Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

LITERATURE REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI INDONESIA Fauziyyah, Muthia Hana; Utama, Feranita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25765

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan kondisi serius jangka panjang dengan gejala penyakit seperti gangguan metabolisme dengan kadar gula darah melebihi normal. Di Indonesia, diabetes mellitus menjadi masalah kesehatan yang terus mengalami peningkatan, pada tahun 2021 ada 19,5 juta orang dan diperkirakan meningkat menjadi 28,6 juta orang di tahun 2045. Diabetes mellitus dapat dipicu oleh usia, keturunan atau genetik dan jenis kelamin berkaitan dengan fakor-faktor yang tidak dapat diubah serta faktor-faktor yang dapat diubah berkaitan dengan gaya hidup seperti aktivitas fisik, pola makan, konsumsi rokok dan alkohol. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review pada artikel terpublikasi online melalui database Google Scholar, Portal GARUDA dan Pubmed. Artikel yang telah didapat berdasarkan publikasi yang terbit pada tahun 2019-2023. Hasil yang diperoleh yaitu faktor usia (86%), genetik atau keturunan (100%), pola makan (100%), aktivitas fisik (87%) dan kebiasaan merokok (100%) berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus di Indonesia. Diabetes mellitus berisiko menyerang orang tua dan anak muda. Diharapkan kepada masyarakat khususnya mereka yang berusia >46 tahun dan yang memiliki keturunan diabetes mellitus untuk rajin mengontrol kadar gula darah dan menghindari faktor-faktor penyebab dengan menjaga pola makan sehat, rutin melakukan aktivitas fisik dan kurangi merokok.
Analysis of Road Safety in terms of Management and Traffic Safety in Palembang (Case Study of Colonel H. Burlian Road, Palembang) Byllardo, Andriyan Agiyah; Andarini, Desheila; Novrikasari, Novrikasari; Lestari, Mona; Camelia, Anita; Utama, Feranita; Andarwiza, Siti Noverizky
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v25i2.1727

Abstract

Road traffic accidents are the ninth leading cause of death and are responsible for 2.2% of all deaths globally. Road safety audits are one way to anticipate traffic accidents. These accidents generally occur due to various causes collectively, including: humans, road conditions, and road completeness. The objective of this study is to conduct a Road Safety Analysis in the Management and Traffic Safety Aspects of Kolonel H. Burlian Street in Palembang. The research used a descriptive method with a qualitative approach as well as interview methods and HIRARC analysis. There are six informants with two main informants and four regular informants. The results showed that along the Kolonel H. Burlian Street, the road geometry was still not suitable for vehicles due to the road conditions that had many holes to the bumps, the completeness of traffic signs was sufficiently fulfilled because they had poor conditions such as road markings in faded conditions or covered with patches.
Pemanfaatan Aplikasi Deri PTM Dalam Deteksi Risiko dan Edukasi Penyakit Tidak Menular Utama, Feranita; Anggraini, Rini; Aerosta, Danny Kusuma; Yusri, Yusri; Najmah, Najmah
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.10991

Abstract

Aplikasi DERI PTM (Deteksi Risiko Penyakit Tidak Menular) merupakan salah satu pengembangan yang memfasilitasi individu untuk secara mandiri melakukan penilaian risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Aplikasi ini juga telah dilengkapi berbagai materi edukasi PTM. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi DERI PTM, agar manfaat dari aplikasi ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Sasaran kegiatan adalah guru, karyawan dan tenaga pendidik Yayasan Generasi Robbani Sumatera Selatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan: (1) sosialisasi aplikasi DERI PTM; (2) pengukuran faktor risiko PTM; dan (3) pemanfaatan edukasi PTM pada aplikasi android. Uji efektifitas dilakukan untuk menilai efektivitas edukasi menggunakan aplikasi melalui pre test dan post test terkait penyakit tidak menular. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40 peserta dan 28 diantaranya mengikuti keseluruhan kegiatan. Hasil pengukuran faktor risiko menunjukkan terdapat lebih dari 20% peserta mengalami obesitas dan obesitas sentral. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan setelah edukasi PTM menggunakan aplikasi DERI PTM. Diharapkan aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan disebarluaskan terutama kepada siswa di Sekolah Islam Terpadu Robbani.
The Android mobile application to assess mothers' knowledge, attitudes, and behaviors related to the prevention of stunting in children under two years old Gustina, Mely; Yorita, Epti; Sari, Aplina Kartika; Utama, Feranita; Haryono, Haryono
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 10 (2025): Volume 8 Number 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i10.1945

