Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Individu dan Faktor Ekstrinsik terhadap Kinerja Bidan Linda, Herna; Zulfendri, Zulfendri; Juanita, Juanita
Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jseb.v12i2.3467

Abstract

The performance of the midwife as part of the human resources owned by the hospital will affect the performance of the health service institution concerned as a whole. The purpose of this study was to analyze the effect of individual characteristics (including age, years of service, employment status, skills, and motivation) and extrinsic factors (including rewards, workload, supervision, and training) on the performance of midwives. This explanatory survey research used all of the midwives who served in the inpatient obstetrics room at Langsa Hospital, amounting to 47 people as respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed by logistic regression method. The results showed that employment status, skills and motivation from individual characteristics as well as supervision and training from extrinsic factors had a significant effect on the performance of midwives. Furthermore, motivation was identified as the dominant variable influencing the performance of midwives.
ANALISIS PENGELOLAAN OBAT DI UNIT FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KARO Siregar, Juwita Isabella; Zulfendri, Zulfendri; Silitonga, Evawani Martalena; Nababan, Donal; Nainggolan, Christina Roosetty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20122

Abstract

Pengelolaan obat di rumah sakit merupakan segi manajemen rumah sakit yang penting. Tujuan pengelolaan obat yang baik di rumah sakit adalah agar obat yang di perlukan tersedia setiap saat, dalam jumlah yang cukup dan terjamin untuk mendukung pelayanan bermutu. Obat sebagai salah satu unsur penting bagi upaya penyembuhan dan operasional rumah sakit. Di rumah sakit pengelolaan obat di laksanakan oleh Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan Menganalisis pengelolaan obat di unit Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dengan jumlah Informan pada penelitian ini sebanyak 5 informan. Pengumpulan data dengan wawancara secara mendalam. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Sistem perencanaan obat dimulai dengan pengusulan permintaan dari dokter dan bagian medis kemudian dilakukan seleksi dari permintaan dokter. Pengadaan obat melalui seleksi distributor obat untuk obat baru karena proses pengadaan obat di Instalasi farmasi dilakukan secara terpusat di Instalasi Farmasi. Penyimpanan obat dengan prosedur penyimpanan obat dilakukan berdasarkan jenis dan pengelompokkannya meliputi barang yang sejenis, sifat barang, kecepatan bergerak, harga obat, Fast and slow moving, produk LASA dan high alert serta berdasarkan alphabet. Pendistribusian obat adalah system central.
Monitoring Pelaksanaan Program ASI Eksklusif di Desa Silau Merawab Kabupaten Serdang Bedagai Saragih, Ardina R.; Zulfendri, Zulfendri
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.2.2.17272

Abstract

Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan prioritas Kementerian Kesehatan, dengan pemberian ASI eksklusif sebagai salah satu fokus utamanya. Keputusan Menteri Kesehatan No.450/MENKES/IV/2004 mengatur pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan hingga 2 tahun dengan makanan tambahan yang sesuai. Namun, target pemberian ASI eksklusif belum tercapai sepenuhnya sesuai dengan Renstra Kementerian Kesehatan. Monitoring sistem manajemen program ASI eksklusif sangat penting untuk mengawasi dan menganalisis kinerja serta efektivitas program tersebut. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan monitoring ASI eksklusif di Desa Silau Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif, yang menggambarkan secara mendalam program tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen pada program ASI eksklusif di desa ini, baik dari sisi input maupun proses kegiatan, belum berjalan optimal. Banyak elemen yang belum dijalankan oleh petugas kesehatan. Namun, dengan adanya pengawasan dan penyuluhan yang berkelanjutan, cakupan ASI eksklusif di Sumatera Utara meningkat dari 37% pada 2018 menjadi 50% pada 2022. Ini menunjukkan bahwa program ASI eksklusif di Desa Silau Merawan mengalami perkembangan positif yang akan terus meningkat seiring dengan peningkatan monitoring dan pelaksanaan program.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, KUALITAS PETUGAS KESEHATAN, KELENGKAPAN ALAT DAN AKSES DENGAN PREFERENSI IBU HAMIL PADA PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS SIMALINGKAR TAHUN 2024 Siahaan, Eka; Tarigan, Frida Lina; Zulfendri, Zulfendri; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Janno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.24280

