Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penerapan Media Poster Digital Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Tri-N Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Pendidikan Pancasila Firdausia, Luftia; Wibawa, Sutrisna
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 21 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.58373

Abstract

AbstractThis research aims to determine the application of digital poster media based on the Tri-N integrated Project Based Learning model on students' active learning in Pancasila Education subjects in 4th of Karangnongko 1 State Elementary School. This research is descriptive qualitative research. The subjects of this research were 4th students. Data collection techniques in this research were carried out using interviews, observation, questionnaires, and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data display, and drawing conclusions. The importance of implementing the Tri-N integrated Project Based Learning model with digital poster media means that students have no difficulty in asking, answering and thinking activities. The research results based on interviews with teachers say that students are more active with the application of digital poster media based on the Tri-N integrated Project Based Learning model. Based on the research results, it can be seen that the application of digital poster media based on the Tri-N integrated Project Based Learning model can increase student learning activity in Pancasila Education subjects. The teacher made the digital poster media entitled "Aku Peduli Diriku" using the Canva application to create an attractive digital poster for students.---------------------Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan media poster digital berbasis model pembelajaran Project Based Learning terintegrasi Tri-N terhadap keaktifan belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri Karangnongko 1. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, kuesioner serta dokumentasi. Teknik analisis data yang dipergunakan pada penelitian ini ialah display data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Pentingnya penerapan media poster digital berbasis Project Based Learning terintegrasi Tri-N menjadikan siswa tidak kesulitan dalam aktivitas bertanya, menjawab, dan berdiskusi. Hasil penelitian berlandaskan wawancara dengan guru mengungkapkan yakni siswa lebih aktif dengan implementasi media poster digital berbasis model pembelajaran PjBL terintegrasi Tri-N. Berlandaskan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan media poster digital berbasis Project Based Learning terintegrasi Tri-N mampu menaikkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Media poster digital yang berjudul œAku Peduli Diriku dibuat guru melalui aplikasi canva sehingga terwujud poster digital yang menarik untuk siswa. 
Pengembangan e-modul berbasis etnomatematika untuk mengembangkan keterampilan literasi numerasi di sekolah dasar Astuti, Dwi; Wibawa, Sutrisna; Zulfiati, Heri Maria
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v3i2.17808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengembangkan E-modul berbasis etnomatematika, (2) mengetahui kelayakan E-modul, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan E-modul untuk pengembangan keterampilan literasi numerasi. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa SDN Banjarharjo Tanjungsari. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi E-modul dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan pengguna yaitu guru. Hasil penelitian ini adalah (1) produk yang dihasilkan berupa E-modul berbasis etnomatematika dengan budaya rasulan di Gunungkidul, (2) E-modul berbasis etnomatematika dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi oleh 2 orang expert yaitu ahli media dan ahli materi serta seorang pengguna yaitu guru. Rerata perolehan skor dari 2 validator materi adalah 96,88% dengan kategori sangat layak. Rata-rata perolehan skor dari 2 validator media adalah 81,5% dengan kategori layak untuk digunakan dalam pembelajaran, dan (3) berdasarkan hasil uji efektivitas menggunakan SPSS 23, diperoleh rerata posttes kelas Eksperimen sebesar 92,73 sedangkan hasil posttes kelas kontrol sebesar 80,00 artinya E-modul berbasis etnomatematika efektif meningkatkan keterampilan literasi numerasi siswa di sekolah dasar.
Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbasis Tri-N untuk Menumbuhkan Kreativitas Siswa Trisnawati, Desi; Zulfiati, Heri Maria; Barriyah, Insanul Qisti; Wibawa, Sutrisna
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i2.72143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Pendekatan Pengajaran Responsif Budaya Berbasis Tri-N dan hasilnya dalam meningkatkan kreativitas siswa. Metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbasis Tri-N melalui tahap Niteni, Nirokake, dan Nambahi dapat dapat diimplementasikan secara efektif pada mata pelajaran Seni Budaya yang terintegrasi dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Pancasila. Selanjutnya hasil yang didapatkan yakni siswa dapat menumbuhkan kreativitas siswa pada komponen yang menghasilkan konsep unik, karya dan aktivitas asli, serta fleksibilitas mental dalam mengejar pendekatan yang berbeda terhadap suatu isu.
THE UTILIZATION OF MICROSOFT SWAY IN PANCASILA EDUCATION LEARNING Wicaksono, Setyo Pambudi; Wibawa, Sutrisna
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v13i1.21899

Abstract

In the current educational landscape, Pancasila Education must integrate the principles of 21st-century learning, which emphasize the importance of technology utilization in education. The integration of media enhances the learning process, making it more accessible, engaging, effective, and efficient. This study seeks to explore how Microsoft Sway media is utilized in Pancasila Education classes at Kejambon 2 Public Elementary School. Utilizing a qualitative descriptive research method, the study investigates the impact and effectiveness of Microsoft Sway in enhancing Pancasila Education learning experiences. The research findings reveal that Microsoft Sway aligns well with the principles of 21st-century learning. It fosters increased student engagement and enthusiasm, shifting the focus of learning activities towards student-centered approaches. This integration not only modernizes the teaching-learning process but also nurtures critical thinking and active participation among students, thus enriching their understanding and appreciation of Pancasila values and principles.Keywords: Microsoft Sway, Pancasila Education, 21st-century learning
PENGEMBANGAN E-MODUL KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS TPACK TERINTEGRASI TRI N UNTUK MENINGKATKAN DIMENSI KREATIF SISWA Sakti Dewanti, Novita; Maria Zulfiati, Heri; Wibawa, Sutrisna
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 9 No 2, Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i2.2192

