Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebagai Catu Daya Cadangan Laboraturium Universitas Tjut Nyak Dhien Muhammad Andri, Muhammad Andri; Hidayat, Jhoni; Syafriwel, Syafriwel
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2024): JURNAL PERSEGI BULAT
Publisher : FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI - UTND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jurnalpersegibulat.v3i2.1580

Abstract

Pemanfaatan energi listrik tenaga surya sebagai suplai energy cadangan pada ruangan Laboratorium Universitas Tjut Nyak Dhien. Sel surya (Solar Cell) adalah suatu sumber energi yang tidak akan pernah habis ketersediaannya karena energi ini dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif atau sebagai energi cadangan ketika sumber PLN padam, energi ini bersumber pada panasnya cahaya matahari. Dalam tujuan perancangan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hasil kinerja dari panel surya (Solar Cell) sebagai energi cadangan diruangan Laboratorium Universitas Tjut Nyak Dhien dan mengetahui tingkat ke efesiensian penyuplaian energi secara penuh dan maksimal, agar kelak bisa diaplikasikan pada perancangan selanjutnya. Dari beberapa uji coba didapatkan hasil bahwa jumlah tegangan output yang dihasilkan oleh solar cell tergantung pada panasnya suhu matahari di hari itu, jika panas suhu matahari mencapai 500C maka tegangan output solar cell nya 20,9 VAC dengan jumlah tegangan baterai nya 14,4 VAC dan output inverter nya sebesar 225 VAC. Dan jika panas suhu matahari hanya mencapai 370C maka tegangan output solar cell nya 12,8 VDC dengan jumlah teganga baterai nya 12,4 VDC dan output inverter nya sebesar 221 VAC. Solar cell hanya bisa digunkan jika beban pemakaian nya dibawah dari batas kemampuan solar cell yaitu 50 Wp. Dari hasil uji tes panel surya (solar cell) didapatkan hasil bahwa solar cell hanya bisa digunakan untuk sistim penerangan dilaboratorium saja.
Analisis Pengukuran Sistem Grounding Di Laboratorium Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Tjut Nyak Dhien Syahputra, Fadlikah Ryan; Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2024): JURNAL PERSEGI BULAT
Publisher : FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI - UTND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jurnalpersegibulat.v3i2.1581

Abstract

Pembumian (grounding) listrik adalah suatu sistem instalasi yang bisa meniadakan beda potensial sebagai pelepasan muatan listrik berlebih pada suatu instalasi listrik dengan cara mengalirkannya ketanah sehingga istilah sehari-hari yang biasa disebut dengan istilah pentanahan atau pengardean. Sistem pentanahan ini berguna untuk memperoleh potensial yang merata dalam suatu bagian struktur dan peralatan serta untuk memperoleh resistansi yang rendah sebagai jalan balik arus hubung singkat ke tanah. bila arus hubung singkat ke tanah dipaksakan mengalir melalui tanah dengan tahanan yang tinggi, maka akan menimbulkan perbedaan tegangan yang besar dan berbahaya yang dimaksud beda potensial biasa berupa adanya kebocoron arus listrik dan yang utamanya adalah sambaran petir. Sistem pentanahan yang baik harus dijaga supaya tidak menimbulkan perbedaan potensial berupa adanya kebocoran arus listrik, gangguan sambaran petir yang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi peralatan elektronika dan manusia. Sistem pentanahan ini dilakukan dilaboratorium Fakultas Sains dan Teknologi pada Universitas Tjut Nyak Dhien dimana untuk mendapatkan nilai tahanan sesuai dengan persyaratan umum instalasi listrik (PUIL) 2011, dengan cara menambahkan kedalaman batang elektroda dimulai dari 50 cm sampai 130 cm untuk mendapatkan nilai tahanan <5Ω. Pengukuran nilai tahanan pentanahan yang terdapat di laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi pada Universitas Tjut Nyak Dhien mendapatkan hasil pengukuran pentanahan dari nilai yang paling besar 210Ω hingga yang paling kecil 32Ω dengan selisih yang paling besar 153 hingga yang paling kecil 8 dengan hasil perhitungan pentanahan dari nilai yang paling besar 57Ω hingga yang paling kecil 24Ω. Sistem pentanahan yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan dan dapat menimbulkan bahaya yang sangat beresiko. Semakin kecil nilai tahanan pembumian maka semakin baik sistem pentanahan yang terpasang.
Pelatihan Karya Seni Akrilik Guna Meningkatkan Kewirausahaan Masyarakat Binaan Desa Bandar Setia Syafriwel; Ismail Simanjuntak, Taufik; Parlindungan Simanjuntak, Richard; Fadlan Siregar, Muhammad; Abdilah, Tomi; Handayani, Dila; Agus Kartini, Siti; Chairu Sabila, Puji; Try Utari, Cut; Fauzi, Muhammad; Indra Cahyadi, Catra; Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni; Arifin Karo Karo, Justaman
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v2i2.60

