Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Komparatif Produktivitas Alat Tangkap Pancing Ulur dan Pancing Tonda di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus Aulya Nur Afifah; Jonny Zain; Bustari Bustari
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.393-402

Abstract

Alat tangkap jenis pancing disukai karena konstruksi yang sederhana dan mudah dalam pengoperasiannya, dengan spesies target adalah tuna dan cakalang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan membandingkan nilai dan tren produktivitas dari dua jenis alat tangkap pancing yang aktif dioperasikan oleh nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2023 di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus dengan metode survey. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan nelayan. Sedangkan, data sekunder didapatkan dari logbook penangkapan ikan yang memuat data hasil tangkapan, ukuran kapal, jumlah ABK (Anak Buah Kapal) dan jumlah trip dari tahun 2019-2022. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas rata-rata berdasarkan GT, pancing tonda mencapai nilai tertinggi 1,01 ton/GT/tahun. Sedangkan produktivitas pancing ulur hanya mencapai 0,69 ton/GT/tahun. Produktivitas per ABK pancing tonda dengan jumlah ABK rata-rata 3 orang mencapai nilai tertinggi 3,69 ton/orang/tahun sedangkan pancing ulur dengan jumlah ABK rata-rata 8 orang hanya mencapai nilai 2,59 ton/orang/tahun. Perbandingan berdasarkan ukuran kapal dan jumlah ABK menunjukkan besaran upaya penangkapan tidak berbanding lurus dengan produktivitas. Namun, produktivitas per trip didominasi oleh pancing ulur dengan nilai rata-rata produktivitas sebesar 2,06 ton/trip/tahun sedangkan pancing tonda hanya memperoleh 1,43 ton/trip/tahun
Aktivitas Pendaratan Hasil Tangkapan Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Kota Banda Aceh, Aceh Nurul Sahnia; Alit Hindri Yani; Jonny Zain
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.412-419

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023 pada Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas pendaratan hasil tangkapan purse seine di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja dengan memperhatikan proses aktivitas pendaratan yang dimulai dari kapal bertambat di dermaga hingga menyelesaikan perizinan bongkar dari palkah ke dek kapal dan mengetahui kondisi aktual mengenai jenis, jumlah volume hasil tangkapan dalam aktivitas pendaratan hasil tangkapan purse seine Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan nelayan purse seine, pihak PPS dan Pedagang Ikan. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait antara lain PPS Kutaraja dan Badan Pusat Statistik Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendaratan hasil tangkapan di PPS Kutaraja, Banda Aceh, merupakan aktivitas yang dilakukan dalam rentang waktu pukul 04.00 - 10.00 WIB. Pada musim paceklik, terjadi sekitar 20 - 40 pendaratan per hari dengan volume ikan sekitar 500 - 1000 kg per hari. Sementara pada musim puncak, jumlah pendaratan meningkat menjadi sekitar 1 - 8 ton per hari dengan volume ikan mencapai 1,5 - 2 ton per hari. Proses pendaratan dilakukan oleh 2 - 3 orang nelayan, menggunakan wadah keranjang bambu. Pengangkutan hasil tangkapan dari palkah ke dek kapal melibatkan 3 - 5 orang nelayan, sementara proses pengangkatan dari dek kapal ke dermaga melibatkan 6 - 9 orang nelayan. Fasilitas pendaratan seperti kolam pelabuhan dan dermaga tidak tersedia di sebagian besar PPS Kutaraja dan proses penanganan hasil tangkapan juga belum memperhatikan aspek kebersihan, terlihat dari kondisi tong dan keranjang yang kotor. Penggunaan es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan juga masih kurang dilakukan. Jenis ikan pelagis yang tertangkap di PPS Kutaraja meliputi layang, selar, siro, dan tongkol, dengan cakalang sebagai jenis dominan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi dan nilai produksi.
Analisis Tingkat Kepuasan Nelayan terhadap Layanan Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhanratu Sukabumi Jawa Barat Dhara Rosmaita; Jonny Zain; Isnaniah Isnaniah
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.428-433

