Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LingTera

Wacana kekuasaan dan politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidrama Indra, Andi Batara; Wiyatmi, Wiyatmi
LingTera Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Applied Linguistics, FBSB, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lt.v8i1.10168

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui (1) wujud wacana kekuasaan, (2) praktik wacana kekuasaan, (3) wujud wacana politik, dan (4) praktik wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif. Objek peneltian adalah kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma. Pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Analisis data menggunakan kualitatif deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya ditemukan empat wujud wacana kekuasaan yang berbentuk disiplin atau disciplinary, hukuman atau punisment, kuasa tubuh atau biopower, dan pengetahuan  atau knowledge. Praktik wacana kekuasaan ditemukan empat praktik yang berbentuk pembunuhan, teror, penculikan, dan penyiksaan. Wujud wacana politik dalam kumpulan cerita pendek Penembak Misterius dan kumpulan cerita pendek Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma ditemukan tiga wujud wacana politik yang berbentuk politik pemerintah atau negara, politik seksual atau gender, dan politik instansi. Praktik wacana politik ditemukan dua jenis praktik yang berbentuk kebijakan dan aturan. Power and politic discourse in Seno Gumira Ajidarma's short stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata Abstract: The purpose of this study is to understand (1) the existence of discourse of power, (2) the example of power, (3) the existence of political discourse, and (4) the example of political discourse in Seno Gumira Ajidarma's Short Stories Penembak Misterius and Saksi Mata. The study is qualitative research. The data were obtained by reading intensively, making a systematic list, looking for other references, identifying the existing discourse of power and the example of power, identifying the existing discourse of politics and the example of political case. The analysis of this study used the descriptive qualitative method by classifying, interpreting, analyzing, and concluding the data. The result of this study shows that there are four forms of power: knowledge, discipline, punishment, and biopower in  Seno Gumira Ajidarma's Short Stories entitled Penembak Misterius and Saksi Mata. Also, there are four examples of political cases such as assassination, terror, kidnapping, and torture. Besides, there are three forms to show the existence of politics such as government politics, gender politics, and office politics and two forms to describe political practice such as policy and regulation.
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris Hadi, Syamsul; Wiyatmi, Wiyatmi
LingTera Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Applied Linguistics, FBSB, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lt.v8i2.11307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode konten analisis atau analisis isi yang menemukan, mendeskripsikan, menganalisis, dan mendapatkan data secara empiris dalam novel-novel karya Salman Faris. Objek penelitian ini adalah novel Perempuan Rusuk Dua, Guru Onyeh dan Guru Dane. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumenter yaitu dengan cara melihat atau mengamati, melakukan pencatatan yang sistematis, dan mencari sumber atau referensi. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Wujud budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris terdiri dari delapan aspek, yaitu: 1) agama dan sistem kepercayaan masyarakat suku Sasak, 2) bahasa masyarakat suku Sasak, 3) sistem pengetahuan masyarakat suku Sasak, 4) sistem peralatan dan teknologi masyarakat suku Sasak, 5) sistem organisasi masyarakat suku Sasak, 6) sistem mata pencaharian hidup masyarakat suku Sasak, 7) tradisi/adat-istiadat masyarakat suku Sasak, dan 8) kesenian masyarakat suku Sasak. Realization cultural of Sasak people in Salman Faris' novels Abstract: This study aims to describe the cultural of Sasak people in Salman Faris' novels. This research is a qualitative study using content analysis that locates, describes, analyzes, and obtains empirical data in the novels by Salman Faris. The objects of  this study were novel Perempuan Rusuk Dua, Guru Onyeh, and Guru Dane. Data in this study were collected using documentation by seeing or observing, doing the systematic recording, and looking for a source or reference. The results of this study are as follows. The form of Sasak cultures in the to novels by Salman Faris consists of eight: (1) religion and belief system of Sasak society, (2) the language of Sasak society, (3) Sasak community knowledge systems, (4) systems of equipment and technology of Sasak community, (5) Sasak community organization systems, (6) livelihood systems of Sasak's life, (7) traditions/customs of Sasak society, and (8) Sasak community arts.