Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PKM Optimalisasi Pemahaman Transliterasi Arab-Indonesia pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Ruhul Kudus; Fatkhul Ulum; Yusri Yusri; Enung Mariah S.
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v3i1.46493

Abstract

Abstrak. Transliterasi Arab-Indonesia dibutuhkan oleh mahasiswa yang banyak mengkaji tentang studi-studi Islam dan bahasa Arab. transliterasi Arab-Latin dlakukan dengan menyalin huruf-huruf Arab (hijaiyah) ke dalam huruf-huruf Latin beserta perangkat-perangkatnya (simbol-simbol). dengan tujuan mengkompromikan dua Bahasa yang berbeda. Sasaran dalam PKM ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Jurusan Pendidikan Bahasa Asing Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan keterampilan mahasiswa menggunakan transliterasi Arab-latin dalam penulisan karya tulis ilmiah. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan secara daring dengan tahap 1) ceramah dan diskusi, 2) partisipatory rural approach (PRA), dan 3) monitoring dan evaluasi. Diharapkan dari kegiatan PKM ini mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya tulis ilmiah dengan menggunkan transliterasi Arab-latin. Adapun luaran dari hasil PKM ini yaitu karya tulis ilmiah peserta menggunakan kaidah transliterasi Arab-Indonesia. Kesimpulan dari kegiatan ini 1). para peserta memiliki motivasi yang cukup tinggi, dilihat dari ketertarikan mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai, 2) materi mudah dipahami oleh mitra karena disajikan secara menarik dan melalui tahap pendampingan, monitoring dan evaluasi dalam penggunaan transliterasi Arab-Indonesia, dan 3) hasil karya tulis ilmiah menggunakan kaidah transliterasi Arab-Indonesia menunjukkan tingkat penguasaan mahasiswa yang baik dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Kata Kunci: workshop, karya tulis ilmiah, transliterasi Arab-Indonesia.
Analisis Tindak Tutur dalam Wacana Media tentang Perubahan Iklim: Pendekatan Pragmatik pada Pemberitaan Isu Lingkungan Yusri Yusri; Misnah Mannahali; Hasmawati Hasmawati; Mantasiah R
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 1 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i1.81877

Abstract

Pemberitaan perubahan iklim di media massa tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga membangun makna, sikap, dan orientasi tindakan publik melalui penggunaan bahasa. Salah satu aspek kebahasaan yang berperan penting dalam proses tersebut adalah tindak tutur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan fungsi tindak tutur yang digunakan dalam wacana media tentang perubahan iklim dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa teks berita perubahan iklim yang dipublikasikan oleh media massa, yang dianalisis dengan mengacu pada klasifikasi tindak tutur Searle, meliputi tindak tutur asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi pragmatik. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindak tutur asertif dan direktif merupakan jenis yang paling dominan dalam pemberitaan perubahan iklim. Tindak tutur asertif digunakan untuk mengonstruksi realitas ilmiah dan urgensi krisis iklim, sementara tindak tutur direktif berfungsi mendorong respons dan tindakan tertentu dari aktor publik maupun masyarakat. Tindak tutur komisif dan ekspresif muncul secara terbatas, terutama dalam konteks pernyataan komitmen kebijakan dan evaluasi moral terhadap dampak perubahan iklim, sedangkan tindak tutur deklaratif relatif jarang ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa media cenderung menempatkan perubahan iklim sebagai isu faktual dan problematis, namun belum sepenuhnya diiringi oleh pembingkaian komitmen dan transformasi kebijakan yang kuat. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian pragmatik media dengan memperlihatkan bagaimana strategi tindak tutur digunakan untuk membentuk pemahaman dan kesadaran publik terhadap isu lingkungan, serta memberikan implikasi bagi pengembangan praktik pemberitaan perubahan iklim yang lebih persuasif, bertanggung jawab, dan berorientasi kepentingan publik.
Mapping Research on Language, Media, and Violence in Indonesia: A Bibliometric and Systematic Literature Review Yusri Yusri; Jose Cristina Parina
Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 7, No 1 (2026): INTERFERENCE
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/interference.v7i1.86300

Abstract

Abstract. This study seeks to investigate the evolution of language, media, and violence studies in Indonesia through a bibliographic analysis and a Systematic Literature Review (SLR) of national journal articles indexed by Garuda. Employing the SLR approach, the research adheres to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) framework. Data were gathered from national journal articles addressing the intersections of language, media, and violence, and were analyzed using bibliographic and thematic methods. The findings indicate a significant increase in research regarding language, media, and violence in recent years, particularly with the rise of digital and social media. The predominant research themes identified include cyberbullying, hate speech, verbal violence, and victim blaming. Social media emerges as the primary focus of study, while the qualitative approach, particularly critical discourse analysis and pragmatics, is the most commonly utilized methodological framework. Furthermore, the research reveals that the exploration of language, media, and violence in Indonesia is progressing in a multidisciplinary manner, incorporating insights from linguistics, communication, education, and media studies. Nevertheless, there remains a relative scarcity of research on the long-term impacts of linguistic violence, the role of Artificial Intelligence (AI), and comprehensive, multidisciplinary approaches. This study provides a comprehensive overview of trends and future directions in the field of language, media, and violence studies in Indonesia, serving as a valuable reference for further exploration in the context of the digital society Keywords: Language, Media, Violence, Systematic Literature Review, Bibliographic Analysis, Garuda
Workshop Penulisan Artikel pada Jurnal Internasional Bereputasi bersama Editor Internasional sebagai Upaya Peningkatan IKU Perguruan Tinggi Yusri Yusri; Ruhul Kudus; Surya Anantatama Sembiring; Shafariana Shafariana; Fauziah Bachtiar
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.85455