Abstract

Pelayanan ANC di Indonedia telah menjadi program prioritas pemerintah guna menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Namun, cakupan dan kualitas layanan ANC masih menghadapi tantangan besar, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses kesehatan. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, cakupan kunjungan ANC di berbagai wilayah masih menunjukkan variasi yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu, kualitas petugas kesehatan, kelengkapan alat dan akses dengan preferensi ibu hamil pada pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan dirinya ke Puskesmas Simalingkar sebanyak 84 orang , seluruh populasi dijadikan menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dan multivariate . Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan umur (1,00), status pekerjaan (0,835), kelengkapan alat kesehatan (0,334) dengan Preferensi Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024, dan ada hubungan kualitas pelayanan petugas kesehatan (0,001), akses/jarak ( 0,053) dengan Preferensi Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024.
BREAST CANCER PREVENTION INTERVENTION THROUGH COMMUNITY EMPOWERMENT: A SOCIAL PERSPECTIVE IN BONTANG CITY Asbi, Erni Asneli; Harahap, R. Hamdani; Zulfendri, Zulfendri; Daulay, Harmona
International Conference On Social Science Education Vol 2 (2024): 2nd International Conference On Social Science Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/gz84mn56

Abstract

Breast cancer is the most common type of cancer among women in Indonesia, with high mortality rates often attributed to late detection. This study aims to analyze breast cancer prevention interventions through community empowerment in Bontang City, focusing on the community’s social construction regarding knowledge, attitudes, and behaviors toward early breast cancer prevention. Using a qualitative, descriptive-exploratory approach, data were collected through in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and documentation involving various stakeholders, including healthcare workers, local leaders, and the general public. Thematic analysis identified vital themes such as public knowledge gaps, limited awareness of early detection methods like self-examination (SADARI), and socio-cultural barriers. Results reveal that community empowerment plays a significant role in increasing awareness and participation in prevention programs. However, misinformation, limited access to healthcare services, and a lack of sustained support hinder optimal outcomes. Local policies that consider specific regional health needs, alongside collaborative efforts between the government, healthcare providers, and community organizations, are crucial to enhancing the effectiveness of breast cancer prevention interventions. This study offers theoretical contributions to developing community empowerment models in health prevention and provides practical recommendations for improving local health policies in Bontang.
Analisis Hubungan Kepuasan Pada Kualitas Pelayanan dengan Minat Kunjung Ulang Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Artha Medica Binjai Sitepu, Eninta; Khadijah, Siti; Zulfendri, Zulfendri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18871

Abstract

ABSTRACT The assessment of each patient on the satisfaction of a service at the hospital is very important as an input for the hospital in providing a service so that it is hoped that the public can be interested in using the service again or patients are interested in returning to the service facility. This study aims to analyze the influence of patient characteristics and satisfaction on the interest in revisiting the inpatient area of Artha Medica Binjai General Hospital. This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The study population is inpatients with a sample of 100 respondents. The research analysis used was the chi square test to analyze the relationship and the multiple logistic regression test to analyze the influence of independent variables on the dependent. The results showed that the reliability variable obtained a p value of <0.001, responsiveness obtained a p value <0.001, empathy obtained a p value <0.001, physical appearance obtained a p value <0.001, and guarantee obtained a p value <0.001, all variables had a p value less than 0.05 which means that all variables were significantly related. The variables of reliability, responsiveness, empathy, physical appearance, and assurance had a significant relationship with the interest of patients to return to the inpatient room of Artha Medica Binjai General Hospital. It is recommended to the hospital to continue to improve the quality of service and have a positive impact on patients for interest in revisiting. Keywords: Patients, Hospitals, Quality, Services  ABSTRAK Penilaian setiap pasien terhadap suatu kepuasaan layanan di rumah sakit sangatlah penting sebagai masukan untuk rumah sakit dalam memberikan suatu layanan sehingga harapannya masyarakat dapat kiranya berminat untuk menggunakan pelayanan itu kembali atau pasien berminat untuk kunjung ulang kembali ke fasilitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik dan kepuasan pasien terhadap minat kunjung ulang di runag rawat inap Rumah Sakit Umum Artha Medica Binjai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat inap dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Analisis penelitian yang digunakan adalah uji chi square untuk menganalisis hubungan dan uji regresi logistik berganda untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kehandalan memperoleh p value <0,001, daya tanggap memperoleh p value <0,001, empati memperoleh p value<0,001, tampilan fisik memperoleh p value <0,001, dan jaminan memperoleh p value <0,001, semua variable memiliki nilai p value lebih kecil dari 0,05 yang artinya semua variable berhubungan signifikan. Variabel kehandalan, daya tanggap, empati, tampilan fisik, dan jaminan memiliki hubungan yang signifikan dengan minat kunjung ulang pasien di ruang rawat inap rumah sakit umum Artha Medica Binjai. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan dampak positif kepada pasien untuk minat kunjung kembali. Kata Kunci: Pasien, Rumah Sakit, Kualitas, Pelayanan
Kepemimpinan Klinis pada Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Tahun 2023 S, Agus Setiadi; Zulfendri, Zulfendri
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.2.1.12519

