Claim Missing Document
Check
Articles

Kepemimpinan Kepala Madrasah Ibtidaiyah dalam Implementasi Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Siswadi Siswadi
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 26 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.88 KB) | DOI: 10.24090/insania.v26i1.5052

Abstract

This study aims to describe the leadership practices of the head of MI Ma'arif NU Kedungwringin Banyumas in the implementation of Permendikbud Number 23 of 2015. The study was conducted using qualitative approach with a phenomenological research. Data were collected through interview, observation and documentation and then analyzed using Miles and Huberman model. The results showed that there are five efforts done by the head of MI Ma'arif NU Kedungwringin Banyumas in leading his institution to implement Permendikbud No. 23 of 2015. First, initiating a habituation activities program for students with teachers and madrasa committees. Second, preparing and managing the budget for the implementation of the habituation programs for the students with the teachers and madrasa committee. Third, assisting madrasa residents in the implementation of habituation activity programs for students. Fourth, apply healthy rules to support the implementation of habituation activities for students. Fifth, make efforts to improve the habituation activity program for students.
PENELUSURAN POTENSI AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI KULIT BATANG TUMBUHAN FALOAK (Sterculia quadrifida R.Br) Rollando Rollando; Siswadi Siswadi
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik JURNAL ILMU FARMASI & FARMASI KLINIK VOL. 13 NO. 1 JUNI 2016
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.127 KB) | DOI: 10.31942/jiffk.v13i1.1444

Abstract

ABSTRACT People on Timor island use Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) bark as herbal remedy to cure diseases such as liver diseases, gastroenteritis and as stamina booster. This study aims to analyze the ability of anticancer fraction of faloak bark ethanol extract.  The mashed  bark of  faloak  plants extracted by maceration method using ethanol. The ethanol extract fractionated using preparative thin layer chromatography with  mixture  mobile phase which, chloroform, n-butanol, ethyl acetate with ratio (3: 4: 1,5). Chromatogram detected with visible light, UV254, UV366, and cerium sulfate reagent, then marked. Fraction obtained five fractions.  Cytotoxic  test against T47D cell and Vero cell  conducted using MTT, IC50  and selectivity sndex (SI) used as an anticancer efficacy parameter. Fraction 4  showed moderate anticancer activity with IC50 of 21.89 μg/mL in T47D cell line. Keywords: Faloak bark, anticancer activiy, T47D cell line
KELAYAKAN PENGEMBANGAN PENGOLAHAN BANDENG PADA INDUSTRI KECIL DI KELURAHAN GEBANG KECAMATAN SIDOARJO muharom muharom; Siswadi Siswadi; Krisnadhi Hariyanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1576

Abstract

Usaha bandeng Bapak Norbert memiliki potensi untuk dikembangkan sehingga tidak hanya dijual dalam keadaan segar tetapi juga diolah menjadi produk lain yang memiliki nilai tambah. Abmas ini bertujuan untuk menganalisis prospek pengembangan pengolahan bandeng di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo. Metode pengambilan dilakukan secara purposive sampling. Analisis nilai ekonomi digunakan untuk memperkirakan nilai ekonomi total dari usaha pengolahan bandeng presto yang akan diolah dengan alat tepat guna. Alat tepat guna bandeng presto tersebut digunakan untuk mengetahui apakah jenis usaha pengolahan bandeng presto bisa berproduksi secara maksimal dengan citra rasa yang khas. Hasil abmas ini menunjukkan bahwa produk bandeng yang berkembang di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo yaitu bandeng presto / bandeng tanpa duri. Analisis kelayakan dilakukan untuk menunjukkan bahwa usaha pengolahan bandeng di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo layak untuk dikembangkan. Hal ini menunjukkan nilai produksi bandeng presto yang dihasilkan dengan alat tepat guna meningkat 30% dari produksi sebelumnya. Strategi pengembangan usaha pengolahan bandeng presto menjadi prioritas pada modalitas dan kriteria pemasaran. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan saluran distribusi menjadi strategi prioritas dalam pengembangan usaha pengolahan bandeng di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo. Kata Kunci : Alat Tepat Guna, Ikan Bandeng, Kriteria Pemasaran, Nilai Tambah
PENERAPAN BIODIESEL (B100) DARI LIMBAH MINYAK GORENG UNTUK PETANI GARAM DI KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA M. Hasan Abdullah; Ong Andre Wahyu Riyanto; Siswadi Siswadi; Yogi Tri Agustiyan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1693

