p-Index From 2021 - 2026
5.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Indonesia Media Kesehatan Masyarakat Indonesia ASPIRATOR Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JURNAL DIVERSITA Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Cahaya Mandalika Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Indonesian Journal of International Law Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Makara Journal of Health Research Berita Kedokteran Masyarakat Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Keperawatan Merdeka Jurnal manajemen informasi kesehatan Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Pandemic Integrated Care Using Digital Technology for Health Care Organisation: A Qualitative Study Eryando, Tris; Afrizal, Sandra Hakiem
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v19i3.43554

Abstract

Study for exploring the pandemic integrated care through the implementation of health information system using digital technology is very limited. Thus, the research findings provide genuine information regarding the system integration assessment for the regulators and provide an integrated COVID-19 as the system design sample as a robust solution. The authors evaluated the implementation of the current COVID-19 information system to explore and describe the barriers and challenges from the perspective of the COVID-19 Task Force Team of the South Tangerang District, Indonesia and to propose an effective design of COVID-19 functional integrated system. A qualitative form of research was conducted in the South Tangerang District during May 2020. The area was selected as it was the only red zone in Banten Province during the Coronavirus pandemic in Indonesia. In-depth interviews were applied to explore the barriers during the implementation of functional integrated system for the COVID-19 pandemic. Three (3) themes of barriers were identified as involved in functional integration through the implementation of the COVID-19 information system, namely individual behavior, data governance in the organisation, and communication and networks.
Risk factors and trends analysis of unwanted pregnancy in Indonesia supriyadi, Supriyadi; Eryando, Tris; Junadi, Purnawan
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 4: December 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i4.23702

Abstract

Unwanted pregnancy has serious and adverse health, social, and economic impacts, as well as the risk of maternal and child mortality. In Indonesia, unwanted pregnancy is one of the most troubling public health problems and a major reproductive health problem. The sample consisted of 2002 (12,612), 2007 (14,471), 2012 (14,212), and 2017 (8,838), so the total sample was 50,233 couples of childbearing age by random sample method. This study was analyzed using logistic regression analysis. Unintended pregnancies were associated with maternal age, age at first marriage, number of children, maternal education, contraceptive use, contraceptive failure, residence, and the interval between pregnancies. Unwanted pregnancies at the mother's vulnerable age have increased over the past 10 years and decreased after entering the last 5 years, tend to be stable and constant at the age of first marriage. About one and a half women in Indonesia encounter unwanted pregnancies. Unwanted pregnancies fluctuate over 20 years. Women, especially the most vulnerable should be empowered to avoid unwanted pregnancies for their awareness and independence. Programs to expand access and quality of information and counseling centers, access and quality of women's health services, and specific reproductive health services as needed.
PEMETAAN DAERAH RAWAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN APLIKASI QGIS Nuhgroho, Jesa; Eryando, Tris; Rahmaniati, Martya; Yudhistira, Deny
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v4i2.272

