Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Alur Merdeka dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik Delliar Ramadan; Khaeruddin Khaeruddin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 3 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i3.179

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran warga negara yang baik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kewarganegaraan adalah konsep Alur MERDEKA, yang menekankan pada kebebasan, kemandirian, dan keberanian siswa dalam berpikir dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep Alur MERDEKA pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di kelas 7-1 UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Alur MERDEKA telah membantu meningkatkan pemahaman siswa tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara yang merdeka. Pembahasan mengungkapkan tantangan dan potensi dalam penerapan konsep tersebut, serta implikasinya dalam konteks pendidikan kewarganegaraan di sekolah. Kesimpulan menyoroti pentingnya penerapan Alur MERDEKA dalam pembelajaran kewarganegaraan dan memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut dalam mendukung efektivitas pembelajaran kewarganegaraan di masa mendatang..
Development of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Based E-Modules to Improve Student Collaboration Skills Nurfazlina; Muhammad Arsyad; Khaeruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.13311

Abstract

This study aims to develop a STEM-based physics e-module as innovative teaching material to improve students’ collaboration skills. The research used a Research and Development (R&D) method with a 4D model consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The research subjects included three expert validators, ten physics teachers as practitioners, and thirty students from class X.B of SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Data were collected using validation sheets, practitioner questionnaires, and collaboration skill tests based on the Situational Judgment Test (SJT), which measured four indicators: cooperation, communication, problem solving, and responsibility. The results showed that the STEM-based e-module met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The validation results obtained an average Aiken’s V index of 0.93 (valid category). Practitioner assessments showed an average practicality score of 96.6% (very practical), while the effectiveness test using N-Gain analysis reached 0.84 or 84% (high category). These findings indicate that the developed STEM-based e-module is valid, practical, and effective for improving students’ collaboration skills in physics learning.
ANALISIS HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 5 JENEPONTO Qurnia S; Khaeruddin Khaeruddin; Mutahharah Hasyim
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.494

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Jeneponto dengan menerapkan pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka pada materi Fluida Dinamis. Variabel dalam penelitian ini yaitu hasil belajar peserta didik, mencakup kemampuan kognitif yang terdiri atas indikator memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, dengan subjek penelitian sebanyak 71 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 17 butir soal, yang telah divalidasi secara empiris dan diuji reliabilitasnya dengan koefisien sebesar 0,86. Instrumen tes disusun berdasarkan indikator ranah kognitif sesuai Taksonomi Bloom Revisi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 6,58 termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan indikator hasil belajar kognitif, skor tertinggi terdapat pada indikator menerapkan (C3) sebesar 41,69 %, sedangkan skor terendah terdapat pada indikator mengevaluasi (C5) sebesar 33,80 %. Secara keseluruhan, kategori hasil belajar didominasi oleh kategori rendah sebesar 36,62 %. Peserta didik belum sepenuhnya menguasai materi fisika, terutama pada kemampuan memahami, mengevaluasi, dan mencipta. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di kelas belum sepenuhnya maksimal dan masih perlu diperbaiki agar pembelajaran bisa lebih mudah dipahami dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Pemanfaatan Aplikasi Youtube Dalam Pembelajaran Sejarah Secara Daring Khaeruddin
Information Technology Education Journal Volume 2, Issue 2, Mei 2023
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.749 KB) | DOI: 10.59562/intec.v2i2.274

