pada siswa laki-laki yang sebagian besar berada pada kategori cukup. Sementara itu, pada kelompok usia 17 tahun, siswa laki-laki mayoritas berada pada kategori sangat rendah, sedangkan siswa perempuan menunjukkan distribusi kategori yang lebih baik, yakni pada kategori cukup dan baik. Secara umum, tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 2 Ponorogo menunjukkan variasi ditinjau dari aspek usia dan jenis kelamin, namun distribusinya masih didominasi oleh kategori sangat rendah hingga cukup. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan aktivitas fisik serta penerapan program latihan daya tahan yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan kebugaran jasmani siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline Pada Pembelajaran PJOK Julkifli; Taufiq Hidayat; Budiman
Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Pendidikan Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Yayasan Cendekia Citra Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/pok.v2i2.401

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Kurangnya penggunaan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran PJOK di SMP IT Loa Dompu menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang memahami materi secara optimal. Metode pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan papan tulis menjadikan suasana belajar kurang menarik dan monoton. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi, salah satunya dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline dan mengetahui kelayakan, kepraktisan, serta keefektifannya dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media termasuk dalam kategori "Sangat Valid" dengan persentase kelayakan sebesar 90,6%. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh persentase 90% dengan kategori "Sangat Praktis", dan uji keefektifan dari respon siswa mencapai skor rata-rata 90,8% yang masuk kategori "Sangat Efektif". Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam mendukung proses pembelajaran PJOK di tingkat SMP.
The Effect Of Gender Diversity And The Effectiveness Of Audit Committees On Audit Report Lag: Empirical Evidence From Manufacturing Companies In Indonesia Tanggor Sihombing; Taufiq Hidayat
Proceedings of the International Conference on Entrepreneurship (IConEnt) Vol. 5 (2025): Proceedings of the 5th International Conference on Entrepreneurship (IConEnt)
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study tests the hypothesis regarding the influence of four variables on audit report lag (ARL) as the dependent variable. The four independent variables are gender diversity, the expertise of the audit committee chair, the number of audit committee members, and the frequency of audit committee meetings. The researcher employed purposive sampling to select the study population. The observed population consists of publicly listed manufacturing companies. After the sampling process, the final sample comprised 465 data points representing three fiscal years from 2021 to 2023. Audit report lag is calculated as the number of days from the beginning of the fiscal year to the date of the audit report. The results show that gender diversity and the number of audit committee members, particularly in Indonesian companies, do not affect audit report lag. Meanwhile, the frequency of audit committee meetings and the expertise of the audit committee chair—measured by accounting or auditing background—can reduce the audit report lag.
Pengembangan Buku Ajar Tenis Meja dengan Metode Multiball Mpa’a Kacaru Rizky Aris Munandar; Taufiq Hidayat; Mohammad Zaim Zen; Faisal, Faisal
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar tenis meja berbasis metode multiball mpa’a kacaru guna meningkatkan kemampuan pukulan backhand drive pada mata kuliah tenis meja di Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, STKIP Yapis Dompu. Mata kuliah tenis meja diberikan pada semester tiga dengan komposisi dua kali pertemuan teori dan empat belas kali pertemuan praktik. Capaian pembelajaran yang diharapkan pada pertemuan ke-1 dan ke-2 adalah mahasiswa mampu memahami teori permainan tenis meja, sedangkan pada pertemuan ke-3 hingga ke-14 mahasiswa ditargetkan mampu bermain tenis meja secara terampil. Namun, pembelajaran yang selama ini diterapkan masih didominasi metode ceramah dan diskusi, sehingga menimbulkan kejenuhan dan rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Berdasarkan data akademik tahun sebelumnya, tingkat ketuntasan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah tenis meja hanya mencapai 60%. Dari total 30 mahasiswa, hanya 18 orang yang memperoleh nilai memuaskan, sedangkan 12 mahasiswa mengalami kesulitan dalam menguasai teknik dasar backhand drive, mulai dari posisi kuda-kuda, ayunan lengan, hingga cara memegang blade. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa secara lebih efektif. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada pengembangan buku ajar tenis meja dengan metode multiball mpa’a kacaru sebagai upaya meningkatkan keterampilan pukulan backhand drive mahasiswa.