p-Index From 2021 - 2026
7.188
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Persebaran Tingkat Bahaya Erosi dan Evaluasi Kemampuan Lahan di Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang Indriana, Jovanka Diva; Sari, Yuli Ifana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11207

Abstract

Erosi tanah merupakan salah satu bentuk degradasi lahan yang sering terjadi pada kawasan perkebunan dataran tinggi akibat intensitas hujan tinggi, kondisi lereng curam, dan karakteristik tanah yang mudah tererosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi, mengevaluasi kemampuan lahan, serta menganalisis hubungan keduanya sebagai dasar rekomendasi pengelolaan lahan di Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta analisis data sekunder. Hasil pengamatan menunjukkan variasi tingkat bahaya erosi pada setiap titik penelitian, dipengaruhi oleh perbedaan tekstur tanah, kedalaman tanah, kemiringan lereng, dan kerapatan vegetasi. Klasifikasi kemampuan lahan menggunakan sistem USDA menunjukkan bahwa Titik 3 termasuk kelas kemampuan lahan III, Titik 1 kelas IV, dan titik 2 kelas VI dengan tingkat pembatas meningkat sejalan dengan kerentanan erosi. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik biofisik lahan sangat menentukan tingkat kestabilan tanah dan risiko erosi. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik biofisik lahan sangat menentukan tingkat kestabilan tanah dan risiko erosi. Oleh karena itu, penerapan teknik konservasi tanah perlu diperkuat, khususnya pada area dengan kemiringan curam dan tekstur tanah berpasir untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan perkebunan teh.
Strategi Integrasi Materi Keanekaragaman Flora dan Fauna dalam Pembelajaran Geografi: Studi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Daeli, Evangeline Renata; Sari, Yuli Ifana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola-pola pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran dalam mengintegrasikan materi mengenai keanekaragaman flora dan fauna, serta merancang alternatif strategi yang dapat memperdalam pemahaman siswa di bidang Geografi di SMA Kristen Setia Budi Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru geografi, analisis dokumen Alur Tujuan Pembelajaran, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Temuan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung cukup baik dari segi perencanaan dan implementasi. Para guru secara konsisten menerapkan model Discovery Learning, memanfaatkan media visual, dan menghubungkan materi pelajaran dengan konteks lingkungan setempat, yang berkontribusi pada meningkatnya partisipasi serta pemahaman siswa. Rata-rata skor tanggapan siswa yang mencapai 4,59 mengonfirmasi efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Meski demikian, terdapat ketidaksesuaian antara rencana dan penilaian yang dilakukan, karena penilaian autentik yang direncanakan dalam ATP belum dilaksanakan. Hal ini mengakibatkan kemampuan analitis dan evaluatif siswa tidak terukur secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan penilaian autentik berbasis proyek, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penerapan strategi kolaboratif untuk memperkuat pemahaman siswa secara komprehensif dan menyelaraskan proses pembelajaran dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.
Penguatan Motivasi Belajar Remaja Pesisir Melalui Kolaborasi Sekolah, Keluarga, Dan Masyarakat Ma’sum, Rokhmat; Wayuni, Holifah; Ariska, Dhebi; Sulistiyowati, Dyaretno; Imansari, Yunita; Hariyani, Lilik Sri; Sari, Yuli Ifana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1137

Abstract

Rendahnya motivasi belajar remaja pesisir masih menjadi permasalahan pendidikan yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga, dukungan sekolah, serta lingkungan sosial masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya minat belajar dan meningkatnya risiko putus sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat motivasi belajar remaja pesisir melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan remaja sebagai sasaran utama, serta orang tua, guru, dan tokoh masyarakat sebagai mitra pendukung. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi yang meliputi sosialisasi, diskusi kelompok, refleksi, serta pendampingan belajar. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, keaktifan, kepercayaan diri, dan komitmen belajar remaja pesisir. Kolaborasi yang terbangun mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan suportif. Keluarga menjadi lebih sadar terhadap peran pendampingan belajar, sekolah memperkuat fungsi fasilitasi pendidikan, dan masyarakat menunjukkan kepedulian yang lebih tinggi terhadap pendidikan remaja. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif secara individual dan sosial serta menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar remaja pesisir. Program ini berpotensi menjadi model penguatan pendidikan yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Analisis Pengaruh Kemiringan Lereng Terhadap Jenis Tanah dan Sebaran Vegetasi Sebagai Cerminan Karakteristik Lahan di Kebun Teh Wonosari Bani, Marsiman Amron; Sari, Yuli Ifana
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i1.33390