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemanfaatan apalikasi YouTube dalam pembelajaran sejarah secara daring. Adapun tujuan artikel ini untuk memanfaatkan internet dan teklogi dalam pembelajran sejarah secara daring. adapun tujuan dari artikel ini untuk memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang sebagai media pembelajran di era kemajuan teknologi saat ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahawa: (1) Aplikasi YouTube sanga bagus untuk menjadi media Pembelajaran sejarah saat ini, karena banyak vidio di aplikasi YouTube tengtang sejarah yang dapat kita tonton. (2) Aplikasi YouTube memiliki kekurangan dan kelebihan, serta bisa menjadi aplikasi yang positif dan bisa juga menjadi aplikasi yang negatif dan berdampak buruk bagi penggunya, tergantung dari individu masing-masing dalam menggunakanya. (3) Aplikasi YouTube ini juga bisa menjadi alat untuk menghasilkan informasi yang berkaitan dengan pendidikan dan bukan pendidikan. Selain itu YouTube juga menjadi sarana hiburan bagi para penggunya, serta bisa menjadi alat untuk pendaptkan penghasilan bagi para kratornya. Selain menjadi media belajar online yang tepat, aplikasi YouTube juga bisa di aplikan ke kelas offline untuk menikmati materi dengan tampilan gambar.
Pemanfaatan Teknologi Gamma (AI) Dalam Pembelajaran Sejarah Era Kurikulum Merdeka Khaeruddin
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Perkembangan pendidikan di Indonesia selama era kurikulum merdeka merupakan kemajuan pendidikan yang signifikan. Munculnya teknologi Gamma (AI) membuka jalan bagi pembelajaran sejarah di sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Salah satu cara AI dapat membantu pembelajaran sejarah adalah dengan menggunakan teknologi yang menarik untuk meningkatkan interaksi siswa dengan materi pelajaran dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjawab pertanyaan tentang mengapa teknologi Gamma (AI) penting untuk pembelajaran sejarah dan manfaatnya untuk pembelajaran kurikulum merdeka yang berbasis teknologi. Adapun metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dan studi literatur. Peneliti menggunakan teknik untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk internet, dan buku dan jurnal. Setelah data dikumpulkan, peneliti menggunakan teknik interpretasi data untuk menganalisisnya. Adapun hasil pembahasan dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa kurikulum merdeka terus berkembang menjadikan pembelajaran sejarah dapat lebih mudah berkat bantuan dari teknologi menggunakan aplikasi Gamma (AI) agar dapat mendukung pengembangan media pembelajaran. Penggunaan Gamma untuk menambah wawasan mahasiswa sebagai peserta dalam pemanfaatan media AI. Gamma dapat memberikan jawaban dari tantangan bagi para pendidik dalam mengerjakan power point, Ai juga dapat meningkatkan pemahaman karena tidak hanya membutuhkan pemahaman tentang fakta-fakta sejarah, tetapi juga interpretasi dan analisis maupun penerapan strategi pembelajaran dengan menggunakan Artificial Intellegence (AI).
Patumbu Katallassang: Local Wisdom of the Sampulonrua Indigenous Community towards Sustainable Developmant Goals 15 Life on Land Fitria Wulandari; Khaeruddin Khaeruddin; Hamka Hamza; Nurmiati Nurmiati
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 7, No 1 (2025): January
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v7i1.4780

Abstract

The Earth faces the threat of destruction due to human activities, such as carbon dioxide emissions of 200 tons per second, destruction of 750 tons of topsoil, logging of 47,000 hectares of forests, and neglect of 16,000 hectares of vacant land every day. On the other hand, the population growth of 1 billion people per decade is further burdening the planet. This situation demands fundamental changes in various fields, including the preservation of local wisdom. However, the advancement of modern knowledge has caused local wisdom to be increasingly marginalized by most people, so that it can only be found in certain indigenous communities, one of which is the Sampulonrua Indigenous people. This study aims to find out how the Patumbu Katallassang tradition is implemented by the Sampulonrua Indigenous people, analyze the relationship between local wisdom and environmental management in supporting the Sustainable Development Goals 15 Life on Land, and describe the implementation of this traditional event. This study uses qualitative methods with ethnographic and descriptive approaches. Data were obtained through in-depth interviews, participatory observations, and documentation to understand the cultural values underlying the tradition. Data analysis techniques are carried out descriptively with an inductive approach, identifying relevant main themes from field data. The result of this research is that the tradition of Patumbu Katallassang is a tradition found in Bulutana village, Gowa Regency which is the main foundation of the Sampulonrua Indigenous people in managing the natural resources around them. In the tradition of patumbu katalassang, there are two traditional events that are routinely carried out every year, namely appalili and assaukang which are carried out at ballak lompoa. For this reason, Sustainable Developmant Goals 15 Life and Land supports the presence of the Patumbu Katallassang Tradition.
The Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Sikap pada Fisika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Peserta Didik Riskha Lestari Sadiah; Muh. Sidin Ali; Khaeruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.7277

