Claim Missing Document
Check
Articles

TRADISI MITONI MASYARAKAT JAWA DI DESA MARGA KAYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Marliyana Marliyana; Iskandar Syah; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.497 KB)

Abstract

The goal of this research was to investigate the implementation process of Mitoni tradition in the Java community in the village of Marga Kaya, Jati Agung South Lampung. The method used in this research was descriptive method. Results of the Mitoni Tradition are preparation, core and closing ceremonies. Mitoni Tradition preparation process includes the preparation of the execution time, preparations for implementation, implementing the bathing preparation, and preparation equipment. Then the core events include the events of sungkeman, siraman, sesuci, pecah pamor, brojolan, sigaran, nyampingan, luwaran and simparan, wiyosan, kembulan and unjukan, rujakan and dhawetan. The last is closing, in the tradition of Mitoni closed with kendurian that is distributing food which is placed in a plastic bowl and consists of tumpeng rice, sekul gurih, kulupan, fruit, ayam ingkung to neighbors and relatives as a thanks for the prayers that have been given.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Mitoni pada masyarakat Jawa di Desa Marga Kaya, Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian Tradisi Mitoni yaitu persiapan, upacara inti dan penutup. Proses persiapan Tradisi Mitoni meliputi persiapan waktu pelaksanaan, persiapan tempat pelaksanaan, persiapan pelaksana yang memandikan, dan persiapan peralatan. Kemudian acara inti meliputi acara sungkeman, siraman, sesuci, pecah pamor, brojolan, sigaran, nyampingan, luwaran dan simparan, wiyosan, kembulan dan unjukan, rujakan dan dhawetan. Yang terakhir adalah penutup, dalam tradisi Mitoni ditutup dengan acara Kendurian yaitu memberikan makanan dalam kemasan mangkok plastik yang berisi nasi tumpeng, sekul gurih, kulupan, buah-buahan, ayam ingkung dan yang lainnya kepada tetangga sekitar dan sanak keluarga sebagai ucapan terimakasih atas doa yang telah diberikan.Kata kunci : mitoni, tradisi, upacara jawa
Pengaruh Model Pembelajaran Gallery Walk (GW) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Ira Andestia; Wakidi Wakidi; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.364 KB)

Abstract

This research was conducted in SMP Negeri 26 Bandar Lampung regency with the aim to determine effect of Gallery Walk (GW) learning model towards cognitive learning outcomes. The sample of this study were randomly drawn were 31 students of experimental class and 31 students of control class from class VIII as population. Research methode used in this research was experiment with the Posttest Only Control Group design. Data was processed using the formula Eta correlation test. The result showed that there was that the effect of Gallery Walk (GW) learning model towards Cognitive learning Outcomes in very strong category with with Eta correlation coefficient of 0.9.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 26 Bandar Lampung dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Gallery Walk (GW) terhadap hasil belajar kognitif siswa. Sampel penelitian ini diambil undian secara acak ialah 31 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol dari kelas VIII sebagai populasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain postest-only control. Data diolah menggunakan rumus kolerasi Eta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran Gallery Walk (GW) terhadap hasil belajar kognitif siswa berada pada kategori sangat kuat dengan koefisien korelasi Eta sebesar 0,9.Kata Kunci : gallery walk, hasil belajar kognitif, pengaruh.
PERLAWANAN LASYKAR HIZBULLAH TELUKBETUNG TERHADAP TENTARA BELANDA TAHUN 1945-1949 DI LAMPUNG Krisna Widyaningrum; Wakidi Wakidi; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.434 KB)

