Claim Missing Document
Check
Articles

ASESMEN SUMBERDAYA WARISAN GEOLOGI SEMBURAN LUMPUR DI KECAMATAN SEDATI, KABUPATEN SIDOARJO Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Anik Hilyah; Dhea Pratama Novian
Jurnal Geosaintek Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v9i1.16656

Abstract

Cekungan Jawa Timur Utara memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang tinggi sekaligus menyimpan potensi semburan lumpur yang signifikan. Fenomena semburan lumpur ini menjadi suatu warisan geologi yang memiliki nilai aspek sejarah dan sangat penting dalam pengembangan penelitian. Keberadaan kawasan semburan lumpur di kawasan Kota Surabaya dan sekitarnya masih mendapatkan perhatian yang minim dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat. Hal inilah yang mendorong dilakukannya penelitian berupa kajian kebumian dan asesmen dari warisan geologi semburan lumpur di kawasan ini, terkhusus pada Gunung Lumpur Kalanganyar, Sedati. Metode penilaian berdasarkan Petunjuk Teknis Asesmen Sumber Daya Geologi yang disusun oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupa model asesmen untuk menilai potensi suatu situs warisan geologi, melalui beberapa kriteria, indikator dan parameter secara kuantitatif. Asesmen kuantitatif ini didasarkan pada faktor bobot meliputi penilaian suatu situs warisan geologi berdasarkan pada nilai - nilai sains, nilai – nilai edukasi, nilai – nilai pariwisata, dan penilaian pada resiko degradasinya. Asesmen sumberdaya warisan geologi ini didukung dengan aplikasi metode geofisika berupa Metode Magnetik, dimana metode ini memanfaatkan anomali magnet di suatu lokasi untuk dapat memperkirakan kondisi bawah permukaan suatu lokasi penelitian. Hasil dari akuisisi magnetik didapatkan dugaan struktur patahan di daerah tersebut.  Dari integrasi informasi yang didapatkan antara studi literatur dari penelitian terdahulu, aplikasi Metode Magnetik, serta asesmen langsung di lapangan di dapatkan masuk kategori baik sebagai suatu sumberdaya warisan geologi. Masyarakat lokal diharapkan mempunyai pemahaman dan bersama-sama pemerintah membantu dalam membangun, menjaga dan pengembangan kawasan semburan lumpur di kawasan ini, terutama Gunung Lumpur Kalanganyar, Sedati, sebagai kawasan wisata warisan geologi di kawasan Surabaya-Sidoarjo
Using Virtual Outcrop Models as a Geological Learning Media M. Haris Miftakhul Fajar; Amien Widodo; Eko Puswanto; Marsha Khairia Alfany; Mahendra Wirayudhatama; Fikri Abdullah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3398

Abstract

The Covid-19 pandemic has impacted various sectors due to a new wave of technology rising shortly, specifically geological learning models. Using research and development methods, the research aims to develop more scientific observations as a provision for pre-field work activities at Geophysical Engineering Department Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Furthermore, we need a media that can provide learning that can emphasize process skills and students' abilities to determine and understand the objective concepts of material. Virtual outcrop models integrated with video learning platform can fulfil the learning process by providing experience in observations outcrops directly in the class. A three-dimensional (3D) Virtual Outcrop Model (VOMs) was created using the photogrammetry software Agisoft PhotoScan based on photos taken in the field using smartphones and drones. The existence of this media is expected to add direct experience to visualize how geological phenomena occur in nature. The learning activities are divided into four sequential stages: observation, data collection, interpretation, and hypothesis giving. 87% of respondents stated that learning models using VOMs and videos can boost their knowledge of scientific observation. This learning method can help improve academic achievement because it applies technology implementation in theory and practice, providing geological information to us
Subsurface Analysis on Ranu Grati Lineaments with Satellite Gravity Data Dhea Pratama Novian Putra; M. Haris Miftakhul Fajar; Dwa Desa Warnana; Amien Widodo; Faqih Ulumuddin; Syabibah Zakiyya Zukhrufah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3400

