Sungai merupakan salah satu ekosistem air tawar yang vital bagi kehidupan manusia, flora, dan fauna. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, sungai-sungai di Indonesia menghadapi tekanan serius akibat pencemaran limbah rumah tangga, industri, dan aktivitas manusia lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan ke sungai terhadap kualitas ekosistem air tawar, serta merumuskan strategi penyelamatan yang melibatkan pendekatan pendidikan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan masyarakat sekitar sungai, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencemaran sungai menyebabkan penurunan kualitas air, kematian biota air, dan gangguan ekosistem jangka panjang. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai menjadi faktor utama terjadinya pencemaran. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan edukatif yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk membentuk perilaku ramah lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sungai bukan tempat sampah, melainkan habitat penting yang harus dijaga demi keberlanjutan lingkungan hidup kita.