Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERKUNJUNG KE OBYEK WISATA PUNCAK PINUS BECICI BANTUL YOGYAKARTA Wahono, Wahono; Prasetyo, Heri
Journal Competency of Business Vol. 8 No. 1 (2024): Journal Competency of Business
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jcob.v8i01.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung ke obyek wisata Puncak Pinus Becici di Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah wisatawan yang pernah atau sedang berkunjung ke objek wisata Puncak Pinus Becici. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner yang diajukan kepada 100 responden.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda yang dilanjutkan dengan uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pesona wisata komunikasi lisan, citra destinasi, dan simultan signifikan terhadap variabel minat berkunjung.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN BAGLOG JAMUR TIRAM DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM BAGI WARGA BINAAN LEMBAGA PERMASYARAKATAN 1 KOTA MALANG wahono, wahono; edy, duwi leksono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v3i22022p87-91

Abstract

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) merupakan lembaga dibawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang memiliki tugas dan fungsi untuk membina dan mendidik napi supaya dapat kembali menjadi manusia yang memiliki kreatifitas, produktivitas dan berguna dalam masyarakatnya. Permasalahan yang timbul dalam lingkungan lapas antara lain: 1) Bagaimana upaya peningkatan kualitas budidaya jamur tiram di Lapas Lowokwaru Kota Malang melalui penerapan teknologi mesin press Baglog, 2) Bagaimana meningkatkan produksi jamur tiram di Lapas Lowokwaru Kota Malang  dengan kualitas yang unggul. Solusi permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: 1) Penerapan inovasi teknologi mesin Baglog yang dapat mempercepat proses produksi jamur tiram, 2) Pembuatan SOP proses produksi jamur tiram yang sesuai standart. Hasildari kegiatan PKM yang dilaksanakan di Lapas 1 Kota Malang didapatkan peningkatan produksi jamur tiram yang dilaksanakan oleh warga binaan. Hal ini disebabkan terbentuknya media perkembangbiakan jamur tiram secara maksimal dengan menggunakan mesin baglog. Peningkatan hasil produksi mengalami peningkatan sebelun dan sesudah dari kegiatan PKM ini.
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS WARGA BINAAN MELALUI MESIN PENCABUT BULU AYAM OTOMATIS DI LAPAS 1 KOTA MALANG Edy, Duwi Leksono; Ansyorie, Musthofa Al; Wahono, Wahono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i22023p85-89

Abstract

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) merupakan lembaga dibawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang memiliki tugas dan fungsi untuk membina dan mendidik napi supaya dapat kembali menjadi manusia yang memiliki kreatifitas, produktivitas dan berguna dalam masyarakatnya. Permasalahan yang timbul dalam lingkungan lapas antara lain: 1) Bagaimana cara pengolahan ayam yang efektif guna untuk peningkatan produktivitas warga binaan di Lapas Lowokwaru Kota Malang, 2) Bagaimana meningkatkan kualitas pengolahan ayam yang higinis bagi warga binaan di Lapas Lowokwaru Kota Malang, Solusi permasalahan penerapan inovasi teknologi mesin pencabut bulu ayam otomatis yang dapat mempercepat proses produksi ayam di lingkungan Lapas. Hasil dari pelaksanaan kegiatan PKM ini dimana warga binaan LP 1 Kota Malang penggunaan teknologi dalam proses pengolahan ayam sudah mulai berkembang dan lebih efisienKata Kunci: Mesin Pencabut bulu Ayam, Lembaga Permasyarakatan 1 Kota Malang
An Analysis of the Main Characters in the Novel Ayat-Ayat Cinta by Habiburrahman El Shirazy Suparni, Suparni; Wahono, Wahono
Pulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & Linguistics Vol. 3 No. 1 (2024): Pulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & Linguistics
Publisher : Yayasan Kyadiren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58989/plj.v3i1.35