Abstract

The Purpose of this research is to know the resistance Lasykar Hizbullah Telukbetung againsts Dutch souldiers to maintain the independence of Indonesia during the 1949 physical revolution in Lampung. The Research method that will be used in the research is the method historical. The Conclusion from these studies show that Hizbullah Telukbetung paramilitary troops during military aggression of Dutch doing resistances to maintain the independence of Indonesia in Lampung with the battle route include: Panjang Harbour on January 1st, 1949, then to the Negeri Olok Gading on January 4th, 1949, then to Umbul Limus on January 6th, 1949 and then to Kedondong on June 25th, 1949.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perlawanan Lasykar Hizbullah Telukbetung terhadap Tentara Belanda dalam Usaha Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia pada masa Revolusi Fisik tahun 1949 di Lampung. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian adalah metode historis. Kesimpulan dalam penelitian menunjukkan bahwa Lasykar Hizbullah Telukbetung saat Agresi Belanda melakukan perlawanan-perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Lampung dengan rute perlawanan meliputi: Pelabuhan Panjang pada tanggal 01 Januari 1949, kemudian ke Negeri Olok Gading pada tanggal 04 Januari 1949, kemudian ke Umbul Limus pada tanggal 06 Januari 1949 dan ke Kedondong pada tanggal 25 Juni 1949.Kata kunci: agresi belanda, lasykar hizbullah telukbetung, perlawanan
Sesaji Canang Sari dalam Ritual Yajna Masyarakat Hindu-Bali Desa Sidorejo Kabupaten Lampung Timur Kadek Ayu Radastami; Risma Magaretha Sinaga; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.212 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the implementation the offerings of canang sari and the way of Hindu-Bali society maintain the offerings of canang sari. This research applied qualitative method. The data collection technique was carried out through observation, interview and documentation. The result of showed that efforts to maintain the canang sari offerings were done through the planting of  aesthetic appreciation. Although its  implementation is now influenced by time, money and understanding. But the offerings of canang sari are still carried out.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan sesaji canang sari dan cara masyarakat Hindu-Bali mempertahankan sesaji canang sari. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam mempertahankan sesaji canang sari dilakukan melalui penanaman apresiasi estetik. Meskipun pelaksanaannya sekarang dipengaruhi oleh waktu, dana dan pemahaman. Akan tetapi sesaji canang sari masih dilaksanakan.Kata kunci: masyarakat hindu-bali, ritual yajna, sesaji canang sari
PERSEPSI MASYARAKAT BALI TERHADAP TRADISI OGOH-OGOHDI KAMPUNG RAMA UTARA Ni Made Marinasari; Wakidi Wakidi; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.41 KB)

Abstract

Abstract: The perceptions of Balinese to the tradition of Ogoh-Ogoh inRama Utara village the of Seputih Raman distric the midle of Lampung.The objective of research that the writer want to achieve from this research toknow cleavly the perseption of Bali sociaty to Ogoh-Ogoh perseption in thevillage of Rama Utara of Seputih Raman district the midle of Lampung.Thewriter used the descriptive method by collecting the data through questionarydokumentation and last of literatures, and olso to analisis the data usingqualitative tecnic. Based on the questionnaire distributed to 68 respondents canbe concluded that the public perception of the traditional Balinese Ogoh-Ogohin Rama Utara village the of Seputih Raman distric the midle of Lampungregency is a positive perception, which the people of Bali to describe anyknowledge or response, which continued with efforts utilization.Keywords: perception, Balinese, tradition of Ogoh-Ogoh, Rama UtaraVillageAbstrak: Persepsi masyarakat Bali terhadap tradisi Ogoh-Ogoh dikampung Rama Utara Kecamatan Seputih Raman Kabupaten LampungTengah. Tujuan penelitian yang ingin dicapai oleh penulis dari penelitian iniyaitu untuk mengetahui dengan jelas, persepsi masyarakat Bali terhadap tradisiOgoh-Ogoh di Kampung Rama Utara Kecamatan Seputih Raman KabupatenLampung Tengah. Penulis menggunakan metode deskriptif, dengan teknikpengumpulan data melalui angket, dokumentasi, dan kepustakaan sertamenganalisis data dengan teknik kualitatif. Berdasarkan angket yang dibagikankepada 68 responden dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat Baliterhadap tradisi Ogoh-Ogoh di kampung Rama Utara Kecamatan SeputihRaman Kabupaten Lampung Tengah adalah persepsi yang positif, dimanamasyarakat Bali dapat menggambarkan segala pengetahuan atautanggapannya, yang diteruskan dengan upaya pemanfaatannya.Kata kunci : persepsi, masyarakat Bali, Tradisi Ogoh-Ogoh, KampungRama Utara
Persepsi Masyarakat Mengenai Peningset dalam Tradisi Srah-Srahan Perkawinan Adat Jawa Ratna Kristian Tari; Wakidi Wakidi; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.021 KB)

