Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Dampak Kebiasaan Menulis Informal Terhadap Kesalahan Penulisan Makalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Tahun Pertama Meilinar, Fina; Ariga, Hijrah Purnama Sari; Diah, Muhammad; Hafizah, Suci; Wahidayati, Wahidayati; Rizkiya, Ainiya
EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) Vol 5, No 2 (2025): EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/eunoia.v5i2.4867

Abstract

Makalah merupakan salah satu jenis Karya Tulis Ilmiah yang paling sering disusun oleh mahasiswa sebagai tugas perkuliahan. Adapun dalam pengerjaan makalah sering kali dijumpai kesalahan-kesalahan penulisan yang dilakukan mahasiswa, khusunya penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebiasaan menulis informal terhadap kesalahan penulisan makalah mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Almuslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis dokumen berupa makalah mahasiswa pada mata kuliah Keterampilan Menulis Dasar. Survei dilakukan oleh mahasiswa program studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia semester dua Angkatan 2024 Universitas Almuslim, dengan partisipasi sekitar 12 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 157 kesalahan yang ditemukan, kesalahan paling dominan adalah kelebihan dan kekurangan kata (61 kasus), diikuti kesalahan penggunaan istilah asing yang tidak dicetak miring atau ditebalkan, serta kesalahan tanda baca dan huruf kapital. Selain itu, ditemukan kesalahan struktur makalah seperti penggunaan font yang tidak sesuai, susunan daftar pustaka yang tidak alfabetis, dan rumusan masalah yang kurang lengkap. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebiasaan menulis informal mempengaruhi penurunan kualitas penulisan akademik mahasiswa. Sehingga, diperlukan pembinaan literasi akademik sejak dini guna meningkatkan pemahaman terhadap kaidah penulisan ilmiah dan penggunaan Bahasa Indonesia sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence/AI) Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Bagi Siswa/Wi SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen: Pengabdian Dani Pratama Putra; Akmal Izwar; Reza Fahmi; Rossy Azhar; Fina Meilinar; Erlia Hanum; Al Mizan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4768

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology presents both opportunities and challenges in the educational sector, particularly for high school students who often lack a comprehensive understanding of its potential as a learning tool. This community service activity aimed to enhance the digital literacy and AI utilization skills of students at SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng, Bireuen Regency. Using a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design, the activity involved 50 eleventh-grade students selected through purposive sampling. The intervention consisted of interactive counseling on AI concepts and hands-on training using various AI applications like ChatGPT, Gemini, and Canva AI. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation. The results showed a significant increase in students' understanding of AI concepts, ability to formulate effective prompts, and skills in operating AI applications independently. The average post-test scores across all assessed aspects, such as basic understanding, prompt engineering, and practical skills, increased substantially compared to pre-test scores. Students also demonstrated high enthusiasm and a positive attitude toward using AI in learning. This training successfully equipped students with the knowledge and skills to utilize AI as an effective, responsible, and productive learning aid, supporting their readiness for educational transformation in the digital era. Keywords: Artificial Intelligence, Learning Tool, Digital Literacy, Quasi-Experiment, High School Students
Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konten Edukasi Kesehatan Digital Berbahasa Indonesia Di Instagram Fina Meilinar; Imam Muslem R; Qamar Syafawi; Nazwa Amelia; Ulfa Khairuna; Gaitsa Zahira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3820

