Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA PERMAIANAN PASIR Annisa Raudhatul Jannah; Devina Ayu Rahmawati; Indah Retno Wulansari; Aura Diah Pasa; Sri Indriani Harianja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kecerdasan naturalis pada anak usia dini, dengan melakukan kegiatan Bermain Pasir. Metode yang digunakan adalah kajian literatur, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk buku, jurnal, dan dokumen terkait. Studi literatur digunakan untuk menghimpun data dan informasi yang relevan, dan analisis dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif untuk mendeskripsikan fakta serta memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kecerdasan naturalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kecerdasan naturalis dalam melakukan kegiatan Bermain Pasir anak mampu mengenali dan mengklasifikasikan spesies flora dan fauna di lingkungan sekitar, serta kepekaan terhadap fenomena alam lainnya.
PENGARUH KEGIATAN BERMAIN CLAY BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA MUARA TEMBESI Friska septiardilla; Sri Indriani Harianja; Akhmad Fikri Rosyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.27854

Abstract

This research is based on the results of field research observations that show that children's fine motor skills have not developed optimally. This study aims to determine the effect of project-based Clay play activities on the fine motor skills of children aged 4-5 years at TK Pembina Muara Tembesi. This study uses a preexperimental designs method. The sampling technique used purposive sampling. Data collection involved pre-test and post-test, and hypothesis testing was carried out using the t-test on normally distributed data. The results showed that Clay play activities significantly improved children's fine motor skills, as shown by the results of the t-test t count (24.617)> t table (2.160). With the Cohen's formula, there is a value of 3.78 which is in the range> 1 with a strong interpretation (Strong Effect). In conclusion, there is an effect of project-based Clay play activities on the fine motor skills of children aged 4-5 years at TK Negeri Pembina Muara Tembesi.
Enforcement of Educator Professional Ethics as the Main Pillar in Early Childhood Education Tumewa Pangaribuan; Sri Indriani Harianja; Naura Salsabila Putri Pahlefi; Riska Fitriyanti; Nadia Eldiana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting etika profesi dalam membentuk karakter anak usia dini, menganalisis tantangan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam menerapkan etika profesi, serta menyajikan strategi yang dapat digunakan untuk memperkuat etika profesi dalam konteks PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur, di mana data relevan dikumpulkan sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan etika profesi pendidik diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan peserta didik. Namun, tantangan yang ada memerlukan pendekatan strategis untuk mengatasinya, seperti meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika profesi, memberikan pelatihan yang sesuai, dan memperkuat kerjasama antar guru PAUD dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan etika profesi.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BUSY BOOK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF MELATIH FOKUS DI TK HAPPY HOLY KIDS KC JAMBI KOTA JAMBI Rosarina Manalu; Tasya Girsang; Christin Natalia Purba; Agnes Purba; Putri Valentina; Sri Indriani Harianja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39846

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya media pembelajaran konkret dalam melatih konsentrasi anak usia dini. Fokus utama penelitian adalah implementasi Busy Book sebagai alat stimulasi perkembangan kognitif di TK Happy Holy Kids KC Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif, hasil observasi menunjukkan bahwa media interaktif berbahan flanel ini mampu mengatasi kendala rendahnya fokus anak. Temuan signifikan mencatat adanya peningkatan rentang perhatian anak secara drastis, dari semula 4-5 menit menjadi 10-15 menit. Berbagai aktivitas seperti labirin hewan dan puzzle sayuran terbukti efektif merangsang kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Busy Book merupakan inovasi media yang valid dan praktis untuk menciptakan lingkungan belajar sambil bermain yang kondusif bagi anak usia 5-6 tahun
PENGARUH MEDIA PAPER DOLL TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NURUL KHOIR KOTA JAMBI Dyas Chici Kanora; Nyimas Muazzomi; Sri Indriani Harianja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.39770

Abstract

Sexual knowledge in early childhood is an essential aspect of children’s development, particularly in fostering awareness of the body and personal boundaries. However, sexual education for young children is often perceived as a taboo topic and is not always delivered using learning media that align with children’s developmental characteristics. This study aimed to examine the effect of paper doll media on the sexual knowledge of children aged 5–6 years at TK Nurul Khoir, Jambi City. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one group pretest–posttest model. The research participants consisted of 17 children aged 5–6 years. Data were collected through observation using a validated sexual knowledge observation sheet and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and a paired sample t-test. The results showed an increase in the mean score of children’s sexual knowledge from 17.706 in the pretest to 29.647 in the posttest, with a mean difference of 11.941. The paired sample t-test revealed a calculated t value of 36.608, which was higher than the t table value of 2.131, indicating that the use of paper doll media had a positive and significant effect on early childhood sexual knowledge. These findings suggest that paper doll media, which are concrete, visual, and role-play–based, are effective learning tools for introducing sexual knowledge to young children in an age-appropriate and developmentally suitable manner.
UPAYA GURU MELATIH PEMBIASAAN DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK KELOMPOK B5 DI TK ISLAM AL-FALAH KOTA JAMBI Salsa Nabila; Kasmiati Kasmiati; Sri Indriani Harianja
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1818

