Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Sosialisasi Perumahan dan Permukiman Di Pulau Lombok Dalam Perspektif Desa Kota Hirsan, Fariz Primadi; Susanti, Febrita; Widayanti, Baiq Harly; Sushanti, Ima Rahmawati; Yuniarman, Ardi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.32076

Abstract

Abstract:  Lombok Island faces rapid development with intense rural-urban interaction, causing land-use shifts and housing challenges. Communities in transitional areas often lack understanding of regulations, decent housing standards, and sustainable environmental management. This community engagement initiative aimed to enhance stakeholders' and community understanding of housing and settlement regulations from a rural-urban perspective, increase awareness of sustainable planning, and foster active government-community participation. The method involved a technical guidance participatory meeting at the West Nusa Tenggara Province Housing and Settlement Agency on April 15, 2025. Stages included an initial survey, interactive visual materials, pre-test, lectures, discussions, and a post-test. Evaluation results showed a significant understanding increase from 73.45% to 87.04% regarding rural-urban housing typologies. Critical issues identified were unplanned land conversion, difficulty accessing information/permitting, infrastructure disparities, and evolving housing aspirations. These findings highlight the need for an integrated approach to Lombok's settlement developmentAbstrak: Pulau Lombok mengalami dinamika pembangunan pesat dengan interaksi "desa-kota" yang intens, memicu pergeseran fungsi lahan dan tantangan dalam pengembangan perumahan. Masyarakat di wilayah transisi seringkali kurang memahami regulasi, standar hunian layak, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan dan masyarakat tentang regulasi serta standar perumahan dan permukiman dalam perspektif desa-kota, meningkatkan kesadaran perencanaan permukiman berkelanjutan, dan mendorong partisipasi pemerintah serta masyarakat. Metode yang digunakan adalah bimbingan teknis melalui pertemuan partisipatif di Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB pada 15 April 2025. Tahapan mencakup survei awal, materi visual interaktif, pre-test, ceramah, diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 73,45% menjadi 87,04% terkait tipologi perumahan desa-kota. Isu kritis yang teridentifikasi meliputi konversi lahan tak terencana, kesulitan akses informasi/perizinan, kesenjangan infrastruktur, dan perubahan aspirasi hunian. Ini mengindikasikan perlunya pendekatan terintegrasi dalam pembangunan permukiman di Pulau Lombok.
PENDAMPINGAN PEMETAAN KEMAMPUAN LAHAN DI KECAMATAN GUNUNG SARI Widayanti, Baiq Harly; Susanti, Febrita; Ridha, Rasyid; Rahmi Yunianti, Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.442-448

Abstract

Kecamatan Gunung Sari merupakan salah satu kecamatan yang berbatasan langsung atau hinterland Kota Mataram. Permasalahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan terbangun cukup tinggi di Kecamatan Gunung Sari. Dokumen rencana tata ruang sangat dibutuhkan sebagai salah satu acuan atau instrumen untuk meminimalkan pelanggaran pemanfaatan ruang. Sehingga tujuan pengabdian ini untuk mendampingi pihak kecamatan Gunung Sari dalam melakukan pemetaan kemampuan lahan sehingga dapat diperoleh rekomendasi kawasan yang layak untuk dikembangkan sebagai lahan terbangun dan kawasan yang tidak dapat dikembangkan untuk kawasan terbangun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pendampingan dalam pengolahan data sekunder berupa data morfologi, erosi, bencana alam, curah hujan dan jenis tanah. Data sekunder tersebut divalidasi dengan survey primer dan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya Peta Fungsi Kawasan dan Peta Kemampuan Lahan. Luas lahan yang difungsikan sebagai kawasan budidaya 20,56%, kawasan penyangga 30,99% dan kawasan lindung 48,45%. Peta fungsi kawasan dan kemampuan lahan ini dapat digunakan sebagai acuan dan arahan dalam pemberian ijin pemanfaatan ruang serta dalam menentukan arah pengembangan Kecamatan Gunung Sari. Substansi dan isi peta yang telah dibuat disosialisasikan kepada masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Gunung Sari sehingga mereka memahami fungsi dari peta tersebut.
Analisis Kesesuaian Lahan Pertanian dengan Program Lahan Sawah Dilindungi di Kabupaten Lombok Barat Febrita Susanti; Rasyid Ridha; Baiq Harly Widayanti
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 1 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i1.24407

