p-Index From 2021 - 2026
5.443
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Edutech AGRISE JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Journal of Tropical Crop Science JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Mimbar Ilmu JURNAL AGRONIDA Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Agrica: Journal of Sustainable Dryland Agriculture Journal of Physical Activity (JPA) STAND : Journal Sports Teaching and Development Literacy : Jurnal Ilmiah Sosial Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan (JPP) Literacy: Jurnal Ilmiah Sosial Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran AGRIEKSTENSIA Media Bina Ilmiah Indonesian Research Journal on Education ANGON: Journal of Animal Science and Technology Education Journal: Journal Educational Research and Development Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Kreativasi: Journal of Community Empowerment EKOBIS ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Animal Production Lembaran Ilmu Kependidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Nilai Nutrisi dan Indeks Sinkronisasi Protein-Energi Berbagai Jenis Ramban Bagi Ternak Perah Afduha Nurus Syamsi; Harwanto Harwanto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 8, No 2 (2021): JITRO, Mei 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.815 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v8i2.12093

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk menginventarisir nilai nutrisi indeks sinkronisasi protein-energi (SPE) berbagai jenis rambanan. Penelitian in vitro dilaksanakan dengan materi 5 jenis rambanan (kelor, nangka, singkong, pisang, dan kersen) dan cairan rumen Kambing Jawa Randu. Nilai nutrisi rambanan didapatkan melalui analisis proksimat. Indeks SPE dihitung berdasarkan rataan degradasi g protein dan Kg bahan organik (BO) per jam pada waktu pengamatan jam ke 2, 4, 6, 8, 12, 24, 48, dan 72. Data degradasi tiap waktu diregresi untuk mendapatkan persamaan dan selanjutnya didapatkan rataan degradasi per jam. Hasil perhitungan degradasi dimasukan dalam rumus indeks SPE dan hasilnya dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima jenis rambanan memiliki nilai nutrisi yang beragam. Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan yang berbeda, dengan koefisien determinasi diatas 80% kecuali pada ramban pisang. Indeks sinkronisasi yang didapat yaitu kelor (0,4), nangka (0,69), singkong (0,55), pisang (0,35), dan kersen (0,47). Disimpulkan bahwa nilai nutrisi seluruh rambanan sangat potensial sebagai sumber serat dan protein bagi ternak dengan indeks sinkronisasi masing-masing secara berurut yaitu 0,46; 0,69; 0,55; 0,35; dan 0,47.Kata kunci: nilai nutrisi, indeks sinkronisasi protein-energi, rambanan, ternak perah The Potency of Nutrient Value and Protein-Energy Synchronization Index in Various Types of Browse for Dairy Livestock                                                                 AbstrACT               The study was aimed to inventory the nutrition value and the protein-energy synchronization (PES) index of various types of foliages. In vitro research was carried out with material 5 types of foliages (Moringa oleifera, Artocarpus integra, Manihot utilissima, Musa pudica, and Mungtingia calabura) and rumen liquid of Jawa Randu Goat. Nutritional value was obtained through proximate analysis. The PES index is calculated based on the average degradation of g protein and Kg of organic matter (OM) per hour at 2, 4, 6, 8, 12, 24, 48, and 72 hours of degradation. The data of degradation are calculated in the PES index formula and the results are discussed descriptively. The results of the study showed that the five types of foliages had various nutritional values. The results of the regression analysis showed a different equation, with a coefficient of determination above 80% except for Musa pudica. The PES index obtained is Moringa oleifera (0.4), Artocarpus integra (0.69), Manihot utilissima (0.55), Musa pudica (0.35), and Mungtingia calabura (0.47). It is concluded that the nutritional value of the all foliages is very potential as a source of fiber and protein for livestock with the respective synchronization indexes, namely 0.46; 0.69; 0.55; 0.35; and 0.47.Keywords: nutritional value, protein-energi synchronization index, foliages, dairy
Prospek Gapoktan Dalam Kaitannya Bermitra Dengan PT. Sewu Segar Nusantara Pada Agribisnis Pisang Mas Kirana (Studi Kasus Di Wilayah Prima Tani Kabupaten Lumajang) Heru Santoso1; Harwanto Harwanto; Evi Sriwidayati
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.278 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek Gapoktan dalam kaitannya bermitra dengan PT.SSN pada agribisnis pisang mas kirana di wilayah Prima Tani Kabupaten Lumajang. Analisis dipergunakan untuk menentukan pendapatan usahatani pisang mas kirana, pelaksanaan pola kemitraan, dan menentukan faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap prospek Gapoktan dalam kaitannya bermitra dengan PT. SSN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan petani kemitraan lebih tinggi daripada dijual secara konvensional, pelaksanaan pola kemitraan antara Gapoktan dan PT. SSN merupakan kerjasama formal organisasi dalam bentuk clan dan melalui analisis SWOT dan matrik internal eksternal, posisi Gapoktan dalam kaitannya bermitra dengan  PT. Sewu Segar Nusantara berada pada sel I, hal ini menunjukkan bahwa Gapoktan dalam kaitannya bermitra dengan  PT. SSN memiliki prospek untuk tumbuh dan dikembangkan. Hal ini dapat memberikan masukan dan pertimbangan bagi pemerintah, sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dalam pengembangan pola kemitraan antara pengusaha dan petani, bagi pengusaha dan petani, sebagai bahan informasi dan pertimbangan untuk melakukan kemitraan dan menjaga stabilitas ketersediaan bahan baku pisang mas kirana di Kabupaten Lumajang.   Kata kunci : Pendapatan , Pola Kemitraan dan Prospek
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN SISWA Rana Megawati; Ibut Priono Leksono; Harwanto Harwanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.935 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i1.2228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran langsung, 2) perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang memiliki kepribadian tipe sanguinis, tipe koleris, tipe melankolis, dan tipe plegmatis, 3) adanya interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dengan tipe kepribadian siswa terhadap hasil belajar Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Al-Hikam dan SMP Darul Hikmah Burneh Bangkalan dengan jumlah total siswa sebanyak 131 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes tertulis dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) ada perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan metode pembelajaran langsung, 2) ada perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang memiliki kepribadian tipe sanguinis, tipe koleris, tipe melankolis, dan tipe plegmatis, 3) ada interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dan tipe kepribadian siswa terhadap hasil belajar Matematika.
PERAN PROFESIONALISME GURU MENGHAPAPI TANTANGAN ERA GLOBALISASI: Teachers are professional, and the era ofglobalization Harwanto Harwanto
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.609 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol7.no12.a1138

