Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan Pada Alat Tangkap Pole and Line di Perairan Kabupaten Kolaka Ramlah Saleh; Hasan Eldin Adimu; Latifa Fekri
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 6 No 2 (2022): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v6i2.16

Abstract

Kegiatan Penangkapan ikan menggunkan Pole and line sangat banyak ditemukan diperiaran Indonesia bagian timur. Nelayan pengguna pole and line target utamanya adalah ikan cakalang tak terkecuali di perairan Kabupaen Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui kelayakan usaha pada kegiatan penangkapan ikan berdasarkan alat tangkap Pole and line di perairan Kabupaten Kolaka. Pelaksanaan penelitian pada bulan April-Juni 2018. Informasi data diperoleh melalui 14 usaha penangkapan ikan nelyan pole and line di perairan Kolaka yang ditentukan secara purposif sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara lapangan dengan responden, selain itu diperoleh dari instansi dinas perikanan Kabupaten Kolaka. Analisis statistik deskiriptif digunakan untuk mengetahui pendapatan hasil usaha. Analisis data memperlihatkan nilai rata-rata pendapatan unit pole and line sebesar Rp. 25.245.200/bulan, dengan tingkat efesiensi yang ditunjukkan oleh R/C = 1,24. Hasil ini menandakan bahwa kegiatan penangkapan ikan pole and line di Kabupaten Kolaka layak dilanjutkan.
Potensi Penyimpanan Karbon pada Lamun Thalassia Hempricii di Perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Ilham Antariksa Tasabaramo; Riska; Laode Abdul Fajar Hasidu; Aditya Hikmat Nugraha; Hasan Eldin Adimu; Maharani; Putri Cahyani
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 7 No 1 (2023): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v7i1.76

Abstract

Thalassia hempricii merupakan lamun yang memiliki sebaran dan kerapatan yang tinggi di perairan Kecamatan Tanggetada. Beberapa studi mengatakan, lamun ini memiliki kontribusi yang besar terhadap penyerapan karbon di atmosfer. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai potensi penyimpanan karbon pada lamun Thalassia Hempricii. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar lamun Thalassia Hempricii menyimpan karbon, baik pada bagian atas lamun maupun bagian bawah lamun. Metode yang digunakan untuk menghitung karbon adalah dengan metode faktor konversi biomassa ke karbon. Lokasi penelitian dilakukan di 3 stasiun yaitu Kelurahan Tanggetada, Desa Palewai dan Kelurahan Anaiwoi. Hasil penelitian menunukkan bahwa kandungan karbon yang tersimpan pada lamun Thalassia hempricii adalah sebesar 362,54 gC/m2. Karbon yang tersimpan pada lamun bagian bawah lebih besar dibandingkan lamun bagian atas. Karbon yang tersimpan pada lamun bagian bawah berkisar antara 79, 60-497 gC/m2 dan pada lamun bagian atas berkisar antara 17,50-131,43 gC/m2.
Pendampingan Penerapan Teknologi Atraktor Cumi-Cumi dan Transplantasi Karang untuk Peningkatan Hasil Tangkapan dan Sumber Daya Berkelanjutan Arif Prasetya; La Ode Abdul Fajar Hasidu; Muhammad Syaiful; Gaby Nanda Kharisma; Sudarwin Kamur; Samsi Awal; Hasan Eldin Adimu; Maharani Maharani; Ilham Antariksa; Ramad Arya Fitra; Muhammad Jalil Baari; Faradisa Anindita; Agusriyadin Agusriyadin
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6616

