p-Index From 2021 - 2026
6.434
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Jurnal CARE Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah POTENSIA JCE (Journal of Childhood Education) PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Golden Age Aulad : Journal on Early Childhood Seling: Journal of PGRA Study Program EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Ilmu Pendidikan MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Jurnal Family Education IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

DESCRIPTIVE STUDY OF ABILITY TO CALCULATE CHILDREN AGE 5-6 YEARS IN PAUD TUNAS BANGSA PADANG ACADEMIC YEAR 2019/2020 Abdi, Ikhsan; Hazizah, Nur; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i1.485

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah aritmatika anak usia 5-6 tahun. Ini terlihat karena masih banyak anak yang belum mampu menghitung angka dari 1 hingga 20, dan kemampuan anak untuk mengingat apa yang telah dihitung masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan berhitung anak-anak berusia 5-6 tahun di PAUD Tunas Bangsa Padang pada tahun akademik 2019/2020. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah anak-anak berusia 5-6 tahun di PAUD Tunas Bangsa Padang Tahun Akademik 2019/2020. Data dianalisis menggunakan rumus persentase, kemudian hasil perhitungan persentase yang diperoleh dikelompokkan menggunakan kriteria penilaian persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua aspek kemampuan berhitung anak-anak berusia 5-6 tahun diamati sebagian besar dalam kriteria Berkembang Sesuai dengan Harapan (BSH), dengan persentase 66,37%, artinya anak mampu menghitung angka 1 -20. Kemampuan berhitung anak untuk berkembang (MB) terletak pada indikator angka penghubung dengan angka simbol 1-20 pada 51,25%. Berkembang sesuai dengan Harapan (BSH) terletak pada indikator mengenali angka simbol 1-20 untuk 70.62%, membuat urutan angka 1-20 untuk 58.75%, dan membedakan dua objek dengan nomor yang sama dan bukan nomor yang sama dan jumlah dan sedikit sebesar 67,5%. Dan Very Good Development (BSB) berada dalam indikator menyebutkan dan menghitung dalam angka 1-20, yaitu 83,75%.
Penanaman Pendidikan Karakter Anak di Taman Kanak-Kanak Nuryeni; Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.769

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang dilatarbelakangi rendahnya penanaman karakter pada anak. Hal tersebut telihat dari kegiatan pembelajaran yang masih mementingkan pengembangan akademik daripada penanaman karakter pada anak sehingga banyaknya anak yang cerdas tapi, tidak berakhlak mulia. Rendahnya wawasan dan kesadaran pendidik terhadap pendidikan karakter pada anak akan menjadi permasalahan yang harus diselesaikan dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, penanaman karakter pada anak harus dikembangkan sejak usia dini. Penanaman karakter pada anak usia dini khususnya taman kanak-kanak dimulai dari penyusunan silabus atau RPPH yang mencakup implementasi pendidikan karakter terhadap anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian studi literature dengan menelaah sumber-sumber data yang relevan diambil dari dokumen, jurnal, artikel dan sebagainya, baik sumber primer. Berdasarkan beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanaman karakter di lembaga PAUD dilihat dari penekanan 4 nilai karakter dalam proses pembelajaran. Empat karakter yang ditanamkan pada anak meliputi: karakter jujur, tanggung jawab, mandiri dan toleransi. Setiap indikator penanaman karakter di implementasikan dengan strategi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan nilai karakter pada anak. Metode pembelajaran tersebut berupa metode pembiasaan, keteladanan, metode bercerita dan karyawisata sehingga nilai-nilai pendidikan karakter dapat terimplementsikan pada anak.
Teknik Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di Sentra Persiapan Sutri, Widia; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.790

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini kemampuan motorik halus anak belum berkembang dengan baik. Hal ini terjadi karena dalam pembelajaran anak kurang tertarik, tidak sesuai minat anak sehigga ia menjadi cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pengembangan motorik halus anak usia dini di sentra persiapan. Salah satu model pembelajaran adalah pembelajaran sentra persiapan. Penelitian ini menggunakan studi literatur, yang berarti pengumpulan datanya melalui teknik mengumpulkan, menganalisis, beberapa artikel jurnal, dan buku. Dalam penelitian ini merujuk kepada beberapa artikel buku, dan jurnal yang sehubungan dengan teknik pengembangan motorik halus anak usia dini di sentra persiapan. Hasil temuan dari beberapa artikel dan jumlah yang telah ditelusuri, dianalisis dan disimpulkan memperlihatklan bahwasanya teknik pengembangan motorik halus di sentra persiapan diantaranya: pertama proses penerapan pembelajaran berfokus pada empat jenis pijakan; kedua memperhatikan kesiapan belajar anak; ketiga peran guru menjadi faktor penting; keempat pembelajaran dilakukan melalui bermain.
Penggunaan Media Bahan Sisa Sendal Kotak Susu Untuk Perkembangan Kreativitas Anak Inesa Putri; Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.803