Abstract

Teachers are professional teachers capable of acting as the architect of the transformation of the nation through science and technology, build character of children to moral and personality, improve skills and psychomotor skills and instill emotional stability and noble. Teachers are expected to take part in the midst of situations that are modern (inovative and creative), unique (different and new), and advanced (smelling science and technology telecommunication and practical). In the era of globalization, the teacher must be able to create ideas, solve problems (solution), building the image and determine management options through the process of learning, education and development of students.
Problem based learning dan Problem solving Berpengaruh Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Sampini Sampini; Mustaji Mustaji; Harwanto Harwanto
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31501

Abstract

Rendahnya keterampilan menyelesaikan soal pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika disebabkan karena guru kurang menggunakan model pembelajaran inovatif yang memudahkan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh model pembelajaran problem-based learning dan problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini yakni penelitian kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 143 siswa. Teknik pengumpulan menggunakan instrument berupa tes uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas dan homogenitas, uji T, dan uji ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kemampuan siswa ditinjau dari metode pembelajaran sebesar 0,577 ≥ 0,05, analisis kemampuan siswa ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif, sebesar 0,000. Nilai signifikansi sebesar 0,000 ≤ 0,05, analisis interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,633 ≥ 0,05. Dapat disimpulkan tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang mengikuti kelas PBL maupun kelas Problem solving, ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan yang rendah, dan ada interaksi antara PBL dan Problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif. Implikasi penelitian ini memberikan dampak pada kemampuan pemecahan masalah pada siswa menjadi meningkat.
TOKSISITAS BIOINSEKTISIDA EKSTRAK KULIT JERUK TERHADAP KUTU LONCAT JERUK Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae) SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT CVPD Susi Wuryantini; Harwanto Harwanto; Rizky Arya Yudistira
JURNAL AGRONIDA Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.202 KB) | DOI: 10.30997/jag.v5i2.2312

