Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pandecta

Tinjauan Yuridis Normatif Berbagai Peraturan Tentang Alih Fungsi Tanah Pertanian di Indonesia -, Suhadi; Wahanisa, Rofi
Pandecta Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian sebagian besar dipergunakan untuk pemukiman, penyediaan industri, jalan raya maupun fasilitas umum lainnya. Dimana semua peruntukan dari usaha alih fungsi lahan tersebut adalah disebabkan karena adanya pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi. Banyak peraturan perundang-undangan maupun kebijakan yang terkait dengan pemanfaatan lahan maupun upaya untuk mengendalikan konversi lahan pertanian, namun melihat apa fenomena perkembangan dari alih fungsi tanah / konversi lahan pertanian yang sudah sedemikian cepat, menunjukkan bahwa peraturan tersebut kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang terkait dengan alih fungsi pertanian di Indonesia; dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kurang efektifnya peraturan-peraturan tersebut dalam memproteksi lahan pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa dari sisi regulasi peraturan perundang-undangan terkait dengan alih fungsi lahan pertanian sudah cukup komprehensif. Namun, keberadaannya dipandang kurang cukup efektif. Kurang efektifnya pelaksanaan peraturan tersebut nampak terlihat jelas pada masa-masa otonomi daerah, karena sangat dimungkinkan peraturan-peraturan yang umumnya diterbitkan oleh pemerintah pusat menjadi semakin kurang efektif, disebabkan adanya kemandirian pemerintah kabupaten/kota untuk dapat merumuskan kebijakan pembangunannya sendiri.Over the function of agricultural land mostly used for residential, industrial supply, highways and other public facilities, where all the allotment of land conversion effort is due to population growth and economic development. Many laws and policies related to land use or attempt to control the conversion of agricultural land, but look at what the phenomenon of transfer functions of land development / conversion of agricultural land that has been so rapid, suggesting that the regulation is less effective. This research is intended to indentify and analyze the regulations related to agricultural land convertion. However, the regulations are not effective enough to protect the agricultural land convertion. Ineffective implementation of these rules seem obvious in times of regional autonomy, because it is very possible that general rules issued by the central government becomes increasingly less effective, due to the independence of district / city government to formulate its own development policy.
Tinjauan Yuridis Normatif Berbagai Peraturan Tentang Alih Fungsi Tanah Pertanian di Indonesia -, Suhadi; Wahanisa, Rofi
Pandecta Research Law Journal Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pandecta.v6i1.2325

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian sebagian besar dipergunakan untuk pemukiman, penyediaan industri, jalan raya maupun fasilitas umum lainnya. Dimana semua peruntukan dari usaha alih fungsi lahan tersebut adalah disebabkan karena adanya pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi. Banyak peraturan perundang-undangan maupun kebijakan yang terkait dengan pemanfaatan lahan maupun upaya untuk mengendalikan konversi lahan pertanian, namun melihat apa fenomena perkembangan dari alih fungsi tanah / konversi lahan pertanian yang sudah sedemikian cepat, menunjukkan bahwa peraturan tersebut kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang terkait dengan alih fungsi pertanian di Indonesia; dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kurang efektifnya peraturan-peraturan tersebut dalam memproteksi lahan pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa dari sisi regulasi peraturan perundang-undangan terkait dengan alih fungsi lahan pertanian sudah cukup komprehensif. Namun, keberadaannya dipandang kurang cukup efektif. Kurang efektifnya pelaksanaan peraturan tersebut nampak terlihat jelas pada masa-masa otonomi daerah, karena sangat dimungkinkan peraturan-peraturan yang umumnya diterbitkan oleh pemerintah pusat menjadi semakin kurang efektif, disebabkan adanya kemandirian pemerintah kabupaten/kota untuk dapat merumuskan kebijakan pembangunannya sendiri.Over the function of agricultural land mostly used for residential, industrial supply, highways and other public facilities, where all the allotment of land conversion effort is due to population growth and economic development. Many laws and policies related to land use or attempt to control the conversion of agricultural land, but look at what the phenomenon of transfer functions of land development / conversion of agricultural land that has been so rapid, suggesting that the regulation is less effective. This research is intended to indentify and analyze the regulations related to agricultural land convertion. However, the regulations are not effective enough to protect the agricultural land convertion. Ineffective implementation of these rules seem obvious in times of regional autonomy, because it is very possible that general rules issued by the central government becomes increasingly less effective, due to the independence of district / city government to formulate its own development policy.
Co-Authors -, Syahwal A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.P, Aulia Oktraizka Vivi Puspita Sari Abimanyu Aziz Ade Kosasih Adiyatma, Septhian Eka Adnan Ramadhan, Muhammad Rifki AHMAD HABIB AL FIKRY Al Fikry, Ahmad Habib Al Iyad, Ericko Arwinda Al Jazuli, Qasim Alleandria La Graha An Naufal, Yazid Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anitasari, Rahayu Fery Aprila Niravita, Aprila Arif Hidayat Arif Hidayat Arinda, Raden Arlinandes Chandra, Jeffri Arya Salman Bararah Barid, Vera Barid, Vera Bararah Bayangsari Wedhatami Bayu Dwi Anggono Benny Riyanto Budi, Rizky Cahyani F, Ardia Pramesthi Regita Chandra, M Jeffri Arlinandes Damayanti, Ditta Dwi Dwi Lestari Dyah Ayu Rahmawati Dzikirullah H. Noho, Muhammad Eko Mukminto Emy Hajar Abra Haris, Akmal Hikal Fikri, Muhammad Adymas Inge Widya Pangestika Kosasih, Ade Luh Putu Ratna Sundari M Jeffri Arlinandes Chandra Mahendra, Rayhan Nizam Maulana, Hashfi Moh Iqbal Mabruri Muhammad Abdul Rouf Muhammad Adymas Muhammad Fikri Mukminto, Eko Naufal, Brilliant Nugraha, Nicholas Nurul Fibrianti Pradipta Christy Pratiwi Pratomo, Inge Widya Pangestika Putri, Fadhilah Rizky Aftriani R. Benny Riyanto Rachmawati, Fairus Augustina Rahayu Fery Anitasari Rahman, Malik Akbar Mulki Rahmawati Prihastuty Rahmawati Prihastuty, Rahmawati Rahmawati, Dyah Ayu Rini Fidiyani Rohmawati, Santi Santi Rohmawati Sari A.P, Aulia Oktarizka Vivi Puspita Septhian Eka Adiyatma Septhian Eka Adiyatma Siti Nuzulia, Siti Suhadi Suhadi - Suhadi Suhadi Surya Wira Syahwal Syahwal, Syahwal Uche Nnawulezi Uche Nnawulezi Vera Bararah Barid Wedhatami, Bayangsari Yasser Basuwendro