Claim Missing Document
Check
Articles

LITERATUR REVIEW : PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) SEBAGAI ZAT AKTIF DALAM PEMBUATAN SEDIAAN KOSMETIKA BODY CARE Khoirunnisa Khoirunnisa; Nia Yuniarsih; Anisah Fitriyani; Muthia Oktaviani Rahayu; Khusniyah Khusniyah; Nur Intan Wulansari; Nayla Robiatul Adawiyah; Muhammad Ali Ulwani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 15 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8216271

Abstract

Tujuan review artikel ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan ekstrak daun kersen sebagai zat aktif dalam pembuatan sediaan kosmetika body care. Metode yang digunakan yaitu studi literatur yang dimana Literature review berisi ulasan, rangkuman, dan pemikiran penulis tentang beberapa sumber pustaka (artikel, buku, slide, informasi dari internet, dll) tentang topik yang dibahas. Kami akan menyajikan ringkasan yang komprehensif mengenai pemanfaatan Ekstrak Daun Kersen (Mutingia Calabura L.). Adapun kriteria yang digunakan yaitu jurnal ilmiah yang dimaksudkan berupa naskah publikasi nasional dan internasional dengan tema berfokus Ekstrak Daun Kersen (Mutingia Calabura L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen mengandung berbagai senyawa bioaktif yang terbukti memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Sifat-sifat ini memberikan manfaat yang berpotensi besar dalam perawatan dan perlindungan kulit. keunggulan lain dari penggunaan ekstrak daun kersen adalah sifat alami dan ramah lingkungan. Meningkatnya kesadaran konsumen tentang pentingnya penggunaan produk kosmetika yang berkelanjutan dan berbahan alami menjadikan ekstrak daun kersen sebagai pilihan yang menarik bagi industri kosmetika.
LITERATURE REVIEW ARTIKEL : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN BODY WASH EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG Dini Noer Fatwa; Nia Yuniarsih; Muhamad Aldi Firdaus; Muhamad Rifqisyah; Nurayu Syamsiah; Shantya Pramasari; Yuliani Yuliani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8260351

Abstract

Tujuan review artikel ini yaitu untuk mengetahui uji aktivitas antibakteri sediaan body wash ekstrak etanol bunga telang. Metode yang digunakan yaitu studi literatur yang dimana Literature review berisi ulasan, rangkuman, dan pemikiran penulis tentang beberapa sumber pustaka (artikel, buku, slide, informasi dari internet, dll) tentang topik tentang uji aktivitas antibakteri sediaan body wash ekstrak etanol bunga telang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan Body Wash yang mengandung ekstrak etanol bunga Telang menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap sejumlah bakteri patogen Gram-positif dan Gram-negatif. Metode difusi agar dan metode dilusi cair digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri, dan kedua metode ini memberikan hasil yang konsisten. Sediaan Body Wash yang mengandung ekstrak etanol bunga Telang dapat menjadi alternatif yang menjanjikan dalam perawatan kulit, terutama dalam mengatasi infeksi bakteri pada kulit. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk uji klinis pada manusia, untuk memvalidasi hasil ini dan mengevaluasi efektivitas serta keamanan penggunaan sediaan Body Wash ini dalam penggunaan jangka panjang.
LITERATURE REVIEW ARTIKEL: Pengaruh Beberapa Jenis Amilum Sebagai Bahan Pengikat Terhadap Disintegrasi Tablet Parasetamol Aprilia Kuswanti; Nia Yuniarsih; Anita Anita; Zafira Fatiha Nurulhadi; Dida Fahdona Azzahra; Reza Rizky Yuniar; Tiurida Pandiangan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8260417

