p-Index From 2021 - 2026
7.198
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Integrasi Materi Keanekaragaman Flora dan Fauna dalam Pembelajaran Geografi: Studi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Daeli, Evangeline Renata; Sari, Yuli Ifana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola-pola pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran dalam mengintegrasikan materi mengenai keanekaragaman flora dan fauna, serta merancang alternatif strategi yang dapat memperdalam pemahaman siswa di bidang Geografi di SMA Kristen Setia Budi Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru geografi, analisis dokumen Alur Tujuan Pembelajaran, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Temuan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung cukup baik dari segi perencanaan dan implementasi. Para guru secara konsisten menerapkan model Discovery Learning, memanfaatkan media visual, dan menghubungkan materi pelajaran dengan konteks lingkungan setempat, yang berkontribusi pada meningkatnya partisipasi serta pemahaman siswa. Rata-rata skor tanggapan siswa yang mencapai 4,59 mengonfirmasi efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Meski demikian, terdapat ketidaksesuaian antara rencana dan penilaian yang dilakukan, karena penilaian autentik yang direncanakan dalam ATP belum dilaksanakan. Hal ini mengakibatkan kemampuan analitis dan evaluatif siswa tidak terukur secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan penilaian autentik berbasis proyek, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penerapan strategi kolaboratif untuk memperkuat pemahaman siswa secara komprehensif dan menyelaraskan proses pembelajaran dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.
Penguatan Motivasi Belajar Remaja Pesisir Melalui Kolaborasi Sekolah, Keluarga, Dan Masyarakat Ma’sum, Rokhmat; Wayuni, Holifah; Ariska, Dhebi; Sulistiyowati, Dyaretno; Imansari, Yunita; Hariyani, Lilik Sri; Sari, Yuli Ifana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1137

Abstract

Rendahnya motivasi belajar remaja pesisir masih menjadi permasalahan pendidikan yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga, dukungan sekolah, serta lingkungan sosial masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya minat belajar dan meningkatnya risiko putus sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat motivasi belajar remaja pesisir melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan remaja sebagai sasaran utama, serta orang tua, guru, dan tokoh masyarakat sebagai mitra pendukung. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi yang meliputi sosialisasi, diskusi kelompok, refleksi, serta pendampingan belajar. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, keaktifan, kepercayaan diri, dan komitmen belajar remaja pesisir. Kolaborasi yang terbangun mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan suportif. Keluarga menjadi lebih sadar terhadap peran pendampingan belajar, sekolah memperkuat fungsi fasilitasi pendidikan, dan masyarakat menunjukkan kepedulian yang lebih tinggi terhadap pendidikan remaja. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif secara individual dan sosial serta menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar remaja pesisir. Program ini berpotensi menjadi model penguatan pendidikan yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Analisis Pengaruh Kemiringan Lereng Terhadap Jenis Tanah dan Sebaran Vegetasi Sebagai Cerminan Karakteristik Lahan di Kebun Teh Wonosari Bani, Marsiman Amron; Sari, Yuli Ifana
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i1.33390

Abstract

Kemiringan lereng merupakan faktor geomorfologis penting yang memengaruhi perkembangan tanah dan pola sebaran vegetasi di kawasan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis secara komprehensif bagaimana kemiringan dan posisi lereng memengaruhi sifat fisik dan kimia tanah di area perkebunan teh; 2) mengevaluasi bagaimana variasi sifat tanah tersebut berkorelasi dengan pola sebaran vegetasi; dan 3) menginterpretasikan interaksi antara topografi, tanah, dan vegetasi sebagai representasi karakteristik lahan secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan di Kebun Teh Wonosari, Malang, Jawa Timur, sebagai dasar karakterisasi lahan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif-komparatif melalui analisis literatur, interpretasi kondisi topografi, dan pengamatan umum terhadap vegetasi berdasarkan zonasi lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kemiringan lereng dari landai hingga curam berpengaruh terhadap tingkat erosi, ketebalan horizon tanah, kandungan bahan organik, dan distribusi vegetasi. Lereng landai cenderung memiliki tanah yang lebih dalam, akumulasi bahan organik lebih tinggi, serta vegetasi teh dan tanaman penutup tanah yang lebih rapat. Sebaliknya, lereng curam memiliki tanah dangkal, drainase cepat, tingkat erosi lebih tinggi, dan vegetasi lebih jarang. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan morfologi lereng berperan dalam menentukan kualitas tanah dan pola vegetasi, sehingga pemahaman terhadap variasi lereng penting untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan perkebunan teh secara berkelanjutan.
The Influence of Teacher Creativity, Social Interaction, and Learning Independence on the Learning Motivation Hidayat, Achmad; Ni’matullah, Onik Farida; Sari, Yuli Ifana
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 1 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i1.40587