Abstract

Pengetahuan masyarakat nelayan tentang fungsi fisik, ekologis, dan sosial ekonomi ekosistem terumbu karang masih relatif terbatas. Selain itu, masyarakat  pesisir  juga memiliki keterbatasan  pengetahuan  dan  keterampilan  dalam  hal  restorasi habitat karang yang telah mengalami degradasi akibat illegal fishing, perubahan lingkungan, dan tekanan penangkapan. Oleh sebab itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam penerapan teknologi transplantasi karang dan atraktor cumi-cumi. Metode program pengabdian ini dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan penerapan teknologi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesadaran terhadap sumber daya berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Desa Liku. Pemahaman  dan  kesadaran  masyarakat  akan  arti  penting ekosistem  terumbu karang  menjadi  meningkat setelah  mengikuti  penyuluhan  dan  pelatihan.  Selain itu, masyarakat dapat secara praktis menerapkan teknologi atraktor cumi-cumi yang bermanfaat dalam meningkatkan stok sumber daya dan hasil tangkapan cumi-cumi bagi kelompok nelayan Desa Liku, Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka.
Analysis of Changes in Mangrove Vegetation Area Using The Normalized Difference Vegetation Index Method in The Waters of Bungin Permai, South Konawe Ardiansyah, M. Ipal; Asmadin; Ira; Ramli, Muhammad; Adimu, Hasan Eldin; Fekri, Latifa; Harimudin, Jamal
Coastal and Marine Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/cmj.v1i2.16

Abstract

Changes around mangrove vegetation in Bungin Permai Waters, Tinanggea District, South Konawe Regency over the last 30 years (1992-2022). Aims to analyze changes in mangrove vegetation areas spatially and temporarily. The research method used remote sensing of Landsat 5 TM, 7 ETM +, and Landsat 8 OLI satellite image data and NDVI method to see changes in mangrove vegetation area, reduced mangrove vegetation area by 75% ranging from 767 Ha. Shows that, along with the reduction in mangrove vegetation area can cause an increase in TSS concentration, the potential for sea level rise to settlements, the absence of sedimentation rate retaining media to the high seas, to the loss of mangrove area animal habitat. The area of mangrove vegetation decreases by 75% or around 767 Ha over time.
Makanan Alami Ikan Julung-Julung (Zenarchopterus dispar Valenciennes, 1847) di Teluk Kendari dan Teluk Staring Kota Kendari Fekri, Latifa; Analuddin, Analuddin; Yusnaini, Yusnaini; Mustari; Adimu, Hasan Eldin
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 8 No 2 (2024): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan makanan alami ikan dibutuhkan untuk pengelolaan sumberdaya biota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makanan alami ikan julung-julung di perairan Teluk Kendari dan Teluk Staring Kota Kendari. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2023. Analisis isi lambung dilakukan untuk mengindentifikasi jenis makanan alami ikan julung-julung. Terdapat 10 jenis makanan yang terdapat dalam lambung ikan yakni: Chorella sp., Microcsytis sp., Diatoma sp., Achnanthes sp., Pleurosigma balticum, larva Gerris marginatus, dan serasah mangrove. Berdasarkan dominasi jenis, jumlah dan persentase makanan disimpulkan bahwa ikan julung-julung (Zenarchopterus dispar) dengan kisaran ukuran panjang 16,7-20,7 cm dan berat 13,7-23,7g bersifat herbivora.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR TANJUNG TIRAM DALAM PENDAMPINGAN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS TINGGI Fekri, Latifa; Yusnaini, Yusnaini; Adimu, Hasan Eldin; Yasidi, Farid
Bina Bahari Vol 4, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.82

Abstract

The coastal area of Tanjung Tiram has great potential in developing seaweed as one of the leading commodities. However, the utilization of seaweed harvests in this area is still limited to the sale of raw materials, so that the economic added value is not optimal. This community service program aims to improve the skills and capacity of the coastal community of Tanjung Tiram in processing seaweed into products with high economic value, such as agar-agar, seaweed crackers, and face masks. The methods used include training, mentoring, and ongoing monitoring. The results of the program showed an increase in participant skills by 80%, with processed products successfully marketed at the local and regional levels. This program is expected to become a model for sustainable empowerment of coastal communities.
Peningkatan Produktivitas Pertanian Jagung Hibrida Secara Terpadu di Desa Morome Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Lely Okmawaty Anwar; Sri Fatma Sari; Mustam; Latifa Fekri; Hasan Eldin Adimu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.33