Abstract

Penelitian ini mengkaji lebih dalam bagaimana gaya bahasa dalam konten edukasi kesehatan di Instagram mempengaruhi pemahaman mahasiswa terhadap informasi kesehatan yang dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) mengukur tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konten edukasi kesehatan berbahasa Indonesia di Instagram, 2) mengidentifikasi faktor-faktor linguistik yang mempengaruhi pemahaman, dan 3) mengetahui gaya bahasa yang paling disukai mahasiswa dalam konten edukasi kesehatan digital. Metode pengumpulan data penelitian adalah survey dengan angket yang dibagikan secara online kepada mahasiswa aktif semseter 2023-2024 sejumlah 30 orang. Responden mahasiswa Fakultas Kesehatan sejumlah 43,3%, mahasiwa Fakultas Ilmu Komputer sebanyak 30%, dan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sejumlah 26,7%. Adapun sebanyak 56,7% adalah mahasiswa semester 2 dan 43,3% adalah mahasiswa semester 4. Adapun 50% responden mengikuti akun Instagram yang menyajikan konten edukasi (seperti @halodoc, @alodokter). Persepsi mahasiswa terhadap pemahaman konten edukasi menunjukkan bahwa mahasiswa cukup memahami isi dari konten tersebut, hanya 6,7% responden yang menyatakan kurang memahami isi dari konten tersebut dan berpendapat bahwa istilah medis dan struktur kalimat sulit untuk dipahami. Upaya perbaikan dapat dilakukan dengan menyederhanakan bahasa, mengurangi penggunaan istilah medis yang sulit, serta memanfaatkan visualisasi dan video untuk memperjelas informasi. Selain itu, pelatihan literasi digital bagi mahasiswa juga penting untuk meningkatkan pemahaman terhadap konten edukasi kesehatan di Instagram
Merawat Kedaulatan Bahasa melalui Standarisasi Kompetensi: Signifikansi Kebijakan UKBI dalam Perspektif Tata Kelola Nasional Adri Patria; Mohd. Tasar; Muammar Qadafi; Fina Meilinar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5945

Abstract

Artikel ini menganalisis signifikansi kebijakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka dalam konteks tata kelola nasional dan upaya penguatan kedaulatan linguistik. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods), menggabungkan analisis konten normatif terhadap regulasi (Permendikbud No. 70/2016; Permendikbudristek No. 29/2023; Permendikbudristek No. 18/2024) dengan analisis kuantitatif deskriptif data implementasi dan distribusi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan UKBI telah mencapai keberhasilan signifikan dalam mobilisasi massa, melampaui target partisipasi tahunan sebesar 275% dan mengumpulkan lebih dari 1 juta peserta kumulatif (Badan Bahasa, 2025). Secara teknis, rigor pengujian terkonfirmasi, dengan predikat tertinggi (Istimewa) yang mensyaratkan kemahiran untuk keperluan keilmiahan, sangat sulit dicapai, bahkan oleh Warga Negara Asing yang teruji. UKBI adalah instrumen ideologis dan strategis yang vital bagi pembentukan modal intelektual bangsa, tetapi memerlukan pemutakhiran regulasi dan penguatan institusional yang koheren untuk mewujudkan kedaulatan bahasa sepenuhnya.
Analisa Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia: Sebuah Meta-Analisa Berdasarkan Tren Penelitian Nunung Nurjanah; Fina Meilinar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7271

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) syariah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan baik secara global maupun di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan layanan keuangan digital yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian fintech syariah di Indonesia, mengidentifikasi fokus dan metode penelitian yang dominan, serta memetakan arah dan peluang riset ke depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode meta-analisis dan analisis bibliometrik terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Data dikumpulkan dari berbagai basis data bereputasi, termasuk Scopus, Google Scholar, DOAJ, Sinta, dan Garuda, kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi–eksklusi berdasarkan alur PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian fintech syariah mengalami peningkatan pesat sejak 2017 dengan fokus utama pada adopsi pengguna, inklusi keuangan dan UMKM, keuangan sosial Islam (zakat, wakaf, dan crowdfunding), serta tata kelola dan regulasi syariah. Namun demikian, penelitian masih didominasi oleh studi konseptual dan desain cross-sectional, dengan keterbatasan bukti empiris jangka panjang. Topik teknologi lanjutan seperti artificial intelligence dan blockchain dalam konteks fintech syariah masih relatif terbatas dan belum banyak diuji secara empiris. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyajikan peta literatur fintech syariah yang komprehensif serta rekomendasi riset strategis bagi pengembangan akademik, kebijakan, dan praktik fintech syariah yang inklusif, adil, dan berkelanjutan
URGENSI KESEHATAN MENTAL SANTRI DARI TINDAKAN KEKERASAN BULLYING DI PESANTREN MODERN MISBAHUL ULUM MEURIAPALOH KOTA LHOKSEUMAWE ACEH Zahriyanti Zahriyanti; Musrizal Musrizal; Fina Meilinar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57169