Abstract

Mitra pada program pengabdian masyarakat ini adalah kelompok petani garam yang ada di wilayah kecamatan Pakal Kota Surabaya. Di wilayah ini terdapat 40 petani garam dengan luas lahan sekitar 250 Ha. Masa produksi garam biasanya pada musim kemarau antara bulan Juli-Oktober. Untuk memproduksi garam, dibutuhkan pompa diesel bertenaga 16 PK sampai dengan 32 PK untuk mengalirkan air laut dari sungai ke tambak penampungan air laut. Saat ini petani garam mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan bakar solar untuk mesin diesel. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan tentang larangan pembelian solar dalam bentuk eceran. Dengan demikian produksi garam menjadi terganggu. Program pengabdian ini sebagai salah satu upaya untuk menyuplai bahan bakar bagi petani garam. Pertama, mengimplementasikan hasil penelitian terdahulu terkait pembuatan Biodiesel dan perancangan reaktor. Kedua, membantu petani garam dalam memperoleh bahan bakar solar dengan menggunakan Biodiesel yang dapat dihasilkan dari bahan limbah minyak goreng. Ketiga, mendukung circular economy dengan mengoleksi dan mengolah limbah minyak goreng menjadi sumber energi terbarukan. Program pengabdian didahului dengan adanya FGD (Forum Group Duscussion) bersama FORKOPIMCAM (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) dengan Universitas Wijaya Putra. Salah satu permasalahan dalam diskusi tersebut adalah ketersediaan solar untuk petani garam. Selanjutnya Tim dari Fakultas Teknik melakukan peninjauan lokasi dan diskusi dengan kelompok petani garam di wilayah kecamatan Pakal. Luaran dari program pengabdian ini yaitu: 1) adanya rantai pasok yang berkesinambungan untuk memproduksi bahan bakar Biodiesel B100, 2) mitra petani dapat menggunakan Biodiesel B100 produksi Universitas Wijaya Putra dengan baik dan aman, 3) program pengabdian ini juga mempunyai luaran berupa laporan dan video kegiatan yang dipublikasikan melalui media sosial dan media massa online.
PENGARUH PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT ( Capsicum frutescens L. ) UMUR 100 HARI: Kata kunci: Pupuk NPK, Cabai Rawit, pupuk kandang kambing Mukti Fajar; Sartono Joko Santosa; Siswadi Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v24i2.7613

Abstract

Effect of dose of NPK fertilizer and goat manure on growth and yield of cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) aged 100 days. Conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Slamet Riyadi University, Surakarta on November 22, 2021 – March 2, 2022. The purpose of this study was to determine the effect of goat manure and NPK on growth and yield of 100-day-old cayenne pepper (Capsicum frutescens L.). This study used a completely randomized design (CRD) with 2 factors and 3 replications. The two factors are NPK fertilizer (N) with 4 levels, namely: control (N0), dose of 2.5 grams/polybag (N1), dose of 5 grams/polybag (N2), dose of 7.5 grams/polybag (N3), goat manure consisting of 4 levels, among others: control (K0), a dose of 80 grams/plant (K1), a dose of 160 grams/plant (K2), a dose of 240 grams/plant (K3). The results showed that the application of NPK (N) fertilizer had an effect on when flowers appeared and fruit diameter was the fastest at 49.00 and the largest fruit diameter was 1.00 cm. The application of goat manure (K) did not affect all observations. The interaction between the application of NPK fertilizer (N) and goat manure (K) did not affect all parameters
UJI KOSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY ( BRASSICA RAPA L. ) METODE HIDROPONIK WICK: Kata kunci: Pakcoy, POC Intanpari, AB Mix Heru Muladi Heru; Dewi Ratna Nuhayati; Siswadi Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v24i2.7677