Abstract

The purpose of this research is to decribe Peningset in Srah-Srahan of Javanese traditional marriage in Kotagajah village. This research applied qualitative approach method. The data collection technique was carried out through observation, interview and documentation. The result of data analysis showed that the perception of society regarding Peningset in Srah-Srahan tradition was classified into two groups of society who agreed and those who disagreed. People who supported the implementation of Peningset in Srah-Srahan (delivery of goods) marriage tradition considered this tradition sacred for Javanese Traditional Marriage. While those who opposed Peningset in Srah-Srahan tradition was due to a reason of burdening the prospective groom. Nevertheless, the society will still apply Peningset in Srah-Srahan tradition but the goods delivery will be simplified with just some amount of money.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningset dalam tradisi Srah-Srahan Perkawinan Adat Jawa di Kampung Kotagajah. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi masyarakat mengenai Peningset dalam tradisi Srah-Srahan masyarakatnya ada yang setuju dan tidak setuju. Masyarakat yang setuju melaksanakan Peningset dalam tradisi Srah-Srahan menganggap tradisi ini sakral pada Perkawinan Adat Jawa. Sedangkan masyarakat yang tidak setuju Peningset dalam tradisi Srah-Srahan di karenakan membebani pihak calon mempelai pria. Namun masyarakat tetap melaksanakan Peningset dalam tradisi Srah-Srahan hanya saja di simpelkan isi hantarannya dengan uang.Kata kunci: peningset, perkawinan, persepsi
Pendidikan Islam di Hindia-Belanda Tahun 1918-1925 Indah Nur Komala Dewi; Iskandar Syah; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.759 KB)