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhanratu berada pada Teluk Pelabuhanratu yang merupakan bagian perairan Samudera Hindia, Wilayah Pengelolaan Pengelolaan (WPP)-RI 573. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan kesyahbandaran pada PPN Pelabuhanratu. Menurut undang-undang no 17 tahun 2008 tentang pelayaran, syahbandar adalah pejabat pemerintah atau kepala pelabuhan yang ditunjuk oleh menteri dengan tugas melaksanakan pengawasan, penegakan hukum dibidang keselamatan dan keamanan pelayaran dan mengkoordinasikan kegiatan pemerintah di pelabuhan. Tugas pokok Kantor Kesyahbandaran Utama adalah melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, koordinasi kegiatan pemerintahan di pelabuhan serta pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei yaitu dengan cara wawancara secara langsung ke pemilik atau pengurus kapal. Dari penelitian yang telah di lakukan tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan Customer Satisfaction Indeks (CSI) yang tinggi yaitu sebesar 91.17%, nilai tersebut termasuk kepada kategori sangat memuaskan dengan rentang nilai 81%-100%, nilai tersebut didapatkan dengan cara melakukan uji validitas dan juga reliabilitas
Perbedaan Hasil Tangkapan Sondong Siang dan Malam Hari yang Berpangkalan di UPT Pelabuhan Perikanan Provinsi Riau, Dumai Faisal Ardiansyah; Jonny Zain; Alit Hindri Yani
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.38-42

Abstract

Kota Dumai adalah sebuah kota di Provinsi Riau, Indonesia. Berdasarkan data Laporan UPT PPI Dumai 2018 jumlah armada yang berpangkalan di PPI Dumai berjumlah 122-unit yang terdiri dari alat tangkap sondong, gillnet, dan rawai. Dalam pengoprasiannya sondong di operasikan di siang dan malam hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil tangkapan sondong di siang dan malam hari. Metode yang digunakan adalah metode survei, yaitu mengamati secara langsung alat tangkap sondong dengan ikut serta dalam melakukan penangkapan.Hasil tangkapan sondong berdasarkan individu (ekor) pada siang dan malam hari selama penelitian tidak memiliki perbedaan. Berdasarkan penelitian yang sudah di lakukan di UPT Pelabuhan Perikanan Provinsi Riau alat tangkap sondong adalah alat tangkap jenis aktif yang di operasikan pada siang dan malam hari. Selama penelitian di lakukan hasil tangkapan sondong pada siang dan malam hari tidak memiliki perbedaan hasil tangkapan yang signifikan dalam jumlah berat (kg), individu (ekor), dan jenis (spesies).
Komposisi Hasil Tangkapan dan Pengoperasian Alat Tangkap Gillnet Nelayan Desa Bagan Barat Kabupaten Rokan Hilir, Riau Miftahul Jannah; Alit Hindri Yani; Jonny Zain
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.124-131

Abstract

Produksi perikanan tangkap di laut Riau tahun 2020 bernilai Rp 1,91 milyar, dengan kontribusi signifikan dari Kabupaten Indragiri Hilir dan Rokan Hilir. Sungai Rokan dengan panjang 350 kilometer, adalah salah satu dari empat sungai besar di Riau, membentang dari Rokan Hilir hingga Rokan Hulu. Sungai ini berperan penting dalam transportasi, pariwisata dan sumber mata pencaharian utama bagi nelayan. Pengumpulan data primer melalui pengamatan langsung di lapangan yaitu jenis, berat, jumlah dan ukuran hasil tangkapan. Data sekunder berupa data pembanding yang dapat mendukung hasil penelitian. Konstruksi terdiri: jaring, tali ris atas, tali ris bawah, tali selambar, tali pelampung, pelampung, pemberat dan peluntang. Hasil tangkapan utama senangin (Eleutheronema tetradactylum) dan selar tetengkek (Megalaspis cordyla). Hasil tangkapan samping, seperti lidah (Cynoglossus microlepis), tenggiri (Scomberromo commersoni), dan kakap hitam (Macolo niger). Komposisi hasil tangkapan berdasarkan jumlah individu (ekor), hasil tangkapan utama (main catch) senangin (E.tetradactylum) 85 individu dan cencaru (M. cordyla) 76 individu. Hasil tangkapan sampingan tenggiri (S.commerson) 38 individu, lidah (C.lingua) 18 individu danĀ  kakap hitam (M. niger) 12 individu
Composition of catches of Bagan boats on KM.NF vessels in UPTD PPW II PPI Air Bangis Pasaman Barat Sumatera Barat Fathonah, Nur; Bustari, Bustari; Zain, Jonny
South East Asian Marine Sciences Journal Vol. 2 No. 2 (2025): March
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamas.2.2.55-59