Abstract

Waktu hancur suatu tablet memiliki dampak penting terhadap biofarmasi dari obat. Tablet harus hancur dan dilepaskan ke dalam cairan tubuh yang larut agar zat dalam obat. Amilum merupakan salah satu zat eksipien dalam pembuatan tablet sebagai bahan penghancur dengan peranan penting dalam kuat tekanan selama proses pembuatan tablet terutama saat proses pelepasan formulasi tablet dengan proses disintegrasi. Kajian literatur bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat amilum dalam formulasi tablet parasetamol terhadap waktu hancur. Metode penilitian yang digunakan yaitu literature review article melalui sumber data elektronik. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi amilum atau pati sebagai bahan pengikat dalam formulasi pembuatan tablet parasetamol sangat berpengaruh terhadap waktu hancur tablet. Hal ini terjadi karena amilum mengandung amilopektin yang memiliki sifat lebih melekat daripada amilosa dan ketika tersuspensi dalam air, akan membentuk gel sehingga sangat cocok sebagai pengikat pada tablet.
EVALUASI EKSIPIENT SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP TABLET PARACETAMOL Cindiansya Cindiansya; Jihan Rosmayati; Riswanti Frida Anandari; Sri Anbar Naurah; Nia Yuniarsih
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8232188

Abstract

Tablet adalah sediaan yang paling banyak digunakan, terlepas dari produksi, penyimpanan, peredaran atau penggunaan, tablet memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk farmasi lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahan pengikat yang paling cocok, baik sintetik maupun semisintetik, untuk digunakan sebagai bahan pengikat pada pembuatan tablet parasetamol.
Membuat Sediaan Lipstik Dari Ekstrak Buah Naga (Selenicereus Undatus) Krisna Taupiq Wibiksana; Nia Yuniarsih; Balebat Ayu Sinangling; Fira Abdilah Azis; Fidya Syahfitri; Indra Mulyawan; Tati Kholisoh
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8318979

Abstract

Buah naga merah atau Selenicereus Undatus dapat dibuat menjadi pewarna alami karena kandungan antosianinnya yang tinggi. Dalam kosmetik, pewarna merupakan salah satu penyebab iritasi kulit dan alergi, oleh karena itu peneliti mengembangkan sediaan lipstik dengan menggunakan pewarna alami dari buah naga merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat formula lipstik menggunakan pewarna yang diekstraksi dari buah naga merah dan untuk mengetahui bahwa sediaan lipstik menggunakan pewarna dari buah naga merah tidak menyebabkan iritasi. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu pembuatan sediaan lipstik ekstrak buah naga merah pada konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40%. Pengujian dan preparat yang dilakukan meliputi pemeriksaan homogenitas, pemeriksaan pH, oles oles, uji stabilitas terhadap perubahan bentuk, warna dan bau selama 30 hari penyimpanan pada suhu ruang dan uji 'iritasi'. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah komposisi sediaan lipstik menggunakan ekstrak biji naga merah sebagai pewarna yang dibuat sangat kuat, diperoleh hasil yang tidak homogen karena ekstrak biji naga merah terdispersi lemah dalam cairan lipstik lainnya dan dalam larutan . Mengunyah 20% tanaman membentuk rongga yang penyebab utamanya adalah minyak (Oleum ricini) yang kecil. PH bervariasi dari 4,9 hingga 6,1 (kisaran kecil dari pH fisiologis bibir, yaitu ± 4), tidak memungkinkan untuk memijat dengan benar karena warnanya tidak bagus, tidak menyebabkan iritasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formulasi lipstik selain ekstrak buah naga merah tidak banyak memberikan efek visual, hasil pengujian menunjukkan keempat sediaan lipstik yang dilakukan tidak homogen.
LITERATUR RIVIEW : Serum dari Berbagai Bahan Alam yang Berpotensi Sebagai Antioksidan Tania Lustianah; Acih Nurheni; Aulia Rizqi Septiani; Erna Srifitriani; Frida Fatmawati; Syifa Khafina Azzahra; Nia Yuniarsih
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8278300

