Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PDTM DI SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI Febri Al Rasyid; Primawati Primawati; Irzal Irzal; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.182 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.294

Abstract

Metode belajar yang dipakai di SMK Negerii 1 Bukittinggi merupakan gabungan antara pembelajaran langsung dan online atau bisa disebut blended learning. Metode ini menyulitkan guru dalam menyampaikan bahan ajar dengan memakai media konvensional dan juga mengurangi minat belajar siswa. Faktor-faktor tersebut berdampak pada nilai siswa. Masih kurangnya nilai siswa menuntut pengajar untuk dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif. Penggunaan media seperti video tutorial dapat meningkatkan minat belajar siswa, proses pembelajaran lebih efisien, dan guru lebih mudah dalam memberikan bahan ajar menggunakan media pembelajaran video tutorial, media edukatif dan konvensional. Dalam menjalani penelitian, peneliti memakai metode eksperimen. Penelitian ini hanya membandingkan post-test kelas eksperimenn dan kelas kontrol..Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan tes. Tes tersebut digunakan untuk memperoleh hasil belajar siswa yang populasinya adalah kelas X TPM di SMK Negeri 1 Bukittinggi. yang berjumlah 72 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel. Tes sebelum diujicobakan terlebih dahulu sudah mendapat perlakuan yang sama” yaitu kelas XI TPM setelah itu baru diujikan untuk kelas X TPM. Hasil uji independent sample test nilai mr. (2 tailed) sebesar 0,000, sehingga jelas nilai sig. (2 tailed) < 0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan atau terdapat perbedaan hasil belajar Pekerjaan Dasar Teknik Mesin yang menggunakan media konvensional dengan materi video tutorial.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWER POINT DENGAN VIDEO DAN ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH FABRIKASI Hafizil Haq; Purwantono Purwantono; Irzal Irzal; Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.3 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.310

Abstract

Belum digunakannya media pembelajaran yang lebih imajinatif yang dapat membangun inspirasi dan hasil belajar mahasiswa sehingga sistem pembelajaran belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. Hasil belajar yang belum maksimal dikarenakan kekurangan media pembelajaran sehingga membuat mahasiswa sulit mencerna materi belajar khususnya dalam matakuliah Fabrikasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pemanfaatan media video edukasi terhadap hasil belajar untuk matakuliah Fabrikasi Jurusan Teknik Mesin FT UNP. Untuk melihat pemanfaatan media video ini menggunakan teknik penelitian (Research and Development) yang berpatokan kepada model ADDIE. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022. Media video pembelajaran ini mencakup beberapa fase yang diarahkan oleh model ADDIE (fase analisis, fase perancangan, fase pengembangan, fase implementasi dan fase evaluasi). Data pada penelitian ini di analisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk media video yang bisa digunakan untuk pembelajaran di Jurusan Teknik Mesin FT UNP terhadap Matakuliah Fabrikasi. Berdasarkan penilaian dari ahli materi, dari ahli media dan dari responden dari 20 mahasiswa. Pengujian ahli materi mendapat skor normal 80% (sangat baik), dan ahli media mendapat skor normal 80% (sangat baik), dari responden, 20 mahasiswa mendapat skor normal 89,1% (sangat baik). Dari hasil pengujian yang selesai diadakan bisa di simpulkan bahwa video ini sangat berhasil digunakan ketika proses belajar sebagai media belajar mahasiswa dalam matakuliah fabrikasi.
PENGARUH SUDUT POTONG DAN KECEPATAN PUTARAN SPINDEL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA BAJA KARBON EMS 45 MENGGUNAKAN MESIN BUBUT KONVENSIONAL Rachmadi Rachmadi; Yufrizal A; Irzal Irzal; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.969 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.318