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a viral disease spread by a vector, Aedes Aegypti mosquitoes. This study aims to map the distribution of high vulnerability areas in Bandung City. The data used are secondary data from the 2021 District Health Office and 2022 the Central Agency of Statistics (BPS) from 30 sub-district reports in Bandung City. Map of Bandung City obtained from the Geospatial Information Agency via the website tanahair.indonesia.go.id. DHF case data and data that have a direct influence on the natural development of mosquitoes, including rainfall, air humidity, and population density are scored and classified. Then the data is assessed and analyzed to produce vulnerability level zones using the QGIS 3.28.0 application. The result shows that there are 5 sub-districts with high vulnerability level, sub-districts with medium vulnerability level, and 15 sub-districts with low vulnerability level. The five sub-districts with high vulnerability are Antapani, Bojongloa Kaler, Cibeunying Kidul, Kiaracondong, and Sukajadi sub-districts. Knowing the distribution of dengue-prone areas, it is hoped that it will make it easier for the Bandung City Health Service to take preventive measures and handle DHF cases by prioritizing sub-districts with a high level of vulnerability. The government is expected to increase community participation in programs to prevent and control DHF incidents in each sub-district. In addition, it is hoped that further research will examine other environmental factors and societal behavior factors that lead to the vulnerability of DHF cases so that the DHF disease control program in Bandung City is more specific, especially considering the characteristics of each region.
Pemberian Layanan Keluarga Berencana Berpengaruh Penting Terhadap Kejadian Unmet Need: Analisis Lanjut Data SDKI 2017 Safitri, Helmi; Siregar, Kemal N; Eryando, Tris; Rahmadewi, Rahmadewi; Herdayati, Milla; Irawaty, Dian Kristiani
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 1, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menilai sejauh mana pengaruh pemberian layanan KB terhadap unmet need pada wanita menikah usia 15-49 tahun. Unmet need merupakan fenomena dalam bidang kependudukan yang memerlukan penanganan serius dan segera karena dapat menghambat peningkatan CPR dan penurunan TFR. Pemberian layanan KB merupakan hal penting dalam memenuhi kebutuhan seseorang untuk memilih dan menggunakan alat KB yang tepat sesuai dengan kebutuhannya (tidak terjadi unmet need). Penelitian ini merupakan analisis lanjut data SDKI 2017, yang merupakan penelitian potong lintang pada wanita menikah usia 15-49 tahun. Jumlah sampel tersedia sebanyak 35.681 wanita. Analisis hubungan antara varaibel dependen dengan independen menggunakan uji chi square, dan pengaruh pemberian layanan KB terhadap unmet need diuji dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian layanan KB yang kurang terakses oleh wanita berpeluang 2,27 untuk mengalami kejadian unmet need dibandingkan dengan mereka yang mempunyai akses (95% CI: 1,95-2,64). Penelitian ini merekomendasikan, peningkatan akses ke pemberian layanan KB bagi wanita untuk memperoleh informasi KB dan layanan alat KB, terutama bagi mereka yang tidak bekerja, tinggal di perkotaan dan memiliki banyak anak.
Hubungan Kondisi Psikologis Stress dengan Hipertensi pada Penduduk Usia Diatas 15 Tahun di Indonesia Delavera, Aenaya; Siregar, Kemal N; Bahar, Ryza Jazid; Eryando, Tris
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 1, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress adalah bagian normal dari kehidupan yang tidak bisa dihindari. Tetapi terlalu banyak stress dapat mempengaruhi kesehatan. Bertambahnya tingkat stress akan memungkinkan terjadinya peningkatan prevalensi hipertensi. Hipertensi adalah masalah kesehatan masyarakat global dan menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia dan memiliki tren yang selalu meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi psikologis stress dengan hipertensi pada penduduk usia ≥ 15 tahun di Indonesia. Metode penelitian dilakukan dengan analisis data sekunder Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5) tahun 2014 yang memiliki desain cross sectional. Sampel berjumlah 13.667 responden yang memiliki data lengkap terkait variabel yang diteliti. Analisis univariat dilakukan dengan statistik deskriptif, analisis bivariat dilakukan dengan crosstab dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kondisi psikologis stress dengan kejadi hipertensi pada penduduk usia ≥ 15 tahun di Indonesia (p=0,05) setelah dikontrol oleh variabel IMT dan konsumsi fast food. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan agar dilakukannya tindakan di masyarakat untuk mencegah dan menangani hipertensi dengan penerapan pola hidup sehat, dan juga intervensi mengenai manajemen stress dan prakteknya.
Analisis Penerimaan Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kasus COVID-19 (Aplikasi Silacak Versi 1.2.5) Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) di UPT Puskesmas Cipadung Kota Bandung Negari, Nurfatia; Eryando, Tris