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya kreativitas didalam kehidupan seseorang individu. Penelitian ini ditujukkan untuk mengetahui penggunaan media bahan sisa sendal kotsk susu untuk perkembangan kreativitas anak. Kreativitas merupakan suatu kemampuan yang mampu menghasilkan ide-ide baru, gagasana baru, serta hasil karya yang memiliki nilai keindahan. Kreativitas anak usia dini dapat dikembangkan salah satunya menggunakan media bahan sisa sendal kotak susu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan media bahan sisa sendal kotak susu dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini dengan bantuan arahan dari guru disekolah serta pembuatan pola kaki yang digunakan adalah pola kaki anak itu sendiri, sehingga membuat anak tertarik pada kegiatan membuat sendal kotak susu ini. Dengan adanya penelitian penggunaan bahan sisa sandal kotak susu untuk perkembangan kreativitas anak dapat melatih kemandrian pada anak pada saat anak melakukan pembuatan media tersebut. Media bahan sisa dapat menstimulasi dan merangsang ide-ide kreatif pada anak, kemudian anak mampu menghasilkan sebuah hasil karya yang memiliki nilai keindahan yang mampu membuat anak tertarik itu mrngulangnya lagi dan hasil karya anak bisa dijadikan sebagai bahan pajangan atau miniatur.
Kemampuan Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun Putri, Cici Fadilla; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis permainan estafet puzzle untuk mengembangkan kemampuan kerjasama anak. Penelitian ini berdasarkan pada kenyataan bahwa masih kurangnya kemampuan kerjasama pada anak usia 5-6 tahun . Hal ini terlihat dari masih banyak anak yang belum mau bermain dan berbagi mainan bersama, masih kurangnya sikap dan rasa untuk saling membantu dan juga kurang bervariasinya kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kerjasama pada anak di TK tersebut. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan menelaah sumber primer berupa buku referensi jurnal yang relevan dengan masalah penelitian. Setelah mendapatkan data yang diperlukan maka dilanjutkan dengan menganalisis data. Analisis dilakukan dengan menghubungkan antara permasalahan dengan konsep dan teori relevan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa permainan estafet puzzle berpengaruh terhadap kemampuan kerjasama pada anak usia 5-6 tahun. Permainan estafet puzzle merupakan suatu bentuk permainan yang telah dimodifikasi dan kegiatan permainannya menarik serta dapat mengembangkan banyak aspek perkembangan pada anak, salah satunya yaitu perkembangan sosial emosional. Dengan permainan estafet puzzle ini kemampuan sosial anak akan meningkat seperti anak akan mampu bekerja sama dengan temannya dan dalam kelompok, mampu menunggu giliran, dan anak akan mampu saling berbagi tugas dan bertanggung jawab dengan tugasnya. Hal ini juga terlihat dari semua bukti sumber yang telah di analisis dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian permainan estafet puzzle untuk mengembangkan kemampuan kerjasama anak.
Pengaruh Kegiatan Fun Cooking Membuat Onde-Onde terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Usia 5-6 Tahun Wanli, Lina Oklian; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7115

Abstract

Tujuan artikel ini yaitu untuk membahas hasil penelitian mengenai pengaruh kegiatan fun cooking membuat onde-onde terhadap keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun. Metode yang dipergunakan guru untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada anak belum berkembang secara optimal, sehingga anak belum bisa membentuk pengetahuannya. Oleh sebab itu, masih terbatasnya pengetahuan, wawasan, inovasi dan kreativitas guru dalam meningkatkan keterampilan proses sains anak. Maka peneliti melakukan penelitian yaitu kegiatan fun cooking membuat onde-onde terhadap keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains yang akan diteliti mencakup kemampuan observasi, membandingkan, mengklasifikasi, mengukur dan mengkomunikasikan. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid TK Buah Manggis Tarusan dengan teknik pengambilan sampel Cluster Sampling yaitu kelas B1 dan B2 yang masing-masingnya berjumlah 15 orang anak. Teknik pengumpulan data berupa tes berupa pernyataan sebanyak 12 butir dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pernyataan. Data kemudian diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25.0. Pada penelitian ini Hasil dari penelitiaan terlihat bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dengan kegiatan fun cooking dan kelas kontrol dengan kegiatan membuat bola susu adalah sama atau homogen. Kemudian diketahui nilai Sig. (2- tailed) adalah sebesar 0, 034 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kegatan fun cooking dengan perlakuan yang diberikan guru dalam peningkatan keterampilan proses sains anak.
Asesmen Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Telkom Schools Padang Aszhari, Cemara; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10545