Abstract

Pelatihan karya seni akrilik adalah suatu kegiatan dilakukan pada pengabdian yang ikuti untuk para peserta agar mampu memiliki skil atau keahlian tambahan yang bisa menjadi bekal dalam berwirausaha. Pada kesempatan kegiatan para peserta diberikan teori dari bahan modul yang telah disediakan dengan waktu lebih kurang 40 menit sementara waktu lainnya dilakukan untuk melakukan praktik langsung oleh peserta. Praktek yang dilakukan adalah dengan mengoperasikan peralatan cetak dengan standar yang dipelajari pada teori. Praktek selanjutnya adalah mencetak produk dari akrilik sesuai yang sudah didesain. Hasil dari produk menjadi suatu karya seni yang bisa dipasarkan untuk dapat dimanfaatkan peserta untuk pengembangan usaha. Dari hasil kegiatan didapat peserta hampir 100 persen memahami pelatihan baik praktik maupun teori.
Parameter Optimization of CLAHE Method and Unsharp Mask Filter for Historic Image Quality Improvement Hidayat, Jhoni; Harahap, Nurmahendra; Fitriani, Ayu; Syafriwel, Syafriwel; Faisal, Ahmad; Rizki, Mhd Fahmi Syawali
Journal of Computer Science, Information Technology and Telecommunication Engineering Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jcositte.v6i2.26319

Abstract

Historical images, such as old documentary photographs, ancient maps, manuscripts, or printed archives, are an important part of cultural and scientific heritage that provide a visual record of the past. Many available historical images have poor image quality because camera technology at that time was still in its infancy. This study examines the optimization of the combination of CLAHE (Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization) and Unsharp Masking to improve the quality of historical images that have poor contrast, noise, and faded details. The approach includes preprocessing (greyscale image), CLAHE parameter optimization (clip limit) with a range of 0.01, 0.02, 0.03, 0.04, 0.05, and the Unsharp Mask method with a radius parameter of 1 and an amount parameter of 0.8. The clip limit parameter will be found that has better performance. To evaluate performance, the objective metrics Mean Squared Error (MSE) and Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) are used. Based on the criteria of the smallest MSE and the highest PSNR, the results showed that a clip limit of 0.01 was the most optimal parameter. This configuration proved effective in increasing contrast, sharpening detail, and minimizing noise, thus improving the quality of historical image restoration.
Rancang Bangun Miniatur Sistem Distribusi Pada Sistem Tenaga Listrik Gulo, Elpisman; Syafriwel, Syafriwel; Hidayat, Jhoni; Fitriani, Ayu; Harahap, Nurmahendra
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2025): JURNAL PERSEGI BULAT
Publisher : FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI - UTND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jurnalpersegibulat.v4i1.2194

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik merupakan bagian akhir dari sistem tenaga listrik yang berperan penting dalam mengalirkan energi listrik dari pembangkit ke konsumen. Komponen utama dalam sistem distribusi tenaga listrik mencakup transformator distribusi, saluran distribusi, dan perangkat perlindungan. Proses perancangan ini dirancang menggunakan sumber AC (Alternating Current) 220V yang dilindungi MCB (Miniatur Circuit Breaker) 6A, diturunkan melalui trafo menjadi 9V AC (Alternating Current), lalu disearahkan dan distabilkan menjadi DC (Direct Current) untuk menyalakan rangkaian LED (Light-Emitting diode) dengan resistor dan saklar, membentuk sistem distribusi listrik miniatur yang aman dan terkontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancang bangun laboratorium sistem distribusi pada sistem tenaga listrik berhasil berfungsi sesuai dengan perancangan. Sistem ini mampu mendistribusikan energi secara aman dan stabil, serta memberikan perlindungan dan efisiensi tegangan yang baik. Dengan performa yang konsisten, alat ini diharapkan dapat menjadi media praktikum yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran di Laboratorium Teknik Elektro, khususnya dalam memahami prinsip distribusi tenaga listrik berbasis DC (Direct Current).
Perbandingan Nilai Distorsi Harmonisa pada Tiga Buah Laptop yang Berbeda Siregar, M. Fadlan; Hidayat, Jhoni; Bahri, Syamsul
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 2 (2018): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i2.547