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 1, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk mengendalikan laju COVID-19 ialah dengan memperkuat sistem surveilans di fasilitas kesehatan tingkat dasar. Salah satu poin yang menjadi peran kunci dalam pemutusan rantai penularan COVID-19 adalah kegiatan pelacakan kontak. Kegiatan ini mengharuskan pelacak kontak untuk terus mencatat dan melaporkan kasus. Untuk itu, penggunaan sistem pencatatan dan pelaporan pelacakan kontak (Silacak) menjadi penting dalam menentukan kebijakan yang akan dibuat. Tujuan penelitian ini adalah menelaah penggunaan sistem pencatatan dan pelaporan COVID-19 dengan aplikasi Silacak serta penerimaan pengguna terhadap sistem informasi Silacak di UPT Puskesmas Cipadung Kota Bandung. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Aplikasi Silacak cukup bermanfaat bagi proses pencatatan dan pelaporan COVID-19. Aplikasi ini mudah untuk dipelajari, namun masih perlu dilakukan perbaikan dan pengembangan di beberapa sisi.
Autokorelasi Spasial Prevalensi Stunting di Jawa Barat Tahun 2021 Riznawati, Aldila; Yudhistira, Deny; Rahmaniati, Martya; Sipahutar, Tiopan; Eryando, Tris
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka prevalensi stunting Provinsi Jawa Barat tahun 2021 sebesar 24,5% dan menjadi salah satu provinsi dengan kategori stunting kronis-akut di Indonesia. Analisis spasial digunakan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi secara spasial antar wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat berdasarkan prevalensi stunting. Hasil penelitian menunjukkan adanya autokorelasi spasial positif dan terdapat korelasi secara spasial yang artinya prevalensi stunting di satu wilayah kabupaten/kota berkaitan dengan wilayah disekitarnya. Wilayah yang menjadi hotspot stunting di Jawa Barat tahun 2021 berdasarkan pola kluster yang terbentuk adalah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung. Ketiga wilayah ini menjadi prioritas utama dalam melakukan intervensi penurunan prevalensi stunting di Jawa Barat.
Spatial Autocorrelation of Tuberculosis Cases in Central Java Province in 2022 Saini, Izzatul Mardiah; Eryando, Tris
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 4, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis still becomes a health problem both in the world and in Indonesia. Central Java is The third highest province of tuberculosis in Indonesia. Spatial analysis is an essential tool for evaluating the tuberculosis distribution pattern according to geographic location. This research aims to determine tuberculosis hotspot areas and discover whether there is a spatial correlation between districts/cities in Central Java based on tuberculosis cases using the spatial autocorrelation method through the Moran Index and Local Indicators of Spatial Associations (LISA). Secondary data in the form of the aggregate number of all tuberculosis cases in 2022 was collected from the Indonesian Central Statistics Agency published in Central Java in Figures 2023. Analysis was carried out using ArcViw Gis 3.3 and GeoDa software and the unit of analysis of the study is districts/cities. The results of the research show that there is negative spatial autocorrelation with no spatial autocorrelation. This result means tuberculosis cases in one adjacent district/city in Central Java Province have different values and tend to spread. The area that will become a tuberculosis hotspot in Central Java in 2022 is Tegal Regency. The health intervention is suggested to be performed in tuberculosis hotspot areas to reduce tuberculosis cases in Central Java
Hubungan Akses Layanan Kesehatan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Indonesia: Analisis Data SKAP KKBPK 2019 Violila, Vallery; Eryando, Tris; Siregar, Kemal N; Falupi, Lilik Aryani
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 4, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KB di Indonesia khususnya penggunaan MKJP menjadi upaya pemerintah dalam mengendalikan penduduk, khususnya pada kelompok berisiko. Namun, penggunaan mix-method MKJP di Indonesia relatif masih rendah, yaitu 24,6% dibandingkan negara ASEAN lainnya. Wanita menikah di Indonesia masih mengalami masalah dalam mengakses layanan kesehatan seperti masih tingginya angka unmet-need serta rendahnya presentase wanita terpapar informasi dari penyuluh lapangan KB dan informed choice KB. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indikator akses layanan kesehatan dan mengetahui hubungan akses layanan kesehatan dengan penggunaan MKJP. Penelitian ini menggunakan data SKAP KKBPK 2019 dengan desain penelitian cross-sectional. Analisis univariat dilakukan untuk mengidentifikasi indikator akses layanan kesehatan sedangkan analisis bivariat dan multivariat digunakan untuk melihat hubungan akses layanan kesehatan dengan penggunaan MKJP. Ditemukan 75,3% wanita masih mengalami minimal 1 masalah terkait akses layanan kesehatan. Proporsi penggunaan MKJP oleh wanita menikah usia 15-49 tahun di Indonesia adalah 29,2%. Ada hubungan yang signifikan antara akses layanan kesehatan dengan penggunaan MKJP setelah dikontrol variabel pendidikan dan keinginan memiliki anak (AOR=1.19; 95% CI=1.091-1.312). Disimpulkan penggunaan MKJP di Indonesia relatif rendah. Upaya pemerintah seperti memanfaatkan tim pendamping keluarga sebagai jejaring fasilitas layanan KB, mengoptimalkan penyuluhan KB dengan pendekatan keluarga sehat dan KB lestari, dan mengoptimalkan layanan KB sesuai standar perlu dilakukan untuk mengurangi masalah terkait akses layanan kesehatan.
Perancangan dan Implementasi Middleware untuk Pertukaran Data Interoperabel Antara SIMRS Private X Hospital dan SITB Bagus, Nurzahara; Eryando, Tris; Hermansyah, Hendra
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v9i2.652