Abstract

Background: Stunting remains a major public health problem in Indonesia, with prevalence rates that exceed the World Health Organization threshold. In Bengkulu Province, particularly in the Kampung Melayu Subdistrict, stunting is exacerbated by limited access to health services, low maternal knowledge, unfavorable attitudes, and inadequate sanitation-related preventive behaviors. These factors contribute to recurrent infections and impaired nutrient absorption in children under two years old. The use of digital-based educational media is considered a promising strategy to improve health literacy and promote positive behavioral change among mothers. Purpose: To evaluate the effectiveness of the Android mobile application to assess mothers' knowledge, attitudes, and behaviors related to the prevention of stunting in children under two years old in the Kampung Melayu Subdistrict, Bengkulu City. Method: A quasi-experimental design with a control group. A total of 80 participants were selected using purposive sampling and divided into an intervention group (n = 40) and a control group (n = 40). The intervention group received health education through the SESAMA Android application, while the control group received conventional health promotion. Data were analyzed using Wilcoxon test, Paired T-test, Mann–Whitney test, ANCOVA, and MANCOVA. Results: The intervention group showed a significant improvement in knowledge, attitudes, and preventive behaviors related to stunting (p = 0.000). Mean knowledge scores increased from 5.60 to 8.23, attitude scores from 35.58 to 39.50, and behavior scores from 11.18 to 15.73. In contrast, the control group showed a significant improvement only in knowledge (p = 0.041), with no significant changes in attitudes (p = 0.172) or behaviors (p = 0.083). MANCOVA analysis confirmed that the SESAMA application had a significant effect on knowledge (p = 0.000; R² = 0.298), attitudes (p = 0.000; R² = 0.166), and behaviors (p = 0.000; R² = 0.584), with the strongest effect observed on preventive behavior. Conclusion: The SESAMA Android-based educational application is effective in improving maternal knowledge, attitudes, and behaviors related to stunting prevention and demonstrates greater effectiveness compared to conventional health promotion methods. The SESAMA model has strong potential to support digital health education strategies and may be considered for broader implementation in stunting prevention programs.
Factors causing increased interdialytic weight gain in chronic kidney disease patients followed by hemodialysis Qurrota A’yun, Ayatussholikhah; Ningsih, Windi Indah Fajar; Utama, Feranita; Ramdika, Sari Bema
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 6, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(6).426-435