Abstract

This research is motivated by the importance of teacher creativity, a conducive social environment, and learning independence as the main factors in shaping student learning motivation. The purpose of the study was to analyze the influence of teacher creativity, social interaction, and learning independence on the learning motivation of grade XI students in social studies at SMAN 2 Pamekasan. The study used a quantitative approach with an associative method. The sample consisted of 65 students selected using a total sampling technique. Data were obtained through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 22. The results showed that simultaneously the three variables had a significant effect on learning motivation with a contribution of 81.2%. Partially, learning independence provided the most dominant influence of 57.4%, while teacher creativity contributed 24.8% and social interaction 15.6%. These findings emphasize the importance of learning independence, teacher creativity, and social interaction in improving student learning motivation.
Implementasi Disiplin Positif Reflektif Dalam Membentuk Etika Komunikasi Dan Budaya Kelompok Siswa Kelas V SDN Kesatrian 1 Zubaidah, Rr Siti Alisa Nur; Ismoyowati, Ismoyowati; Nurhayati, Desy; Sari, Yuli Ifana; Indawati, Ninik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1144

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam proses implementasi Disiplin Positif Reflektif (DPR) oleh guru kelas V serta menganalisis peran pendekatan ini dalam membentuk Etika Komunikasi dan menumbuhkan Budaya Kelompok yang bertanggung jawab di SDN Kesatrian 1 Malang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) dengan teknik utama observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan angket. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V, siswa, dan kepala sekolah. Hasil menunjukkan bahwa DPR, khususnya melalui dialog restitusi, efektif mentransformasi hukuman menjadi peluang belajar. Hal ini ditandai dengan peningkatan kualitas dialog guru (84%) dan pergeseran pola Etika Komunikasi siswa dari agresif menjadi asertif (didukung 78% persetujuan bahasa sopan). Kesimpulan utama adalah bahwa konsistensi penerapan DPR berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif, di mana tanggung jawab terhadap masalah kelas tidak lagi bersifat individual tetapi telah menjadi budaya kelompok, dengan tingkat Tanggung Jawab Kolektif mencapai 82%.
Field Trips Improve Student Understanding of Hindu-Buddhist Heritage: Kunjungan Lapangan Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Warisan Hindu-Buddha Alfun Salam; Yuli Ifana Sari; Onik Farida Nikmatullah
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.12796

Abstract

General background: Social Studies (IPS) learning on historical heritage often relies on lecture-based methods that limit student engagement and conceptual understanding. Specific background: At SMA Islam Sidoarjo, teaching Hindu–Buddhist heritage has not yet optimally utilized local sites such as Candi Tawangalun as contextual learning resources. Knowledge gap: Empirical evidence on the effectiveness of field trip (karyawisata) methods in improving senior high school students’ understanding of Hindu–Buddhist heritage remains limited. Aims: This study examines the influence of the field trip method to Candi Tawangalun on students’ understanding of Hindu–Buddhist heritage in grade X IPS. Results: Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design (N = 100), the experimental classes showed significantly higher gains (N-Gain 0.57–0.58; moderate) than the control class (N-Gain 0.27; low), supported by strong observation and questionnaire scores. Novelty: The study integrates local temple heritage as a structured field-based IPS learning model at the SMA level, combining cognitive outcomes with students’ affective and motivational responses. Implications: Findings underscore the need for schools and teachers to institutionalize field trip–based, local-history learning to enhance understanding, engagement, and appreciation of cultural heritage in IPS instruction. Highlights: Shows that field trips to local temples significantly improve students’ understanding of Hindu–Buddhist heritage. Demonstrates higher learning gains in experimental classes compared to traditional lecture-based teaching. Highlights the importance of integrating local cultural sites into IPS learning to boost engagement and appreciation. Keywords: Hindu–buddhist Heritage, Field Trip Method, Social Studies Learning, Candi Tawangalun, Student Understanding
Integration of E-LKPD Liveworksheet-Assisted Problem-Based Learning Model into Critical Thinking Skills of Science Subjects Sakdiyah, Siti Halimatus; Sari, Yuli Ifana; Prasad, Ravinesh Rohit
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v6i2.555

