Claim Missing Document
Check
Articles

UTILITY FUNCTION (TINGKAT KEPUASAN) KONSUMEN DALAM ISLAM (Studi Prilaku Konsumen dalam Analisis Etika, Tujuan, Batasan, Fungsi dan Peningkatan Kepuasan dalam Perspektif Ekonomi Mikro Islam) Siswadi Siswadi
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 2 No. 1 (2022): April: Al-Maqashid : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v2i1.260

Abstract

Istilah konsumsi bukanlah sekedar makan atau minum, tetapi merupakan setiap penggunaan atau pemakaian barang - barang dan jasa - jasa yang secara langsung dapat memuaskan kebutuhan seseorang. Tujuan konsumsi dalam Islam yakni mencapai kebahagiaan dan kesejahte raan di dunia dan akhirat (Falah), maka cara dalam berkonsumsi pun tentu haruslah berlandaskan kepada nilai - nilai dan syariat Islam yang di dalamnya tidak hanya mementingkan aspek - aspek material (duniawi) tetapi memperhatikan juga aspek - aspek ukhrawi (akhi rat). Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi literasi atau penelitian kepustakaan. Studi literasi merupakan ringkasan tertulis mengenai artikel dari jurnal, buku, dan dokumen lain yang mendeskripsikan teori serta informasi baik masa lalu maupun s aat ini mengorganisasikan pustaka ke dalam topik dan dokumen yang dibutuhkan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi literatur. Dari data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil Kesimpulan dari karya ini diantaranya Etika atau norma yang harus diperhatikan dalam melakukan aktivitas konsumsi, Tujuan konsumsi bagi seorang muslim adalah sebagai sarana penolong untuk beribadah kepada Allah, al - Qur'an memberi petunjuk yang sangat jelas dan mudah dipahami
JUAL BELI SISTEM DROPSHIPPING MENURUT PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH (Study Kasus Pada Toko Etalase Hijab Sendangagung) Siswadi Siswadi; Kamali a tul Fiqriyah
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober: Al-Maqashid : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v2i2.264

Abstract

aman serba modern ini menuntut kita untuk terus maju dan memanfaatkan media sosial sebaik dan sebijak mun gkin. Salah satunya menjalankan bisnis online yang telah marak diperbincangkan di kalangan masyarakat, dengan menggunakan sistem dropshipping. Dimana model dropshipping ini memerlukan tiga elemen yaitu supplier , customer dan dropshipper . Biasannya dropshipper melakukan penjualan barang yang didapatkan dari supplier dengan perkembangan teknologi elektronik , dengan syarat dan rukun dalam fiqih muamalah yang menggunakan akad salam. Rumusan masalah penelitian ini: (1) Bagaimana penerapan jual beli onlin e menggunakan sistem dropshipping? (2) Bagaimana penerapan jual beli online menggunakan sistem dropshipping menurut perspektif fiqih muamalah? (3) Bagaimana kelebihan dan kekurangan dalam sistem dropshipping di Toko Etalase Hijab Sendangagung? P nelitian in i dengan pendekatan dan fenomenologi . Subjek penelitian ini adalah toko Etalase Hijab Sendangagung dengan fokus objek yaitu sistem jual beli dropshipping. Adapaun metode pengumpulan data ditempuh dengan wawancara, observasi, dan dokumen. Kemudian dianalisi s dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan/verisifikasi kesimpulan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pelaksanaan jual beli sistem dropshopping pada toko online Etalase Hijab menggunakan media sosial seperti Instagram, WhatsApp , dan Face book. Dalam sistem dropshipping di Etalase Hijab tidak menyediakan/memiliki stok barang yang dijualnya. Menurut fiqih muamalah dengan kesepakatan jual beli yang terdapat rukun dan syarat yang harus dipenuhi. Dan prinsip konsep yang dilakukan dalam transaks i menggunakan akad salam. Transaksi akad salam dengan sistem dropshipping terdapat pembeli penjual, barang yang diserahkan, dan harga. Syarat dalam menggunakan sistem dropshipping sesuai dengan fiqih antara lain: orang yang berakad, barang yang di perjual belikan merupakan barang yang nyata wujudnya, kondisinya, barang keadaan ready stok, waktu dan tempat penyerahannya. Kelebihan dan kekurangan bisa menghemat waktu, biaya transportasi berbelanja dan barang yang ditawarkan sangat beragam. Dan kekurangan si stem dropshipping harus mencari supplier yang bisa dipercaya, jual beli online ini sangat rentan penipuan, dan sistem dropshipping ini tidak dapat melakukan COD (Cash On Delivery).
PENGARUH MATA KULIAH ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP MINAT MENJADI ENTREPRENEUR Siswadi Siswadi; Lidya Frasisca Ellyna
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 3 No. 1 (2023): April : Al Maqashid : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v3i1.271

Abstract

Mata Kuliah Etika Bisnis Islam yang diterapkan dalam perguruan tinggibertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Etika dalam berbisnis yang sesuaidengan syari’ah agar mahasiswa memiliki kemampuan menjalankan bisnis yang sesuaidengan yang diperintahkan dalam agama islam, sehingga ketika mahasiswa telah lulusdari perguruan tinggi mereka memiliki bekal untuk membuka usaha secara syari’ah.Minat menjadi Entrepreneur meliputi ketertarikan seseorang untuk menciptakan suatuusaha dengan melihat peluang yang ada disekitar dan berani mengambil resiko yangkemungkinan terjadi dalam menjalankan usaha. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitianlapangan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodiEkonomi Syariah angkatan 2019 yang telah menempuh mata kuliah Etika Bisnis Islam.Instrumen penelitian yang dipakai adalah: angket atau kuesioner dan wawancara. Hasilpenelitian ini disimpulkan bahwa : (1) Mata Kuliah Etika Bisnis islam berpengaruhsignifikan terhadap minat menjadi Entrepreneur. pengaruh Mata Kuliah Etika BisnisIslam sebesar 34, 8 % dan sisanya 65,2% dipengaruhi oleh variabel lain. (2) minatMenjadi Entrepreneur berdasarkan Hasil korelasi meyatakan bahwa nilai minatMenjadi Entrepreneur pada mahasiswa adalah 0,348 atau 34, 8 %. (3) Ada pengaruhsignifikan pada variabel Mata Kuliah Etika Bisnis Islam(X) terhadap minat menjadiEntrepreneur(Y) berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasisebesar 0,348 menunjukkan nilai angka korelasi berkisar antara angka -1 sampai +1 (-1≤ r ≤ 1) berarti tingkat korelasi menunjukkan sedang. Maka, sesuai dengan kreteriapengujian Ha diterima dan Ho ditolak berarti hipotesa yang menunjukkan Adahubungan secara signifikan antara Mata Kuliah Etika Bisnis Islam terhadap minatmenjadi Entrepreneur mahasiswa prodi Ekonomi Syariah angkatan 2019 InstitutPesantren Sunan Drajad.