Abstract

This research aims to analyze the character of the protagonist in the novel Ayat-Ayat Cinta by Habiburrahman El Shirazy. The study employs a descriptive qualitative method, in which the researcher re-reads the novel to identify and examine the main characteristics of the protagonist. This approach seeks to provide a comprehensive understanding of the protagonist’s character. The findings indicate that the protagonist exhibits several significant traits, including honesty, humility, and responsibility. Additionally, the protagonist demonstrates discipline, compassion for others, and a romantic nature. These attributes are portrayed consistently throughout the novel, offering a clear and detailed depiction of the character’s personality.
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Media Gambar Peristiwa pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 26 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2020/2021 Wahono, Wahono
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2023): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v16i1.1109

Abstract

This study aims to describe the use of event image media as an improvement in the ability to write poetry. This class action research consists of three stages, namely the precyclical stage, the si- klus I, and cycle II. Each cycle consists of planning, execution, observation, and reflection. The subject of this study was a class VIII student of SMP Negeri 26 Bandar Lampung for the 2020/2021 academic year. In data collection used test and nontest techniques In the collection of data used test and nontest techniques. The test technique is in the form of the results of writing student poems, while the non-test technique is in the form of field notes, observations, interviews, questionnaire sheets, and photo documentation. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative techniques. Data presentation is carried out by informal techniques. Based on the results of the data analysis that has been stated, it can be implied that the use of event image media as an increase in the ability to write poetry in grade VIII students of SMP Negeri 26 Bandar Lampung for the 2020/2021 academic year consists of cycle I and cycle II. In precyclical, students write poems without using media. On cycle I and cycle II students write poems using the medium of images of events that have been prepared and determined by the researcher.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA (BERNALAR KRITIS) MELALUI PEMBELAJARAN EKSPLORASI SAINS Suleman, Sari Andini Rajab; Wahono, Wahono; Gusmaniarti, Gusmaniarti; Suweleh, Wardah
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4636

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat bernalar kritis siswa dalam pembelajaran eksplorasi sains kurikulum merdeka untuk mengedepankan minat dan bakat siswa, dan didalamnya terdapat Profil Pelajar Pancasila sebagai visi dan misi dunia Pendidikan yang baru, meliputi beberapa aspek penting yaitu, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif. Kemampuan bernalar kritis merupakan pokok penting bagi setiap anak untuk menjelajahi dunia dan mulai mempelajarinya, maka dari itu peneliti melakukan penelitian. Peneliti menggunakan motode kualitatif dengan desains penelitian kualitatif deskriptif, dengan melakukan kegiatan observasi sekolah terlebih dahulu, wawancara dengan beberapa guru, dan melakukan study literatur/ mencari data-data mengenai penelitian sebelumnya, dan mencari informasi terkait sekolah sebagai tempat penelitian. Kegiatan eksplorasi sains yang di terapkan ada enam terdiri dari, balon mengembang tanpa ditiup, pencampuran warna, jembatan warna, pompa air sederhana, membuat gelembung, hingga mempelajari benda-benda yang terapung, tenggelam, dan melayang, yang dilakukan selama dua minggu. Beberapa kegiatan diatas dilakukan secara bertahap. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menggunakan pembelajaran eksplorasi sains, kemampuan bernalar kritis anak dapat dikatakan berhasil, yang dilihat dari indeks prestasi mereka, dalam memahami instruksi, menjawab pertanyaan, memberikan pertanyaan, hingga mengantusias membantu teman yang kesusahan, mengambil inisiatif untuk merapikan tanpa diberikan perintah dan melaksanakan tugas dari guru dengan sangat baik.
PERANAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PROSES PEMBELAJARAN DI JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Wahono, Wahono
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4643

