Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

IMPLEMENTASI PENERAPAN PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI DI KELAS V SD Dwiana Ariyanti Dewi; Ghullam Hamdu; Akhmad Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar yang berkaitan dengan pengimplementasian dan penerapan kebijakan literasi dan numerasi (Asesmen Kompetensi Minimum) serta isu trend Pendidikan berkelanjutan saat ini melalui pembiasaan-pembiasaan di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan yaitu guru kelas V dan peserta didik kelas V SDN Tawangsari dan SDN 3 Pengadilan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa guru d SDN Tawangsari dan SDN 3 Pengadilan sudah mengimplementasikan pembelajaran literasi dan numerasi melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan, hanya saja tidak dilaksanakan secara khusus maupun terpisah dan dalam pembelajaran literasi dan numerasi masih di satukan dengan tematik dan belum mengaitkan dengan konsep Pendidikan berkelanjutan.
MODEL KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS V SEKOLAH DASAR Ihlasul Amaliyah; Akhmad Nugraha; Elan Elan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan pembelajaran di kelas V sekolah dasar, apakah pembelajaran yang diterapkan dikelas cukup membuat siswa dapat memahami materi pembelajaran yang guru sampaikan khususnya dalam pembelajaran PPKn materi hak dan kewajiban dalam kegiatan sehari-hari. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti adalah kualitatif deskriptif dimana partisipannya ialah guru kelas VA dan VB serta peserta didik kelas VA dan VB. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa di SDN Mangkubumi Tasikmalaya belum pernah menerapkan model kooperatif Two Stay Two Stray khususnya dalam pembelajaran PPKn materi hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik materi perubahan energi di sekolah dasar Tiara Melinda; Asep Nuryadin; Akhmad Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.18794

Abstract

Salah satu unsur penting dalam pembelajaran adalah bahan ajar. Akibatnya, bahan ajar harus dibuat sesuai dengan kurikulum yang berlaku serta karakteristik siswa. Komponen pengetahuan dan keterampilan dicakup oleh kurikulum saat ini, yang merupakan Kurikulum Merdeka. Aspek keterampilan dapat difasilitasi dengan menerapkan pendekatan saintifik yang bersifat ilmiah. Selain itu, bahan ajar yang dirancang perlu memperhatikan karakteristik siswa saat ini yang tergolong dalam digital native atau penduduk digital. Dengan begitu perlunya bahan ajar yang dapat memfasilitasi aspek keterampilan dengan memperhatikan karakteristik siswa. Dengan mempertimbangkan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik materi perubahan energi kelas IV sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, studi dokumentasi, observasi dan angket. Hasil validasi materi, media, dan pedagogik secara berurutan adalah 99,5%, 95,5%, dan 89,4%. Hasil implementasi e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik pada uji coba pertama adalah 93,3% dan 98,8% pada uji coba kedua. Hasil validasi dan angket respon siswa termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, dapat dikatakan layak untuk menggunakan e-modul IPAS berbasis pendekatan saintifik.
Pengembangan media kartu truth or dare pada materi ekosistem kelas V SDN 2 Sukaraja Lina Karlina; Akhmad Nugraha; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu Truth or Dare dan mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran IPA materi Ekosistem di kelas V SDN 2 Sukaraja. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian Design and Development (D&D) atau disebut juga desain dan pengembangan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 98,7% ahli media 94,1% dan ahli pembelajaran 95%. Hasil respon peserta didik mencapai 85,95% yang termasuk dalam kategori interpretasi “Sangat Baik” berdasarkan skala Likert. Hasil validasi ahli materi, media dan ahli pembelajaran menunjukkan bahwa media pembelajaran kartu Truth or Dare sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon peserta didik menunjukkan adanya ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran kartu Truth or Dare.
Analisis kebutuhan pengembangan instrumen penilaian pada materi gangguan sistem peredaran darah berbasis literasi sains di sekolah dasar dengan berbantu quizwhizzer Nunik Siti Nuroniah; Akhmad Nugraha; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.19777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan instrument penilaian berbasis literasi sains pada materi gangguan sistem peredaran darah. Penelitian ini merupakan bagian dalam R&D dengan menggunakan model ADDIE dalam tahap analisis (Analysis) kebutuhan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Penelitian ini melibatkan satu orang guru dan 19 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan literasi sains siswa masih rendah, hal ini dibuktikan dengan sebagian besar siswa masih kesulitan memahami materi mengenai materi sistem peredaran darah, dikarenakan cakupan materi cukup kompleks, (2) instrumen yang digunakan masih terbatas dalam mengukur pemahaman siswa guru masih terbatas pada instrumen penilaian hanya terfokus pada hafalan tidak berbasis HOTS yang erat kaitannya dengan tingkat literasi sains siswa, (3) perlu adanya pengembangan instrument penilaian berbasis literasi sains di sekolah dasar yang dapat mengukur kompetensi literasi sains siswa dengan menggunakan alat penilaian (assessment tool) yang menarik dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.
Pengembangan media pop-up book pada materi daur hidup hewan untuk siswa sekolah dasar Nurparidah, Dewi Sinta; Nugraha, Akhmad; Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengadaan serta pengembangan media pembelajaran IPA di sekolah dasar khususnya materi daur hidup hewan kelas IV sekolah dasar. Oleh karena itu peneliti merancang serta mengembangkan media pembelajaran pop-up book. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book pada materi daur hidup hewan di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Data dari penelitian ini dikumpulkan dari melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, penilaian para ahli, serta angket respon siswa pada saat uji coba dilaksanakan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa media yang dirancang serta dikembangkan sangat layak dan praktis untuk digunakan pada pembelajaran di sekolah.
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar Putri, Silvi Kharisma; Nugraha, Akhmad; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kualitatif model Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar yang tersedia di sekolah belum memenuhi kebutuhan peserta didik untuk dapat belajar mandiri interaktif karena masih menggunakan bahan ajar berbentuk cetak. Dengan demikian, dibutuhkan inovasi melalui pengembangan e-modul yang interaktif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Diharapakan dengan adanya e-modul berbasis 7th SDGs dapat mendukung tercapainya tujuan SDGs yang ketujuh dan menyadarkan generasi penerus agar mampu menjaga ketersediaan energi agar dapat digunakan secara terus-menerus oleh generasi yang akan datang. Penelitian ini hanya membahas mengenai kebutuhan pengembangan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan e-modul berbasis 7th SDGs di sekolah dasar. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-Modul, 7th SDGs
Penerapan strategi pembelajaran diferensiasi meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas IV pada materi perubahan wujud benda Triyasmin Fauziah, Dila; Merliana, Anggit; Nugraha, Akhmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24528

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah proses belajar yang memungkinkan peserta didik mempelajari materi sesuai dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan mereka. Hal ini bertujuan agar mereka tidak merasa gagal dalam pengalaman belajarnya (Mila Handiyani., 2022). Pembelajaran berdiferensiasi adalah upaya untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas agar memenuhi kebutuhan belajar individu setiap peserta didik. Tujuan penelitian ini untung meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS khususnya materi perubahan wujud benda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, yang mana tiap siklusnya dilaksanakan 1 pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Adapun teknik pengolahan data dilakukan dengan skoring dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I dan II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berhasil dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.