Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DAN DIABETES GESTASIONAL DENGAN KEJADIAN HIPOGLIKEMIA NEONATUS DI RSUD KOTA MATARAM Muhammad Rezki Al-Ayyubi; I Putu Dedy Arjita; Muhammad Ashhabul Kahfi Mathar; Ananta Fittonia Benvenuto
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/zejw2m96

Abstract

Hipoglikemia neonatus merupakan salah satu masalah metabolik pada bayi baru lahir yang dapat terjadi tanpa gejala dan berpotensi menimbulkan komplikasi bila tidak ditangani. Kejadian hipoglikemia neonatus dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk berat badan lahir dan kondisi maternal seperti diabetes gestasional.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dan diabetes gestasional dengan kejadian hipoglikemia neonatus di RSUD Kota Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2023 di RSUD Kota Mataram menggunakan data rekam medis kelahiran hidup tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 103 neonatus. Analisis bivariat dilakukan untuk menilai hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 0,05. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan kejadian hipoglikemia neonatus (p=0,052). Terdapat hubungan yang signifikan antara diabetes gestasional dan kejadian hipoglikemia neonatus (p=0,001). Diabetes gestasional berhubungan signifikan dengan kejadian hipoglikemia neonatus, sedangkan berat badan lahir tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan hipoglikemia neonatus di RSUD Kota Mataram.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Paritas dan Inisiasi Menyusu Dini dengan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif pada Bayi di Puskesmas Mataram Ni Kadek Dwi Puspayanti; Ananta Fittonia Benvenuto; Dany Karmila; I Wayan Suradhipa
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18500

Abstract

ABSTRACT Exclusive breastfeeding is the best source of nutrition and nutrients that enhances immunity and optimizes the growth and development of children. The practice of exclusive breastfeeding can be influenced by several factors, including maternal knowledge, parity, and early initiation of breastfeeding (IMD). To determine the relationship between maternal knowledge, parity, and early initiation of breastfeeding with the history of exclusive breastfeeding among infants at Mataram Community Health Center. This study was a quantitative analytic observational study with a cross-sectional design. The study involved 70 samples selected using stratified random sampling. The research was conducted at the Mataram Community Health Center in September 2024. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p0.05. Univariate analysis showed that 62 respondents had good knowledge, 43 respondents were multiparous mothers, 46 infants received early initiation of breastfeeding (IMD), and 74 respondents provided exclusive breastfeeding to their infants. Bivariate analysis revealed a significant relationship between parity and the history of exclusive breastfeeding (p-value=0.003). A significant relationship was also found between IMD and the history of exclusive breastfeeding (p-value=0.003). However, no significant relationship was found between maternal knowledge and the history of exclusive breastfeeding (p-value=0.104). Parity and early initiation of breastfeeding are statistically significantly associated with the history of exclusive breastfeeding. No significant association was found between maternal knowledge and the history of exclusive breastfeeding. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Maternal Knowledge, Parity, Early Initiation Of Breastfeeding.  ABSTRAK Air Susus Ibu (ASI) eksklusif merupakan asupan nutrisi dan gizi terbaik yang akan meningkatkan imunitas dan mengotimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemberian ASI Eksklusif ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pengetahuan ibu, paritas dan inisiasi menyusu dini (IMD). Mengetahui hubungan pengetahuan ibu, paritas dan inisiasi menyusu dini dengan riwayat pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Matarm. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel pada Penelitian ini sebanyak 70 sampel yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Mataram pada bulan September 2024. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dengan nilai signifikan p0,05. Hasil analisis univariat menunjukan 62 responden dengan pengetahuan baik, 43 responden merupakan ibu multipara, 46 bayi responden mendapatkan inisiasi menyusu dini (IMD) dan 74 responden memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Analisis bivariat menunjukan ada hubungan signifikan antara paritas dan riwayat ASI eksklusif dengan nilai p-value=0,003. Hubungan signifikan juga didapatkan antara IMD dan dan riwayat ASI eksklusif dengan nilai p-value=0,003. Tidak terdapat tubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan riwayat ASI eksklusif dengan nilai p-valu=0,104. paritas dan IMD berhubungan signifikan secara statistik dengan riwayat pemberian ASI Eksklusif. Tidak Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan Riwayat pemberian ASI Eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Pengetahuan Ibu, Paritas, Inisiasi Menyusu Dini.