Abstract

This development research was carried out based on the results of observations and interviews conducted at one of the elementary schools in Sleman Regency. It is known that class IV students do not yet understand the various kinds of cultural diversity that exist in Indonesia because Indonesia has a lot of cultural diversity. This happens because the teaching materials used by teachers are still limited. Teachers only focus on printed teaching materials, so learning seems a little monotonous or limited to books. This research aims to produce practical teaching materials for Indonesian cultural diversity e-modules based on Tri N Integrated TPACK to increase students' creative dimensions.  The development model used is ADDIE, which consists of five stages, namely (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. Through the media, material, and language validation stage, a result of 82.17% was obtained so that the new module was suitable for use. while the student response was 86.5%. Acceptability at a practical level can be used by students in social studies learning and Pancasila education, which includes material about Indonesia's cultural diversity.
Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah: Sintesis Literatur Nasional dan Internasional 2021–2025 Supriyadi, M. Yusup; As Zahro, Masithoh Afifah Nuraini; Yozaga, Buana Tirta; Adianingsih, Putri; Muhibbin, Ahmad; Wibawa, Sutrisna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5360

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan pemulihan pembelajaran pascapandemi COVID-19 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas proses belajar melalui pendekatan yang fleksibel, kontekstual, berpihak pada peserta didik, serta menguatkan Profil Pelajar Pancasila dan kompetensi abad ke-21. Namun, di tingkat satuan pendidikan, pelaksanaannya belum optimal karena berbagai hambatan implementatif yang kompleks dan sistemik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan utama implementasi Kurikulum Merdeka, mengkaji hambatan dominan pada aspek kompetensi guru, asesmen pembelajaran, serta sarana-prasarana dan dukungan sumber daya, serta menyusun rekomendasi strategis berdasarkan sintesis literatur nasional dan internasional periode 2021–2025. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode review literatur naratif, data dikumpulkan melalui studi dokumentasi artikel jurnal dan publikasi ilmiah yang tersedia penuh. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi tematik, meliputi pengkodean, pengelompokan kategori, dan sintesis temuan lintas studi. Hasil menunjukkan hambatan dominan meliputi keterbatasan pemahaman dan kompetensi guru dalam pembelajaran berdiferensiasi serta penyusunan modul ajar, kesulitan penerapan asesmen diagnostik dan formatif akibat pergeseran paradigma penilaian yang belum merata, serta ketimpangan sarana-prasarana, akses teknologi, dan sumber daya antar sekolah. Literatur menegaskan pentingnya pelatihan guru berkelanjutan dan praktis, pendampingan implementasi intensif, pemerataan fasilitas pembelajaran, serta penguatan manajemen kebijakan agar Kurikulum Merdeka tidak sekadar administratif, melainkan berdampak nyata pada peningkatan mutu dan pemerataan kualitas belajar di seluruh satuan pendidikan.
Penerapan Model Project Based Learning Terintegrasi TPACK untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Trisnawati, Desi; Wibawa, Sutrisna
Instructional Development Journal Vol 8, No 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i3.37621

Abstract

The purpose of this study was to explain: 1) the application of the TPACK integrated Project Based Learning learning model, 2) the results of application the TPACK integrated Project Based Learning learning model have increased student engagement. This study uses a qualitative descriptive approach with field research. Documentation, interviews, and observations are the methods used to obtain data. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that: 1) The TPACK integrated Project Based Learning model can be successfully used in learning Pancasila Education for grade IV at SD Negeri 1 Troso. 2) These indications show that the TPACK integrated Project Based Learning model increases student activeness.
Etnopedagogi IPAS Berdaya Pancasila dan Kecerdasan Buatan Sebagai Revolusi Pembelajaran Abad 21 Riasani, Beti; Nisa, Ana Fitrotun; Zulfiati, Heri Maria; Wibawa, Sutrisna
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11638

Abstract

This study offers a comprehensive overview of the planning, implementation, and evaluation of innovative Science, Social, and Natural Sciences (IPAS) learning in elementary schools. The approach specifically integrates ethnopedagogy with Pancasila Education, while exploring the transformative potential of deep learning for personalized instruction. The research employed an exploratory sequential mixed-methods design, beginning with quantitative data collection and analysis, followed by qualitative data to deepen the understanding of the quantitative results. This method allowed for a holistic view of the effectiveness of IPAS learning based on ethnopedagogy and Pancasila Education, encompassing both quantitative aspects (increased interest and understanding) and qualitative aspects (implementation processes and perceptions). Key findings indicate that integrating ethnopedagogy and Pancasila Education in IPAS learning significantly increased student interest (p < 0.01) and substantially improved IPAS conceptual understanding. Furthermore, this approach strengthened the Pancasila Student Profile dimensions. Student interest showed an average increase of 26.15%, while IPAS conceptual understanding rose by an average of 20%, both with p-values less than 0.01, signifying high statistical significance. The study's uniqueness lies in its holistic mixed-methods analysis of the synergy between ethnopedagogy, IPAS, and Pancasila Education. Additionally, it offers a visionary contribution by discussing the role of deep learning in driving a 21st-century learning revolution to create adaptive and personalized learning environments. The results provide a relevant implementation model for developing 21st-century competencies and excellent student character, aiming to guide educators and policymakers.