Abstract

Laptop atau komputer jinjing adalah komputer bergerak yang berukuran relatif kecil dan ringan. Sumber daya laptop berasal dari baterai atau adaptor AC yang dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai dan menyalakan laptop itu sendiri. Laptop merupakan salah satu perangkat elektronika penghasil harmonisa, harmonisa yang timbul dapat menyebabkan gelombang arus yang sinusoidal menjadi terdistorsi atau tidak sinusiodal. Harmonisa adalah gelombang yang terdistorsi secara periodik yang terjadi pada gelombang tegangan, arus, atau daya terdiri dari gelombang-gelombang sinus yang frekuensinya merupakan kelipatan bulat  frekuensi sumber. Efek dari harmonisa yang ditimbulkan dapat menyebabkan panas yang berlebih pada perangkat elektronika yang dimilikinya,  dari pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan tiga jenis beban (laptop) dengan merek berbeda pada laptop tersebut, harmonisa yang dihasilkan oleh laptop tidak sesuai dengan standarat IEC, dengan harmonisa yang dihasilkannya berbeda–beda, dimana THD mencapai 175 % dengan THDi yang beragam.
Design Of A Main Substation Grounding System Based On Variations In Area and Number Of Electrodes Panjaitan, Joel; Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni; Pakpahan, Arnold; Muchlisin, Muhammad; Sirait, Regina
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 6, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v6i2.25224

Abstract

The function of the grounding system is to limit the voltage between equipment and the ground and neutralize the voltage that arises at the ground surface due to fault currents flowing in the ground. An unsafe grounding system can disrupt system reliability and human safety in the substation area. This research aims to simulate the design of a substation grounding system with the influence of variations in location and number of electrodes installed in grids and rods in swampy soil conditions with different soil resistivity values. The impact of these parameters is on the resistance value, touch voltage, and step voltage at a weight of 70 kg by using the CYMGRD application as a medium to see the effectiveness and optimization of whether the substation grounding system with variations in the outside area and variations in the number of electrode rods meets the requirements without exceeding safe limits on systems or humans. This grounding system design is designed for two cases, namely case 1: the maximum touch voltage and maximum step voltage values exceed the permitted touch voltage and maximum step voltage, so conditions like this are included in the criteria for being unsafe and can endanger personnel in the field. Case 2: the touch voltage and step voltage values are smaller than the permitted touch voltage and step voltage values, so this design is included in safe conditions and meets the criteria for a good and safe grounding system.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI ARANG BERKUALITAS TINGGI KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni; Harahap, Nurmahendra; Hasibuan, Eriansyah Saputra; Syafriwel, Syafriwel; Abdillah, Tomi; Panjaitan, Joel; Syahputra, Sofyan Anwar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah batok kelapa seringkali dianggap sebagai sampah domestik yang tidak bernilai atau hanya dibakar secara terbuka sehingga menimbulkan polusi udara. Padahal, batok kelapa memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi arang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat mengenai proses karbonisasi batok kelapa yang efektif serta manajemen pemasarannya. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Partisipatif (Participatory Rural Appraisal), Diskusi Partisipatif dan Dialog Dialektis di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam proses alih teknologi dan Transfer ilmu serta berbagi wawasan berkaitan dengan pengolahan batok kelapa menjadi arang berkualitas tinggi dengan harga jual yang tinggi pula serta pada pertukaran gagasan (Brain Storming) dan edukasi strategis untuk membuka wawasan ekonomi masyarakat di Kecamatan Air Joman kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, petani kelapa dan pemangku usaha sebesar 80% mengenai teknik pengolahan limbah batok kelapa berkualitas tinggi dan terbentuknya kelompok unit usaha kecil produksi arang. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Masyarakat, Petani Kelapa dan Pemangku Usaha untuk keluarga.
Karakterisasi Partial Discharge pada Pengujian Isolator Keramik dengan Metode HFCT Syawali Rizki, Mhd Fahmi; Fadlan Siregar, Muhammad; Arif, Ahmad; Rezkika, Sri Indah; Milando, Arif; Faisal, Ahmad; Hidayat, Jhoni
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1304

