Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Nasionalisme Melalui Pembelajaran Geografi Berbasis Pengembangan Wilayah Wesnawa, I Gede Astra
Media Komunikasi Geografi Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.743 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v15i1.11421

Abstract

Geografi lingkungan sebagai ilmu pengetahuan memiliki objek kajian yang luas, mencakup fenomena geosfer di permukaan bumi yang terdiri dari atmofer, litosfer, pedosfer, hidrosfer, biosfer dan antroposfer. Dalam hubungan ini wawasan geografi lingkungan sebagai pemberdayaan sumberdaya wilayah dalam bingkai ke Indonesiaan ketersediaan data dasar sumberdaya alam secara spasial belum optmal, sehingga membawa dampak pada pengenalan dan pemahaman terhadap keberadaan suatu wilayah, yang pada akhirnya terjadi degradasi nasionalisme. Geografi memiliki naluri ilmiah untuk mempelajari gejala geosfer secara utuh menyeluruh dengan menggunakan pendekatan keruangan, kelingkungan dan kewilayahan.  Dengan bekal pengetahuan tentang karakteristik wilayah, merupakan modal dasar dalam membangun nasionalisme. perlu adanya penguatan  internalisasi dan institusionalisasi pendidikan geografi. Penguatan tersebut memerlukan pengetahuan dan kearifan dalam mengatasi keterbatasan dan keangkuhan manusia dalam menyelaraskan dan menyingkap tabir alam. Inovasi dalam proses pembelajaran geografi dalam membangun nasionalisme meliputi: (1) kompetensi seperti pemahaman konsep geografi dan fenomena geosfer, mampu memanfaatkan peta dan berbagai citra penginderaan jauh dengan analisis dan sintesis data spasial, mampu mengenalkan karakteristik wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, (2) materi yang  “membumi” dengan cara mengenalkan bentang alam secara berjenjang dari tingkat lingkungan sekitar, regional dan nasional dan materi yang bersifat dinamis, dan (3) model pembelajaran yang  harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk pengenalan objek kajian secara langsung di lapangan dan pengenalan alat survei lapangan.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siswa SMP Negeri 1 Kubu Suparta, I Gede; Wesnawa, I Gede Astra; Sriartha, I Putu
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i1.23206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diaplikasikan dalam pembelajaran IPS, peningkatan aktivitas belajar siswa, dan peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas VII H di SMP N 1 Kubu. Penelitian ini didesain dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam bentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap (perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi). Sasaran perbaikan terdiri dari 30 orang siswa yang dilakukan oleh guru kelas VII H SMP N 1 Kubu, data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis yakni data pembelajaran oleh guru, aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat diaplikasikan oleh guru IPS dengan rata-rata nilai meningkat dari 72 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 92 dengan kategori amat baik pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS siswa dengan nilai rata-rata meningkat dari 79,08 dengan kategori cukup pada siklus I menjadi 87,38 dengan kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Kubu dengan rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 60,00 menjadi 81,17. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran IPS di kelas VII H dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta dapat merubah suasana belajar lebih efektif, menyebabkan siswa menjadi lebih aktif mencari dan menggali berbagai informasi mengenai materi yang dijelaskan.
Dampak Potensi Pariwisata Terhadap Kualitas Air Danau Beratan Riyadh, Riyadh; Wesnawa, I Gede Astra; Citra, I Putu Ananda
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i1.23474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pariwisata dan dampak pariwisata di Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dari perspektif geografi pariwisata yang dianalisis dengan pendekatan kelingkungan. Sampel yang diambil meliputi empat saluran limbah pembuangan dan air Danau Beratan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode uji laboratorium, metode teknik skoring dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menujukan bahwa potensi pariwisata yang diukur melalui variabel objek wisata internal dan ekternal  di Danau Beratan memiliki potensi sedang dimana karakteristik objek wisata Danau Beratan yang menjadi faktor pendorong dan penghambat adalah seimbang atau sama. Sedangkan, hasil penelitian dari uji laboratorium secara keseluruhan masing-masing sampel air menyatakan bahwa kualitas air masih normal. Ini berarti bahwa pencemaran kualitas air yang berasal dari bahan-bahan kimia yang terdapat di sekitar kawasan objek Danau Beratan masih berada pada batas normal dan belum menunjukan bahwa air mengalami tingkat pencemaran yang tinggi. Sedangkan dari hasil pemeriksaan bakteriologis menunjukan hasil yang berbanding terbalik dengan hasil pemeriksaan kimia maupun fisikanya. Dari hasil pemeriksaan bakteriologis menujukan bahwa air mengalami kontaminasi bakteriologis yang disebabkan oleh adanya bakteri coliform dan tinja. Konsentrasi pencemaran oleh bakteri coliform ini berpusat pada air Danau yang berada dekat pada aktivitas manusia yaitu titik barat dari danau tersebut yang merupakan sumber aktifitas manusia yang sangat memungkinkan memberikan kontribusi secara langsung kepada kualitas air dalam bentuk limbah yang terbuang langsung ke air Danau Beratan sehingga air danau mengalami pencemaran.
Kualitas Permukiman Nelayan Wilayah Pesisir di Desa Anturan Kecamatan Buleleng ( Kajian Kualitas Permukiman Skala Mikro) Zuhro, Lailatuz; Wesnawa, I Gede Astra; Sarmita, I Made
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v7i3.21577

