Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU PADA ORANG TUA DAN SISWA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 34 SINGGALANG PROVINSI SUMATERA BARAT Ahmad Suwandi; Tantri Puspita Yazid
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9: Edisi II Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

State Elementary School 34 Singgalang is located at the foot of Mount Singgalang, which coincides in Jorong Luhung, Jl. Lubuk Mata Kucing, Singgalang, Kec. Ten Koto, Tanah Datar Regency, West Sumatra Province. In this study the teacher used interpersonal communication to further increase the learning motivation of the students. The purpose of this study was to determine the openness, empathy, support, positive feeling, and equality of teachers to students and parents during the learning process at SDN 34 Singgalang. This study uses a qualitative research method with the concept of interpersonal communication from Joseph A Devito. Based on the results of this study found interpersonal communication and implementation of the concept of Joseph A Devito in activities carried out by teachers, students and parents of students. Keyword : Interpersonal Communication, Learn Motivation
Resepsi Informasi Covid-19 Di Instagram Kawalcovid19 Bagi Khalayak Kota Pekanbaru Ulfa Erfendy; Welly Wirman; Tantri Puspita Yazid
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7656

Abstract

Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan, masyarakat perlu untuk memahami Covid-19 agar menghindari terjadinya kecemasan berlebihan atau abai sehingga tertular Covid-19. Banyak media yang memberikan informasi tentang Covid-19, namun tidak semua informasi dapat diterima kebenarannya. Untuk itu Kawalcovid19 membuat banyak informasi agar dapat membantu masyarakat terhindar dari hoaks dan juga tidak terlalu abai terhadap Covid-19. Sebagai salah satu sumber informasi Covid-19, Kawalcovid19 memiliki banyak pengikut di Instagram. Penerimaan masyarakat terhadap informasi Covid-19 dapat dikaji dengan menggunakan metode analisis resepsi dan teknik pemilihan informan dengan teknik purposif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian teknik analisis data menggunakan analisis resepsi. Hasil penelitian menunjukkan dari enam orang informan, dua informan berada pada posisi dominan dan empat informan lainnya berada pada posisi negosiasi. Selain itu tidaka da informan yang berada pada posisi oposisi. Resepsi informan ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia, pendidikan dan lingkungan. Sehingga mempengaruhi resepsi informan terhadap informasi Covid-19 yang diterima dari Kawalcovid-19.
Mengenal literasi digital dan hoaks di Desa Mandiangin Kabupaten Siak Tantri Puspita Yazid; Salsabila Salsabila
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 4 (2022): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.4.275-280

Abstract

The first phenomenon that underlies the importance of this multidisciplinary community service is related to the phenomenon of hoaxes. In general, media literacy is needed to be able to understand the messages they receive, how to find the right messages, and how to deal with them. Education certainly plays an important role for the younger generation who are the real targets of today's exposure to technology and digitalization. Mandiangin Village, which has problems at the education level, is the target of socialization and empowerment for students in Mandiangin Village which is deemed appropriate. So, the community service activities carried out are educating students about digitalization and the importance of literacy. It aims to explore the community's understanding of digitalization and literacy as well as to advocate for students as the younger generation regarding tips for dealing with hoaxes. Through this community service activity, especially on the first theme, namely recognizing digital literacy, it can be concluded that students have been able to know and understand the importance of digital literacy and respond to hoaxes
Konsep Diri Penyintas Covid 19 di Pekan Baru Tantri Puspita Yazid; Welly Wirman; Karim Suryadi; Tutut Ismi Wahidar
JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL SIMBOLIKA Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i2.5907

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui bagaimana konsep diri seorang penyintas COVID-19 yang mana belum banyak diteliti oleh peneliti lain terutama di Pekanbaru. Lokasi penelitian dilakukan di Pekanbaru dengan alasan karena kota Pekanbaru sebagai salah satu wilayah Provinsi Riau dengan jumlah kasus terbesar yakni sebanyak 15.359 kasus selama bulan Maret 2020 – Maret 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi yakni menjelaskan fenomena perilaku manusia yang dialami dalam kesadaran, dalam kognitif dan dalam tindakan-tindakan perseptual. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara sebagai instrumen utama penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pengalaman komunikasi para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh tahun mereka dinyatakan positif COVID 19. Penyintas yang dinyatakan positif COVID 19 pada tahun 2020 mendapatkan pengalaman komunikasi cenderung kurang menyenangkan dibandingkan dengan penyintas yang dinyatakan positif pada tahun 2021. Konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru juga dipengaruhi oleh masa dinyatakan sebagai positif COVID itu sendiri. penyintas yang dinyatakan postif pada tahun 2020 memiliki konsep diri cenderung lebih negatif dibandingkan dengan para penyintas di tahun 2021. Selain itu komponen jenis kelamin, umur, strategi pengobatan, dan status dalam keluarga juga mempengaruhi konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru.
Strategi Komunikasi Lingkungan Badan Usaha Milik Desa Dalam Mengelola Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Panca Cahya Rinawati; Muhammad Firdaus; Tantri Puspita Yazid
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.243 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7194

