Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN PELEBARAN JALAN AKSES PKP-PK DI BANDAR UDARA SYUKURAN AMINUDDIN AMIR-LUWUK SULAWESI TENGAH Fatimah, Siti; Winiasri, Linda; Hidayatullah, Raheim
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Sulawesi Tengah, memiliki peran strategis sebagai gerbang transportasi udara regional. Namun, hasil audit keamanan menunjukkan bahwa Jalan Akses PKP-PK menuju runway dan apron belum memenuhi ketentuan PR 30 Tahun 2022, terutama dari aspek lebar jalan dan radius putar, yang dapat menghambat pergerakan kendaraan darurat dan menurunkan efisiensi layanan keselamatan penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pelebaran jalan akses agar sesuai standar teknis, mencakup penentuan dimensi geometrik, desain struktur perkerasan lentur berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan No.03/M/BM/2024, serta validasi hasil menggunakan SKEP/347/XII/1999. Perencanaan dilakukan pada dua ruas, masing masing sepanjang 55 meter (akses runway) dan 215 meter (akses apron) dengan lebar 8 meter. Struktur perkerasan yang diusulkan terdiri dari lapisan HRC–WC setebal 50 mm, lapis fondasi agregat kelas A setebal 160 mm, dan agregat kelas B setebal 110 mm, dengan estimasi total anggaran konstruksi sebesar Rp1.734.986.000,00.
PERENCANAAN STANDARISASI RUNWAY UNTUK PELAYANAN PESAWAT TIPE AIRBUS A320 DI BANDAR UDARA H. ASAN-SAMPIT Rozi, Fahrur; Fatimah, Siti; Khafila Firdausi, Eky
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan lalu lintas udara dan kebutuhan pesawat berbadan lebar sepertiAirbus A320 mendorong peningkatan infrastruktur bandar udara, terutama landaspacu. Bandar Udara H. Asan-Sampit, dengan runway 2.060 m x 30 m, tidakmemenuhi standar untuk Airbus A320. Penelitian ini merancang dimensi dankekuatan runway agar sesuai dengan standar keselamatan penerbangan. Hasilmenunjukkan panjang runway perlu ditambah 440 m menjadi 2.500 m, serta lebardari 30 m menjadi 45 m. Analisis ketebalan perkerasan menggunakan softwareFAARFIELD 2.0.18 menunjukkan total tebal 77 cm. Nilai PCN yang diperolehadalah 51 F/C/X/T menggunakan aplikasi COMFAA 3.0. Proyek pengembanganini diestimasi menelan biaya Rp 77.097.000.000,00. Penelitian ini diharapkanmenjadi acuan dalam pengembangan infrastruktur bandar udara domestik untukmeningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional penerbangan di Indonesia.
ANALISIS KONDISI PERMUKAAN PERKERASAN JALAN AKSES BANDAR UDARA JENDERAL AHMAD YANI SEMARANG MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEKS (PCI) Hariyadi, Setyo; Fatimah, Siti; Adib Mumtaz, Muhammad
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi infrastruktur jalan, terutama akses menuju bandara, berperan penting dalamkelancaran transportasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisipermukaan perkerasan jalan akses Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarangmenggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Pavement SurfaceEvaluation and Rating (PASER) untuk memberikan evaluasi teknis yang terukurterhadap tingkat kerusakan. Metode PCI yang digunakan mengacu pada standarpengamatan visual terhadap jenis dan tingkat kerusakan permukaan, kemudiandihitung dan diklasifikasikan dalam nilai indeks kondisi. Penelitian membagi ruasjalan menjadi 14 unit sampel, melakukan survei lapangan secara sistematis,mengidentifikasi kerusakan seperti retak, deformasi, lubang, dan patching, lalumenghitung nilai PCI setiap unit. Hasil analisis pada STA 0+275,5 – STA 0+464,5menunjukkan rata-rata kerusakan berupa patching, potholes, raveling, dan transversecrack. Perhitungan PCI memperoleh nilai 27 yang termasuk kategori sangat buruk,sedangkan metode PASER menghasilkan nilai 3, yang dikategorikan buruk (Poor)Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan segera untuk menjaga kelancaranakses menuju bandara.