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng dengan tujuan untuk menganalisis kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro), mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro) dan menganalisis hubungan antara pendidikan dan pendapatan dengan kualitas permukiman Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro). Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif, dengan studi populasi sebanyak 65 nelayan (KK) yang memiliki dan menempati rumah di wilayah pesisir Desa Anturan. Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi dan wawancara. yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif menggunakan statistik product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro) termasuk kategori sedang. Disisi lain terdapat pengaruh yang positif antara tingkat pendidikan, faktor yang mempengaruhi kualitas permukiman, dilihat dari pendidika dan pendapatan termasuk kategori sedang dan tingkat pendapatan terhadap kualitas permukiman.
KARAKTERISTIK EKONOMI DAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PERBATASAN DARAT BERBASIS NILAI-NILAI NYAMABRAYA Wesnawa, I Gede Astra; Sudirtha, I Gede
Jurnal IKA Vol 15, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v15i2.20192

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Bali selama 3 (tiga) tahun, dengan tujuan untuk menghasilkan model pengelolaan wilayah perbatasan darat berbasis konsep Nyamabraya. Dengan konsep kearifan lokal ini konflik di wilayah perbatasan provinsi, kabupaten, dan desa di Bali dapat  dihindari atau diminimalisir, sehingga terjadi keajegan wilayah bahkan keutuhan NKRI tetap lestari. Salah satu tujuan khusus dari penelitian Tahun I adalah mengidentifikasi karakteristik ekonomi, sosial budaya masyarakat dalam pengelolaan wilayah perbatasan darat, Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan  paradigma penelitian pengembangan tipe prototipycal studies yang dipadukan dengan metode analisis reflektif. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, dokumentasi, wawancara, selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ekonmi masyarakat perbatasan adalah dominan pada sektor pertanian, perkebunan dan peternakan. Karakteristik sosial budaya masyarakat dalam pengelolaan wilayah perbatasan darat dengan “desa kala patra” yang diselaraskan dengan  konsel Tri Hita Karana
KAJIAN POTENSI PASAR SENI SUKAWATI SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA DI DESA SUKAWATI KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR ( TINJAUAN GEOGRAFI PARIWISATA) Febriani, Ni Nyoman Siska; Wesnawa, I Gede Astra; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i1.20382

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sukawati, dengan tujuan (1) mengetahui parameter objek wisata budaya Pasar Seni Sukawati dan (2) mengetahui potensi di Pasar Seni Sukawati sebagai objek wisata budaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Objek penelitian ini adalah Pasar Seni Sukawati, sedangkan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pelaku pariwisata, berjumlah 42 orang, dengan teknik Proportional Random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) kuesioner, (2) observasi dan (3) pencatatan dokumen yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Objek Wisata Pasar Seni Sukawati belum dapat dikatakan berpotensi sebagai objek wisata budaya di Kecamatan Sukawati sebab terdapat beberapa permasalahan yaitu kebersihan, minimnya lahan untuk lokasi tempat parkir, tidak adanya tempat untuk money changer dan tata tertib yang ada di Pasar Seni Sukawati, serta kurangnya promosi dan adanya pasar-pasar seni yang lain. Oleh karena itu perlu adanya penilaian atau pengukuran terhadap Pasar Seni Sukawati dengan tepat, untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan, membangun dan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan serta mempermudah akses menuju objek wisata Pasar Seni Sukawati, meningkatkan sumber daya manusia baik pihak pengelola maupun masyarakat sekitar sehingga memberikan manfaat yang optimal, melakukan promosi melalui media cetak maupun media elektronik.
IKLIM MIKRO DAN PRODUKTIVITAS PERKEBUNAN KOPI ROBUSTA (CAFEA ROBUSTA) DI KECAMATAN PUPUAN Aridana, I Komang Alit; Wesnawa, I Gede Astra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i3.20701