Abstract

This study analyzes the influence of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by e-LKPD Liveworksheet on the critical thinking skills of fifth-grade students in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects at the elementary school level. Strengthening critical thinking is essential in supporting 21st-century learning, which requires students to analyze information, evaluate ideas, and solve problems independently. This research employed a quasi-experimental Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design with 58 students, divided into an experimental and a control group. Critical thinking skills were measured using a validated and reliable ten-item multiple-choice test. Data were analyzed for normality and homogeneity, and an independent t-test and N-Gain calculations were performed using SPSS version 22. The findings indicate that the PBL model supported by e-LKPD Liveworksheet significantly improved students’ critical thinking skills, evidenced by a significance value of 0.000 (< 0.05) and an average N-Gain score of 0.6179 in the medium-high category. These results demonstrate that integrating PBL with digital worksheets encourages active, contextual, and technology-enhanced learning. The study concludes that e-LKPD–assisted PBL is an effective and innovative strategy for enhancing elementary students’ critical thinking skills.
Pengembangan Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Inovatif Untuk Meningkatkan Minat Belajar Geografi Kelas X Muhlas Fauzi; Ninik Indawati; Yuli Ifana Sari
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i1.101467

Abstract

Geography learning at the high school level often faces challenges in attracting students' interest in learning. Along with technological advancements, teachers are required to be more creative and innovative in delivering material so that it is easy to understand and attract students' interest. This research aims to develop Augmented Reality (AR) applications as an innovative learning medium to increase students' interest in learning in geography subjects. The method uses the Research and Development (R&D) model of Borg and Gall. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires. The results of the study show that AR applications significantly increase students' interest in learning. Visualization of 3D models such as Characteristics of the Earth's Layer, helps students understand abstract geographical concepts. The conclusion is that Augmented Reality (AR) has great potential as an innovative learning medium for geography, because it increases students' interest and understanding.
Co-Authors Achmad Hidayat Alfun Salam Andariana, Friorina Tri Puspa Andriyani, Ririn Annisa, Ulfa Roudohtul Aris Efendi Ariska, Dhebi Ba’diya Kusufa, Roni Alim Bani, Marsiman Amron Budianto, Alexius Endy Daeli, Evangeline Renata Dwi Fauzia Putra Dwi Fauzia Putra Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati, Dwi endah andayani Farida Ni’matullah, Onik Fauzan . Febiola Alif Syahputri Fedrianto, Andri Ferdrika Bobii Hariani, Lilik Sri Hariyani, Lilik Sri Imansari, Yunita Indrawati, Mamik Indriana, Jovanka Diva Ismawati Musa Ismoyowati Jufri, Zahrotus KUSUFA, RONI ALIM BA’DIYA Lilik Sri Hariani M., Lina Maulidiah, Linda Ma’sum, Rokhmat Megasari, Nia Meviana, Ika Minna Pali, Damaris Muhlas Fauzi Muslim, Lanyala Trio Agus Natalia Aristina Dewi Nawaji, Nawaji Nelya Eka Susanti, Nelya Eka Nikmatullah, Onik Farida Nila Restu Wardani Nila Restu Wardani Ni’matullah, Onik Farida Nurfadilah Nurhayati, Desy Nurul Qomariyah Oktaviana Flaviana Kasi Oktavianus Hofman Onik Farida Nikmatullah Petrus Nong Lewar Pieter Sahertian Prihatin Sulistyowati, Prihatin Rahayu, Giat Nitia Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rini Hidayati Rohit Prasad, Ravinesh Salam, Alfun Saraswati, Melydia Brilian Saudah, Urifatus Siti Halimatus Sakdiyah Sri Wilujeng Sudiyono Sudiyono Suhadi, Buang Sulistiyowati, Dyaretno Sunaryati, Yenny Supriati, Anita Susilowati Susilowati Sutanto, Rohadi Eko Tabuni, Dion Theresia Cicy Oktaviana Triyatno, Wigit Try Novita Devi, Maristha Wayuni, Holifah Widyastuti, Novi Dwi Witasari, Upit Yohana Prima Yulianti & Ninik Indawati Hartatik Zubaidah, Rr Siti Alisa Nur