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronis bersifat irreversible akibat kerusakan baik strukur maupun fungsinya yang berlangsung tiga bulan atau lebih. Salah satu terapi penunjang pada pasien gagal ginjal kronis adalah hemodialisa. Permasalah yang sering muncul pada pasein hemodialisa adalah kenaikan berat badan di antara dua waktu dialisis atau Interdialytic Weight Gain (IDWG) yang berlebih dan akan memiliki dampak pada kualitas Kesehatan pasien.Tujuan: Mengetahui faktor internal dan eksteral yang dapat menyebabkan IDWG. Faktor internal yaitu meliputi usia, jenis kelamin, tingkat stress, rasa haus, dan riwayat pendidikan. Faktor eksternal yaitu dukungan keluarga, jumlah asupan cairan, lama telah menjalankan hemodialisa, asupan energi, dan asupan protein. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. sebanyak 57 sampel yang dipilih secara purposive sampling menyetujui ikut serta dalam penelitian. Uji statistik dilakukan dengan chi square.Hasil: Hasil menunjukkan mayoritas responden dewasa (75,4%), perempuan (59,6%), stress ringan (61,4%), rasa haus sedang (40,4%), riwayat pendidikan rendah (73,7%), asupan cairan lebih (59,6%), dukungan keluarga yang baik (49,1%), hemodialisa <12 bulan (66,7%), asupan energi tidak sesuai (82,5%), asupan protein tidak sesuai (89,5%). Hasil dari uji statistik didapatkan tidak ada hubungan antara usia (p = 0,827), jenis kelamin (p = 0,925), riwayat pendidikan (p = 1,000), lama telah menjalankan hemodialisa (p = 0,343), asupan energi (p = 1,000), dan asupan protein (p = 1,000) dengan IDWG. Namun, terdapat hubungan signifikan antara tingkat stress (p = 0,027), rasa haus (p = 0,027), asupan cairan (p = 0,014), dukungan keluarga (p = 0,038) dengan IDWG pada pasien gagal ginjal kronis dengan hemodialisa di RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang.Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan IDWG adalah stress, rasa haus, asupan cairan dan dukungan keluarga. Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian IDWG adalah usia, jenis kelamin, riwayat pendidikan, lama telah menjalankan hemodialisa, asupan energi dan asupan protein.  KATA KUNCI: interdialytic weight gain; hemodialisa; faktor penyebab ABSTRACTBackground: Chronic kidney failure is irreversible due to damage to both its structure and function that lasts three months or more. One of the supporting therapies for patients with chronic kidney failure is hemodialysis. A problem that often arises in hemodialysis patients is excessive weight gain between two times of dialysis or Interdialytic Weight Gain (IDWG) which will have an impact on the quality of the patient's health.Objectives: To determine the factors that cause an increase in IDWG consisting of internal and external factors. Internal factors are age, sex, stress, thirst, and education history. External factors are family support, fluid intake, duration of hemodialysis, energy intake, and protein intake.Methods: This research was a descriptive analytical study with a cross sectional design. A total of 57 samples selected by purposive sampling agreed to take part in the research. Statistical tests were carried out using chi square.Results: The results showed that the majority of respondents were adults (75.4%), female (59.6%), mild stress (61.4%), moderate thirst (40.4%), low education (73.7%), higher fluid intake (59.6%), family support (49.1%), hemodialysis <12 months (66.7%), inadequate energy intake (82,5%), inadequate protein intake (89,5%). The results of statistical tests found no relationship between age (p = 0.827), sex (p = 0.925), education history (p = 1,000), time on hemodialysis (p = 0.343), energy intake (p = 1,000), and protein intake (p = 1.000) with IDWG. However, there were a significant relationship between stress level (p = 0.027), thirst (p = 0.027), fluid intake (p = 0.014), family support (p = 0.038) with IDWG in chronic kidney disease patients with hemodialysis at RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang.Conclusions: Factors associated with IDWG were level, thirst, fluid intake and family support. Factors that were not associated with the incidence of IDWG were age, gender, education history, length of hemodialysis, energy intake and protein intake. KEYWORDS: interdialytic weight gain; chronic kidney disease; hemodialysis; factors causingReceived: Nov 22, 2024; Revised: Nov 12 2024; Accepted: Nov 20, 2024; Available online: Nov 30, 2024; Published: Nov 30, 2024.
Co-Authors Aerosta, Danny Kusuma Alamsari, Halidazia Amrina Rosyada Andarwiza, Siti Noverizky Anggraini, Junisa Anita Camelia Anita Rahmiwati Ardesy Melizah Kurniati Azizah, Shinta Bina Melvina Byllardo, Andriyan Agiyah Chatarina Umbul Wahyuni Danny Kusuma Aerosta Desheila Andarini, Desheila Desri Maulina Sari Diah Mulyawati Utari Dini Arista putri Djokosujono, Kusharisupeni Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Fajar Ningsih, Windi Indah Fajat, Nur Alam FATHONI, MUHAMMAD RIDHO Fauziyyah, Muthia Hana Fenny Etrawati Gustina, Mely Haerawati Idris, Haerawati Halidazia Alamsari Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Haryono Haryono Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Purnama Sari Indah Yuliana Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Kamilla, Nada Izzata Khoirunnisa, Salsabila Kumala Sari, Tri Novia Larasati, Elta Lihwana, Mia Asni Lionita, Widya Marsanelah Jusniany, Marsanelah Mia Asni Lihwana Misnaniarti Misnaniarti Mufarika, Rully Najmah, Najmah Nike Warta, Nike Ningsih, Windi Indah Fajar Noviani, Noviani Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nurmalia Ermi Putrisha, Shantya Adeline Qurrota A’yun, Ayatussholikhah Rachmawati, Aisyah Ramdika, Sari Bema Ratna Djuwita Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Anggraini Rini Anggraini Rini Anggraini, Rini Rini Mutahar Santi Martini Sari, Aplina Kartika Sari, Eni Puspita Septia, Nyayu Suhendra, Ahmad Adi Tantri, Afria Tri Krianto Windi Indah Fajar Ningsih Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yorita, Epti Yudia Gustri, Yudia Yusri Yusri Yusri Yusri