Abstract

One of the student's abilities that needs to be improved in learning is problem-solving ability. However, in reality, students' problem-solving abilities are still relatively low, especially in physics subjects. This study aims to analyze the effect of learning models and attitude in physics on the problem solving. This research is a true experiment with a 2x2 factorial design. The population is all class X SMA Negeri 7 Luwu Utara years 2022/2023. The sample of two classes using simple random sampling techniques. Methods of data collection using attitude questionnaire on physics and physics problem-solving skill tests. Data analysis using two-way ANOVA The results showed that: There were differences in the physics problem-solving skills of students who were taught using problem-based learning models and those who were taught using discovery learning models, for attitudes to high physics, there were differences in problem-solving skills physics taught using problem-based learning models with those taught using discovery learning models, for low physics attitudes, there are differences in the physics problem-solving skills of students who are taught using problem-based learning models with those taught using discovery learning models, and there is no interaction between the learning model and attitudes toward physics on students' physics problem-solving skills.
Development of Physics Teaching Materials Based on I-SETS (Islamic, Science, Environment, Technology, Society) to Improve Students' Critical Thinking Skills Sri Wahyuni; Muhammad Arsyad; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.7395

Abstract

Research has been carried out on the development of I-SETS (Islamic, Science, Environment, Technology, Society) based teaching materials to improve students' critical thinking skills which aims to describe the suitability of I-SETS based teaching materials, practitioners' assessments of I-SETS based teaching materials, increasing students' critical thinking skills, and producing I-SETS based teaching materials. This research uses 4D model development. The instruments used in this research were teaching material validation sheets, practitioner assessment questionnaires, and students' critical thinking skills test instruments. The practicality criteria are seen from practitioners' assessments of teaching materials, and the effectiveness criteria are seen from the increase in critical thinking skills which are analyzed using the N-gain equation. Based on the results of the analysis, conclusions were drawn: I-SETS based teaching materials developed based on expert assessment using Aiken's V index analysis were declared valid and suitable for use with minor revisions; I-SETS based teaching materials in terms of practitioner/teacher responses are in the very good category; The effectiveness of I-SETS based teaching materials is obtained from the results of students' critical thinking skills tests analyzed using N-gain with an average score of 0.56 in the medium category, which means that there is an increase in students' critical thinking skills so it can be said that the teaching materials The developed I-SETS is effective and can improve students' critical thinking skills.
Development of an Interactive E-Module Using a PBL Approach to Static Electricity Materials to Improve Students' Critical Thinking Skills Sitti Maryani; Pariabti Palloan; Khaeruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14705

Abstract

This research is a type of research and development (R&D) using the 4D model: define, design, develop, and disseminate. The goal of this research and development is to find out the content validity, practitioners’ responses, and the effectiveness of using an interactive e-module with a Problem-Based Learning (PBL) approach in physics learning to improve students’ critical thinking skills. The content validity of the e-module was evaluated by experts and tested using Aiken’s V. Its practicality was evaluated by 10 physics teachers from South Sulawesi. The e-module was tested on 19 students in class XII B at MAN Kabupaten Kepulauan Selayar. The instruments used in this study included a validation sheet for the e-module, a validation sheet for the practitioners’ response questionnaire, and a critical thinking test validation sheet. Each instrument was validated by experts. The practitioners’ questionnaire and the critical thinking test were also used in the study. The results showed that the PBL-based interactive e-module in physics learning was valid according to the experts, highly practical according to the practitioners’ responses, and effective in improving students’ critical thinking skills, with an N-gain percentage of 57,71%. Based on the results, the developed e-module is considered valid, practical, and effective in improving students’ critical thinking skills.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Scratch pada Materi Gravitasi untuk Mendukung Keterlibatan dan Kolaborasi Siswa Riskawati Riskawati; Nurul Mutmainnah Herman; Ria Rezki Hamzah; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1548

Abstract

Pembelajaran fisika di tingkat SMP masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti gravitasi serta rendahnya keterlibatan dan kolaborasi siswa selama proses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keterlibatan dan kolaborasi siswa melalui pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch pada materi gravitasi. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 24 Makassar dengan melibatkan 25 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan penggunaan media, pendampingan kegiatan kelompok, serta evaluasi melalui angket respons siswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 91%. Persentase tertinggi diperoleh pada aspek daya tarik media sebesar 93%, diikuti kemudahan penggunaan sebesar 91%, dukungan terhadap kerja kelompok sebesar 90%, dan dukungan terhadap pemahaman konsep sebesar 89%. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam eksplorasi media, diskusi kelompok, dan presentasi hasil kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Scratch berpotensi mendukung pembelajaran fisika yang lebih interaktif sekaligus mendorong keterlibatan dan kolaborasi siswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan media digital sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu visualisasi konsep fisika yang abstrak dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, kegiatan ini masih terbatas pada satu kelas dan evaluasi difokuskan pada respons siswa serta hasil observasi sehingga diperlukan implementasi yang lebih luas pada konteks dan peserta yang berbeda.