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang berpotensi sebagai salah satu penunjang perekonomian nasional, dari ekowisata juga dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya sendiri. Kegiatan ekowisata pada dasarnya secara langsung memberi akses kepada semua orang untuk melihat, mengetahui, dan menikmati pengalaman alam, intelektual dan budaya masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi lingkungan Badan Usaha Milik Desa dalam mengelola Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dari informan, yaitu Ketua BUMDes Toapaya Selatan, Ketua Koordiantor Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan, Penggerak Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan bidang Unit usaha dan Masyarakat yang tinggal di daerah Ekowisata Mangrove Toapaya Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Lingkungan yang telah dilakukan BUMDes yaitu melalui beberapa tahap. Pertama, tahap assesment/penilaian yang meliputi analisis situasi dan identifikasi masalah sosial, ekonomi, lingkungan, Analisis pihak/pelaku yang terlibat, Komunikasi obyektif (untuk meningkatkan pengetahuan, mempengaruhi/perilaku). Kedua, tahap perencanaan yang meliputi pengembangan strategi komunikasi, Memotivasi dan mobilisasi masyarakat, Pemilihan media. Ketiga, tahap produksi yang meliputi desain pesan yang akan disampaikan, Produksi media disertai pretest. Keempat, tahap pelaksanaan yang meliputi penyebaran melalui media dan implementasinya, Dokumentasi dan evaluasi
Pembinaan Unit Usaha Alumni Universitas Riau “Mamil Koki" dalam Rangka Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Marketing Public Relations dan Pemanfaatan Digital Marketplace Tantri Puspita Yazid; Sesdian Angela; Irwan Iskandar; Rury Febriana; Rumyeni Rumyeni; Ikhma Zurani
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.517

Abstract

Potensi usaha kuliner yang sangatlah besar dan tidak akan pernah berhenti terus bertumbuh di masyarakat dengan munculnya bisnis-bisnis seperti produksi rumahan hingga UMKM. Tingginya aktifitas masyarakat juga menjadi faktor yang mempengaruhi potensi usaha kuliner. Kekuatan merek dagang bagi suatu usaha tentu menjadi hal yang utama. Saat ini media digital pun telah memfasilitasi bagi pelaku dan kegiatan usaha dengan munculnya marketplace, kegiatan usaha dapat dibagikan sehingga dikenal masyarakat yang pada akhirnya akan bertujuan untuk memperoleh keuntungan serta peningkatan penjualan. “maMiL koki” adalah salah satu usaha kuliner yang telah dirintis sejak tahun 2020 oleh alumni Universitas Riau yang ada di Kota Pekanbaru. Namun usaha dagang ini belum banyak diketahui oleh masyarakat di Kota Pekanbaru. Adapun tujuan pengabdian ini untuk mengetahui pemahaman alumni yang berwirausaha mengenai pentingnya penguatan merek dagang berbasis marketing PR dan pendekatan komunitas dalam berwirausaha, untuk menganalisis kekuatan merek dagang dan citra usaha kuliner alumni, untuk memberikan pembinaan usaha bagi alumni yang berwirausaha berbasis IPTEK melalui rancangan strategi marketing PR (desain e-catalog, video profile) yang terkoneksi dengan marketplace dan social media dalam membantu mengembangkan usaha kuliner alumni yang berwirausaha. Dimana masyarakat sasarannya adalah alumni Universitas Riau yang berwiausaha. Pengabdian ini dilakukan dengan metode diskusi, praktek dan pembinaan. Sehingga memberikan kontribusi dan manfaat yang sesuai dengan tujuan pengabdian yang ingin dicapai keberhasilannya dengan dapat meningkatnya pemahaman mengenai citra dan branding kekuatan merek dagang dan diwujudkan dengan terealisasinya pendaftarakan merek dagang sebagai kekayaan intelektual. Selain itu tercipta wirausaha mandiri “maMiL koki” yang menjadi binaan Inkubator Bisnis dan P2K2 Universitas Riau melalui program pengabdian berkelanjutan.
Sosialisasi Memertahankan Zero Stunting yang Ditaja Oleh Mahasiswa Kukerta Unri 2023 di Desa Simpang Perak Jaya Tantri Puspita Yazid; Rahman Wahyudhi; Miftah Hilmi Hairani Lubis; Vera Wandira; Halfina Syuhada; Gilang Yuda Nardana; Selvy Apriyani; Adhisty Shenia Auliandri Putri; Regita Marselina; Indy Titania
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): November: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i4.359