Abstract

Tujuan Program Pengembangan Desa Mitra ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani jagung di Desa Morome melalui peningkatan produktivitas usaha tani jagung hibrida berupa perluasan area tanam, optimalsisasi penggunaan dan produksi pupuk organik, serta pelatihan pengolahan/pemanfaatan limbah jagung. Metode yang dilakukan pada seluruh rangkaian dalam kegiatan pengabdian ini adalah penerapan teknologi yang merujuk pada Pengelolaan Tanaman Terpadu. Hasil kegiatan ini berdampak pada perluasan lahan tanam sebesar 100%. Pupuk organik yang dibuat pada kegiatan PPDM ini adalah jenis pupuk organic cair dan telah diterapkan pada lahan penanaman jagung mitra. Limbah kulit jagung yang diolah menghasilkan produk berupa kotak tisu, bunga dan vas bunga. Kesejahteraan masyarakat petani jagung di desa mitra mengalami peningkatan melalui pendampingan perluasan lahan, produksi pupuk dan pemanfaatan limbah jagung.
Membangun Kepedulian Masyarakat Kalaju Dalam Suatu Eco-Community di Wilayah Pesisir Kota Kendari Asmadin; Utama K. Pangerang; Muhammad Aswar Limi; Saenuddin; Hasan Eldin Adimu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.34

Abstract

Sumberdaya wilayah pesisir dan laut Teluk Depapre khususnya di Kampung Tablasufa sangat besar dan beragam potensinya yang dapat dioptimalkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, sumberdaya tersebut sudah mulai terdegradasi dengan berbagai persoalan yang sangat kompleks. Oleh karena itu, sumberdaya tersebut memerlukan pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada Pemerintah Kampung dan stakeholder dalam mengenali potensi sumberdaya pesisir dan laut yang dimiliki, isu dan permasalahan serta membantu menyusun rencana strategis pengelolaan terpadu dan berkelanjutan. Sebagai lembaga di tingkat lokal yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyusun rencana strategis kampung, pemerintahan kampung diharapkan dapat memahami dan menyusun rencana strategis pengelolaan pesisir dan laut terpadu dan berkelanjutan. Materi yang diberikan antara lain pengenalan isu dan permasalahan pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut, teknik identifikasi kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan ekternal (peluang dan ancaman). Kegiatan ini pada dasarnya adalah penerapan pengelolaan pesisir terpadu yang melibatkan Aparat Pemerintahan Kampung dan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.
Pemberdayaan Masyarakat Karang Taruna Melalui Pengembangan Sarana Informasi Digital Wisata Fotografi dan Media Sosial di Kawasan Wisata Desa Tapulaga Sulawesi Tenggara Hasan Eldin Adimu; Latifa Fekri; Halili; Adi Imam Wahyudi; Wa Ode Nanang Trisna Dewi; La Ode Adiparman Rudia
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.42

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Desa Tapulaga di Kabupaten Konawe, Kota Kendari Sulawesi Tenggara Indonesia, memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata. potensi wisata yang menarik, seperti wisata alam pantai Tapulaga menawarkan keindahan pasir putih dengan air laut biru jernih, air terjun Tapulaga yang berada di tengah hutan serta hutan lindung Tapulaga. Selain itu terdapat Wisata Budaya; yaitu rumah adat tradisional dan festival budaya; festival tahunan yang menampilkan tarian dan musik tradisional. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari metode sosialisasi, tanya jawab (diskusi) dan praktek pembuatan media sosial. Berdasarkan pengamatan dan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemanfaatan media digital wisata melalui pemberdayaan masyarakat karang taruna Desa Tapulaga bekerja sama dengan Akademisi Prodi MSP FPIK Universitas Halu Oleo dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat media digital (Tiktok, FB Pro dan lainnya), pengetahuan tentang Lingkungan pesisir, pemanfaatan jejaring sosial dan pelestarian Lingkungan khususnya daerah wisata Tapulaga Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara.
Penerapan Pemeliharaan Rumput Laut Sistem Semi Intensif Dengan Menerapkan Teknologi Keramba Apung Dengan Jaring Hampar Desa Pulau Lemukutan Fitra Wira Hadinata; Putri Delilah Awaliyah; Oxy Ramadhani; Nabila Maulidia; Adi Imam Wahyudi; Hasan Eldin Adimu; Nikanor Hersal Armos
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.45