Abstract

Menghadapi tantangan signifikan dalam pelaporan tuberkulosis (TB), yang diperburuk oleh sistem informasi kesehatan (HIS) yang terfragmentasi dan keterbatasan interoperabilitas dengan Sistem Informasi Tuberkulosis Nasional (SITB). Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini mengembangkan middleware untuk pertukaran data yang terintegrasi antara HIS Rumah Sakit Swasta X dan SITB, bekerja sama dengan program USAID TB Private Sector (TBPS). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelaporan kasus TB di kalangan penyedia layanan kesehatan swasta dengan mendorong integrasi data dan kemitraan publik-swasta. Middleware ini dikembangkan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan rapid prototyping, yang mengotomatisasi proses ekstraksi, pemetaan, dan transmisi data kasus TB. Hal ini secara signifikan mengurangi kesalahan manual sekaligus meningkatkan kualitas dan kegunaan data. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan—termasuk penyedia layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan tim USAID TBPS—berperan penting dalam mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan memastikan prototipe iteratif sesuai dengan kebutuhan dunia nyata. Middleware ini kemudian diuji di Rumah Sakit Swasta X dengan fokus pada efektivitasnya dalam menyederhanakan notifikasi TB. Hasilnya menunjukkan peningkatan substansial dalam pelaporan kasus TB, yang mengatasi masalah underreporting yang umum terjadi di fasilitas kesehatan swasta. Dengan mengotomatisasi proses pertukaran data, middleware ini menjembatani kesenjangan kritis antara HIS dan SITB, meningkatkan akurasi dan efisiensi. Selain itu, desain modularnya mendukung skalabilitas untuk implementasi di jaringan rumah sakit lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa middleware merupakan solusi penting untuk mengatasi tantangan interoperabilitas dalam sistem informasi kesehatan, memperkuat pengawasan dan pengendalian TB. Temuan ini menyoroti potensi kolaborasi publik-swasta dan teknologi inovatif dalam meningkatkan hasil kesehatan masyarakat, serta menyediakan model yang dapat diterapkan di berbagai pengaturan layanan kesehatan lainnya.
Co-Authors Aenaya Delavera Aenaya Delavera Afriansyah, Eddy Agung Waluyo Al Asyary Al Asyary Aldila Riznawati Aldila Riznawati Allagan, Tiurma Mangihut Pitta Allenidekania Allenidekania Anggela Pradiva Putri Apriningrum, Nelly Aria Kusuma Aria Kusuma Arief Kurniawan Nur Prasetyo Arman Harahap Artha Prabawa Astuti Yuni Nursasi Bagus, Nurzahara Bahar, Ryza Jazid Budi Anna Keliat Budiharsana, Meiwita Carol Clark Clark, Carol Daniah Daniah Delavera, Aenaya Delfiyanti, Rani Deny Yudhistira Deny Yudhistira Dera Alfiyanti Dewi Susanna Dia Wulandari Dian Kistiani Irawaty Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dian Pratiwi Doni Lasut Doria, Magda Dwi Prihatin Era Edi Utomo Putro Edwin van Teijlingen Efi Trimuryani Elly Nurachmah Elysabeth Sinulingga Fajar Nugraha Falupi, Lilik Aryani Gerke, Solvay Gustina, Ira Hanny Handiyani Helmi Safitri Hermansyah, Hendra Indah Sri Wahyuni Intansari Irawaty, Dian Kristiani Jesa Nuhgroho Juariah Juariah Jusuf, Ester Indahyani Kemal N. Siregar Makful, Martya Rahmaniati Martya Rahmaniati Martya Rahmaniati Martya Rahmaniati Martya Rahmaniati Martya Rahmaniati Meiwita Budiharsana Miftakul Fira Maulidia Milla Herdayati, Milla Nani Nurhaeni Negari, Nurfatia Nessi Meilan Nuhgroho, Jesa Nur Asniati Djaali Nurfatia Negari Nurhidayah, Nurhidayah Nuridzin, Dion Zein Prasetyo, Arief Kurniawan Nur Purnawan Junadi Purnawan Junadi Purnawan Junadi Purwantyastuti Purwantyastuti Purwantyastuti Purwantyastuti Purwantyastuti Purwantyastuti Rahmadewi Rahmadewi Ratna Sitorus Resti Sintya Ervina Restu Apriena Putri Restu Apriena Putri Retnowati Retnowati Riris Dian Hardiani Ristina Rosauli Harianja Riznawati, Aldila Roma Tao Toba MR Ryza Jazid Safanta, Nurzalia Safitri, Helmi Saini, Izzatul Mardiah Sipahutar, Tiopan Solly Aryza Solvay Gerke Sri Yona Sulastri Sulastri Supriyadi Supriyadi Talib, Suprohaita Rusdi Teijlingen, Edwin van Tiopan Sipahutar Tiopan Sipahutar Tri Agustini Trivalni, Ratih Violila, Vallery Warendi Warendi Winarni Naweng Triwulandari Winnie Tunggal Mutika Yati Afiyanti Yudhistira, Deny Yulia Herawati Yvonne M. Indrawani