Abstract

The research was conducted from January 01 to January 31, 2024, at the UPTD PPW II PPI Air Bangis, Pasaman Barat, West Sumatra Province. This study aimed to determine the target catch using the boat lift net fishing gear on the KM.NF vessel at the UPTD PPW II PPI Air Bangis Pasaman and to analyze the catch on Pini and Mentawai islands using the boat lift net fishing gear on the KM.NF vessel at the UPTD PPW II PPI Air Bangis Pasaman. The method used in this research was a survey method, which was analyzed descriptively. This boat lift net fishing gear utilizes light as a tool to attract the attention of fish, inviting them to approach the gear or enter the desired catch area, known as the catchable area. The boat lift net can be categorized into lifting nets based on its operational method. The use of light as an aid in boat lift nets continues to evolve, with variations ranging from stationary to floating boat lift nets. The fishing grounds for boat lift net vessels are located around the Mentawai and Pini islands, approximately 70 miles from the waters, with a depth of about 50 m. Fishing activities occur during the tide's ebb and flow at night. The process of retrieving the catch is done when the speed of the ebb or flow begins to weaken, ensuring more conducive conditions for fishing operations. The use of fishing gear is not
Facility Utilization Study Fish Landing Base Dumai Riau Province Ulva Uziel Hasiholan Limbong; Alit Hindri Yani; Jonny Zain
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/62-66

Abstract

This study aimed to analyze the utilization study of Dumai Fish Landing Base facilities in Riau Province. This research was conducted in March 2023 at the Fish Landing Base (PPI) in Dumai City, Riau Province. The methods used in the study were surveys and interviews. The results showed that the fishing gear used by fishermen at PPI Dumai were gillnet, longline, sondong, and kurau net. The high percentage of utilization of dock facilities is about 545,45% and the port pool area is 139,98%, which means that the port pool area has exceeded highly utilized, while the utilization rate of the port pool depth is 87,5%, which means that it can still be utilized more optimally by fishermen. The utilization rate of the PPI Dumai auction building facility is 72,98%, which means that the auction building has exceeded being highly utilized
Factors Affecting the Amount of Marine Supply on Sondong and Gillnet Ship at UPT Fishery Port of Riau Province Mhd. Haris Amin; Jonny Zain; Bustari Bustari
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.1.2.42-49

Abstract

The purpose of this study was to determine the factor of the need for supplies at sea in sondong boats and gillnets and to prove how strong the relationship between these variables is. This research was conducted in January 2022 at the UPT Fisheries Port of Riau Province using the survey method. The results showed that the factors of ship size, length of time at sea, and engine power had a strong effect on the amount of fuel carried. Based on the F-test with a confidence level of 87.1%. According to the T-test, the length of time at sea has the greatest influence, while for the application of ice, the factors of length of time at sea and catch greatly affect the amount of ice in the T-test with a confidence level (coefficient of determination) of 46.7%. According to the T-test, the length of time at sea has the greatest effect on the ice supply on the sondong ship. In gill nets, boat sizes, length of time at sea, and engine power have a strong effect on the amount of fuel carried. Based on the F test with a confidence level of 91.5%. According to the T-test, the length of time at sea has the greatest effect. Whereas in the provision of ice in gill net vessels, the length of time at sea and the catch also greatly affect the amount of ice carried with a confidence level (coefficient of determination) of 88%. According to the T-test, the length of time at sea has the greatest effect on the supply of ice in gill net boats
Productivity and Financial Analysis of Fishing Effort with Handline at Kutaraja Oceanic Fishing Port Aceh Province Angga Setia Manalu; Jonny Zain; Arthur Brown
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.2.1.12-16

