Claim Missing Document
Check
Articles

Community Structure of Benthic Diatoms in the Mangrove Area of Sungsang IV Village, Banyuasin Regency, South Sumatra Arsyana, Nola Fiqrya; Aryawati , Riris; Ulqodry, Tengku Zia; Hartoni; Purwiyanto, Ana Ida Sunaryo
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7624

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting sebagai habitat mikroorganisme diatom bentik yang menjadi indikator kondisi perairan yang juga berperan sebagai produsen primer  dan sangat menentukan ketersediaan energi bagi organisme trofik lebih tinggi. Kajian mengenai diatom bentik pada kawasan mangrove di zonasi vegetasi Rhizophora apiculata dan Nypa fruticans yang berada di perbatasan dua sistem perairan dengan tekanan antropogenik yang tinggi seperti di kawasan Desa Sungsang IV hingga saat ini belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas (komposisi, kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi) diatom bentik pada bulan September 2025 di kawasan mangrove alami Desa Sungsang IV, Banyuasin. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode survei lapangan menggunakan petakan kuadran pada dua stasiun pengamatan.pengukuran parameter fisika-kimia menunjukkan suhu pada air 31,00 °C dan sedimen 32,00 °C, pH di air 7,00 dan sedimen 5,00, salinitas air 17,00 ‰, oksigen terlarut (Disolved Oxygen/DO) 3,70-2,60 mg/L, nitrat 0,04 mg/L dan fosfat 0,70-0,79 mg/L. Kelimpahan diatom bentik mencapai sebesar 20,53×106 sel/cm³) pada stasiun  Rhizophora apiculata dan kelimpahan sebesar 5,73×106 sel/cm³) pada stasiun Nypa. Rata-rata total kelimpahan pada kawasan ini 13,13×106 sel/cm³) . Komunitas diatom bentik pada kedua stasiun didominasi oleh diatom pennate dari ordo Naviculales dan ordo Rhopalodiales. Struktur komunitas pada kedua stasiun menunjukkan indeks keaneragaman dan keseragaman sedang dengan indeks dominansi rendah.
Co-Authors ., Prianto A. Djawanas Afan Absori Afan Absori Andi Agussalim, Andi Andreas Eko Aprianto Ania Citraresmin Ania Citraresmin Anugerah, Nanda Rizky Apri Suganda Apriyanto, Apriyanto Arsyana, Nola Fiqrya Arsyei, Laksamana Fachryzal Aryawati , Riris Balqis, Finanda Rahil Barus, Beta Susanto Berliana Iksy Della Che Abd Rahim Mohamed De Karo, Fransiskus Dietriech Geoffrey Bengen Fadel, Ahmad Al Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fitri Agustriani G. Diansyah Gusti Diansyah Gusti Diansyah Hartoni Hermialingga, Septi Heron Surbakti Herry Purnomo Hilmaturosyidah, Hilmaturosyidah Inda Azhara Indica, Mangifera Isnaini Isnaini . Isnaini Isnaini Lestari, Ning Intan Lidya Grace M. Rasyid M. Yogi Riyantama Isjoni Mardasin, Wahyudi Mawarda . Meiriyani, Fitri Melki Melki Melki Melki Mohamed, Che Abd Rahim Muhammad Didi Tantria Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Syahdan Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Mulyadi Mulyadi Nadila Nur Khotimah Netty Kurniawaty Ningsih, Ellis Nurjuliasti Novitasari, Tri Ayu Okarda, Beni Purwiyanto, Ana Ida Sunaryo Puspa Ayu Pitayati Puspa Deka Sari Raihan, Muhammad Ramadoni, Ramadoni Redho Yoga Nugroho Redho Yoga Nugroho Renaldi . Rezi Apri Rezi Apri Richardus F Kaswadji Rinto Rinto Riris Aryawati Riris Aryawaty Rozirwan . Rujito Agus Suwignyo Sabri Sudirman Santoso Santoso Sarno . Sarno Sarno Septi Hermialingga Siddik, Judistira Siswahyudianto Susanti, Ester Mei Syamsiar, Syamsiar Wahyuni, Ratih Dwi Wike Ayu Eka Putri Winarta, Yoga Yulianto Suteja Yulisman Yulisman Zulkifli Dahlan