Abstract

Karakteristik Partial Discharge (PD) pada isolator piring keramik berbahan porselen di bawah berbagai tingkat tegangan uji, yaitu 5 kV, 10 kV, 15 kV, dan 20 kV. Data yang dikumpulkan meliputi amplitudo PD tertinggi dan terendah dalam desibel (dB) serta fase PD dalam derajat, yang divisualisasikan dalam bentuk grafik garis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pola distribusi fase PD sehubungan dengan amplitudo dan tegangan yang diterapkan, yang dapat memberikan indikasi mengenai kondisi isolasi material. analisis menunjukkan adanya pola fase PD yang berulang (90°, 180°, 270°, 360°) pada sebagian besar kondisi tegangan dan amplitudo. Fluktuasi fase PD seiring perubahan amplitudo menunjukkan dinamika aktivitas pelepasan parsial dalam satu siklus gelombang tegangan. Pola ini konsisten pada tegangan yang lebih rendah dan menengah, namun pada tegangan uji tertinggi (20 kV), piring keramik berbahan porselin yang diuji pada variasi tegangan 5 kV, 10 kV, 15 kV, dan 20 kV, pola fase PD yang konsisten berulang pada 90°, 180°, 270°, dan 360° di seluruh rentang tegangan yang diuji. Meskipun amplitudo PD bervariasi antara nilai tertinggi dan terendah pada setiap titik tegangan, pola fase cenderung mempertahankan bentuk dasarnya.   The characteristics of partial discharge (PD) on porcelain-based ceramic disc insulators under various test voltage levels, namely 5 kV, 10 kV, 15 kV, and 20 kV, were investigated. The collected data included the highest and lowest PD amplitudes in decibels (dB) and PD phase angles in degrees, which were visualized using line graphs. The purpose of this study was to understand the phase distribution patterns of PD in relation to amplitude and applied voltage, which can provide indications of the insulation condition of the material. The analysis shows the presence of repetitive PD phase patterns (90°, 180°, 270°, and 360°) under most voltage and amplitude conditions. Phase fluctuations accompanying changes in amplitude indicate the dynamic behavior of partial discharge activity within one voltage waveform cycle. These patterns are consistent at low and medium voltage levels; however, at the highest test voltage (20 kV), porcelain-based ceramic discs tested at 5 kV, 10 kV, 15 kV, and 20 kV still exhibit consistent repeating PD phase patterns at 90°, 180°, 270°, and 360° across the entire tested voltage range.Although PD amplitudes vary between maximum and minimum values at each voltage level, the phase patterns tend to preserve their basic shape.
Pengembangan Sistem Manajemen Energi Listrik Untuk Industri Operasional Boiler Pane, Harris; Syafriwel, Syafriwel; Harahap, Nurmahendra; Hidayat, Jhoni; Fitriani, Ayu
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i1.1613

Abstract

Industri boiler peralatan penting dalam sektor-sektor industri besar, seperti pembangkit energi, manufaktur, dan pengolahan kimia, dengan fungsinya yang vital dalam menghasilkan uap yang digunakan dalam berbagai proses industri. Mengembangkan sistem manajemen energi listrik untuk industri boiler yang menghitung konsumsi energi listrik secara akurat dan efisien. Mengidentifikasi parameter yang mempengaruhi efisiensi energi listrik pada sistem operasional boiler. Menyusun rekomendasi berbasis data untuk penghematan energi listrik yang dapat diterapkan pada operasional Boiler. Pengaruh sistem otomatisasi dalam operasional manajemen energi listrik Boiler sangat signifikan, karena memberikan pengendalian yang presisi, efisiensi tinggi, dan penghematan energi yang benar-benar nyata. Sistem ini terintegrasi dalam bentuk energi manajemen sistem atau EMS yang bekerja bersama kontrol otomatis pada boiler. Pengembangan sistem manajemen energi listrik dalam industri yang mengoperasikan Boiler memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi, kestabilan operasi, dan penghematan biaya operasional. Melalui integrasi kontrol otomatis berbasis sensor, pengaturan distribusi listrik dan beban Boiler dapat dilakukan secara real-time dan responsif terhadap perubahan kebutuhan proses.