Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Gema Kesehatan

PEMBERIAN KUKIS IKAN GAGUK (Arius thalassinus) MENINGKATKAN BERAT BADAN REMAJA PUTRI UNDERWEIGHT DI PESANTREN PANCASILA KOTA BENGKULU: GAGUK FISH COOKIES (Arius thalassinus) INCREASED THE WEIGHT OF UNDERWEIGHT ADOLESCENT GIRLS AT THE PANCASILA ISLAMIC BOARDING SCHOOL BENGKULU CITY Ananda, Restiza Lindu; Simanjuntak, Betty Yosephin; Okfrianti, Yenni
GEMA KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v15i2.433

Abstract

Prevalensi status gizi underweight  pada remaja putri  berusia 16-18 tahun di Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 4,8%, padahal di usia ini terjadi pertumbuhan cepat kedua setelah bayi. Dampak kekurangan berat badan adalah gangguan perkembangan otak, konsentrasi, dan mudah lelah hingga aktivitas fisik berkurang. Salah satu upaya untuk meningkatkan berat badan melalui pemberian makanan tambahan seperti kukis. Kukis adalah sejenis kue manis yang terbuat dari tepung terigu. Tujuan penelitian untuk mengetahui kenaikan berat badan remaja underweight dengan pemberian kukis ikan gaguk. Studi ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan memberikan kukis sebanyak 80gr/hari dan 80gr/3 kali seminggu selama 14 hari. Sebanyak 61 orang remaja underweight mendapatkan intervensi berupa kukis ikan gaguk. Rata-rata kepatuhan mengonsumsi kukis ikan gaguk pada kedua kelompok perlakuan masing-masing sebesar 92,2% dan 93,4%. Kenaikan rata-rata berat badan remaja setelah mendapatkan kukis ikan gaguk selama 14 hari pada kedua kelompok perlakuan berpengaruh nyata (p-value 0,001). Kata kunci: Kukis Ikan Gaguk, Penambahan Berat Badan, Remaja, Underweight   The prevalence of underweight among adolescent girls aged 16-18 years in Bengkulu province was recorded at 4.8%, despite this being a critical period marked by the second most rapid growth after infancy. Being overweight adversely affects brain development, concentration, and energy levels, decreasing physical activity. One strategy to improve body weight involves supplementing additional food, such as cookies. Cookies are a sweet cake made from wheat flour. The research aimed to determine the weight gain of underweight adolescents by giving them fish gaguk cookies. Employing a quasi-experimental design, participants received 80 g of fish gaguk cookies daily and 80 g of fish gaguk cookies three times a week for 14 days. Sixty-one underweight teenagers underwent intervention with fish gaguk cookies, with average compliance of 92.2% and 93.4% in the two treatment groups, respectively. The increase in average body weight after consuming fish gaguk cookies for 14 days in both treatment groups was statistically significant (p-value 0.001). Keywords: Adolescent, Fish Gaguk Cookies, Underweight, Weight Gain
POLA KONSUMSI MAKAN DAN KEJADIAN UNDERWEIGHT BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANGGUT ATAS KOTA BENGKULU : FOOD CONSUMPTION PATTERNS AND INCIDENTS OF UNDERWEIGHT AMONGST CHILDREN UNDER FIVE YEARS IN THE WORKING AREA OF ANGGUT Atas COMMUNITY HEALTH CENTER, BENGKULU CITY Putri. RH, Apriliya; Simanjuntak, Betty Yosephin; Sari, Ayu Pravita
GEMA KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v16i1.436