Abstract

Iklim merupakan salah satu komponen yang dapat mempengaruhikehidupan di bumi baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Keadaaniklim sangat berkaitan dengan keadaan fenimena El-nino dan La- nina.Tanaman Kopi robusta merupakan salah satu jenis tanama yangbanyak di budidayakan sebagai tanaman perkebunan, budidayatanaman kopi sangat tergantung dengan keadaan iklim disuatu daerah.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui distribusi keadaan iklimmikro di Kecamatan Pupuan (2) Untuk mengetahui distribusiproduktivitas Kopi Robusta di Kecamatan Pupuan. (3) Untukmenganalisis perbedaan Keadaan iklim mikro dan Produktivitas Kopirobusta berdasarkan ketinggian tempat di Kecamatan Pupuan. Lokasipenelitian ini dilakukan Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan metodepengumpulan data menggunakan observasi dan pencatatan dokumen.Analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan t-tes untuk mencariperbedaan.
PERTUMBUHAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN BULELENG Situmorang, Samuelina; Wesnawa, I Gede Astra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i1.20680

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Buleleng, yang bertujuan untuk: (1)menganalisis tingkat pertumbuhan permukiman, (2) menganalisis arahpertumbuhan permukiman, dan (3) menganalisis karakteristikpermukiman. Pengumpulan data meliputi teknik observasi, teknikpencatatan dokumen, dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa: (1) tingkat pertumbuhan permukiman di Kecamatan Bulelengmengalami peningkatan dari tahun 2000 – 2016 sebesar 42,74 %. (2) arahpertumbuhan permukiman di Kecamatan Buleleng mengarah ke arahtimur dan barat Kecamatan Buleleng, (3) Karakteristik pertumbuhanpermukiman di Kecamatan Buleleng bukan hanya permukiman pribadi,permukiman umum juga mengalami pertumbuhan. Kelurahan palingbanyak pertumbuhan permukiman pribadi adalah Banyuasri danBanyuning, paling sedikit di Kampung Singaraja dan Paket Agung,sedangkan pertumbuhan permukimannya paling banyak permukimanumum adalah Kelurahan Kalibukbuk dan paling sedikit di Banyuasri.
MIGRAN DI KOTA NEGARA DAN FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (KAJIAN GEOGRAFI PENDUDUK) Aprillia, K. Yunitha; Astawa, Ida Bagus Made; Wesnawa, I Gede Astra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i3.20694

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Negara Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana dengan tujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik para migran di Kota Negara, (2) mendeskripsikan penyebaran para migran di Kota Negara, (3) mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi para migran untuk menjadikan Kota Negara sebagai daerah tujuan bermigrasi, dan (4) menganalisis kendala-kendala yang dihadapi sebagai migran di Kota Negara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel yang diambil secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 25% (53 orang) dari keseluruhan populasi sebanyak 215 yang tersebar di 4 Kelurahan. Pengumpulan data menggunakan metoda observasi, wawancara terstruktur dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) karakteristik migran di Kota Negara dapat dilihat dari 3 hal, yaitu karakteristik demografi meliputi umur dan jenis kelamin, karakteristik sosial meliputi pendidikan dan status kawin, dan karakteristik ekonomi yaitu pekerjaan dan pendapatan, (2) penyebaran migran di Kota Negara umumnya menyebar pada daerah-daerah yang dinilai memiliki kefaedahan yang tinggi terutama terkait dengan aksesibilitas dan peluang kerja, di samping keamanan dan kenyamanan, (3) faktor yang mempengaruhi migran dalam bermigrasi yaitu faktor penarik dan faktor pendorong yang meliputi : pekerjaan, pendapatan, perkawinan, (4) kendala yang dihadapi para migran diKota Negara yaitu kendala sosial yang meliputi pembuatan KTP dan Tempat Tinggal dan kendala ekonomi yaitu dalam bidang mencari pekerjaan.
DAMPAK PENAMBANGAN BATU CADAS TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI WILAYAH DESA BANJARASEM KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG (KAJIAN GEOGRAFI LINGKUNGAN) Juliana, Made Winda Putri; Wesnawa, I Gede Astra; sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i2.20371