Abstract

Kosmetik adalah produk yang ditujukan untuk penggunaan topikal yaitu kuku, rambut, epidermis, bibir, dan termasuk juga organ genital bagian luar, mukosa mulut dan gigi. Serum adalah salah satu sediaan kosmetik yang dapat memberikan efek nyaman serta mudah diserap oleh kulit sehingga banyak digunakan masyarakat karena dapat memberikan efek yang lebih signifikan. Antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif sehingga mencegah kerusakan sel.Metode penelitian yang digunakan dalam literature review article (LRA) ini dengan sumber yang didapat dari Google Scholar dan PubMed yang dipublikasikan dari tahun 2013 sampai 2023.Pola hidup Back to nature dipicu oleh adanya keyakinan bahwa mengkonsumsi obat alami relative lebih aman disbanding dengan obat. Berikut ini beberapa tanaman obat yang dipercaya dapat memberikan antioksidan dan dapat diolah menjadi serum yaitu daun kelor, krokot, kopi hijau, tomat, alpukat, kulit manngis, daun beluntas, daun sirih merah, melinjo dan daun jati. Fungsi utama kosmetik yaitu memperbaiki bau, membersihkan serta memelihara tampilan tubuh tetap dalam keadaan yang baik. Serum memiliki konsentrasi bahan aktif yang tinggi seperti antioksidan dan kulit. Diantara banyak nya tanaman diindonesia yang mempunyai antioksidan dan digunakan dalam pembuatan serum yaitu daun kelor, krokot, kopi hijau, tomat, ekstrak alpukat, kulit manggis, daun bluntas, daun sirih merah, biji melinjo dan daun jati.
Nanopartikel Sebagai Sistem Penghantaran Obat Tertarget Melalui Injeksi Dikdik Caesar Barkah; Farid Ahmad; Dyanita Irene Susilo Putri; Siti Ningrum Ratna Ningsih; Nia Yuniarsih
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i3.2678