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan media pembelajaran audio visual dalam proses pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD). Dengan melakukan penelitian ini juga akan diketahui seberapa efektifitas media audio visual ketika digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dengan cara mencari data yang berkaitan dengan pembahasan dalam judul penelitian yang peneliti ambil. Dalam penelitian ini data data yang relevan dikumpulkan dengan berbagai cara, yaitu dengan studi pustaka, studi literatur, serta beberapa pencarian di internet. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis media pembelajaran audio visual yang digunakan dalam pembelajaran anak usia dini di Indonesia diantaranya media video pembelajaran, powerpoint, multimedia sejenis aplikasi canva dan zepeto serta pop up book digital. Dari hasil analisis beberapa jurnal menunjukkan media audio visual yang saat ini paling banyak diterapkan dalam proses pembelajaran yaitu jenis video pembelajaran dengan hasil presentase yaitu 54%, hal ini diketahui video pembelajaran dapat berperan menciptakan suasana pembelajaran yang aktif karena indra penglihatan serta pendengaran anak dapat bekerja secara bersamaan, selain itu video pembelajaran juga dikatakan efektif serta menyenangkan dalam dunia anak dan pembelajaran juga menjadi lebih positif setelah digunakannya video pembelajaran.
ANALISA KESIAPAN LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) PADA PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI TK KUSUMA BANGSA KECAMATAN PABEAN CANTIAN KOTA SURABAYA Mathofany, Endiyah; Suweleh, Wardah; Gusmaniarti, Gusmaniarti; Wahono, Wahono
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan mengetahui persiapan dan pelaksanaan dalam Kurikulum Merdeka pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan di TK Kusuma Bangsa Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya. Kurikulum Merdeka yang merupakan pengembangan perbaikan dari Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka merupakan rencana pembelajaran yang berbeda yang isinya dioptimalkan untuk memberikan siswa untuk memiliki cukup waktu dalam membiasakan diri dengan konsep dan memperkuat ketrampilan mereka. Pembelajaran pada anak usia dini saat ini diarahkan kepada pembelajaran saintifik sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, respoonden dalam penelitian ini adalah 1 Kepala Sekolah dan 2 guru kelas pada TK Kusuma Bangsa Kecamatan Kusuma Bangsa Kota Surabaya. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah memahami mengenai karakteristik dan struktur Kurikulum Merdeka, rencana dan proses pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka sudah di tunjang oleh para kepala sekolah dan para guru dengan mengikuti pelatihan. Modul ajar pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka mempunyai dua jenis, modul ajar umum dan modul ajar khusus Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sarana dan prasaran juga telah disiapkan lembaga pendidikan anak usia dini untuk menunjang proses pembelajaran, proses penilaian dalam Kurikulum Merdeka juga sudah menggunakan asesment outentik.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBASIS EKSPLORASI TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH 39 SURABAYA Pangestika, Mega Putri; Sa’ida, Naili; Suweleh, Wardah; Wahono, Wahono
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v7i2.6152

Abstract

Peningkatan kemampuan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya belum berkembang secara optimal. Hal ini terkait dengan penggunaan model pembelajaran yang digunakan di lembaga ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berbasis eksplorasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan uji Wilcoxon match pair test. Hasil penelitian ini menemukan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbasis eksplorasi dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Sesuai dengan hasil uji normalitas yang dilakukan peneliti, diketahui nilai T terkecil yaitu T (hit) = 0 dengan jumlah responden sebanyak 18 anak, maka didapatkan nilai kritis T untuk uji taraf nyata Wilcoxon maka didapatkan T (Tab) = 40. Dengan demikian, nilai T (hit) 0,05. T (Tab) berarti Ho ditolak (tidak ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya) dan Ha diterima (ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya dengan melihat aspek perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun.
Pendampingan terhadap K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya dalam Membangun Kesadaran Stop Bullying dengan Pendekatan Freudian Defense Mechanism Syarifuddin, Syarifuddin; Hidayatullah, Achmad; Wahono, Wahono
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16178

Abstract

Pendahuluan: Kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menjadi perhatian khusus di Kota Surabaya, mengingat tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak. Data dari DP3APPKB Kota Surabaya mencatat 173 kasus kekerasan selama Januari-Agustus 2023, dengan 122 di antaranya melibatkan anak-anak. Metode: Pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), melibatkan pelatihan dan sosialisasi tentang pendekatan Freudian Defense Mechanism untuk mencegah bullying. Sasaran program adalah 23 guru dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya. Hasil: Program ini meningkatkan pengetahuan guru mengenai pendekatan mekanisme pertahanan diri Sigmund Freud dalam mencegah bullying. Sebelum pelatihan, hanya 26,09% guru yang memahami konsep ini, namun setelah pelatihan, pemahaman guru meningkat signifikan menjadi 86,96%. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang pencegahan bullying dengan pendekatan Freudian Defense Mechanism. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung perkembangan siswa secara psikologis.