Abstract

The number of seaweed cultivators on Lemukutan Island is increasing, this is because people who were previously fishermen are also interested in this business. There are more than 30 seaweed cultivators, the seaweed cultivation business is divided into several types of activities, namely seaweed maintenance, seaweed drying, seaweed processing and seaweed processing sellers. The seaweed cultivated is Eucheuma Cottonii with a production of around 30 tons/year. The results of seaweed production, seaweed drying and seaweed marketing have not been optimally carried out by the cultivator group because the problem is that the harvest results from seaweed cultivation are less than optimal due to the presence of pests in the form of turtles and rabbitfish which will cause the amount of seaweed production obtained. The solution offered to overcome this problem is training on the implementation of a semi-intensive system of seaweed maintenance using floating cage technology with overlay nets.
Co-Authors ABDUL HAMID Abdul Muis Balubi Abdullah Adi Imam Wahyudi Adi Winata Adibrata, Sudirman Adimu, Andi Asmaul Husna Adimu, Halili Adimu, Hasnia Adimu, Moh Nuh Ibrahim Adimu, Wanurgaya Aditya Hikmah Nugraha Aditya Hikmat Nugraha Agusriyadin, Agusriyadin Al Azhar Ardiansyah, M. Ipal Ari Anggoro Arif Prasetya Arman Pariakan Asni Asni Asriyana, . Ati Rahadiati Ati Rahadiati Ati Rahadiati, Ati Awal, Samsi Benny Khairuddin Benny Khairuddin Bustang Bustang Citra Kusuma, Luh Putu Ayu Savitri Dedy Oetama Ermayanti Ishak Ermayanti Ishak, Ermayanti Ernik Yuliana Faradisa Anindita Farid Yasidi Fatmawati Fatmawati Fekri, Laifa Fitra Wira Hadinata Gaby Nanda Kharisma Galib, Muliani Hafsaridewi, Rani Halili Halili Harimudin, Jamal Hasidu, La Ode Abdul Fajar Haya, La Ode Muhammad Hewindati, Yuni Tri Ilham Antariksa Tasabaramo Ilham Antariksa Tasabaramo, Ilham Antariksa ira Juhardin, Juhardin Kamur, Sudarwin Kangkuso Analuddin, Kangkuso Khairuddin, Benny La Ode Adi Parman Rudia La Ode Adiparman Rudia La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Muhamad Hazairin Nadia Landu, Anti Latifa Fekri Lely Okmawaty Anwar Luh Putu Ayu Savitri Citra Kusuma Maharani Maharani Mangura, Wa Ode Intiyani Muhamad Jalil Baari Muhammad Aswar Limi Muhammad Ramli Muhammad Syaiful Muliani Galib Muskita, Wellem H Mustam Mustam MUSTARI Nabila Maulidia Neksidin, Neksidin Nikanor Hersal Armos Ninef, Jotham S.R. Nur, Indriyani Nurgayah, Wa Oxy Ramadhani Perangin-angin, Robet Petrus C. Makatipu Putri Cahyani Putri Delilah Awaliyah Putri Grace Simamora Ramad Arya Fitra Ramlah S Ramlah Saleh Ramlah Saleh Rani Hafsaridewi Rani Hafsaridewi Riska Riska Romy Ketjulan, Romy Sabilu, Kadir Saenuddin Saenuddin Saleh, Ramlah Salwiyah Sekri, Latifa Sri Fatma Sari Sri Murtini Sri Rezeki Sukrin, Simun Tezza Fauzan Utama K. Pangerang Wa Ode Nanang Trisna Dewi Wibowo A. Djatmiko Yasidi, Farid Yundari, Yundari Yusnaini Yusnaini Yusuf, Dewi Nurhayati Zulfathri Randhi