Abstract

Semakin meningkatnya fenomena dan jumlah kasus tindakan kekerasan bullying dikalangan santri, baik secara verbal hingga bullying dalam bentuk bullying sosial (psikologis). Tentu saja hal ini akan berdampak pada kesehatan mental para santri. Di pesantren Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, para santi belum memiliki pengetahuan mengenai urgensi kesehatan mental bagi santri dari tindakan kekerasan bullying. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan santri mengenai betapa pentingnya kesehatan mental dari tindakan kekerasan bullying serta memdemontrasikan upaya pencegahan yang bisa ditempuh oleh para santri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan mengenai kesehatan mental dari bullying. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif: merencanakan tempat sosialisasi yang nyaman dan memuat kapasitas peserta sosialisasi, melaksanakan kegiatan dengan maksimal, memberikan bimbingan dan edukasi kepada para santri, melakukan observasi dan wawancara terakhir adalah evaluasi. Langkah-langkah Pendampingan Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi kebutuhan santri terkait pengetahuan psikologis santri. Workshop dan Pelatihan: Memberikan pendampingan terkait kesehatan mental santri dampak dari bullying. Praktik dan Observasi: Santri mendemontrasi dan menggali pengalamannya terkait fenomena bullying dan kesehatan mental yang pernah dialaminya di pesantren dengan pendampingan langsung. Refleksi dan Evaluasi: Meninjau efektivitas penerapan dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Manfaat santri dan guru/pengasuh mendapat pengetahuan, wawasan dan penguatan terkait pencegahan dan penanggulangan bullying. Santri mendapatkan pengalaman dan pendampingan layanan kesehatan mental belajar yang lebih personal dan efektif. Terciptanya budaya karakter berbasis psikologi sosial yang lebih efektif di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas karakter santri di Pesantren Modern Misbahul Ulum Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh
Implementasi Metode Story Telling Dalam Meningkatkan Kemampuan Speaking Siswa Dengan Pemanfaatan Media StoryBook Digital Berbasis Local Wisdom Nofriati, Eli; Meilinar, Fina; Zuraini, Zuraini; Khuzaimah, Syarifah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.288

Abstract

This study aims to enhance students’ speaking skills through the implementation of the storytelling method supported by digital storybooks based on local wisdom. Students’ low speaking ability in English learning was influenced by the limited use of teaching methods and learning media that were less engaging and not contextualized with their real-life environment at SMP Negeri 1 Muara Batu. Storytelling was chosen as it promotes an active, communicative, and meaningful learning atmosphere, while digital storybooks incorporating local wisdom were used to increase students’ motivation and participation. The study employed qualitative and quantitative approaches using a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 30 students of class VIII Merdeka 1. Data were collected through speaking tests, observation sheets of students’ and teacher’s activities, and documentation. Speaking performance was assessed based on pronunciation, fluency, vocabulary, and meaning comprehension. The findings revealed a significant improvement in students’ speaking skills, with the average score increasing from 50.5 in Cycle I to 80.2 in Cycle II. Students’ learning activities and participation also improved from 60% to 78%. In addition, the teacher’s performance in implementing the storytelling method increased from 65% in Cycle I to 85% in Cycle II. These results indicate that storytelling supported by digital storybooks based on local wisdom is effective in improving students’ speaking skills.
PENINGKATAN PELAYANAN PUSKESMAS BERBASIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN EDUKASI EKONOMI KESEHATAN Hijrah Purnama Sari Ariga; Azka Rizkina; Fina Meilinar; Afriana Afriana; Emi Safrina; Muammar Qadafi; Mohd. Tasar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57317

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas melalui pendekatan komunikasi interpersonal dan edukasi ekonomi kesehatan. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan serta kurangnya kesadaran dalam pengelolaan biaya kesehatan, yang berdampak pada rendahnya kepuasan dan kepatuhan pasien terhadap layanan Puskesmas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pelatihan komunikasi interpersonal bagi tenaga kesehatan, workshop edukasi ekonomi kesehatan, serta sosialisasi kepada masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan langsung. Kegiatan juga dilengkapi dengan evaluasi menggunakan survei pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi perubahan perilaku tenaga kesehatan dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi tenaga kesehatan yang lebih empatik dan informatif, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan biaya kesehatan, serta meningkatnya kepuasan dan partisipasi masyarakat dalam layanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat serta meningkatkan efektivitas pelayanan Puskesmas. Dengan demikian, penerapan komunikasi interpersonal dan edukasi ekonomi kesehatan terbukti penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang lebih humanis, efektif, dan berkelanjutan.