Abstract

Abstrak. Publikasi artikel pada jurnal internasional bereputasi menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Namun, masih banyak dosen yang menghadapi berbagai kendala dalam proses penulisan dan publikasi artikel ilmiah internasional, seperti kesulitan memahami standar jurnal, proses editorial, dan strategi publikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas dosen dalam menulis artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi melalui workshop bersama editor jurnal internasional. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim IKU Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar secara daring melalui Zoom Meeting dalam tiga kali pertemuan dengan durasi kurang lebih dua jam pada setiap sesi. Workshop menghadirkan tiga narasumber internasional, yaitu Dr. Patrick Blessinger, Candace Conte, dan Prof. Jason Turner. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan pembahasan manuskrip peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai strategi publikasi internasional, proses editorial, teknik merespons reviewer, serta pentingnya kesesuaian artikel dengan scope jurnal. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan menghasilkan draft artikel ilmiah yang siap dikembangkan untuk publikasi internasional. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan budaya publikasi akademik dan mendukung pencapaian IKU perguruan tinggi, khususnya pada aspek publikasi internasional bereputasi.Kata Kunci: workshop, publikasi internasional, jurnal bereputasi, editor jurnal, IKU perguruan tinggi.
Pelatihan Komunikasi Positif sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Yusri Yusri; Arlian Fachrul Syaputra; Muhammad Anwar; Femmy Angreany; Ainun Najib Alfatih
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.85598

Abstract

Abstrak. Perilaku bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis maupun sosial siswa. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya perilaku bullying adalah rendahnya kemampuan komunikasi positif dalam interaksi antarsiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying serta meningkatkan kesadaran pentingnya komunikasi positif sebagai upaya pencegahan bullying pada siswa MA Al-Ishlah Maros. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan selama satu hari melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, dan role play. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying dengan rata-rata nilai meningkat dari 57,8% pada pre-test menjadi 90,6% pada post-test. Selain itu, kesadaran siswa mengenai pentingnya komunikasi positif juga mengalami peningkatan dari 62,4% menjadi 92,0%. Pelatihan komunikasi positif membantu siswa memahami dampak komunikasi negatif, meningkatkan empati, serta membangun interaksi sosial yang lebih sehat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata Kunci: komunikasi positif, bullying, siswa, pelatihan, pengabdian masyarakat.
The Effectiveness of the Flipped Classroom Learning Model on German Reading Skills Putri diana kalambe; Mantasiah Mantasiah; Yusri Yusri
Phonologie : Journal of Language and Literature Vol 6, No 1 (2025): Phonologie : Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/phonologie.v6i1.70600

Abstract

Abstract. This study is a Quasi-Experimental research aimed at obtaining data and information regarding the effectiveness of the Flipped Classroom learning model in improving German reading skills at SMAN 3 Makassar. The research population consisted of 175 students from five classes in Grade XII at SMA Negeri 3 Makassar. The sample was selected randomly (random sampling), with Class XII 5 serving as the experimental group, consisting of 34 students, and Class XII 9 serving as the control group, also consisting of 34 students. The mean score of the experimental group during the pre-test was 41.91, which increased to 80.15 in the post-test. The data were analyzed using an independent samples t-test. The analysis results showed that t_calculated (7.380) > t_table (1.996) at a significance level of 0.05. These findings indicate that the Flipped Classroom learning model is effective in improving the German reading skills of students at SMA Negeri 3 MakassarKeyword: Effektivnesss, flipped classroom, Reading, German
Gender Stereotypes in Elementary School Textbooks in Indonesia: A Study of Visual and Narrative Representations Yusri Yusri; Jose Cristina Parina
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i2.79991

Abstract

Abstract. This study aims to identify and analyze gender stereotypes in elementary school textbooks in Indonesia by examining both visual and narrative representations. Employing a qualitative approach alongside content analysis methods, the research seeks to uncover how the roles, professions, and characteristics of men and women are depicted in educational materials. Data were collected using documentation techniques, focusing on the text and illustrations found in textbooks officially used in elementary schools, which were subsequently analyzed through a coding and interpretation process informed by representational and multimodal analysis. The results reveal that these textbooks consistently reinforce gender stereotypes. Firstly, the division of roles between men and women is portrayed along traditional lines, with men depicted as the central figures in productive activities and leadership. In contrast, women are relegated to domestic roles. Secondly, prestigious and technical professions are predominantly represented as male domains, whereas service-oriented and domestic roles are typically assigned to women, thereby limiting students' career aspirations based on gender. Thirdly, personality traits and characteristics are presented in a biased manner, with men characterized as strong, rational, and courageous, while women are portrayed as patient, emotional, and submissive. Overall, these representational patterns suggest that textbooks do more than convey academic content; they also serve as agents of gender socialization, potentially perpetuating gender inequality in education and social life. This research underscores the need to develop more gender-sensitive textbooks to foster an inclusive and egalitarian learning environment that nurtures the potential of all students, free from the constraints of stereotypes