Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Employee Engagement dalam Pembentukan Budaya Organisasi untuk Meningkatkan Kinerja PT. Asuransi Asei Indonesia Michael Hotma Parsaulian; Mardi Siswoyo; Khairul Anwar
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5849

Abstract

Dalam menghadapi persaingan yang ketat, perusahaan memerlukan sumber daya manusia berkualitas, kepemimpinan yang baik, serta faktor pendukung seperti kompensasi dan lingkungan kerja yang nyaman. Kepemimpinan berperan penting sebagai panutan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Employee Engagement dalam membentuk budaya organisasi dan meningkatkan kinerja PT. Asuransi Asei Indonesia, serta faktor-faktor yang dapat mendukung kinerja perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang mendeskripsikan dan menganalisis fenomena serta aktivitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employee Engagement berkontribusi dalam membentuk budaya organisasi yang mendukung peningkatan kinerja. Proses perencanaan kebutuhan karyawan di PT. Asuransi Asei Indonesia telah dilakukan berdasarkan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, namun akselerasi terhadap hasil perencanaan tersebut belum optimal, sehingga pemenuhan karyawan tidak berjalan maksimal. Selain itu, pemenuhan formasi masih menunggu kebijakan perusahaan terkait kuota karyawan tahunan. Pengadaan karyawan di PT. Asuransi Asei Indonesia dilaksanakan secara transparan dan kompetitif, baik dari calon karyawan maupun penerimaan internal perusahaan. Penelitian ini menekankan pentingnya Employee Engagement dan budaya organisasi dalam mencapai kinerja yang lebih baik di perusahaan.
SEJARAH DAN PERJUANGAN ORGANISASI MUHAMMADIYAH DALAM KEMAJUAN INDONESIA Abdul Rozak Zumhur; Khairul Anwar; Maftuh Ajmain
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran Muhammadiyah dalam sejarah Indonesia telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kemajuan sosial, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Tulisan ini membahas peran signifikan Muhammadiyah dalam mendorong perkembangan Indonesia dari masa ke masa. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis untuk menganalisis peran Muhammadiyah dalam memperjuangkan kemerdekaan. membangun infrastruktur pendidikan, serta mempromosikan nilai-nilai keadilan sosial dan kesejahteraan. Kata kunci seperti "Muhammadiyah", "sejarah", "peran", dan "kemajuan" menjadi fokus utama dalam pembahasan ini.. Temuan menunjukkan bahwa Muhammadiyah bukan hanya sebuah gerakan keagamaan, tetapi juga sebuah kekuatan sosial yang telah berperan dalam mengubah wajah Indonesia. Melalui pendidikan yang inklusif. pemberdayaan masyarakat, dan upaya-upaya keadilan, Muhammadiyah terus berkontribusi dalam memajukan bangsa ini. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana organisasi keagamaan dapat menjadi agen perubahan positif dalam membangun masyarakat yang lebih beradab dan maju.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio Pada Mata Pelajaran PKn Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di MTs Nurul Karomah Galis Bangkalan Khairul Anwar; Hefi Rusnita Dewi; M. Sahid
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 3 No. 2 Extra (2019): Pendidikan di Bangkalan
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe student activities, student responses and student learning achievements through the implementation of a portfolio-based learning model. This research is communicative descriptive research. The instruments used in this study were observation sheets of student activities, student response questionnaires and learning achievement test sheets.The results of this study can be described as follows (1) student activities during the teaching and learning process that took place is said to be good, because the average score of observation of student activity is 3.25% (2) students' responses to the implementation of Portfolio-Based learning models are positive because the average score the average of all questionnaires, namely 75.6 (3) student learning achievements are said to be classically completed because as many as 88% of students have finished learning. Overall, it can be concluded from the results of this study that student activities on learning using portfolio-based learning models are in the good category, student responses to learning using portfolio-based learning models are in the positive category, and student learning achievements in learning using portfolio-based learning models said to be classically completed.
PENDAMPINGAN GURU BAHASA INDONESIA MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM PENGENALAN KURIKULUM BERBASIS CINTA MELALUI METODE KETERAMPILAN MENYIMAK EKSTENSIF DI KABUPATEN MERANGIN Baitullah; Yusrizal; Elfa Eriyani; Sriutaminingsih; Khairul Anwar; Wiko Antoni
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4717

Abstract

Abstrak Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan kepedulian sebagai dasar proses pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah, nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan melalui keterampilan menyimak ekstensif. Kegiatan ini bertujuan mendampingi guru Bahasa Indonesia dalam mengenal dan menerapkan kurikulum berbasis cinta melalui metode keterampilan menyimak ekstensif di Kabupaten Merangin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif (participatory mentoring approach), yang menempatkan guru sebagai mitra aktif dalam pelatihan, refleksi, dan penerapan pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi–refleksi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep kurikulum berbasis cinta serta keterampilan dalam mengintegrasikan nilai kasih sayang dan empati melalui pembelajaran menyimak. Guru juga menunjukkan sikap lebih reflektif dan kolaboratif dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang humanis. Pendekatan pendampingan partisipatif terbukti efektif memperkuat profesionalisme guru sekaligus menginternalisasi nilai kemanusiaan dalam pendidikan dasar. Kata kunci: kurikulum berbasis cinta, pendampingan partisipatif, menyimak ekstensif, guru Bahasa Indonesia, madrasah ibtidaiyah. Abstract The love-based curriculum is an educational approach that places compassion, empathy, and care as the foundation of the learning process. In the context of teaching Indonesian at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Elementary Schools), these values can be integrated through extensive listening activities. This program aims to assist Indonesian language teachers in understanding and implementing a love-based curriculum through the extensive listening method in Merangin Regency. The implementation used a participatory mentoring approach, which positions teachers as active partners in training, reflection, and classroom application. The activity was conducted in four stages: preparation, implementation, evaluation–reflection, and follow-up. The results showed an increase in teachers’ understanding of the love-based curriculum concept and their ability to integrate compassion and empathy values through listening activities. Teachers also demonstrated more reflective and collaborative attitudes in designing humanistic Indonesian language lessons. The participatory mentoring approach proved effective in enhancing teachers’ professionalism while internalizing humanitarian values in primary education. Keywords: love-based curriculum, participatory mentoring, extensive listening, Indonesian language teachers, Madrasah Ibtidaiyah.