Abstract

Kepemimpinan klinis merupakan kompetensi yang tepat bagi perawat dalam meningkatkan kualitas dan keselamatan pasien (patient safety) melalui inovasi dan kreativitas dalam praktik keperawatan. Kemampuan kepemimpinan klinis yang belum optimal menjadi masalah manajemen rumah sakit dan berpengaruh terhadap rendahnya kualitas pelayanan. Berdasarkan wawancara dalam survei pendahuluan terhadap delapan perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, didapati bahwa implementasi kepemimpinan klinis belum berjalan dengan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan klinis (menunjukkan kualitas diri, bekerja dengan orang lain, manajemen asuhan keperawatan, pengembangan layanan, dan kemampuan menetapkan arah) pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian potonglintang (cross-sectional study). Sebanyak 58 responden dipilih secara total sampling. Pengumpulan data dihimpun melalui metode wawancara dengan Teknik wawancara langsung berpedoman pada kuesioner yang bersifat semi-terstruktur. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kepemimpinan klinis perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara tergolong baik yaitu dengan nilai 172,6. Kemampuan kepemimpinan klinis tersebut terdistribusi pada 1 indikator dengan kategori sangat baik (bekerja dengan orang lain), 3 indikator dengan kategori baik (menunjukkan kualitas diri, manajemen asuhan keperawatan, dan pengembangan layanan), dan 1 indikator dengan kategori tidak baik (kemampuan menetapkan arah). Kesimpulan penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara belum seluruhnya memiliki kepemimpinan klinis yang baik. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara untuk memberikan dukungan manajemen guna meningkatkan kemampuan kepemimpinan klinis perawat.
Mengenyahkan Sampah Plastik Benalu dengan Ekobrik: Get Rid of Parasitic Plastic Waste with Ecobricks Zuska, Fikarwin; Naria, Evi; Zulfendri, Zulfendri
Pelita Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v5i2.11417

Abstract

Household plastic packaging waste, which we refer to as 'parasitic plastic' due to its perceived lack of usefulness for business, is generally disposed of by household members without processing. The quantity of this waste throughout Indonesia is very large and continues to increase, in line with household consumption growth. If this parasitic plastic waste continues to be left untreated, it will have long-term impacts on ecology and health; in the short term, it will affect cleanliness and the aesthetics of residential environments. The creation of incentive-based eco-bricks, by stuffing plastic packaging waste into 600 ml bottles weighing around 200 grams, and providing incentives of IDR 3,000 - 5,000 per bottle to participating communities. Additionally, the formation of organized ecobrick groups is a solution that can reduce daily plastic waste from households and decrease the scattered plastic waste that damages environmental aesthetics, cleanliness, and sustainability. Through participatory action methods, it was found that those involved in the creation of incentive-based eco-bricks tend to be predominantly women (housewives) and children from low-income families. Women involved in this activity (in terms of age) generally move slowly but consistently.
Hubungan Implementasi Patient-Centered Care (PCC) dengan Kepuasaan Pasien Rawat Inap di RSU Martha Friska Brayan Medan Zubaidah, Siti; Zulfendri, Zulfendri; Theo, Deli
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.15927