Abstract

Indonesia's vision for 2020-2024 is to focus on developing human resources starting from development in the health sector. Priority programs in the Health sector include maternal and toddler/child health. Stunting is a hot issue and urgent to be resolved because it has an impact on the quality of Indonesia's human resources in the future. Human resources are the main factor in determining the success of a country and nation. The aim of writing the article is to socialize maintaining zero stunting which was initiated by Kukerta UNRI students in Simpang Perak Jaya village. The research method used is a qualitative approach with descriptive analysis. The data source is an analysis of policy documents. Stunting is defined as a height index for age (TB/U) less than the 3rd percentile. Kukerta UNRI in Simpang Perak Jaya Village, through this activity, took the initiative to carry out socialization activities to maintain zero stunting with the aim of increasing the community's knowledge and knowledge regarding stunting. The implementation of stunting socialization goes through 3 stages, namely preparing facilities and infrastructure, the socialization stage and the evaluation stage. The result of the implementation of this socialization on maintaining zero stunting is an increase in the knowledge of the Simpang Perak Jaya Village community after being given counseling in the form of socialization.
GENDER CORRELATION BETWEEN COMPLIANCE AND THE HEALTH PROTOCOL IN THE NEW NORMAL ERA (THE CASE ON STUDENTS IN PEKANBARU) Tantri Puspita Yazid; Irwan Iskandar; Salsabila Salsabila; Oktri Permata Lani
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v5i2.4667

Abstract

Facing Covid-19, the government responded with a new normal policy. The public must implement the 5M health protocol to break the chain of the spread of Covid-19, such as wearing masks, washing hands, maintaining distance, staying away from crowds, and limiting mobility. Through the policy, a compliance action can be investigated. speaking about gender, gender differences seem to influence the health behavior of men and women. According to White, gender is a description of the behavior patterns of men or women which recognized in social life. This study aimed to determine the correlation between gender and compliance with health protocols in the New Normal Era. The population in this study were all students studying at the top 5 universities in Riau Province using the Propionate Stratified Random Sampling technique. The method used is a quantitative method with data collection techniques using questionnaires and observation. In this study using construct validity (construct validity). Testing the validity of this research instrument was carried out with the help of the SPSS 25 application/software and using the Pearson bivariate technique. Meanwhile, the instrument reliability test in this study used the Cronbach Alpha Formula technique and the SPSS 25 in windows program. The data were analyzed using the SPSS Spearman's Rank test, which states the correlation between X and Y variables. The results obtained by this study indicate a significant correlation between the Gender variable and the Health Protocol Compliance variable.
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN KAMPAR MENUJU KOTA LAYAK ANAK TINGKAT UTAMA Ilham Raka Guntara; Tantri Puspita Yazid; Rumyeni Rumyeni
Public Service and Governance Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Januari: Public Service and Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v4i1.713

Abstract

Child-worthy cities are the first terms introduced by the ministry of women's empowerment state in 2005 through a suitable city policy for children. In policy, it explains that the kla is the district/city government's effort to accelerate the implementation of the convention on the rights of the child (CRC) from legal frameworks in definitions, development and interventions, such as appropriate policies, institutions, and programs for children. Kla is kabupten/city has a child-based development system through integration of commitments and government resources, business communities and comprehensive policies planned and sustainable, programs and activities to fulfill the child's rights. On the kla administration, the kampar district also involves local government agencies and communities. The study USES qualitative methods, the data-gathering techniques used in this research interviews, observation, and documentation. As for the subject of the informant, who has been selected using this type of information, the research of 11 informals. that is, the kasubag child protection, the children's forum, the kampar children's ambassador, 4 parents, 2 school students, 3 teachers.
KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL PELATIH KEPADDA MURID DI SANGGAR TARI LAWIK OMBUN ART COMMUNITY PADA DESA KUOK KABUPATEN KAMPAR Suci Listy Rana; Tantri Puspita Yazid
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v11i1.7496