Abstract

Diaphorina citri is an important pest in citrus plants because of its role as a vector of CitrusVein Phloem Degeneration (CVPD) disease. The study was a follow-up test of the preliminarytests carried out previously. The aim of this study was to determine the effective concentrationof bioinsecticide of Japansche Citroen (JC) orange peel extract in controlling D. citri in thephases of nymph and imago. The concentration tested was 0% (control); 0.01%; 0.1%; 1%;and 10% (v / v) with a comparison of imidacloprid insecticide 0.1%. The test results showedthat the JC citrus peel extract at a concentration of 0.1 effectively controlled the D. citri nymphstarting at 96 hours after application (HAA) with a mortality of 69%. The concentration of 1%was effective from 24 HAA with a mortality of 65% and thereafter reaching up to 100% at 120HAA, this was not significantly different from the 10% concentration treatment andimidacloprid insecticide 0.1%, yet was significantly different from other treatments andcontrols. Citrus peel extract was effective for controlling imago of D. citri on 10% concentration. The concentration that was able to provide mortality above 50% was the highestconcentration of 10% at 96, 120 and 144 HAA. The results of the probit analysis showed thatthe LC50 values at 24 HAA on nymphs was 1.86 and the LC90 value was 9.10. The treatment onimago the LC50 at 48 HAA was 21.34 and the LC90 was not achieved. The results of thecalculation of the LC50 and LC90 values showed that the value in nymphs was smaller than inimago. This showed that the bioinsecticide of JC citrus peel extract was more effective againstnymphs than imago of D. citri. Bioinsecticide of JC citrus peel extract was effective againstpsyllid nymph of D. citri at concentrations of 0.1 and 1% and against the imago phase waseffective at 10%.Keywords: Toxicity, citrus peel extract, Diaphorina citri
Pemanfaatan Pembelajaran Daring Google Classroom di SMAN 1 Gondang Tulungagung Agus Sugiarto; Rufii Rufii; Harwanto Harwanto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 6 No 4 (2022): Volume 6, Nomor 4, Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v6i4.602

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemanfaatan pembelajaran daring Google Classroom di SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Adapun yang menjadi responden penelitian adalah siswa dan guru SMA Negeri 1 Gondang Tulung Agung yaitu dengan komposisi 4 guru dan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pembelajaran daring Google Classroom dapat dilaksanakan dengan baik, dimana berdasarkan data yang diperoleh dapat dijelaskan pelaksanaan berada pada kategori baik, yaitu rata-rata minimal 66,7% menyatakan setuju bahwa pembelajaran daring Google Classroom dapat dilaksanakan, dan berdasarkan hasil pengamatan terhadap akativitas guru dan siswa dijelaskan guru dan siswa telah melaksanakan seluruh aktivitas sesuai diindikator. Dan pemanfaatan pembelajaran daring Google Classroom dapat dinyatakan efektif dimana ada peningkatan hasil belajar siswa dari semester I ke semester II.
Optimalisasi Pemanfaatan Pisang Kepok Sebagai Produk Unggulan Desa Grinting Tulangan Sidoarjo Jawa Timur Ujang Rohman; Suharti Suharti; Sumardi Sumardi; Harwanto Harwanto
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4846