Abstract

The lineaments with NE-SW direction formed by the Umbulan Spring, Banyubiru Spring, and Ranu Grati Maar in Pasuruan Regency indicate a geological structure. This structure is predicted to play a role in forming these springs and maar. Therefore, a study was conducted to identify the presence of these geological structures using the GGMPlus satellite gravity data. The data used in this study were 945 points with spacing intervals of about 200 to 300 meters. Satellite gravity data needs to be corrected so that the Complete Bouguer Anomaly (CBA) value is obtained, which can be used to determine the distribution of density contrast values ​​in the research area. Gridding is done by using a Second Vertical Derivative (SVD) filter to determine existing fault that results in the lineaments of the two springs and maar based on the second derivative value from CBA. It was found that the range of interpolated CBA values ​​in the study area was around 143 mGal to 150 mGal. SVD analysis indicates existing a fault plane exists through Umbulan Springs, Banyubiru Springs, and Ranu Grati Maar with E-W direction.
PEMODELAN TSUNAMI DI KECAMATAN PACITAN DAN KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN PACITAN JAWA TIMUR Ferdian Yoga Aditama; Amien Widodo; Juan Pandu Gya Nur Rochman; Sugeng Pribadi
Jurnal Geosaintek Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v9i3.18056

Abstract

Selama kurun waktu tahun 1600 hingga 2007 telah terjadi kurang lebih 109 tsunami di Indonesia dengan 90% diakibatkan gempa tektonik. Pacitan berada pada daerah tunjaman (subduction) yang sangat rawan terhadap gempabumi dan tsunami. Kondisi morfologi pesisir Pacitan berpotensi besar terhadap bahaya tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan tsunami yang dibangkitkan oleh gempa hipotetik megathrust segmen Jawa Timur berkekuatan Mw 8.7. Metode yang digunakan Cornell-Multi Grid Coupled dengan software COMCOT 1.7. Sistem nested grid menggunakan 4-layer terdiri dari 1-layer GEBCO, 2-layer batimetri, dan 1-layer integrasi untuk menghasilkan pemodelan tsunami dengan resolusi yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan skenario gempa hipotetik megathrust segmen Jawa Timur menyebabkan vertical displacement pada permukaan laut sebesar -4.59 m hingga 7.02 m. Propagasi tsunami ke arah utara menuju pesisir Pacitan memiliki amplitudo maksimum 33.16 m dengan waktu tempuh 23 – 29 menit kemudian menyebar ke segala arah. Jangkauan inundasi terjauh terjadi di Kecamatan Pacitan sejauh 4.19 km ke arah utara Pantai Ranuharjo, sedangkan run-up maksimum 21.82 m terjadi di Pantai Soge Kecamatan Ngadirojo. Berdasarkan peta bahaya tsunami, Kecamatan Pacitan memiliki luasan area terdampak inundasi paling luas 21.63 km2, sedangkan luasan area inundasi terkecil di Kecamatan Tulakan 0.33 km2.
Ancient Disaster, the Cause of the Burial of the Kumitir Archeological Site Widodo, Amien; Rochman, Juan Pandu Gya Nur; Fajar, M. Haris Miftakhul; Roslee, Rodeano; Nugroho, Wicaksono Dwi
Indonesian Journal of Geography Vol 56, No 2 (2024): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.91875

Abstract

The Kumitir site, associated with the Majapahit Empire, is a significant archeological discovery. Archeologists from the East Java  Cultural Heritage Preservation Center (BPCB), uncovered a structure at this site, buried beneath boulder-sized rocks. According to historical literature, the collapse of Majapahit was caused by volcanic eruptions from the Anjasmoro, Arjuno, or Welirang complexes. Therefore, this study aimed to recreate the gravity-driven mass flow covering the Kumitir Site. Geological surveys, including sediment structure analysis and grain orientation measurements, were conducted to provide new information on paleocurrent and ancient sedimentary processes at the site. Digital Elevation Map (DEM) and the Laharz simulation tool facilitated the creation of reconstructed lahar flow maps using open-source DEM data with an eight-meter resolution. The results of the boulder analysis showed that a paleochannel played a significant role in the burial site, with two sources identified, namely Mount Welirang (Welirang alluvial fan) and the Anjasmoro complex (Old Jatirejo alluvial fan). Meanwhile, the combination of methods applied signified the direction of the Welirang alluvial fan (ESE-NNW) and the Jatirejo Tua alluvial fan (SSW-NNE). Volumes of 9 million m3 and 65 million m3 were the most relevant parameters for estimating the lahar flows of the western and eastern craters, respectively.
REKONSTRUKSI DAN PEMODELAN PENJALARAN TSUNAMI MENGGUNAKAN SISTEM TOAST DENGAN METODE PEMODELAN EASYWAVE (STUDI KASUS TSUNAMI BANYUWANGI 3 JUNI 1994) Febrianty, Angeline; Ramadhanty, Aura Zahra; Nurokhim, Arif; Widodo, Amien
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i02.69204