Abstract

Underweight masa balita dapat menurunkan kualitas hidup anak. Banyak faktor yang berkontribusi munculnya underweight, antara lain pola konsumsi harian yang berdampak memperlambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola konsumsi dengan kejadian underweight pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan case control pada 60 sampel (10 kasus dan 50 kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan ibu balita menggunakan formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire) dan pengukuran berat badan balita. Pengambilan sampel kelompok kontrol menggunakan teknik accidental sampling. Hasil uji kai kuadrat memperlihatkan ada hubungan pola konsumsi makan dengan kejadian underweight pada balita usia 24-59 bulan (nilai p= 0.001). Kesimpulan, anak yang memiliki pola konsumsi makan kurang (skor ≤ 500) ditemukan pada seluruh balita namun kelompok kasus lebih tinggi dibanding kontrol. Guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal diawali dari ibu memperhatikan pola makan yang benar (3 kali sehari), jenis makanan yang beragam, dan porsi makan yang disediakan sehingga dapat mencegah underweight. Kata kunci: Balita, Pola Konsumsi Makan, Underweight   Underweight in infancy can lower the quality of life of children both in the short and long term. Many factors contribute to the emergence of underweight, including daily consumption patterns that slow the growth and development of children. This study aims to determine the relationship between consumption patterns and underweight incidence in young people aged 24-59 months in the Puskesmas Anggut Working Region above Bengkulu City. The type of research is analytical observational with a case-control design on 60 samples (10 cases and 50 control). The data was collected using the FFQ (Food Frequency Questionnaire) form through interviews with babies and weight measurements of babies—sampling using accidental sampling techniques for control groups. The square test results showed a correlation between eating patterns and underweight incidence in young people aged 24-59 months (p-value = 0.001). Conclusions of children who had less eating patterns (if score ≤ 500) were found in the entire news, but the case group was higher than the control. The optimal growth and development of the baby starts with the mother paying attention to the proper diet (3 times a day), varied types of food, and served portions of meals to prevent underweight. Keywords: Food Consumption Pattern, Toddler, Underweight
Co-Authors Agus Riyanto Agus Supardi Ahmad Rizal Ahmad Rizal ahmad rizal Ahmad Rizal Ahmad, Che An Ali Khomsan Ananda, Restiza Lindu Anang Wahyudi Anang Wahyudi Anang Wahyudi Andhita Ratnadhiani Anggi Dwi Mardian Annisa, Rahma Arie Ikhwan Saputra Aryani, Depri Asmawati Asmawati Ayu Pravita Sari Bayu Wicaksono Che An Ahmad Cindi Putri Utami Cutyanti, Cici Defitri, Ayu Desri Suryani Dina Aulia Dodik Briawan Dwi Putri Cahyati Dwi Winda Fitria Erdiana, Lilis Erika, Iche Florence Fadhilah, Azzahra Nur Fadilatul Aini Fauziah Multazmi Fitrianingsih, Ulfia Frensi Riastuti Fristiani, Devita Hanipa Yuliana Hesti Milia Sari Imelda Sabilla Indriyana, Nabilah Iskari Ngadiarti Iskari Ngadiarti Jumiyati Jumiyati Jumiyati Jumiyati Jumiyati, Jumiyati Kheli Fitria Annuril Khelli Fitria Annuril Krisnasary, Arie Kusdalinah Kusdalinah Lestari, Sinta Wahyu Lula Rulia Agustin Mahmut Jaelani Mariati Mariati Marleni, Wisuda Andeka Marzalena, Reka Mellisa, Mellisa Meriwati Mahyudin Mia Lestari Putri Miratul Haya miratul haya Miratul Haya Miratul Haya Miratul Haya Miratul Haya Miratul Haya, Miratul Muntikah Muntikah Natan, Okdi Niken Shovianti Nugraheni, Diah Eka Nur Elly Nur Elly Nurmela Setia Ningsih Nurul, Melyana Pauzan Efendi Putri. RH, Apriliya Qoirinasari Qoirinasari Rahma Annisa Rahma Annisa Rama Beka Sariy Reka Lagora Marsofely Reva Dianti Rimbawan , Risalatuzain, Eldania Salsabila, Audi Nurul Saskia Rohadatul Aisy Sinta Wahyu Lestari Sri Sumiati Sri Sumiati AB SUGENG WIYONO Sukmawati, Novriza Tanjung, Yeni Efrilia Indrianti Tetes Wahyu Tetes Wahyu W Tetes Wahyu Witradharma Vidia, Natasya Wiyono, Sugeng wulandari, Gite Putri Yenni Okfrianti Yulian Afrinda Mentari, Yulian Afrinda Yuniarti Yuniarti Yunita Yunita