Abstract

Kekasaran permukaan dari proses pembubutan dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah kecepatan spindel dan sudut potong yang digunakan. Setiap benda kerja yang dikerjakan pada mesin perkakas tentu menghasilkan kekasaran permukaan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut potong kecepatan spindel terhadap kekasaran permukaan baja karbon EMS-45. Metode Eksperimen lebih cocok digunakan pada penelitian ini agar mengetahui pengaruh sudut potong dan putaran spindel terhadap kekasaran baja karbon EMS-45. Bahan yang digunakan berdiameter 25 mm dan panjang 90 mm, dengan kedalaman pemakanan sebesar 0,2 mm dengan 3 jenis sudut potong yaitu sudut 60º, 75º, dan 90º sedangkan putaran spindel yang digunakan yaitu 995 rpm, 1267 rpm dan 1459 rpm. Kekasaran permukaan diukur menggunakan surface rooughness tester. Hasil penelitian didapatkan nilai kekasaran permukaan terendah pada pengujian spesimen dengan spindel speed 1459 rpm dan sudut potong 90º yaitu 1,58 µm sedangkan kekasaran permukaan tertinggi diperoleh pada kecepatan spindel 995 rpm dengan dengan sudut potong 60º yaitu 2,39 1,58 µm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sudut potong dan kecepatan spindel berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan dimana semakin kecil sudut potong maka semakin kasar permukaan yang didapatkan dan semakin besar putaran spindel maka kekasaran yang didaptkan semakin kecil. Kecepatan spindel 1459 rpm dengan sudut pemotongan pahat sebesar 90˚ menghasilkan permukaan yang paling rendah yaitu Ra = 1,58 μm dengan tingkat kekasaran permukaan berada di N6 sedangkan kekasaran permukaan paling tinggi dihasilkan pada kecepatan spindel 995 rpm dengan sudut potong 60˚ yaitu 2,39 μm dengan tingkat kekasaran permukaan berada di N7.
ANALISA LAJU KOROSI PADUAN SENG (ZN) UNTUK APLIKASI IMPLAN TERSERAP TUBUH Fauzan Azima; Andril Arafat; Irzal Irzal; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.553 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.335

Abstract

Biomaterial berkembang dengan pesat ke tahap dikemukakannya klasifikasi logan baru dikenal sebagai loganm terserap tubuh (absorbable). Besi (Fe), Magnesium (Mg), dan Seng (Zn) yang umum digunakan sebagai dasar dari paduan bioabsorbable. Zn yang belakangan ini sering diteliti karena berpotensi oesteogenik dan dapat terurai dalam tubih manusia. Zn dengan komposisi murni telah diteliti namun ditemukan memiliki sifat lunak dan memiliki sifat korosi yang lambat dinilai tidak memenuhi kebutuhan medis. Maka dikembangkanlah Zn dengan paduan Mg yang diharapakan dapat meningkatkan sifat mekanik dan sifat korosi yang sesuai terhadap proses biologis tubuh. Salah satu konsentrasi yang bagus adalah Zn-1Mg. Studi ini bertujuan untuk kontribusi analisa sifat mechanical (microhardness) dan corrosion rate (laju korosi) paduan Zn-1Mg as-rolled untuk aplikasi implan terserap tubuh. Untuk mengetahui sifat mechanical dan corrosion rate dari paduan Zn-1Mg as-rolled dilakukan secara In-Vitro. Pengujian yang dilakukan adalah microhardness Vickers, dan immersion test metode menggunakan media simulated body fluids Kokubo’s solution. Corrosion rate paduan Zn-1Mg dihitung dengan metode weight-loss. Selain itu data didukung dengan XRD dan XRF. Hasil pengujian menegaskan terjadinya penurunan microhardness seiring waktu immersion test dengan nilai 85 HV. Sedangkan. Corrosion rate paduan Zn-1Mg meningkat seiring waktu immersion test dengan corrosion rate tertinggi 0,0016 ±0,00002 mm/year. Selain itu juga ditemukan produk korosi yang menempel di permukaan spesimen uji, yang menjadi penyebab terjadinya korosi pitting. Dari hasil-hasil temuan tersebut dapat dijadikan acuan untuk pengembangan penelitian paduan Zn-1Mg as-rolled.
ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGELASAN SMAW (SHIELD METAL ARC WELDING) DAN LAS MIG (METAL INERT GAS) TERHADAPKEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH ST 37 Abdul Latif Pasaribu; Irzal Irzal; Yufrizal A; Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.7 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.341