Abstract

Concentration iTest iof iLiquid iOrganic Fertilizei and AB iMix ion thei Growthi ofi Pacoyi (Brassica rapa L.) Wick Hydroponic Method. Thisi researchi wasi conductedi ati thei Experimentali Gardeni ofi thei Facultyi ofi Agriculture, Slameti Riyadii Universityi, Surakartai, Jl. Jaya Wijaya No. 384 Ex. Banjarsari. district. Banjarsari, Surakarta City, Central Java, in December 2021 – January 2022. Thisi studyi aimed toi determinei thei effecti ofi various doses ofi POC Intanpari and ABi Mixi on thei growthi ofi Pakcoyi plantsi using the Wick hydroponic method. Thisi studyi isi a factoriali experimenti consistingi ofi twoi factors arranged according toi ai Completelyi Randomizedi Designi (CRD). iThe treatmenti is as follows: the first factor is Organic Fertilizer Intanpari 5 cc / L, Organic Fertilizer Intanpari 10 cc / L, Organic Fertilizer Intanpari 15 cc / L, the second factor is Control Without AB Mix ( 0 ), Nutrition AB Mix 2.5 cc / L, Nutrition AB Mix 5 cc / L, Nutrition AB Mix 7.5 cc / L. Thus there were 12 treatment combinations with 3 replications, so 36 experimental units were obtained. Parameter datai werei analyzedi using analysisi iof variancei (ANOVA) andi continued iwith ithe iBNT itest iwith a ilevel iof 5%. iBased ion iPOC ithe iresults iof ithe iresearch, iand discussion, it cani be iiconcluded iithat: ( 1 ) Giving POC Intanpari gave an effect on the for observing the fresh weight of roots, but had no effect on the for observing plant height, number of leaves, root length, plant wet weight and plant dry weight. (2) The application of AB Mix nutrition had an effect on the observed of plant height and plant wet weight, but had no effect on the observation, number of leaves, root length, root fresh weight and plant dry weight. ( 3 ) The interaction between the concentration of POC Intanpari and nutrient AB Mix had an effect on observations, number of leaves and fresh weight of roots, but had no effect on observations, plant height, root length, planti wet iweight, iand iplant dry iweighti.
KAJIAN DOSIS PUPUK GUANO DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L.): Kata kunci: Kacang tunggak, kajian, dosis, pupuk, guano, urea. Sadewo Wahyu Wibowo; Sartono Joko Santosa; Siswadi Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v24i2.7688

Abstract

This research is entitled Study of Guano and Urea Fertilizer Dosage on Growth and Yield of Cowpea (Vigna unguiculata L.). The research was carried out at the Tohudan Food Crops and Horticulture Seed Garden, Karanganyar from December 2021 to February 2022. Using a 2 factor Completely Randomized Design (CRD) and 3 repetition. Guano fertilizer (G) as factor 1 consisted of 4 levels, namely: G0 (Control), G1 = guano at 4.7 grams, G2 = guano at 9.4 grams, G3 = guano at 14.1 grams. Urea fertilizer (N) as factor 2 consisted of 4 levels, namely: N0 = (Control), N1 = urea dose of 2.7 grams, N2 = urea dose of 5.4 grams, N3 = urea dose of 8.1 grams. The data were analyzed using analysis of variance with a further BNJ test with a level of = 5%. The results showed that guano fertilizer (G) had an effect on leaf number, leaf area, dry weight of stover, pod weight, seed weight and seed dry weight with the best dose of 9.4 grams/plant. Urea (N) fertilizer affected plant height, number of leaves, number of pods, pod weight and seed weight with the best dose of 5.4 grams/plant.
SOSIALISASI BUDIDAYA TANAMAN DURIAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA SEWUREJO Siswadi Siswadi; Saiful Bahri; Ayu Rosiani
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1741