Abstract

Di Taman Kanak-kanak Telkom Padang melakukan asesmen kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Asesmen Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Telkom Schools Padang. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan teori Miles dan Huberman melalui analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dalam perancanaan asesmen di Taman Kanak-kanak Telkom Padang sesuai dengan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Dalam pelaksanaan asesmen di Taman Kanak-kanak Telkom pelaksanaannya dimulai dari tahap pembuatan capian pembelajaran yang disusun pada modul ajar sehingga menjadi tujuan pembelajaran sesuai dengan topik/ sub topik. Pelaksanaan penilaian di Taman Kanak-kanak Telkom Padang sesuai dengan topik/sub topik, lalu hasil yang diperoleh diproses oleh guru, seperti penilaian melalui format ceklis, hasil karya, catatan anekdot, dan foto berseri.
Pengaruh Metode Proyek Membuat Cincau Hijau terhadap Keterampilan Proses Sains Anak di Taman Kanak-Kanak Angkasa Lanud Padang Lara, Purnama Ayu; Zulminiati, Zulminiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10975

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang keterampilan dari proses sains anak yang belum mengalami perkembangan secara baik karena proses belajar sains yang belum optimal diterapkan dan guru hanya terfokus memakai metode penugasan. Satu diantara upaya melakukan pengembangan keterampilan berupa proses anak yakni mellaui proses belajar dengan metode proyek. Melalui cara ini anak belajar langsung melalui pengalaman nyata. Satu diantara metode proyek yang dapat dipakai pada anak usia dini adalah membuat proyek cincau hijau. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meraih informasi mengenai pengaruh dari metode proyek membuat cincau hijau pada keterampilan berupa proses sains pada Taman Kanak-kanak (TK) Angkasa Lanud Padang. Penelitian ini memakai jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dalam bentuk quashi experimental (eksperimen semu). Populasi dari penelitian ini yakni keseluruhan peserta didik pada TK Angkasa Lanud Padang, dimana sampelnya yakni kelas B1 dan Kelas B2 yang masing-masing kelas mempunyai jumlah 16 orang anak. Teknik dalam mengumpulkan data yang dipakai pada penelitian ini yakni mencakup atas observasi, tes dan dokumentasi, teknik untuk menganalisis data memakai pengujian normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Alat pengumpul data adalah lembar pernyataan melalui penggunaan komputerisasi SPSS 26. Hasil dari penelitian diraih hasil dari olahan data memperlihatkan nilai Sig. (2-tailed) berdasarkan tabel t yakni 0,003 < 0,05. Maka bisa diraih kesimpulan metode proyek membuat cincau hijau memberikan pengaruh untuk keterampilan proses sains anak pada TK Angkasa Lanud Padang.
Manajemen Pembelajaran Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Khalifah Carocok Anau Kabupaten Pesisir Selatan Yuslia Yeni, Herfina; Zulminiati, Zulminiati
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/arraihanah.v3i1.254

Abstract

The purpose of this research is to find out how the independent curriculum learning management is managed in the Khalifah Carocok Anau Kindergarten in the South Coastal Region. This researcher is a participant in a qualitative study that describes the planning, implementation, and assessment of the independent curriculum in kindergarten. Information is collected from various sources, including observation, interviews, and documentation. To process all the collected data used data analysis, especially descriptive analysis. Based on research findings, the management of independent curriculum learning includes planning, implementation, and assessment processes. Learning planning consists of annual programs, semester programs, and teaching modules. Where co-curricular, extra-curricular and intra-curricular activities are used to complete the learning process. Every Monday to Thursday, students take part in intracurricular learning, and every Saturday students take part in extracurricular learning. For Friday imtaq-based lessons. In one semester, two learning projects are completed. Different content, products and results are used to carry out learning in a differentiated way. The implementation of independent curriculum learning is carried out by giving independence to children to carry out activities. Assessment of learning emphasizes the process not the result. The assessment process is carried out in the form of early learning activities, during the learning process and at the end of learning activities
Pengaruh Kegiatan Eco Enzyme Terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Ananda Maek Aisyah Gustia, Bening; Yaswinda, Yaswinda; Zulminiati, Zulminiati; Marlina, Serli
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/arraihanah.v3i2.275

Abstract

The lack of science learning in an environment that supports the development of science process skills in early childhood is caused by a lack of teacher knowledge in introducing interesting science activities related to the environment. This study intends to demonstrate how eco enzyme activities at Ananda Maek Kindergarten affect young children's science process skills. In this study, a quantitative method and a quasi-experimental design are used. All pupils at Ananda Maek Kindergarten made up the study's population, and class B3 served as both the experimental group and class B4 served as the control group. Data analysis procedures employed normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing with the aid of the computerized SPSS 20. Data collection techniques used tests in the form of statements of 8 items. According to the study's findings, the pre-test sig (2-tailed) value was 0.118, and following treatment, there was a rise in both classes with a sig (2-tailed) of 0.000. However, the experimental class's average score was higher—28,400—than the control class's average of 25,80. Thus, it can be said that eco enzyme activities have a considerable impact on young children's science process skills at Ananda Maek Kindergarten.