Abstract

Kemajuan teknologi bidang konstruksi yang semakin meningkat tidak bisa dipisahkan mengenai pengelasan, dalam penelitian ini dapat diidentifikasi masalah, belum diketahuinya kekuatan tarik antara hasil pengelasan SMAW dengan las MIG. Penelitian ini bertujuan guna mencari perimbangan kekuatan tarik hitungan pengelasan SMAWdan las MIG. Penelitian menggunakan baja karbon rendah ST 37. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimulai dengan pengelasan spesimen, membuat spesimen uji sesuai standar ASTM E8. Menggunakan pengambilan 19 random spesimen yang terdiri dari 3 spesimen kampuh bevel groove, 3 spesimen kampuh V groove, 3 spesimen kampuh U groove untuk setiap hasil las SMAW dan las MIG, dan 1 spesimen baja karbon rendah ST 37 tanpa perlakuan. Masing-masing spesimen dianalisa setelah dilakukan uji tarik dan mengambil sebuah kesimpulan dengan catatan yang terbesar angkanya itulah yang paling tinggi nilai tegangannya, hasil penelitlan yang dilakukan pada speslmen, membuat dan menguji spesimen menggunakan mesln uji tarlk maka didapatkan pada spesimen Las SMAW kampuh bevel groove nilai rata-rata Titik Luluh 131,66 MPa, V groove163,66 MPa,danU groove188,66 MPa. Pada spesimen Las MIG kampuh bevel groove nilai rata-rata Titik Luluh 158,83 MPa, V groove 182,16MPa, U groove 186,66 MPa. Tegangan luluh hitungan pengelasan baja karbon rendah ST 37 pada pengelasan las SMAW kampuh bevel groove dan V groove lebih rendah dari hasil pengelasan las MIG, tetapi pada las SMAW kampuh U groove lebih tinggi dari pada las MIG.
KONTRIBUSI KEMANDIRIAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT-UNP ANGKATAN 2018 PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI PENGELASAN LOGAM Bima Aditia Rahman; Purwantono Purwantono; Irzal Irzal; Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.401 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.352

Abstract

Masih adanya mahasiswa yang kurang serius saat mengikuti perkuliahan serta sedikitnya minat juga motivasi untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal, ini mencerminkan bahwa kurangnya kemandirian mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Masih terdapat mahasiswa yang datang tidak tepat waktu dalam mengikuti perkuliahan. Tujuan Penelitian ini mengungkapkan seberapa besar kontribusi kemandirian terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2018 pada mata kuliah Teknologi Pengelasan Logam. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, ialah riset yang diartikan buat mengumpulkan data menimpa status sesuatu indikasi yang terdapat serta gejala yang ditemukan pada dikala riset dilakukan. Riset dicoba di tempat Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Hamka No. 1, Air Tawar Barat, Padang Utara, Kota Padang. Riset dilaksanakanan saat Semester Januari – Juni 2021 dengan jumlah populasi dengan total populasi 76 mahasiswa dan sample 43 mahasiswa. Hasil penelitian untuk menguji kontribusi antara kemandirian terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2018 pada mata kuliah Teknologi Pengelasan Logam menggunakan uji Validitas serta Reliabilitas diolah dengan software SPSS. Hasil akhir peniltian ini memiliki besar kontribusi antara kemandirian terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2018 pada mata kuliah Teknologi Pengelasan Logam sebanyak 10.43% pada kategori rendah dan 89,57% terdapat faktor lain nan mempengaruhi hasil belajar. Secara keseluruhan bisa disimpulkan terdapat kontribusi antara kemandirian terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2018 pada mata kuliah Teknologi Pengelasan Logam sebesar 10.43%.
HUBUNGAN FASILITAS BENGKEL TEKNIK MESIN SMK NEGERI 5 PADANG TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT PEKERJAAN DASAR TEKNIK MESIN Muhammad Riski Hidayat; Irzal Irzal; Yolli Fernanda; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.429 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.362