Abstract

Sanggar Tari Komunitas Seni Lawik Ombun Desa Kuok Kabupaten Kampar merupakan salah satu bentuk penyaluran bakat para pemuda dan pemudi di Desa Kuok sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya. Sanggar memiliki banyak prestasi di bidang tari dan sering diundang ke acara-acara kehormatan dan pernikahan. Dalam proses komunikasi antara pelatih dan siswa, sering terjadi miskomunikasi atau salah persepsi atau kurangnya pemahaman dalam proses pelatihan tari. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi instruksional pelatih serta proses penyampaian pesan dan simbol verbal dan nonverbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi instruksional yang dilakukan oleh pelatih tari kepada siswanya adalah. Pesan komunikasi instruksional yang disampaikan berupa pesan informatif dan pesan persuasif. Selama proses pelatihan, pelatih menggunakan komunikasi verbal, yaitu komunikasi lisan yang dominan menggunakan bahasa daerah atau bahasa Ocu. Sedangkan komunikasi nonverbal yang digunakan berupa simbol, sikap, ekspresi wajah, kontak mata, gerakan tubuh dan gerakan tangan serta nada intonasi. Kemudian ada tiga jenis hambatan yaitu pada sumber yaitu dari komunikator seperti penggunaan bahasa yang rumit, hambatan saluran yaitu peralatan yang rusak dan cuaca yang tidak mendukung serta hambatan pada komunikan yaitu komunikasi yang tidak fokus dan menimbulkan kebisingan sehingga suasana latihan menjadi terganggu.Kata kunci: Komunikasi Instruksional, Tradisional, Komunitas
Co-Authors Adhisty Shenia Auliandri Putri Adianto Adilla Afifah, Adilla Aditya Ramli Ahmad Hadi Ahmad Suwandi Al Dillah, Ramadhani Indah Andini, Laras Putri Anisah Septia Maheldi Anuar Rasyid Apriliani, Nurul Aisyah Averroes Mirza Azra, Ahmad Junaidi Damanik, Rahmad Arbadilah David Kriesna Dedi Kusuma Habibie Dini, Innayah Rahma Diva Rachel Elsa Dhamayanti June Elsarena, Mai Sela Rosa Erpanita Erpanita Ezra Novianty Fiona Fiona, Fiona Firdaus, Amirul Firdaus, Mumhammad Firlia Nouratama FRINI KARINA ANDINI Gilang Yuda Nardana Hadi, Ahmad Halfina Syuhada Harahap, Neshayani Hasibuan, Elida Hapni Heriyanto Tampubolon Hevi Susanti Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikhma Zurani Ilham Raka Guntara Indy Titania Inowi Rebecca Irwan Irwan Irwan Iskandar Karim Suryadi Khairiah Khairiah Khoirunnisa, Syafika Lestari, Yayuk Lia Azhura M. Arifuddin " Miftah Hilmi Hairani Lubis Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Mutia Asfarina Mutiara Hatika N. Nurjanah Nindi Manik Setiyani Nofri Sandria Nova Yohana Nurjanah Nurjanah Nurjanah Nurjanah Oktri Permata Lani Olivia Kathleen Panca Cahya Rinawati Putri, Indah Mardini Putri, Widya Ramalia Rahman Wahyudhi Ramli, Aditya Regita Marselina Ridwan Febrian Gusriady, Ridwan Febrian Ridwan Ridwan Ringgo Eldapi Yozani Risky Arya Putri Rizky Frans Rona Rizka Ronauli Ronauli Rosa Elsarena, Mai Sela Rumyeni Rumyeni, Rumyeni Rury Febriana Rusmadi Awza Salsabila . Salsabila Salsabila Salsabila Salsabila Salsabila, Salsabila Sari Hutagalung, Maduma Yanti Sari, Helen Puspita Sari, Maduma Yanti Selvy Apriyani Sesdia Angela Siagian, Dewi Radiatul Irabiah Sipahutar, Peter Y.P Suci Listy Rana Tutut Ismi Wahidar Ulfa Erfendy Vera Wandira Vivi Olivia Almariski Wahyuni " Welly Wirman Yasir Yasir Yesicha, Chelsy Zahwa, Rizka