Abstract

Desa Grinting merupakan salah satu desa yang membudidayakan pisang kepok sebagai salah satu bentuk usaha tani. Selama ini masyarakat hanya menjual pisang secara langsung tanpa terlebih dahulu diolah menjadi makanan olahan yang memiliki nilai jual. Solusi utama yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya adalah melalui program optimalisasi pemanfaatan pisang kepok menjadi bentuk olahan kekinian berbahan dasar pisang yang dapat dijadikan peluang bisnis produk unggulan desa. Program ini bertujuan memanfaatkan sumber daya alam untuk dijadikan sumber pendapatan masyarakat desa menjadi peluang bisnis olahan kekinian yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Metode pelaksanaan berdasarkan observasi di lapangan dan wawancara melalui pendekatan sosialisasi dan pelatihan kreativitas. Hasil yang dicapai mendapat respon positif dari masyarakat dan menghasilkan produk olahan pisang kekinian yang dapat dipasarkan melalui program pemasaran langsung dari rumah ke rumah dan melalui media sosial (internet) sebagai produk unggulan
The influence of the guided inquiry method and critical thinking on the learning outcomes of culinary arts in class X high school students Gunawan, Wawan; Karyanto, Yunus; Wiyarno, Yoso; Atiqoh, Atiqoh; Suharti, Suharti; Harwanto, Harwanto
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12024p001

Abstract

Abstrak: Pembelajaran yang memberikan pengalaman dan partisipasi siswa adalah pembelajaran inkuiri karena pembelajaran inkuiri menuntut siswa untuk melakukan aktivitas, mengamati, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari aktivitas yang diamati. Artinya metode inkuiri dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa sehingga menuntut siswa untuk mengambil inisiatif dalam memecahkan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada pengaruh hasil belajar tata boga antara yang menggunakan metode guided inquiry dan metode ekspositori, pada siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental faktorial 2X2. Hasil penelitian ini dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Ada perbedaan hasil belajar tata boga siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dengan kemampuan berpikir kritis rendah dan ada interaksi antara penerapan metode guided inquiry dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar tata boga siswa. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode guided inquiry dan keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar tata boga pada siswa SMA Kelas X.Abstract: Learning that provides student experience and participation is inquiry learning because inquiry learning requires students to carry out activities, observe, analyze and draw interesting conclusions from the activities observed. This means that the inquiry method can develop students' thinking abilities so that it requires students to take the initiative in solving problems. The aim of this research is to determine whether there is an influence on culinary learning outcomes between those using the guided inquiry method and the expository method, on students who have different critical thinking abilities. This research uses a 2X2 factorial quasi-experimental design. The following conclusions can be drawn from the results of this research: There are differences in the culinary learning outcomes of students who have high critical thinking abilities and those with low critical thinking abilities and there is an interaction between the application of the guided inquiry method and critical thinking abilities on students' culinary cooking learning outcomes. Based on research findings, it can be concluded that the use of guided inquiry methods and critical thinking skills can improve culinary learning outcomes in Class X high school students.
Effect of Parachute Running Training on 100 Meter Sprint Running Speed suharti, suharti; Harwanto, Harwanto; BP, Ismawandi
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 11, No 1 (2021): VOLUME 11 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v11i1.1217

Abstract

This study aims to determine how much influence the parachute running exercise has on the 100-meter sprint running speed of class X MA Darul Ulum Waru Sidoarjo. This research is quantitative research with experimental method. The research design used was One Group Pretest and Posttest Design, namely experiments carried out in one group without a comparison group. While the sample in this study found 20 students at MA Darul Ulum Waru Sidoarjo. Results Based on the research, it is known that the minimum pretest value is 15.28, the maximum is 21.09, while the posttest value is at least 15 and the maximum is 16.72, while the sig. (2-tailed) in the experimental group is 028, so the value of sig (2-tailed) < 0.05, it can be said that Ho is rejected and accepted, it can be said that there is an effect on running training using Parachute Running on sprint running speed 100 meters (Students of Class X MA Darul Ulum Waru Sidoarjo). From the results of this study, it is hoped that running exercises using Parachute Running can be a reference as a variation of sprint running exercises so that they are not monotonous.Keywords: parachute running, 100 meter sprint.