Abstract

The pharmaceutical nanoparticles are in some way made with nanometers called nanometers or pharmaceutical substances encased in a nanometric system called nanocarrie. Targeted delivery systems are to increase drug dosage control at specific places such as in cells, tissues, or organs, and thus reduce unwanted side effects on non-target organs. So the riview journal is based on eight pharmacological activities of nanoparticles as a targeting drug delivery system of anti-cancer, antibacterial, immunomodulator, antiovarian, antifungal, antifungal, antibacterial, and antidiabetes Keywords: Nanoparticels, Drug Delivery System (DDS), Targeted delivery system, injection
Co-Authors Acih Nurheni Adam Permana Adinda putri Sabrina Aditiya Rizky Putra Abimanyu Aghnia Ahda Aisyah Salsabila Ramadhina Aliffia Dwi Rahma Alisya Nabila Alisya Nabila Agustin Allahuddin Allahuddin Alliza Nur Shadrina Alliza Nur Shadrina Alya Lutfiah Amalia Haryani Ananda Kamalia Ananda Kamalia Andariningtyas Putri Febriati Andi Permana Andi Permana Andrian Supriatna Anisah Fitriyani Anita Anita Annida Lutfiyah Annisa Fitriyani Aprilia Kuswanti Arum Hasanah Arum Hasanah Assyfa Assyfa Assyfa Asyri Khoerunnisa Aulia Rizqi Septiani Azizah Nurhabibah Azizah Nurhabibah Ainun Mardiah Azzahra Amelia Balebat Ayu Sinangling Bela Cindika Sagala Bunga Regista Cahyani Chaerunnisa Chaerunnisa Cindiansya Cindiansya Dadan Ridwanullah Dedeh Indah Delika Syalomita Depita Nurapni Desri Ayu Lestari Desri Ayu Lestari Devi Yanti Devia Setyaningsih Dhea Quraeny Herawan Dhea Quraeny Herawan Dida Fahdona Azzahra Dikdik Caesar Barkah Dikdik Caesar Barkah Dila Afrina Dinda Aisyah Dinda Aisyah Dinda Aisyah Aisyah Dinda Revalina Putri Dini Noer Fatwa Dyanita Irene Susilo Putri Eka Nurfarida Musfiroh Eliah Herawati Eliah Herawati Elsa Oktavia Angelica Elsa Oktavia Angelica Eni Nuraeni Erisa Mindawati Erna Srifitriani Eva Widyanengsih Evi Tania Farhamzah Farid Ahmad Farid Ahmad Farida Nur Aeni Farres Ilhamza Arrizqi Febriani Dwi Anzaini Fera Anggareni Fera Anggraeni Fidya Syahfitri Fira Abdilah Azis Firlie Bastia Putty Zahra Fitri Mutiaraning Tyas Fitri Mutiaraning Tyas Frida Fatmawati Gita Silpiani Kurnia Gita Silpiani Kurnia Hanifah Ismayfatin Iin Lidia Putama Musal Indah Sari Amanatun Nisa Indra Mulyawan Indriani Sukmawati Indriani Sukmawati Intan Nur Laili Izzah Intan Nurlaili Izzah Ira Puspawati Ismi Puji Apriani Janwar Janwar Jihan Rosmayati Kamelia Risna Kartika Sari Khoirunnisa Khoirunnisa Khusniyah Khusniyah Kirana Azzahra Emil Musa Krisna Taupiq Wibiksana Lia Eka Budiyanti Lora Irawan Lutfiah Nur Fitria Lutfiah Nur Fitria M. Abdul Jabar Maulida Mutiah Azzahra Mega Ayu Anisa Melani Anggraeni Melani Anggraeni Melisa Puspitasari Melisa Puspitasari Mikha Ayu Lia Ningsih Mila Febriyanti Mira Octaviani Malik Mira Oktaviani Malik Mita Lianastuti Mita Lianastuti Mochamad Raka Werdaya Monica Yashna Kusuma Adi Saputra Muhamad Abdul Jabar Muhamad Aldi Firdaus Muhamad Rifqisyah Muhammad Ali Ulwani Muhammad Choerul Huda Muthia Oktaviani Rahayu Nabilla Putri Nurizha Nadya Yundasari Nanda Selvia Putri Nayla Robiatul Adawiyah Nieda Berliana Eiko Nieda Berliana Eiko Nirwana Aulia Putri Nisa Dwi Yuliani Nisa Nur Azizah Nopi Sulastri Nopi Sulastri Nur Intan Wulansari Nurayu Syamsiah Nurhalimah Nurhalimah Nuria Ludvi Aziz Nuria Ludvi Azizi Nuria Ludvi Azizi Nurliya Dzulfiana Nurliya Dzulfiana Nurul Maulida Nurul Maulida Oktavia Rajebi Oktavia Rajebi Pratiwi Pratiwi Prayoga Dafa Sundawan Qori Putri Suciyanti Qori Putri Suciyanti Resha Rosalia Retna Ayu Septiani Retna Ayu Septiani Reza Rizky Yuniar Riana Ardianti Rifqi Maulana Toni Risma Siti Nur Rosidah Riswanti Frida Anandari Rita Khoerunnisa Rizkya Roswati Rizkya Roswati Safitri Safitri Salma Aziz Salsa Shapa Azzahra Salwa Sukma Ismanita Samsi Ayu Wulandari Satrio Adi Putra Satrio Adi Putra Sayyid Rafli A Selviani Eka Suci Selviani Eka Suci Septian Nugraha Shantya Pramasari Shintya Happy Herawati Shofia Difa Aulia Shofia Difa Aulia Siti Lulu Lutfiah Siti Ningrum Ratna Ningsih Siti Nurcahyati Siti Nurcahyati Siti Solihat Sri Anbar Naurah Sri Ayu Winarti Sri Mulyanthy Tanuwidjaja Sri Tantia Dinita Sri Tantia Dinita Sudrajat Sugiharta Sulastri Amallia Syifa Khafina Azzahra Syifa Khairiyah Sylva Ayu Widya Cahyati Sylva Ayu Widya Cahyati Tania Lustianah Tasya Salsabila Tati Kholisoh Tiara Maharani Angeline Tita Ruhdiana Tita Ruhdiana Tita Ruhdiana6 Tiurida Pandiangan Tria Alfina Damayanti Vera Dwi Apriani Wanda Indriyani Wella Sulvita Wella Sulvita Wianda Azzahra Audia Wida Nurhamidah Widya Fatmala Windi Ikhtianingsih Yanita Sari Yeni Ari Safitri Dalimunthe Yuliani Dewi Yuliani Dewi Yuliani Dewi Yuliani Yuliani Yulianti Khasanah Zafira Fatiha Nurulhadi Zevania Toguria Nadeak Zulfa Aqillah Zulva Mustofa Kamal