Abstract

Protected paddy fields (LSD) is one of the government programs from the Ministry of Agrarian and Spatial Planning / Head of the National Land Agency which aims to control the conversion of rice fields and meet the availability of paddy fields to support national food. The agriculture office has also developed the concept of sustainable agricultural land and food (LP2B) which will be used as regional regulations that will be a reference in development  and have goals that are in line with LSD. The obstacle to the implementation of this government program is land ownership by residents, so it tends to be difficult to maintain agricultural areas, West Lombok Regency based on the decision of the Minister of Agrarian and Spatial Planning / Head of the National Land Agency has determined a map of protected rice fields (LSD) covering an area of 9,102.17 Ha which is currently unknown condition, whether this area has been fulfilled properly. The purpose of this study is to determine the suitability of agricultural land by looking at the protected paddy field program. The research method uses argis overlay analysis and literature studies and interviews. The results of the analysis found that the unsuitable land area was 992.03 ha or 7% of the total area of protected rice fields based on the Regional Spatial Plan (RTRW). The findings were that there were 26501.62 ha of paddy field designation in accordance with the RTRW that had not been designated as protected rice fields (LSD).
Pendampingan pengembangan kawasan agroeduwisata melalui pemetaan potensi Desa Sesait Febrita Susanti; Murianto Murianto; Baiq Harly Widayanti; Rasyid Ridha; Ikhzam Khatami; Dimas Arya Andhika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26682

Abstract

AbstrakPotensi desa yang termanfaatkan secara maksimal dapat menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat dan desa. Potensi desa sebagian besar dibidang pertanian sehingga masyarakat desa mayoritas bekerja pada bidang pertanian. Potensi ini perlu dikembangkan salah satunya dengan menjadikan desa sebagai kawasan agroeduwisata. Desa Sesait memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agroeduwisata namun pengetahuan dan keterampilan masyarakan masih belum maksimal di aspek tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memetakan potensi-potensi desa yang dapat menunjang terwujudnya kawasan agroeduwisata. Metode pendampingan dilakukan dengan sosialisasi dan Focus Grup Discusion (FGD) dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat potensi berupa kawasan pertanian yang akan dikembangkan sebagai kawasan agroeduwisata dengan potensi kakao dan cengkeh. Pengunjung dapat belajar untuk menanam kakao dan cengkeh serta dapat belajar untuk melakukan pengolahan produk dengan bahan dasar cengkeh dan kakao. Selain itu akan dikembangkan kawasan pertanian agroeduwisata dengan menaman tomat, labu dan produk pertanian lainnya dimana pengunjung juga akan dapat belajar untuk proses penanaman sampai pada pengolah produk menjadi produk jadi. Untuk kawasan perternakan sapi akan ditata sehingga penampilannya akan lebih bersih, asri dan nyaman. Limbah sapi akan dioleh menjadi pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Implementasi yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian ini adalah mengolah limbah ternak menjadi pupuk cair organik dan pupuk padat organik. Kata kunci: agroeduwisata; FGD; limbah; organik Abstract The potential of the village that is utilized to the maximum can be one of the sources of income for the community and the village. The potential of the village is mostly in the agricultural sector so that the majority of village people work in the agricultural sector. This potential needs to be developed, one of which is by making the village an agro-edutourism area. Sesait Village has the potential to be developed as an agro-edutourism area, but the knowledge and skills of the community are still not optimal in this aspect. The purpose of this service activity is to map the potentials of the village that can support the realization of agro-edutourism areas. The method uses Focus Group Discussion (FGD) with community leaders, traditional leaders, youth leaders, the Village Government and the North Lombok Regency Government. The result of this activity is that there is potential in the form of an agricultural area that will be developed as an agro-edutourism area with the potential of cocoa and cloves. Visitors can learn to grow cocoa and cloves and can learn to process products with cloves and cocoa-based ingredients. In addition, an agro-edutourism agricultural area will be developed by planting tomatoes, pumpkins and other agricultural products where visitors will also be able to learn about the planting process to processing products into finished products. The cattle farming area will be arranged so that the appearance will be cleaner, more beautiful and comfortable. Cow waste will be turned into solid organic fertilizer and liquid organic fertilizer. The implementation that has been carried out in this service activity is to process livestock waste into organic liquid fertilizer and organic solid fertilizer. Keywords: agroedutourism; FGD; waste; organic
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Pelatihan Mesin Pencetak Briket Berbasis Limbah Pertanian di Desa Sesait Kabupaten Lombok Utara Ahmad Akromul Huda; Rasyid Ridha; Baiq Harly Widayanti; Syarif Hidayatullah; Suteja Suteja
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 8 No. 1 (2026): June Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/x0z23r98