EVALUASI KONDISI PERKERASAN SERVICE ROAD MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN PAVEMENT SURFACE EVALUATION AND RATING (PASER) DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI Rozi, Fahrur; Fatimah, Siti; Dimas Fahrizi, Ridho
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan salah satu bandaratersibuk di Indonesia yang memiliki jalan service road sebagai infrastrukturpendukung operasional Ground Support Equipment (GSE) dan kendaraanoperasional lainnya. Seiring waktu, kondisi perkerasan jalan mengalami penurunanakibat beban lalu lintas dan kurangnya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuanmengevaluasi kondisi perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index(PCI) dan Pavement Surface Evaluation and Rating (PASER). Metode PCImengikuti standar ASTM D6433 dengan pendekatan kuantitatif terhadap jenis dantingkat keparahan kerusakan, sedangkan PASER mengandalkan penilaian visualcepat berbasis skala kondisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata PCIsebesar 75,37 dan nilai rata-rata PASER sebesar 5,6, yang keduanya berada padakategori kondisi sedang (fair). Rekomendasi teknis berupa patching dan cracksealing diberikan pada lokasi-lokasi dengan kerusakan berat. Estimasi biayaperbaikan meliputi pekerjaan patching menggunakan alat pembongkar cold millingsebesar Rp383.293.239,00, patching menggunakan alat jackhammer sebesarRp284.954.736,00, dan crack sealing sebesar Rp43.412.401,00. Hasil ini menjadidasar pengambilan keputusan teknis yang terukur dalam perencanaan pemeliharaanservice road secara berkelanjutan.
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (TANPA TULANGAN) SURFACE LEVEL HELIPORT DI BANDAR UDARA LEDE KALUMBANG – TAMBOLAKA Triyono, Agus; Fatimah, Siti; Al Ghifari Syafira, Syahrul
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Lede Kalumbang – Tambolaka belum memiliki fasilitas surfacelevel heliport, sehingga aktivitas pendaratan helikopter selama ini dilakukan diapron, yang berisiko merusak struktur dan mengganggu operasional pesawatkomersial. Penelitian ini bertujuan merencanakan struktur perkerasan kaku tanpatulangan untuk surface level heliport yang mampu melayani helikopter AW169sebagai helikopter kritis. Metode yang digunakan adalah metode manual FAA(AC 150/5320-6D), aplikasi FAARFIELD (AC 150/5320-6G), serta aplikasiCOMFAA untuk perhitungan nilai PCN. Hasil perhitungan menunjukkan bahwaketebalan perkerasan yang dibutuhkan adalah 12,7 cm untuk lapisan permukaandan 10,2 cm untuk lapisan pondasi bawah. Nilai PCN heliport sebesar 10,sedangkan nilai ACN helikopter AW169 sebesar 3,2 dengan berat maksimum15.045 metrik ton. Dimensi heliport direncanakan 38 m × 38 m dengan markaberukuran 22 m × 22 m. Estimasi total biaya pembangunan berdasarkan standarGubernur Nusa Tenggara Timur No. 239 Tahun 2024 adalah Rp3.779.215.000,00. Perencanaan ini diharapkan mampu mengoptimalkan fungsiapron dan meningkatkan keselamatan operasi penerbangan.
ANALISIS PENURUNAN KONSOLIDASI TANAH MENGGUNAKAN METODE PRE-FEBRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) PADA SHOULDER TAXIWAY G DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JENDERAL AHMAD YANI SEMARANG Ahasiweros Salo, Goldi; Fatimah, Siti; Winiasri, Linda
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan lalu lintas udara mendorong pengembangan infrastruktur bandara,termasuk shoulder taxiway yang memerlukan kestabilan tanah untuk menjaminkeselamatan operasional. Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad YaniSemarang, ditemukan tanah lunak yang berisiko mengalami penurunan konsolidasibesar, berpotensi menimbulkan kerusakan struktur dan gangguan operasional.Penelitian ini mengevaluasi efektivitas metode preloading dalam mengurangipenurunan tanah serta memperkirakan besar penurunan pada kondisi saat ini.Metodologi yang digunakan mencakup perhitungan teoritis berdasarkan teorikonsolidasi Terzaghi, simulasi numerik dengan perangkat lunak PLAXIS 2D, sertapenggunaan PVD untuk mempercepat proses konsolidasi. Data diperoleh melaluiinvestigasi geoteknik, termasuk uji sondir dan pengambilan parameter tanah. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa preloading mampu mempercepat konsolidasihingga 90%. Perhitungan manual menunjukkan waktu konsolidasi 7,8 tahun,sementara penggunaan PVD mempercepat proses dengan penurunan sebesar 4,08meter dalam waktu 5,1 tahun.
PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR ACCESS ROAD PKP-PK DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA Winiasri, Linda; Fatimah, Siti; Cindy Puspita Sari, Putu
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan lentur pada access road unit PKP-PK di Bandar Udara InternasionalYogyakarta sangat penting untuk respons darurat. Desain harus mampumenanggung beban lalu lintas berat dan tahan terhadap kendaraan pemadamkebakaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain yang memenuhispesifikasi teknis serta efisiensi biaya. Metode yang digunakan adalah MetodeAnalisa Komponen dan Manual Desain Perkerasan Jalan 2024, divalidasi denganSKEP 347/XII/1999. Data yang digunakan meliputi curah hujan, CBR tanah, dandata kendaraan. Hasilnya, total tebal perkerasan mencapai 40 cm. Estimasi biayapembangunan sepanjang 44 meter dan lebar 8 meter adalah Rp402.691.000.Penelitian ini menjadi pedoman teknis perencanaan akses darurat di bandara.
PERENCANAAN PERBAIKAN PERKERASAN RUNWAY MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA Suryono, Wiwid; Fatimah, Siti; Handhika Ryan Nugraha, Mokhammad
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara Internasional Yogyakarta, yang terletak di Kecamatan Temon,Kabupaten Kulon Progo, memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter x 45 meter(nilai PCN 89 F/C/X/T). Sebagai pusat transportasi udara utama di Indonesia,bandara ini membutuhkan sistem evaluasi perkerasan yang efektif. Studi inimenggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (PCI) untuk menilai kondisilandasan pacu dan mengembangkan strategi perbaikan yang sesuai. Metodologi inimencakup survei visual sesuai ASTM D6433, penentuan PCI, klasifikasikerusakan, dan rekomendasi perbaikan. Metode PCI memberikan analisiskuantitatif dan objektif, yang mengungkap segmen landasan pacu terutama dalamkategori "baik" hingga "cukup", dengan titik-titik kritis yang menunjukkan nilaiPCI di bawah standar minimum. Analisis ini menghasilkan nilai PCI sebesar 93%,dengan biaya perbaikan diperkirakan sebesar Rp 92.500.000,00 untuk kerusakanyang teridentifikasi.
PERENCANAAN PERBAIKAN PERKERASAN RUNWAY DENGAN ANALISIS KERUSAKAN METODE PCI DI BANDAR UDARA SUGIMANURU MUNA SULAWESI TENGGARA Bambang Harianto, Bagus; Siti, Fatimah; Muhammad Adityanto, Eka
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Sugimanuru Muna merupakan bandara kelas III di Sulawesi Tenggara yangmemiliki runway dengan perkerasan lentur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkatkerusakan runway menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) serta menentukantindakan perbaikan dan menyusun rencana anggaran biaya. Hasil analisis menunjukkan nilairata-rata PCI sebesar 86,5 yang masuk dalam kategori "Sempurna", dengan jenis kerusakandominan berupa retak buaya (alligator cracking), patching, dan weathering/raveling.Rekomendasi perbaikan meliputi pemeliharaan rutin untuk kerusakan ringan, patching lokaluntuk kerusakan sedang, serta overlay untuk kerusakan berat. Rencana Anggaran Biaya yangdibutuhkan adalah Rp15.652.000,00.
Sosialisasi Personel Bandara dan Keselamatan Operasi Penerbangan untuk Meningkatkan Literasi Aviasi pada Siswa SMA Ta'miriyah Surabaya Wiwid Suryono; Linda Winiasri; Siti Fatimah; Fahrur Rozi; Agus Triyono; Ranatika Purwayudhaningsari; Bambang Bagus Harianto
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3544

Abstract

Penerbangan merupakan moda transportasi dengan tuntutan keselamatan dan keamanan tertinggi yang diatur secara berlapis oleh standar internasional dan regulasi nasional, namun pemahaman generasi muda terhadap peran personel bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan kognitif siswa kelas XII SMA Ta'miriyah Surabaya terkait personel bandara dan keselamatan operasi penerbangan melalui sosialisasi edukatif yang dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2025 dan diikuti 119 siswa kelas XII. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan pada pre-test pemahaman didominasi kategori rendah (50%), sedang (35%), dan tinggi (15%), kemudian post-test menunjukkan kategori tinggi mencapai 60%, sedang 30%, dan rendah turun menjadi 10%. Pergeseran modus dari kategori rendah ke tinggi serta peningkatan bersih sebesar 45% pada kategori pemahaman tinggi mencerminkan efektivitas sosialisasi dalam memperkuat literasi keselamatan penerbangan, penguasaan kompetensi dasar, dan ketertarikan siswa terhadap pendidikan penerbangan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan tinggi penerbangan dalam mendukung budaya keselamatan transportasi udara di kalangan generasi muda.