Abstract

Buleleng. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan fisik di DesaBanjarasem, (2) mendeskripsikan aktivitas penambangan batu cadas di Desa Banjarasem, dan(3) menganalisis dampak penambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik di DesaBanjarasem. Penelitian ini merupakan penelitiam yang bersifat deskriptif, denganpengambilan sampel secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 48 orang yangdiambil 40% dari keseluruhan populasi sebanyak 120 yang tersebar di 2 dusun.Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metoda observasi, kuesioner danpencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitifkualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kondisi lingkungan fisik di DesaBanjarasem dilihat dari topografi merupakan dataran rendah dengan kemiringan lereng 0-2%dan teletak pada ketinggian 500m/dpl, (2) aktivitas untuk memperoleh batu cadas cukup aktifdilakukan hal itu dilihat dari intensitas dan alat-lat yang digunakan, dan (3) dampakpenambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik cukup tinggi dirasakan dilihat darikondisi morfologi, kondisi udarangan dan kondisi tanah.
Co-Authors Adi, Komang Budi Laksana Admyana, Putu Budi Agus Sudarmawan Anak Agung Gede Agung Darmawan Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Ketut Agung Widiantari Aprilia Riszi Indah Ari Sudana, I Putu Aridana, I Komang Alit AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Ayu Ramantari, Putu Amanda Bharata, Ida Bagus Arya Yoga Dewa Made Atmaja Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dwi Novia Wahyuni Dwipayana, Made Faradisa, Nuril Gofur, M Abdul Harefa, Darmawan I Gede Arya Sumarabawa I Gede Arya Sumarabawa I Gede Made Yudi Antara I Gede Sudirtha I Gede Suparta I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Ketut Jendra I Ketut Jendra I Ketut Taksu I Komang Alit Aridana I Made Sarmita I Made Sutajaya I Nengah Suarmanayasa I Nyoman Suditha I Nyoman Wijana I Putu Ananda Citra I Putu Ari Sudana I Putu Sriartha I Putu Wisna Ariawan I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Treman I Wayan Witama Ida Bagus Made Astawa Indah, Aprilia Riszi Juliana, Made Winda Putri K. Yunitha Aprillia K. Yunitha Aprillia Kadek Diah Arita Dewi Khoirunnisa, Arini Komang Adi Komang Adi Komang Budi Laksana Adi Lailatuz Zuhro Latifah Latifah Latifah Latifah M Abdul Gofur Made Suryadi Made Suryadi Made Winda Putri Juliana Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Sri Novi Sumitadewi Ni Made Astiti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Nyoman Siska Febriani Ni Nyoman Siska Febriani Ni Wayan Deri Suarsini Ni Wayan Handayani Ni Wayan Handayani Ni Wayan Novi Sukma Wardani Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Pahriah, Pahriah Palgunadi, Ni Putu Gita Saraswati Piscesita, Brilliantari Boeky Purwita, Putu Esa Putu Artha Wirawan Putu Asih Ardani Putu Budi Adnyana Putu Eka Supriyatama Putu Indah Rahmawati Putu Indra Christiawan Putu Widiasih Rahmat, Dani Riyadh Riyadh Riyadh, Riyadh Rosalia Osin S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Samuelina Situmorang Sanusi Mulyadiharja Saut Martogi Ompusunggu Situmorang, Samuelina Suditha, I Nyoman Sukadi Sukadi Suparta, I Gede Supriyatama, Putu Eka Suryati Suryati sutarjo sutarjo Sutarjo Sutarjo Taksu, I Ketut Taufiqurrahman, M. Wahyuni, Dwi Novia Wardani, Ni Wayan Novi Sukma Widiantari, Anak Agung Ketut Agung Widiasih, Putu Widyasari, Ni Putu Setya Wijana, I Nyoman Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Zahara, M.Pd, Laxmi Zuhro, Lailatuz