Abstract

Desa Sesait memiliki potensi limbah biomassa yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengolahan limbah biomassa menjadi briket melalui penerapan mesin pencetak briket. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi teknologi mesin pencetak briket dengan pemberdayaan berbasis kelompok yang menghasilkan produk energi terukur serta meningkatkan kapasitas masyarakat. Program ini mendukung pengelolaan limbah biomassa berkelanjutan dan penguatan ekonomi desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan evaluasi. Pelatihan melibatkan 30 peserta dari kelompok tani dan pemuda desa dengan materi proses pirolisis, pengolahan arang, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan briket. Evaluasi menggunakan pretest dan posttest dianalisis dengan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, dari rata-rata 45,00 menjadi 96,00 (p = 0,000 < 0,05). Uji kualitas briket menunjukkan nilai kalor 4780 cal/gram, kadar air 7,5%, kadar abu 7,6%, dan waktu pembakaran 64,1 menit.
PENDAMPINGAN PEYUSUNAN PETA POTENSI DAN MASALAH DESA KARANG BAYAN, KECAMATAN LINGSAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Sri Rahmi Yunianti; Baiq Harly Widayanti; Febrita Susanti; Sri Apriani Puji Lestari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1234-1243

Abstract

Desa Karang Bayan merupakan salah satu desa di Pulau Lombok yang memiliki berbagai kekayaan alam dan budaya. Dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 11 tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Lombok Barat menetapkan Desa Karang Bayan sebagai kawasan cagar budaya desa tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pembuatan peta potensi dan masalah desa yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengembangkan dan memasarkan potensi yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan metode transek desa, yang mana hasil dari transek ini selanjutnya FGD kan bersama dengan masyarakat. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat berbagai potensi di Desa Karang Bayan yakni potensi alam (pertanian, hasil perkebunan buah, hutan penyangga dan perikanan), potensi wisata dan budaya, serta potensi ekonomi lokal. Selain itu terdapat beberapa permasalahan terkait lingkungan dan budaya yang semakin terkikis. Dari hasil tersebut, kemudian dilakukan penyusunan peta bersama masyarakat untuk menetapkan titik lokasi masalah dan potensi yang dapat dijadikan wisata desa, hal ini sebagai arahan bagi masyarakat dan perangkat desa untuk mengembangkan Desa Karang Bayan sebagai desa wisata
Konsep Kebijakan Kesiapan Pengembangan Kota Baru Berbasis Kawasan Pertambangan di Kecamatan Hu'u - Dompu Fariz Primadi Hirsan; Baiq Harly Widayanti; Sri Rahmi Yunianti; Armei Rapudin
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v7i1.39879

Abstract

Pengembangan kawasan pertambangan seringkali memicu pertumbuhan wilayah baru yang tidak terencana, sehingga berpotensi menimbulkan masalah sosial, lingkungan, dan tata ruang. Kecamatan Hu'u di Kabupaten Dompu merupakan salah satu wilayah yang mengalami transformasi spasial signifikan akibat aktivitas pertambangan emas oleh PT Sumbawa Timur Mining yang berkembang pesat sejak tahun 2012. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kesiapan pengembangan kota baru berbasis kawasan pertambangan pada lima aspek utama, yaitu sosial ekonomi, lingkungan, infrastruktur, kelembagaan, dan partisipasi masyarakat; serta (2) merumuskan konsep kebijakan pengembangan kota baru yang adaptif dan berkelanjutan. Metode penelitian mengintegrasikan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis tematik dan penguatan kuantitatif melalui Indeks Kesiapan Pengembangan Kawasan (IKPK) berbasis pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Weighted Overlay Analysis (WOA). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara pemangku kepentingan, dan kajian dokumen sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKPK tanpa pembobotan adalah 49,0 (kategori Kurang Siap), sedangkan nilai IKPK-AHP adalah 50,35 (batas bawah kategori Cukup Siap). Kelembagaan menjadi bottleneck utama (skor 40), diikuti oleh aspek lingkungan (skor 45) dan partisipasi masyarakat (skor 45). Berdasarkan simulasi WOA, intervensi kebijakan terintegrasi berpotensi meningkatkan IKPK hingga 66,5. Model kebijakan "Integrated Mining-Based New Town Development Policy" yang mencakup penguatan kelembagaan, pembangunan infrastruktur dasar, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, diversifikasi ekonomi lokal, dan partisipasi masyarakat berbasis komunitas direkomendasikan sebagai kerangka strategis bagi Pemerintah Kabupaten Dompu.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN URINE SAPI MELALUI PELATIHAN PRODUKSI PUPUK ORGANIK CAIR DI DESA SESAIT Ahmad Akromul Huda; Baiq Harly Widayanti; Rasyid Ridha
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v6i2.37035