Abstract

Fasilitas bengkel ialah salah satu faktor yang diperhatikan guna mengembangkan ilmu siswa, kurangnya alat yang ada di workshop membuat peralatan yang tidak layak untuk digunakan secara maksimal, dari permasalahan tersebut dapat membuat siswa kelas X kebetulan siswa baru belum mengenal tentang alat workshop di sekolah, yang membuat tidak cukupnya minat siswa dalam menjalani pembelajaran terutama pembelajaran Dasar Perancangan Teknik Mesin yang berkaitan langsung oleh bengkel yang ada di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk megetahui hubungan alat bengkel dengan minat belajarr siswa pada Mata Pelajaran Basis Perancangan Teknik Mesin. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisa data dapat diketahui hubungan fasilitas bengkel Teknik Mesin SMK Negeri 5 Padang tentang minat belajar siswa pada mata diklat Pekerjaan Dasar Teknik Mesin mengenai pembelajaran PDTM diperoleh informasi bahwa hubungan fasilitas terhadap minat belajar pada seluruh indikator didapatkan rata-rata sebesar 83,98% dikategorikan baik. maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, nilai hubungan dari hasil data angket dengan sampel sebanyak 67 responden didapatkan 24 item pernyataan dengan skor 1-4, persentase responden sebesar 83,98%. Hubungan Fasilitas dengan minat belajar mengenai pembelajaran PDTM dapat dikategorikan Cukup dengan melihat hasil persentase dari capaian responden yang di dapat melalui angket.
ANALISIS TEGANGAN PADA POROS ENGKOL SEPEDA MOTOR HONDA GL PRO NEOTECH MENGGUNAKAN SOLIDWORKS 2021 Muhammad Iqbal Iski; Delima Yanti Sari; Hendri Nurdin; Irzal Irzal
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.391

Abstract

Sepeda motor terdapat salah satu komponen penting yaitu poros engkol (crankshaft). Poros engkol adalah komponen dengan geometri yang kompleks pada mesin pembakaran, berfungsi mengubah gerak translasi (gerak bolak-balik) piston menjadi gerak berputar terhadap poros. Poros engkol dioperasikan pada putaran tinggi sehingga poros engkol mengalami beban siklus yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi beban yang terjadi pada poros engkol Honda GL Pro Neotech berbahan material AISI 1045 Steel, cold drawn dengan melakukan analisis static structural dengan tipe meshing tetrahedral 3D solid elements pada poros engkol menggunakan Solidworks 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan simulasi komputer dengan software berbasis Metode Elemen Hingga. Dilakukan untuk mendapatkan besarnya nilai tegangan yang terjadi pada lokasi kritis, perpindahan yang terjadi pada poros engkol dan faktor keamanan. Model poros engkol 3D dibuat melalui software Solidworks 2021. Beban kemudian diterapkan pada crankpin dan kondisi batas diterapkan pada crank journal. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut untuk mengetahui distribusi tegangan Von Mises, perpindahan dan faktor keamanan pada poros engkol akibat pembebanan secara statik. Gaya reaksi yang disebabkan gaya aksi yang diberikan terhadap crankpin sebesar 11.659,28 N. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diketahuinya nilai tegangan Von Mises, perpindahan, dan faktor keamanan melalui hasil simulasi Solidworks. Didapatkan tegangan Von Mises maksimum sebesar 4,777e+01 N/mm2 dan tegangan Von Mises minimum sebesar 1,704e-08 N/mm2, perpindahan maksimum diperoleh sebesar 2,543e-03 mm dan FOS (factor of safety) minimum diperoleh sebesar 1,109+01.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PENGELASAN MIG DAN TIG PADA SAMBUNGAN I BAWAH TANGAN Jefri Al Ghairi; Purwantono Purwantono; Irzal Irzal; Bulkia Rahim; Nelvi Erizon
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.395