Abstract

Kemiringan lereng merupakan faktor geomorfologis penting yang memengaruhi perkembangan tanah dan pola sebaran vegetasi di kawasan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis secara komprehensif bagaimana kemiringan dan posisi lereng memengaruhi sifat fisik dan kimia tanah di area perkebunan teh; 2) mengevaluasi bagaimana variasi sifat tanah tersebut berkorelasi dengan pola sebaran vegetasi; dan 3) menginterpretasikan interaksi antara topografi, tanah, dan vegetasi sebagai representasi karakteristik lahan secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan di Kebun Teh Wonosari, Malang, Jawa Timur, sebagai dasar karakterisasi lahan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif-komparatif melalui analisis literatur, interpretasi kondisi topografi, dan pengamatan umum terhadap vegetasi berdasarkan zonasi lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kemiringan lereng dari landai hingga curam berpengaruh terhadap tingkat erosi, ketebalan horizon tanah, kandungan bahan organik, dan distribusi vegetasi. Lereng landai cenderung memiliki tanah yang lebih dalam, akumulasi bahan organik lebih tinggi, serta vegetasi teh dan tanaman penutup tanah yang lebih rapat. Sebaliknya, lereng curam memiliki tanah dangkal, drainase cepat, tingkat erosi lebih tinggi, dan vegetasi lebih jarang. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan morfologi lereng berperan dalam menentukan kualitas tanah dan pola vegetasi, sehingga pemahaman terhadap variasi lereng penting untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan perkebunan teh secara berkelanjutan.
The Influence of Teacher Creativity, Social Interaction, and Learning Independence on the Learning Motivation Hidayat, Achmad; Ni’matullah, Onik Farida; Sari, Yuli Ifana
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 1 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i1.40587

Abstract

This research is motivated by the importance of teacher creativity, a conducive social environment, and learning independence as the main factors in shaping student learning motivation. The purpose of the study was to analyze the influence of teacher creativity, social interaction, and learning independence on the learning motivation of grade XI students in social studies at SMAN 2 Pamekasan. The study used a quantitative approach with an associative method. The sample consisted of 65 students selected using a total sampling technique. Data were obtained through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 22. The results showed that simultaneously the three variables had a significant effect on learning motivation with a contribution of 81.2%. Partially, learning independence provided the most dominant influence of 57.4%, while teacher creativity contributed 24.8% and social interaction 15.6%. These findings emphasize the importance of learning independence, teacher creativity, and social interaction in improving student learning motivation.
Implementasi Disiplin Positif Reflektif Dalam Membentuk Etika Komunikasi Dan Budaya Kelompok Siswa Kelas V SDN Kesatrian 1 Zubaidah, Rr Siti Alisa Nur; Ismoyowati, Ismoyowati; Nurhayati, Desy; Sari, Yuli Ifana; Indawati, Ninik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1144

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam proses implementasi Disiplin Positif Reflektif (DPR) oleh guru kelas V serta menganalisis peran pendekatan ini dalam membentuk Etika Komunikasi dan menumbuhkan Budaya Kelompok yang bertanggung jawab di SDN Kesatrian 1 Malang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) dengan teknik utama observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan angket. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V, siswa, dan kepala sekolah. Hasil menunjukkan bahwa DPR, khususnya melalui dialog restitusi, efektif mentransformasi hukuman menjadi peluang belajar. Hal ini ditandai dengan peningkatan kualitas dialog guru (84%) dan pergeseran pola Etika Komunikasi siswa dari agresif menjadi asertif (didukung 78% persetujuan bahasa sopan). Kesimpulan utama adalah bahwa konsistensi penerapan DPR berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif, di mana tanggung jawab terhadap masalah kelas tidak lagi bersifat individual tetapi telah menjadi budaya kelompok, dengan tingkat Tanggung Jawab Kolektif mencapai 82%.
Manajemen PPDB Inklusif SMP Negeri Kota Pasuruan: Analisis Layanan dan Implemetasi Sistem Sari, Yuli Ifana; Indawati, Ninik; Basori, Khasan; Fadilah, Nur; Masyithah, Yani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1242