Abstract

ABSTRACT The preliminary survey revealed that 60% of patients still feel that they are not fully involved in the care process, possibly due to factors such as lack of information provided to the patients, limited time available for healthcare providers, and insufficient therapeutic communication. Moreover, 70% of patients feel that their care is not smoothly coordinated, possibly due to lack of coordination among healthcare providers, inadequate documentation (medical records), and insufficient patient information.  The research utilized a quantitative research design, based on the positivist philosophy, to examine a specific population at Martha Friska Hospital in Medan. The population size was unknown, and the sample size was determined using the Lemeshow formula, resulting in 96 individuals. Data collection involved distributing questionnaires to inpatients to assess the impact of patient-centered care on satisfaction levels. Bivariate analysis, specifically the Chi Square test. The study conducted at RSU Martha Friska Brayan Medan in 2024 assessed the implementation of patient-centered care and its impact on inpatient satisfaction. The analysis revealed significant relationships between various aspects of patient-centered care and patient satisfaction. These findings highlight the importance of specific elements of patient-centered care in enhancing overall patient satisfaction. The research findings show that the aspects of patient-centered care (PCC) related to inpatient satisfaction at RSU Martha Friska Brayan Medan are respecting patient choices and judgment, emotional support, physical comfort, and information and education. However, factors such as continuity and transition, service coordination, and involvement of family and friends are not associated with patient satisfaction. Recommendations for RSU Martha Friska Brayan Medan to improve inpatient services include respecting patients' choices, providing physical comfort, emotional support, and health education to patients. Keywords: Implementation, PCC, Patient Satisfaction, Hospital  ABSTRAK Survei pendahuluan mengungkapkan bahwa 60% pasien masih merasa bahwa mereka tidak sepenuhnya terlibat dalam proses perawatan, mungkin karena faktor-faktor seperti kurangnya informasi yang diberikan kepada pasien, terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyedia layanan kesehatan, dan komunikasi terapeutik yang tidak memadai. Selain itu, 70% pasien merasa bahwa perawatan mereka tidak terkoordinasi dengan lancar, mungkin karena kurangnya koordinasi di antara penyedia layanan kesehatan, dokumentasi (rekam medis) yang tidak memadai, dan informasi pasien yang tidak memadai.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, berdasarkan filosofi positivis, untuk memeriksa populasi tertentu di Rumah Sakit Martha Friska di Medan. Ukuran populasi tidak diketahui, dan ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, menghasilkan 96 individu. Pengumpulan data melibatkan penyebaran kuesioner kepada pasien rawat inap untuk menilai dampak perawatan yang berpusat pada pasien pada tingkat kepuasan. Analisis bivariat, khususnya uji Chi Square. Studi yang dilakukan di RSU Martha Friska Brayan Medan pada tahun 2024 menilai implementasi perawatan yang berpusat pada pasien dan dampaknya terhadap kepuasan rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek patient-centered care (PCC) terkait kepuasan rawat inap di RSU Martha Friska Brayan Medan adalah menghargai pilihan dan penilaian pasien, dukungan emosional, kenyamanan fisik, serta informasi dan edukasi. Namun, faktor-faktor seperti kontinuitas dan transisi, koordinasi layanan, dan keterlibatan keluarga dan teman-teman tidak terkait dengan kepuasan pasien. Rekomendasi RSU Martha Friska Brayan Medan untuk meningkatkan pelayanan rawat inap antara lain menghormati pilihan pasien, memberikan kenyamanan fisik, dukungan emosional, dan edukasi kesehatan kepada pasien. Kata Kunci: Implementasi, PCC, Kepuasaan Pasien, Rumah Sakit.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Pemanfataan Prolanis pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Nasution, Savira Medinah; Nasution, Siti Khadijah; Zulfendri, Zulfendri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i10.15753

Abstract

ABSTRACT The number of people with diabetes mellitus in the Helvetia Health Center work area is 2,883 people and the number of prolanis participants who have diabetes mellitus is only 45 people or 10 percent.  The prolanis achievement target is 75 percent and based on this, it can be seen that the prolanis capaain is very far from the achievement target. The purpose of this study is to analyze the relationship between family support and the role of health workers with the use of prolanis in patients with diabetes mellitus at the Helvetia Health Center. The type of research used is survey research with a Cross Sectional design. The population in this study is 2,883 people with diabetes mellitus at the Helvetia Health Center. The number of samples in the study was 100 people with the slovin formula The sampling technique was carried out by simple random sampling. Diabetic mellitus patients who are ≥ 40 years old are 86 people (86.0%), women are 55 people (55.0%), diabetic mellitus patients who have an income < Medan City MSEs are 78 people (78.0%) and diabetic mellitus patients who are still working as many as 61 people (61.0%) and 39 people (39.0%) are not working. The results of statistical analysis using the chi-square test showed that there was a relationship between family support and the use of Prolanis in the Helvetia Health Center (p=0.007) and there was no relationship between the role of health workers and the use of Prolanis in the Helvetia Health Center (p=0.143). There is a relationship between family support and the use of prolanis in patients with diabetes mellitus at the Helvetia Health Center and there is no relationship between the role of health workers and the use of prolanis in patients with diabetes mellitus at the Helvetia Health Center. Keywords: Diabetes, Prolanis, Utilization  ABSTRAK Jumlah penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Helvetia sebanyak 2.883 orang dan jumlah peserta prolanis yang diabetes melitus hanya sebanyak 45 orang atau 10 persen.  Target capaian prolanis sebesar 75 persen dan berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa capaain prolanis sangat jauh dari target capaian. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan dengan pemanfataan prolanis pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Helvetia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus di Puskesmas Helvetia yaitu 2.883 orang. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 100 orang dengan rumus slovin Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling.  Penderita diabetes melitus yang berumur ≥ 40 tahun sebanyak 86 orang (86,0%), perempuan sebanyak 55 orang (55,0%) penderita diabetes melitus yang memiliki pendapatan < UMK Kota Medan sebanyak 78 orang (78,0%) dan penderita diabetes melitus yang masih bekerja sebanyak 61 orang (61,0%) dan tidak bekerja sebanyak 39 orang (39,0%). Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi-square diperoleh ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Helvetia (p=0,007) dan tidak ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Helvetia (p=0,143). Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan prolanis pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Helvetia dan tidak ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan pemanfaatan prolanis pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Helvetia. Kata Kunci: Diabetes, Prolanis, Pemanfaatan