Abstract

Production of catches on hand line fishing gear at Kutaraja Ocean Fishing Port has declined. This is seen from the level of fish production produced, which was 2.407.580 tons in 2018, compared to in 2019 which was 2.285.750 tons. The fishing business, which has become one of the livelihoods of the Indonesian people, is a little riskier than other businesses because the fish, which are the play target of this business, are constantly moving dynamically. The research objective was to determine productivity per GT, Trip, and ABK on hand line fishing gear and to determine the financial feasibility analysis of fishing effort on hand line fishing gears at Kutaraja Ocean Fishing Ports. The benefits of this research are to increase knowledge and insight regarding productivity and financial analysis of the fishing line effort. The method used in this study is a survey method. The data analysis method used in this research is descriptive. The results showed that the value of productivity per trip with large-size ships has a high amount of production compared to smaller ship sizes. Hand line fishing with a vessel size >30 GT has a relatively long payback period, <5 years. While ships with a height of 5 GT, 6 GT, 9 GT, 22 GT, and 24 GT have a payback period of <3 years
Composition of Catch Results from Gombang Fishing Tools in Prapat Tunggal Village, Bengkalis District, Riau Province Desi Mahrani; Jonny Zain; Isnaniah Isnaniah
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.2.1.21-25

Abstract

One of the livelihoods of the people of Prapat Tunggal Village, Bengkalis Regency, Riau Province, is fishing. The fishing gear fishermen operate is longline, gombang, drier, and gill nets. The research was conducted in June to determine the composition of catches from gombang fishing gear in Prapat Tunggal Village. The method used is a survey method and descriptive analysis. From the results of this research, the number of catches from gombang fishing equipment was 153.77 kg or 433,290 fish. The dominant net is rebon shrimp, which is the main catch of 77.90% of the total weight of the trap and the bycatch catch of 20.92%, as well as the discard catch of 1.17%.
Co-Authors ', Nardi ', Nurholis ', Syaifuddi ', Syaifuddin Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Adha, Dwicha Addiva Adha, Ridho Afifah, Aulya Nur Ajeng Triyana Dewi Alexander Manalu Alfin &#039; Alhafis, Mhd Alit Hindri Yani Alpin Septiyan Harahap Amalia, Etika Ameliawati Ameliawati Andriyani, Fitri Angga Setia Manalu Anggi Marsela Anuar Hidayat Aprilia, Afifah Damayani ARDIANSYAH, FAISAL Aritonang, Okto Ijen Arthur Brown Arthur Brown Aryani, Nova Aulya Nur Afifah Azhari, Mhd Bahri, Hairul Basobih, Fadel Saleh Bayu Setiarbi, Bayu Berkat Kristian Telaumbanua Betri NurJannah Bustari Bustari Bustari Bustari Cahni Oktarina Chintami Puspita Adi Chris Hadinata Cundaningrum, Laksita Daud Hasian Joel Desfi Yunarto Desi Mahrani Dessy Yoswaty Dewi, Ajeng Triyana Dewi, Lita Juliani Dhara Rosmaita Diana Putri Pertiwi Dila Asfariani Dwita Nurmala