Abstract

Banyuwangi adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan area terluas. Daerah ini berlokasi di ujung timur Pulau Jawa dengan wilayah pesisir di bagian selatan yang sangat rawan terhadap bencana tsunami karena terdapat zona pertemuan antara lempeng tektonik Indian-Australia dan Eurasia. Dalam penelitian ini, rekonstruksi tsunami yang terjadi di Banyuwangi pada 3 Juni 1994 dilakukan dengan metode Easywave dan sistem TOAST. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa nilai run up bergantung pada magnitud dan kedalaman gempa. Pulau Nusa Barung memiliki status awas dengan ketinggian run up 4,951 m, sedangkan wilayah di Jember, Jawa Timur, memiliki ketinggian run up 4,785 m.
IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI GEMPA INTRASLAB DI PULAU JAWA 2017-2021 DENGAN METODE SEGMEN IRISAN VERTIKAL (STUDI KASUS GEMPA INTRASLAB TASIKMALAYA) Ramadhanty, Aura Zahra; Febrianty, Angeline; Utomo, Agung M.; Widodo, Amien
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i3.341

Abstract

Pulau Jawa merupakan salah satu daerah seismik aktif karena terdapat zona subduksi yang disebabkan oleh pergerakan di bagian selatan Laut Pulau Jawa, yaitu Trench Sunda sehingga sering terjadi gempabumi. Keberadaan sesar-sesar yang melintang di daerah Jawa Barat sesar di Pulau Jawa juga termasuk dalam faktor yang menyebabkan gempabumi merusak. Untuk mengidentifikasi jenis gempa, perlu dilakukan analisis berdasarkan besar magnitudo, kedalaman hiposenter, dan mekanisme fokalnya. Dengan menggunakan metode segmen irisan vertikal (vertical cross-section) dapat diketahui arah subduksi lempeng, kedalaman hiposenter, dan jarak hiposenter terhadap titik awal lintasan, serta persebaran gempabumi. Pada penelitian ini, gempa intraslab di Tasikmalaya terjadi dengan kedalaman lebih dari 60 km, yaitu 115 km dengan Mw (moment magnitude) 6,5 dan mekanisme fokal oblique strike-slip.
Deformasi Permukaan pada Manifestasi Gunung Lumpur di Wilayah Cekungan Jawa Timur dari Pengolahan Data SAR menggunakan Metode PS-InSAR Syahputri, Bella Esti Ajeng; Anjasmara, Ira Mutiara; Widodo, Amien
GEOID Vol. 16 No. 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v16i2.1683