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan inklusif perlu memiliki sistem manajemen penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen PPDB inklusif di SMP Negeri Kota Pasuruan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan mekanisme layanan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan kepala sekolah, panitia PPDB, guru pendamping khusus, serta tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sekolah, sosialisasi konsep pendidikan inklusif, pendampingan penyusunan mekanisme PPDB inklusif, fasilitasi asesmen awal calon peserta didik, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman panitia PPDB mengenai prinsip-prinsip pendidikan inklusif serta pentingnya identifikasi kebutuhan layanan peserta didik sejak tahap penerimaan. Sekolah juga memperoleh rancangan prosedur penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus yang lebih sistematis dan adaptif. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat manajemen PPDB inklusif serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang ramah dan inklusif.
Environmental Literacy-Based Learning Model: Environmental Education Innovations for the 21st Century Generation Sari, Yuli Ifana; Meviana, Ika; Indawati, Ninik; Muslim, Lanyala Trio Agus
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v13i1.23660

Abstract

This research aims to develop and implement an Environmental Literacy-based learning model as an innovation in environmental education for the 21st century generation at SMAN 1 Dampit. The study is motivated by the relatively low level of students’ environmental awareness and the limited learning approaches that integrate environmental knowledge, skills, attitudes, and responsible behavior within classroom practices. Environmental literacy is considered an essential competence in addressing contemporary environmental challenges and preparing students to become environmentally responsible citizens. Therefore, an innovative and contextual learning model is needed to bridge theoretical understanding and real-life environmental action. This study employed a quasi-experimental method using a pretest–posttest control group design. The research participants consisted of senior high school students who were divided into experimental and control groups. The instruments used in this study included environmental literacy questionnaires covering dimensions of knowledge, cognitive skills, attitudes, and responsive behavior, observation sheets to assess the implementation of the learning model, and learning outcome tests to measure students’ conceptual understanding. Data were analyzed using descriptive statistics, paired t-tests, and independent t-tests to examine differences and improvements in students’ environmental literacy before and after the intervention. The results of the study indicate that the implementation of the Environmental Literacy-based learning model significantly improved students’ environmental knowledge, cognitive skills, attitudes, and pro-environmental behavior compared to conventional learning models. The experimental group showed a higher increase in overall environmental literacy scores, particularly in knowledge and analytical skills, while improvements in attitudes and behaviors demonstrated meaningful progress through experiential and context-based learning activities. These findings highlight the effectiveness of integrating environmental literacy into learning strategies and recommend the incorporation of Environmental Literacy-based learning models into secondary school curricula to support sustainable education and 21st century competencies.
Co-Authors Achmad Hidayat Andariana, Friorina Tri Puspa Andriyani, Ririn Annisa, Ulfa Roudohtul Aris Efendi Ariska, Dhebi Ba’diya Kusufa, Roni Alim Bani, Marsiman Amron Basori, Khasan Budianto, Alexius Endy Daeli, Evangeline Renata Dwi Fauzia Putra Dwi Fauzia Putra Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati, Dwi endah andayani Farida Ni’matullah, Onik Fauzan . Febiola Alif Syahputri Fedrianto, Andri Ferdrika Bobii Hariani, Lilik Sri Hariyani, Lilik Sri Imansari, Yunita Indrawati, Mamik Indriana, Jovanka Diva Ismawati Musa Ismoyowati Jufri, Zahrotus KUSUFA, RONI ALIM BA’DIYA Lilik Sri Hariani M., Lina Masyithah, Yani Maulidiah, Linda Ma’sum, Rokhmat Megasari, Nia Meviana, Ika Minna Pali, Damaris Muslim, Lanyala Trio Agus Natalia Aristina Dewi Nawaji, Nawaji Nelya Eka Susanti, Nelya Eka Nikmatullah, Onik Farida Nila Restu Wardani Nila Restu Wardani Ni’matullah, Onik Farida NUR FADILAH Nurfadilah Nurhayati, Desy Nurul Qomariyah Oktaviana Flaviana Kasi Oktavianus Hofman Petrus Nong Lewar Pieter Sahertian Prihatin Sulistyowati, Prihatin Rahayu, Giat Nitia Rini Hidayati Rohit Prasad, Ravinesh Salam, Alfun Saraswati, Melydia Brilian Saudah, Urifatus Siti Halimatus Sakdiyah Sri Wilujeng Sudiyono Sudiyono Suhadi, Buang Sulistiyowati, Dyaretno Sunaryati, Yenny Supriati, Anita Susilowati Susilowati Sutanto, Rohadi Eko Tabuni, Dion Theresia Cicy Oktaviana Triyatno, Wigit Try Novita Devi, Maristha Wayuni, Holifah Widyastuti, Novi Dwi Witasari, Upit Yohana Prima Yulianti & Ninik Indawati Hartatik Zubaidah, Rr Siti Alisa Nur