Elbi Suprianto Elfrida Sibarani Elkana Ritonga Ella Sawitri Erly Novida Dongoran Ervi Natalia Purba Ester Desi Susanti, Ester Desi Esy Lisnasari, Esy Fadhli, Rezky Faisal Ardiansyah Fajriati Fajriati Faturrahman, M. Zikri Febry Astuti Fitri Andriyani Fivi Fransisca Simamora Gomrilasdo Siregar Hafidzah, Tri Okta Hairul Bahri Hairul Bahri Hanifah, Delyana Harahap, Alpin Septiyan Harry Agustian Hazman, Fazil Hefrafis Hefrafis Helmi Insyani, Helmi Heni Pujiastuti Hidayat, Anuar Hutabarat, Suryana Ardita Hutauruk, Ronald M. Indah Ayu Lestari Manulang Indria Astuti Irwan Limbong Irwan Sinaga Irwandy Sofyan, Irwandy Irwandy Syofyan Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Isnaniah1, Isnaniah Isti Nurul Safitri Isti Nurul Safitri Jevi &#039; Juwita Insani Saragih Khoiru Rohmatin Kholijah &#039; Kusniwati &#039; Lilis Winarti, Lilis Lina, Renta Luh Putu Ratna Sundari M. Hafiz Maulana M. Zikri Faturrahman Mai Yunizariani Maisa Dela Putri Manalu, Angga Setia Manalu, Irene Natalia Mardini, Windi Marian Sakban Mariono Situngkir Marsela, Anggi Maulana, M Hafiz Maulana, M. Hafiz Mega Lestari Meinaldi, Pani Melani Analita Harianja Melli Wijaya Pasaribu Mhd Haris Amin Mhd Zaky Azhari Mhd. Haris Amin Mhd. Zaky Azhari Miftahul Jannah Miftahul Jannah Monalisa Berliana Sibarani Muhammad Fauzi Faruza Muhammad Irwan Muhammad Zikrillah Mulyadi . Muthia Ayu Nuriza Mutiara Dewi, Mutiara Mutiara Rindu, Mutiara Nardi &#039; Nasution, Windi Mardini Nia Kurnia Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nova Fatma Hatta Noval Novela Novi D Silaban Nur akmaliatulkomariah Nur Fathonah, Nur Nursahira Nursahira Nurul Sahnia Oktakasia, Yopy Okto Ijen Aritonang Pani Meinaldi Pareng Rengi Pareng Rengi Pasaribu, Melli Wijaya Perdana, Hass Kharisma Putra Polaris Nasution Polaris Nasution Praja Kusuma Andita Purwaningsih Kaban, Purwaningsih Puspa Dewi Primsa Putri Dewi Putri, Mulyani Indah Rahel Angel R. Silaban Rahmadi Rahmadi Ramadhana, Muhammad Rendra Triardi Renti Astuti Riah Ukur Tumangger Rika Fina Armita Rinova Hutabarat, Rinova Ronal M Ronald . &#039; Ronald . M Hutauruk Ronald M H Ronald M Hutauruk Ronald M. Hutauruk Ronald Mangasi Hutauruk Rosidah Hafni Rosmaita, Dhara Rossy Sri Rahmadani Rumiyati &#039; Safitri, Isti Sahnia, Nurul Sakban, Marian Sari, Susan Novela Sawitri, Ella Sijabat, Ramayanda Kartini Simanjuntak, Jeremi Nichola Siregar, Gomrilasdo Sitompul, Muhammad Sayid Naufal Suprianto, Elbi Susan Novela Sari Sutrisno Eko Hadmojo Syafriadi &#039; Syafruddin &#039; Syahputri, Rara Vania Syahrul Syahrul Syahruromadan, Syahruromadan Syaifuddin &#039; syaifuddin syaifuddin Syamsiar, Syamsiar T. Ersti Yulika Sari Tampubolon, vivi Tanjung, Yenni O. Telaumbanua, Berkat Thamrin Thamrin Ukhwatul, Vify Ulva Uziel Hasiholan Limbong Ulva Uziel Hasiholan Limbong Ulva Uziel Hasiholan Limbong Usman &#039; Vivi Remika Br Tampubolon Vivi Remika Br. Tampubolon Wahyuni L, Mutia Wandini, Ganda Ayu Wardana, Wildan Eka Yani, Alit Yaumil Atia Yudi Aditya Yuliana &#039; Yulyana Yulyana Yusni Ikhwan Siregar Zulmaidah &#039;