Abstract

Penelitian ini menyajikan hasil pengolahan data SAR dengan metode Permanent Scatterer Interferometric SAR (PS-InSAR) yang bertujuan untuk menganalisa pola dan nilai deformasi muka tanah akibat manifestasi gunung lumpur di wilayah Cekungan Jawa Timur. Dengan menggunakan metode PS-InSAR pada pengolahan data time series untuk citra SAR L-band ALOS PALSAR 1 tahun 2007-2009 dan C-band Sentinel 1A tahun 2015-2019, besarnya deformasi yang didapat dapat sampai ketelitian satuan milimeter. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk pengolahan tahun 2007-2009 tidak dapat dijadikan informasi deformasi karena kurangnya ketersediaan jumlah citra sebagai syarat pengolahan metode PS-InSAR, sedangkan hasil pengolahan tahun 2015-2019 menunjukkan pola dan nilai deformasi yang berbeda pada tiap lokasi. Pada Gunung Lumpur Sidoarjo terjadi penurunan muka tanah rata-rata sebesar 5,46 mm/th. Gunung Lumpur Gununganyar mengalami kenaikan muka tanah rata-rata sebesar 1,71 mm/th dan penurunan muka tanah sebesar 7,08 mm/th. Gunung Lumpur Kalanganyar mengalami kenaikan muka tanah rata-rata sebesar 0,99 mm/th. Gunung Lumpur Wringinanom mengalami kenaikan muka tanah rata-rata sebesar 3,37 mm/th, dan Gunung Lumpur Bujhel Tasek Bini dan Laki mayoritas mengalami kenaikan muka tanah rata-rata 2,88 mm/th. Hasil analisis penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan pembangunan atau konstruksi pada wilayah di sekitar manifestasi gunung lumpur di Provinsi Jawa Timur.This study presents the results of the Permanent Scatterer Interferometric SAR (PS-InSAR) processing technique, which aims to analyze the pattern and value of surface deformation due to mud volcano manifestations. Using the PS-InSAR method, the deformation identified from processing time-series data on the ALOS PALSAR 1 L-band SAR Image in 2007-2009 and C-band Sentinel 1A 2015-2019 can reach the accuracy of millimeters. The results also showed that the 2007-2009 data processing could not be used as deformation information. It is because the minimum number of images required for the PS-InSAR method was not fulfilled. The 2015-2019 data processing illustrates the deformation patterns and values on the mud volcano manifestation locations. The Sidoarjo Mud Volcano experience uplift with an average value of 5.46 mm/year. The Gununganyar Mud Volcano experienced average uplift of 1.71 mm/year and a subsidence of 7.08 mm/year. The majority of the Kalanganyar Mud Volcano experienced average subsidence of 0.99 mm/year. The Wringianom Mud Volcano experienced average subsidence of 3.37 mm/year, and the majority of Bujhel Tasek Bini and Pria Mud Volcano has average subsidence of 2.88 mm/year. This study's results can be useful for consideration in development activities or construction around the mud volcanoes manifestation in East Java Province.
Pemodelan Data Seismik Lingkungan Vulkanik Ghazalli, Muhammad; Widodo, Amien; Syaifuddin, Firman
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksplorasi hidrokarbon saat ini mengharuskan geosaintis untuk mencari area baru yangsebelumnya dianggap tidak menghasilkan hidrokarbon. Dengan ditemukannya rembesan minyak padadaerah vulkanik mengindikasikan adanya petroleum play aktif yang memiliki cadangan hidrokarbon.Ketidakmampuan gelombang seismik untuk menggambarkan bawah permukaan pada daerah vulkanikmenjadikan dibutuhkannya pemodelan seismik. Pemodelan seismik akan memodelkan ataumerekonstruksikan penjalaran gelombang seismik pada model geologi yang telah ditentukan, padakasus ini model geologi yang digunakan adalah model geologi pada lingkungan vulkanik. Penelitian inimenggunakan 2 model, yang pertama adalah model “Kue Lapis” dan yang kedua adalah model “Serayu”yang merupakan model kompleks dari cekungan North Serayu di Jawa tengah. Kedua model tersebutmemiliki lapisan basalt dengan tebal 200 m yang menutupi lapisan bawahnya yang menjadi targetkarena menyimpan cadangan hidrokarbon. Dari hasil pemodelan dapat dilihat fenomena gelombangketika merambat melalui lingkungan vulkanik. Data hasil pemodelan kemudian direkonstuksikan ulangdengan menggunakan pengolahan data seismik menggunakan alur pengolahan seismik konvensionalmulai dari geometri hingga migrasi. Hasil olahan tersebut akan dibandingkan dengan model yang telahdibuat dan dilakukan analisa. Dihasilkan bahwa dibutuhkan disain akuisisi yang khusus untuk lingkunganvulkanik karena keterbatasan gelombang untuk melakukan penetrasi pada lapisan tipis dan memilikikontras kecepatan yang besar lalu pengaruh koreksi statik yang sangat mempengaruhi data dikarenakanelevasi topografi dan kemudian ditemukan fenomena multiple ketika gelombang melewati lapisan basaltdan berkurangnya resolusi seismik ketika melewati lapisan basalt dikarenakan gelombang cenderungditeruskan mengikuti hukum Fermat.