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan Kelompok Tani Durian di Desa Sewurejo, Karanganyar. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman dan pengetahuan terhadap mitra tentang bagaimana membudidayakan durian secara baik dan benar sehingga pendapatan mitra meningkat dan harapannya kesejahteraan juga meningkat. Untuk mewujudkan target luaran tersebut, metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan terlihat bahwa kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga khususnya kelompok tani tentang pentingnya pemanfaatan lahan guna pembudidayaan durian. Kegiatan ini sangat diminati oleh masyarakat Desa Sewurejo Mojogedang terbukti dari penyuluhan dan praktik pelatihan selalu diikuti peserta lebih dari 20 orang dan aktif bersiskusi. Agar program kemitraan ini dapat keberkelanjutan maka dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.
PERSPEKTIF EKONOMI MIKRO ISLAM TERHADAP PELAKU KEGIATAN EKONOMI (Analisis Prinsip-Prinsip dan Kepuasan Konsumen dalam Kehidupan Sehari-hari Menurut Perspektif Ekonomi Mikro Islam) Siswadi Siswadi; M. Fathor Rohman
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 1 No. 1 (2021): April: Al-Maqashid: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v1i1.249

Abstract

Manusia untuk mendapatkan barang ataupun jasa untuk pemenuhan kebutuhan yang diinginkannya salah satunya harus melakukan suatu pengorbanan dengan menyerahkan sesuatu yang bernilai atau berharga dengan sesuatu yang diinginkannya. Kegiatan konsumsi tidak hanya berhubungan dengan kegiatan makan dan minum, akan tetapi merupakan kegiatan dalam menggunakan barang atau jasa secara langsung dapat memenuhi kebutuhan manusia secara individu. Barang atau jasa yag dikonsumsi langsung bisa untuk memenuhi keperluan hidup manusia sesuai dengan kebutuhan.Konsumen dalam melakukan kegiatan konsumsi baik berupa barang ataupun jasa pada umumnya memiliki beberapa asumsi diantaranya adalah; barang yang dikonsumsi dapat memenuhi kebutuhan, barang dapat memberikan kepuasan, lebih dari satu macam barang maka akan menentukan kombinasi yang dapat memberikan tingkat kegunaan atau kepuasan yang maksimal. Perilaku konsumen diartikan sebagai perilaku individu untuk menggunakan dan memanfaatkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Prilaku konsumsi setidaknya dikendalikan oleh lima prinsip diantaranya yaitu : Keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas. Faktor yang mempengaruhi seseorang dalam melakukan prilaku konsumsi diantaranya : kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, harga dan biaya.
PENERAPAN NILAI - NILAI ISLAM DI LEMBAGA KEUANGAN NON BANK (KOPERASI) Siswadi Siswadi
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober: Al-Maqashid : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v1i2.256

Abstract

Indonesia berada dalam masa ekonomi global, yang ditandai dengan beban utang luar negeri yang besar, perekonomi indoneia bergantung negara adidaya hilangnya prinsip ekonomi kerakyatan. Sistem ekonomi kapitalis membuat terjerumus dalam pusaran keua ngan kapitalis yang dahsyat. cukup lama umat Islam Indonesia, demikian pula dunia Islam lainnya menginginkan sistem perekonomian yang berbasis nilai dan prinsip syariah untuk dapat diterapkan dalam segenap aspek kehidupan bisnis dan transaksi umat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi literasi atau penelitian kepustakaan. Studi literasi merupakan ringkasan tertulis mengenai artikel dari jurnal, buku, dan dokumen lain yang mendeskripsikan teori serta informasi baik masa lalu maupun saat ini mengo rganisasikan pustaka ke dalam topik dan dokumen yang dibutuhkan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi literatur. Dari data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan metode anali sis deskriptif. Prinsip dasar Koperasi Sunan Drajat menegakkan prinsip ekonomi Islam (Kekayaan adalah amanah Allah SWT yang tidak dapat dimiliki oleh siapapun secara mutlak. Manusia diberi kebebasan dalam muamalah selama tidak melanggar ketentuan syariah, manusia merupakan wakil Allah dan pemakmur di bumi, menjunjung tinggi keadilan serta menolak setiap bentuk ribawi dan pemusatan sumber dana ekonomi pada segelintir orang atau sekelompok orang saja. Hambatan yang dialami Koperasi Sunan Drajat Banjarwati Pac iran Lamongan, hanya keterbatasan modal yang selama ini mengandalkan tabungan anggota. Sementara nasabah sangat banyak sehingga koperasi menerapkan sistem antri .