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru selaku wali kelas yang mengajar di kelompok B5 serta kepala sekolah di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi dilakukan melalui 2 teknik, yaitu teknik lisan dan teknik modelling. Teknik lisan berupa memberikan pemahaman anak tentang makna dan tata cara toilet training, pemahaman anak dan orang tua tentang pentingnya penggunaan toilet dibandingkan pampers, serta pemahaman anak tentang perasaan ingin buang air. Sedangkan teknik modelling berupa berdo’a sebelum dan setelah menggunakan toilet, menunjukkan cara memakai toilet, mengajarkan cara melepas pasang celana atau rok serta kancing dan tali pinggangnya, menunjukkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, menunjukkan cara menyiram toilet, memberikan bantuan dan dukungan kepada anak yang masih belum bisa toilet training sendiri, serta memberikan pujian terhadap anak yang sudah dapat melakukan toilet training sendiri. Kata Kunci: Pembiasaan, Toilet Training
UPAYA GURU MELATIH PEMBIASAAN DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK KELOMPOK B5 DI TK ISLAM AL-FALAH KOTA JAMBI Salsa Nabila; Kasmiati Kasmiati; Sri Indriani Harianja
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1818

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru selaku wali kelas yang mengajar di kelompok B5 serta kepala sekolah di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru melatih pembiasaan dalam toilet training pada anak kelompok B5 di TK Islam Al-Falah Kota Jambi dilakukan melalui 2 teknik, yaitu teknik lisan dan teknik modelling. Teknik lisan berupa memberikan pemahaman anak tentang makna dan tata cara toilet training, pemahaman anak dan orang tua tentang pentingnya penggunaan toilet dibandingkan pampers, serta pemahaman anak tentang perasaan ingin buang air. Sedangkan teknik modelling berupa berdo’a sebelum dan setelah menggunakan toilet, menunjukkan cara memakai toilet, mengajarkan cara melepas pasang celana atau rok serta kancing dan tali pinggangnya, menunjukkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, menunjukkan cara menyiram toilet, memberikan bantuan dan dukungan kepada anak yang masih belum bisa toilet training sendiri, serta memberikan pujian terhadap anak yang sudah dapat melakukan toilet training sendiri. Kata Kunci: Pembiasaan, Toilet Training
Analisis Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak dengan Gangguan Bicara pada Usia 5 Tahun Syarifa Dita Nadia; Sri Indriani Harianja; Asih Nur Ismiatun
Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/khirani.v4i2.2527

Abstract

This study aims to analyze and describe the expressive language development of 5-year-old children at TK Kemala Bhayangkari 29 Jambi City and to identify the factors that influence the expressive language development of 5-year-old children at TK Kemala Bhayangkari 29 Jambi City. This research used a qualitative method with a descriptive approach. The study was conducted at TK Kemala Bhayangkari 29 Jambi City during the even semester of the 2025/2026 academic year. The informants in this study were selected using purposive sampling, consisting of teachers and parents. Another informant was one student from TK Kemala Bhayangkari 29 who became the research subject. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. This study used source, technique, and time triangulation to test the credibility of the collected data. The results showed that the expressive language ability of AYB, a 5-year-old child, had not developed optimally. AYB was able to understand simple conversations, answer questions, and participate in short conversations; however, the child still experienced difficulties in expressing ideas, feelings, and experiences in a structured manner. The child tended to use short sentences, some word pronunciations were unclear, and still needed stimulation to initiate communication, especially in the school environment. Therefore, AYB requires continuous stimulation and guidance to improve sentence construction skills, enrich vocabulary, improve pronunciation, and build confidence in communicating.
Development of Anagram Flash Cards to Stimulate Early Literacy in Children Aged 5–6 Years Khusnul Mariyyah Supriadi; Winda Sherly Utami; Sri Indriani Harianja
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 4 No 1 (2026): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v4i1.8437

Abstract

This study addresses the problem of low early literacy skills among children aged 5–6 years in early childhood education units in Suka Karya Village, Jambi City, and aims to develop anagram flash card media to stimulate early literacy skills, including recognition of letters a–z, initial letters, and emergent writing. Using the ADDIE development model, limited to the teacher practicality test stage (analysis, design, development, and implementation), data were collected through teacher interviews, expert validation, and teacher response questionnaires. The results show that the developed anagram flash card media are considered very feasible, practical, and effective in supporting early literacy learning for children aged 5–6 years, as evidenced by material and media expert validation scores that increased at each assessment stage. In material validation, expert validator 1 rated the media at 80.56% and 88.89% (both very feasible), while expert validator 2’s ratings increased from 63.83% (feasible) to 77.78% and 94.44% (both very feasible). In media validation, expert validator 1’s assessment rose from 91.67% to 100%, and expert validator 2’s ratings moved from 95% to 90% and then 98.33%, all within the very feasible category. Teacher responses further indicated very high practicality, with a feasibility rating of 91.67%. These findings indicate that the anagram flash card media underwent significant improvement throughout the development process and are highly suitable for classroom use, contributing to the enhancement of children’s early literacy skills and underscoring the importance of innovative, multisensory media tailored to developmental stages in early childhood education. Future research is recommended to apply this media to larger samples and conduct direct classroom trials to strengthen empirical evidence of its effectiveness.
ANALISIS DAMPAK MODEL PEMBELAJARAN SENTRA TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN ANAK DALAM KURIKULUM 2013 DI TK-KB AL-HIJRAH Agnes Purba; Nurkhalisah; Wahyu Windari; Lupia Subaidah; Sri Indriani Harianja; Winda Sherly Utami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15180

Abstract

The center-based learning model is an educational approach that integrates play elements into the teaching and learning process to foster effective and engaging learning for children. This study employs a qualitative approach with a case study design to analyze the impact of the center-based learning model on children's development within the 2013 curriculum at TK-KB Al-Hijrah. Data collection methods include observation, interviews, and document analysis. The results show that the implementation of the center-based learning model in the 2013 early childhood education curriculum has a positive impact on various aspects of children's development. Children demonstrated significant improvement in cognitive, socio-emotional, physical-motor, moral, language, and artistic skills. This study suggests that educators and policymakers should adopt and develop the center-based learning model in kindergartens.