Identifikasi Intrusi Air Laut Pada Air Tanah Menggunakan Metode Induced Polarization Studi Kasus Daerah Surabaya Timur Aryaseta, Bagas; Warnana, Dwa Desa; Widodo, Amien
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 3 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar air tanah di wilayah kota Surabaya sudah mengalami intrusi air laut dan memiliki kadar garam yang tidak sesuai standar air minum. Permasalahan akifer air tanah yang sudah terintrusi air laut diidentifikasi menggunakan metode Induced Polarization dilengkapi dengan data sumur dan data resistivity sebagai data pelengkap. Pengukuran data sumur dilakukan di beberapa lima belas titik di Surabaya Timur yang hasilnya menunjukkan parameter-parameter air seperti salinitas, TDS, konduktivitas, dan pH. Pengukuran Induced Polarization dan Resistivity metode Wener-Schlumberger dilakukan di tiga lintasan di Surabaya Timur yang tersebar di daerah air asin, air payau rendah, dan air tawar. Penampang Chargeability dan Resistivity memiliki penetrasi kedalaman 9 m menunjukkan hasil yang cukup baik dalam mengidentifikasi akifer air tanah. Akifer dengan nilai resistivitas rendah (6.81 ohm.m) dan chargeabilitas rendah (<0.302 msec) besar kemungkinan merupakan air asin.
Co-Authors Adhitama Rachman Adib Banuboro Aditama, Ferdian Yoga Afif, Hamzah Ahmad Iqbal Hamami Alam, Kharis Aulia Alfany, Marsha Khairia Ali Masduqi Andradit, Fikrizan Anik Hilyah Anindya Putri R Anindya Putri R Anwar, Nadjadji Arief Alihudien Arief Ismanto Arif, Musta'in Aripin, Pegri Rohmat Ariyanti, Nita Ary Iswahyudi Aryaseta, Bagas Aryaseta, Bagas Bahri, Ayi Syaeful Bella Esti Ajeng Syahputri Bimakurnia Septadi Chemistra, Paul Christopher Salim Daniel Oranova Siahaan Dhea Pratama Novian Dhea Pratama Novian Putra Dwa Desa Warnana Eko Puswanto Eko Puswanto, Eko Elfarabi Elfarabi Elfarabi, Elfarabi Erik Sapta Perbawa Fajar, M. Haris Miftakhul Fakhriar Naufaldi Faqih Ulumuddin Febrianty, Angeline Ferdian Yoga Aditama Fikri Abdullah Fikri Abdullah, Fikri Fikrizan Andradit Firman Syaifudin Fuadur K Ghazalli, Muhammad Gita Akbar Satriawangsa Gita Akbar Satriawangsa Hamami, Ahmad Iqbal Hamzah Afif Hanif Dhiyaz Ulhaq F Hardyani, Putry Vibry Hetty Triastuty Hetty Triastuty Hilyah, Anik I Putu Artama Wiguna Ira Mutiara Anjasmara Ira Mutiara Anjasmara, Ira Mutiara Irwan Setyowidodo, Bagus Jaya Santosa Ismantor, Arief Iswandaru, Yoga Satria Iswandaru Jaka Rahadiansyah Jamilah, Zahrotin Juan Pandu Gya Nur Rochman K, Fuadur Zakki Ketut Dewi Martha Erly Kharis Aulia Alam Kurniawan, Akbar Dwi Lestari, Wien Lukman Noerochim Lutfi Zakariah M Haris Miftakhul Fajar M, Mahendra A M. Singgih Purwanto Mahendra A M Mahendra Wirayudhatama Mariyanto Mariyanto Marsha Khairia Alfany Muhammad Ghazalli Muhammad Ghazalli Muhammad Mifta Hasan Muhammad Mifta Hasan Muhammad Nurul Puji Muhammad Reza Shalahuddin Noor Muhazzib F Muthiul Padlilah N R, Juan Pandu G Naufaldi, Fakhriar Nefrizal Nefrizal Nefrizal Nefrizal Nizar Dwi Riyantiyo Nova Nevila Rodhi Novian, Dhea Pratama Nugroho, Wicaksono Dwi Nurlaili Humaidah Nurokhim, Arif Padlilah, Muthi’ul Pamungkas, Adjie Paul Chemistra Pegri Aripin Pegri Rohmat Aripin Purwanto, M Singgih Purwanto, Mohammad Singgih Putra Sukandar, Eka Cahya Putra, Dhea Pratama Novian Putry Vibry Hardyani Rahadiansyah, Jaka Rahmaningtyas, Anindya Putri Rahmatun Inayah Ramadhanty, Aura Zahra Rizky Rahmadi Wardhana Rizky Rahmadi Wardhana Robi Alfaq Abdillah Roslee, Rodeano Royke Wenas Salim, Christopher Septadi, Bimakurnia Singgih Purwanto Singgih Purwanto , Moh. Singgih Purwanto, Moh Siti Kamilia Aziz Sugeng Pribadi Sugeng Pribadi Syabibah Zakiyya Zukhrufah Syahputri, Bella Esti Ajeng Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Tatas, Tatas Thufeil Amr Adausy Ulumuddin, Faqih Umi Yuhana Ummi Fadlilah K Utomo, Agung M. Wardhana, Rizky Rahmadi Wardhana, Rizky Rahmadi Widya Utama Wijaya, I Putu Krishna Wirayudhatama, Mahendra Zakaria, Moch Lutfi Zukhrufah, Syabibah Zakiyya