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Desa Sesait dalam memanfaatkan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pelatihan, yang meliputi observasi lapangan, penyampaian materi di TPS3R, serta praktik langsung di lokasi kandang. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis dengan Paired Sample t-test. Hasil observasi menunjukkan potensi urin sapi mencapai sekitar 2.400 liter per hari, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pelatihan mencakup teknik pengumpulan urin, proses degassing, fermentasi menggunakan EM4 dan molase, hingga penyimpanan hasil fermentasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari 38,67 menjadi 91,33 (kenaikan 52,67%), serta seluruh peserta (100%) mampu melakukan proses pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam mendorong pemanfaatan limbah ternak menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
LOCAL ECONOMIC STUDY ON TOURISM DEVELOPMENT OF HALAL CASE STUDY: RINJANI CIRCLE AREA, SEMBALUN SUB DISTRICT, EAST LOMBOK DISTRICT Ima Rahmawati Sushanti; Mustamin H. Idris; Baiq Harly Widayanti
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 14 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v14i2.2019.pp167-180

Abstract

Halal tourism is the brand for West Nusa Tenggara province. Sembalun as one of kosher destination is part of Rinjani circumference and designated as a World Geopark by UNESCO. This study is aimed to assess the local economic empowerment base on halal tourism in Rinjani. The descriptive qualitative method was chosen to analyze the data. TheParticipatory Rural Appraisals used as an instrument to identify the expectations of the local economy, society. The study showed that local economic empowerment that could be developed as follows: 1) Halal food initiative through increasing community participation and skills, involving institutions, providing intensive assistance, and increasing the role of community and institution in creating cooperation, 2) Worship facility, improvement through increasing quality and maintenance of available worship facilities, 3) Services during Ramadan by improving the community and institutional capacity as well as delivering information to tourism operators and visitors, 4) Supporting facilities upgrading through increasing the nullah number of water-friendly toilets both quantity and quality
Co-Authors Agus Kurniawan Ahmad Akromul Huda Ahmad Akromul Huda Andhika, Dimas Arya Andi Syamsul Fajri Anggriyani, Anggi Armei Rapudin Aset, Arselinus Ayu Hapsari, Nurul Fikriati Azima, Baiq Siti Nur Baiq Azqiana Satirah Baiq Siti Nur Azima Denda Riratih Diah Rahmawati Dimas Arya Andhika Dodik Sutikno Dolly Kurniansyah Duwi Yunitasari Efendi, Muhammad Haikal Eka Rista Ekky Irawanto Febrita Susanti Furqonnur Fitra Harisandi, Dicky Hirsan, Fariz Primadi Holifia vania Rahmawati Huda, Ahmad Akromul I Ketut Widnyana I Made Wahyu Wijaya Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikhzam Khatami Ima Rahmawati Sushanti Imansyah, Imansyah Intan Savia Fitri kama suta Kamasuta Kamasuta Khatami, Ikhzam Kurniansyah, Dolly Langgamada Tri Ovanda Leni Marlina Leni Marlina Lestari, Sri Apriani Puji Liza Hani Saroya Wardi Liza Mayada Lukman Lukman M. Maolida Uci Marlia Ulva Marlina, Leni Marlina Maulana, Rangga Muh Rafly Jusuf Ramdhani Murianto Murianto Mustamin H. Idris Mustamin H. Idris Muttia Suffiani Nur Hidayah Osy Insiani Pipin Maya Anjani Purwasih, Rati Putu Eka Pasmidi Ariati Rahmi Yunianti, Sri Rangga Maulana Rapudin, Armei Rasyid Ridha Rasyid Ridha Rati Purwasih Rismayani - Rista, Eka Rudi Arrahman Satirah, Baiq Azqiana Siswahyuning Raudhotul Ilmi Sri Rahmi Yunianti Sri Rahmi Yunianti Sri Wahyuningsih Sucipto Ramdani Susanti, Febrita Suteja Suteja Sutikno, Dodik Syarif Hidayatullah Tauladan, Anan Tinggar Soni Anjani, Putri Viphindrartin, Sebastiana Wilantari, Regina Niken Yuniarman, Ardi Yuniarman, Ardi Zainuri Zainuri, Zainuri