Abstract

Pengembangan media video mampu mempermudah mahasiswa memahami keahlian dasar dan memperoleh pengetahuan yang dapat diberikan bertahap, serta menarik karena diinovasikan dalam bentuk pengembangan media berbentuk video. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk media video pembelajaran yang dapat digunakan dalam perkuliahan dengan materi Teknik Pengelasan MIG dan TIG. Pengembangan produk media video pembelajaran ini dengan mengaplikasikan teknik penelitian dan pengembangan (Research and Development) Model ADDIE. Penelitiaan ini dilakukan di tahun ajaran 2022/2023. Pengembangan produk ini memiliki beberapa tahapan sesuai model ADDIE seperti tahap analisis, tahap design, tahap develope, dan tahap evaluation. Penelitian ini mengembangkan produk berupa media video pembelajaran yang dapat digunakan sesuai dengan materi pembelajaran Teknik Pengelasan MIG Dan TIG Pada Sambungan I Posisi Bawah Tangan. Hasil uji yang dilaksanakan oleh ahli materi memperoleh nilai 80 dan ahli media dengan nilai 80 serta uji praktikalitas oleh 20 mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Padang dengan nilai akhir 91,19. Dengan perolehan tersebut maka produk yang dihasilkan bisa dijadikan media belajar.
ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGELASAN LAS SMAW DENGAN LAS MIG PADA POSISI 3G DENGAN MATERIAL JIS G3101 SS400 Muhammad Shiddiq; Irzal Irzal; Purwantono Purwantono; Yolli Fernanda
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.401

Abstract

Kemajuan dunia teknologi dibidang kontruksi semakin berkembang tidak terpisah dari pengelasan, pada penelitian perbandingan jenis pengelasan ini didapatkan indentifikasi suatu masalah, dimana belum ditemukan perbandingan hasil dari pengelasan SMAW dan pengelasan MIG pada posisi 3G. pada penelitian perbandingan jenis pengelasan ini mempunyai tujuan menemukan hasil dari perbandingan pengelasan las SMAW dengan las MIG pada posisi 3G. Penelitian ini menggunakan material JIS G3101 SS400. Penelitian ini menggunakan jenis metode eksperimen yang dimulai dengan pembuatan kampuh V pada spesimen, melakukan pengelasan spesimen, dengan membuat bentuk spesimen yang sesuai dengan standar ASTM E190. Untuk pengambilan data sebanyak 10 spesimen dimana, 5 pengelasan las SMAW dan 5 spesimen pengelasan las MIG. Setelah melakukan uji bending tiap-tiap spesimen dianalisa agar dapat dirumuskan kesimpulan dimana, angkanya yang tertingi maka spesimen tersebut yang mempunyai nilai kekuatan lebih baik, dengan hasil penelitian yang didapatkan oleh spesimen, dengan proses pembuatan ukuran spesimen dan pengelasan serta menguji hasil pada spesimen dengan bantuan mesin bending test, dengan ditemukan nilai rata-rata pengelasan SMAW awal terjadinya retakan 2 mm pada sudut 160,8 dengan beban sebesar 8,3 KN. Pada spesimen las MIG nilai rata-rata awal terjadi retakan 2,4 mm pada sudut 176,2 dengan beban sebesar 1,82 KN. Hasil pebandingan kekuatan pengelasan pada material JIS G3101 SS400 dengan jenis pengelasan SMAW lebih tinggi dari hasil pengelasan las MIG.