Abstract

This research aims to determine any changes in the system of Islamic education in Sumatra Thawalib in 1918-1925. The method used in this research is the method of historical. Data collection techniques used were technical literature and documentation. Data analysis technique used is qualitative data analysis techniques. The results obtained by the researcher that changes in the education system in Sumatra Thawalib consists of the teaching system applied and the contents of the subject matter. Teaching system began to be applied is the classical system or tiered classes and begun to include general knowledge on teaching materials.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja perubahan yang terjadi pada sistem pendidikan Islam di Sumatra Thawalib pada tahun 19181925. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data adalah teknik kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu perubahan sistem pendidikan di Sumatra Thawalib terdiri dari sistem pengajaran yang diterapkan dan isi materi pelajaran yang sampaikan. Sistem pengajaran yang mulai diterapkan adalah sistem klasikal atau kelas berjenjang dan mulai memasukan materi pengetahuan umum pada pengajarannya.Kata Kunci: pendidikan islam, sistem pendidikan, sumatra thawalib
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X Siti Marfuatun; Wakidi Wakidi; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.777 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of using time token learning model towards the activity of learning history of class X SMAN 1 Seputih Mataram of academic year 2013-2014 . The method in this study is a quasi experimental. The results of the study show that time token learning model may increase the activity of learning history of class X, by the eight students’ activity who have increased with excellent activity categories are: listening, seeing, reading, thinking, writing, working on exercises or assignments, discussing problems and summarize the discussion results.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran time token terhadap peningkatan aktivitas belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Seputih Mataram tahun pelajaran 2013-2014. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran time token dapat meningkatkan aktivitas belajar sejarah siswa kelas Xa, dari delapan aktivitas siswa yang mengalami peningkatan dengan kategori aktivitas baik sekali adalah: siswa mendengarkan, melihat, membaca, berpikir, dan mencatat, siswa mengerjakan soal latihan atau tugas-tugas, siswa mendiskusikan masalah dan merangkum hasil pembicaraan.Kata kunci : aktivitas belajar, pengaruh, time token
TRADISI NYADRAN DALAM MENJELANG BULAN RAMADHAN DI DESA TRIHARJO KECAMATAN MERBAU MATARAM Mita Astria; Wakidi Wakidi; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.508 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif mengenai tujuan diadakannya tradisi Nyadran yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Desa Triharjo Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan data angket (koesioner). Hasil penelitian menunjukan bahwa tujuan tradisi Nyadran dapat dilihat dari tiga aspek yaitu sosial ekonomi, religius dan sosial budaya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tradisi Nyadran dari segi sosial ekonomi pelaksanaan tradisi nyadran tidak memandang status ekonomi dan golongan serta menjalin silaturohmi antar warga, dari segi religius tradisi Nyadran merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah, mengingatkan akan kematian dan mendoakan arwah leluhur atau keluarga. Tujuan pelaksanaan tradisi Nyadran dari segi sosial budaya merupakan bentuk pelestarian budaya Jawa yaitu tradisi Nyadran. The aim of this research is to get the description about the Nyandran tradition’s purposes that is done by the villagers of Desa Triharjo Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. This research used descriptive methode to get the result of the research by using questionnaire. The result of this research shows that the purposes of the Nyadran tradition is shown by three aspect: socioeconomy, religion, socioculture. Based on the socioeconomy aspect can be inferred that the implementation of Nyadran tradition do not envisage the economy status of the villagers and use for tighten the relationship between villagers. Based on relligion aspect, this tradition is one of the way of villagers to thank to Allah, remind the villagers about the death and pray for ancestors.  Based on socioculture aspect, this tradition is the one of the villagers’s way to save their tradition and culture. Kata kunci: masyarakat, nyadran, tradisi
TINJAUAN DESKRIPTIF NASIONALISASI NV. KPM DI JAKARTA TAHUN 1960 Eni Samiasih; Maskun Maskun; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.685 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out how to describe nationalization process of NV. KPM Sea-Voyage Company at Jakarta in 1960. The research method was the descriptive method. The data collection technique was studies of librarianship technique and documentation. The data analysis technique was the qualitative data analysis. Based on the result of research was nationalization of NV. KPM was detectable for three parts. The first to be indicated by the Government Companies is to decrease domination of foreign company. The second is to apply the nationalization, Indonesia Government set the step to get the centre of KPM company but getting bad relationship between Indonesia Government aid Netherland Government because of West Irian trouble. Finally, Indonesia Government is define the Government Settlement Number 34 year 1960 about nationalization of KPM company.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah deskripsi proses nasionalisasi NV. KPM sebagai perusahaan pelayaran di Jakarta tahun 1960. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik penelitian studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data qualitative. Berdasarkan hasil penelitian mengenai nasionalisasi NV. KPM diketahui terbagi atas 3 bagian. Pertama, ditandai dengan pendirian perusahaan-perusahaan negara untuk mengurangi dominasi perusahaan asing. Kedua, untuk melaksanakan nasionalisasi Pemerintah Indonesia mengambil langkah untuk mengambilalih kantor pusat KPM di Jakarta tahun 1957 dikarenakan semakin memburuknya hubungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda karena masalah Irian Barat. Terakhir, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1960 tentang nasionalisasi perusahaan KPM.Kata kunci: deskriptif, nasionalisasi, nv. kpm
Co-Authors Afip Firmansyah Agnes Titis Endarliani Ahmad Munthohar Ali Imron Andi Novrianto Andi Rahman Andi Usman Andrian Rifa'i Ardi Susanto Ardyansyah Ardyansyah Aurora Nandia Febrianti Ayoe Diah Sukmawati Ayu Lukita Tiana BINTI NASHIROTUN Clarry Sada Dani Frengki Simanjuntak Deden Usmaya Dhanu Alessandro R Dimas Rahmat Rafendi Dio TanBrani Edwina Rusvita Nur Eko Susanto Eni Samiasih Erma Febriyanti Febri Febri Galih Saputra Giananjar Saputro Halidin Halidin Hami Fadhilah Hendra Muliyadi Herwin Muryantoro I Ketut Suada Ikhsan Danu Imawati Imawati Indah Nur Komala Dewi Indah Wahyu Nurani Ira Andestia Iskandar Syah Iyar Windi Yanti Jayawarsa, A.A. Ketut Kabiransyah Kabiransyah Kadek Ayu Radastami Kahayun Kahayun Karsa Dupri Karsini Karsini Karsiwan Karsiwan Kasirun Kasirun Khairiah Khairiah Kiki Rizky Palmaya Krisna Widyaningrum Lesi Yusna Meda Lilih Rahmawati Luh Putu Ratna Sundari Marliyana Marliyana Maskun Maskun Maya Putri Melisa Rifaie Minanti Lilitanti Mita Astria Mohammad Rif'at Mudinillah, Adam Muhammad Basri MUHAMMAD ILHAM Muhammad Nur Rohim Mulianti Muslimah M Ni Made Marinasari Nining Nurai'ni Nova Bela Paramitha Nunik Syamsyiah Nur Sulistyo Mutaqin Pipin Susilawati Pramudia Prastika Purmawita Purmawita Rachmat Agung Nugroho Rachmat Sahputra Ratna Kristian Tari Regiano Setyo Priamantono Relian Arsa Eka Paksi Rena Prasesti Restra Hutama Reti Widia Anggraini Ria Setiawati Rian Dwi Purnomo Risma M. Sinaga Risma Magaretha Sinaga Risma Margareta Sinaga Risma Margaretha Sinaga Sariah Harahap Septi Yufiani Setiawan, Johan Siti Marfuatun Sobri Sobri Solikin Solikin Sri Umiyati Suparman Arif Susan Pramitasari Syaiful M Syaiful M Syaiful M Syaiful M. Syamsul Setiyawan Tahrir Musthofa Taufik Siswoyo Titi Mahayati Tontowi Amsia Tontowi Tontowi Tri Tunggal Dewi Ucep Saifulloh Virio Ilham Wagiyem Wagiyem Windri Hartika Yeni Andriyani Yohanes Susilo Yudi Putra Ardiansyah Yuli Arwati Yuliana Ana Yustina Sri Ekwandari Yustina Sri Ekwandari Zafran Febriadi Zuhermandi Zuhermandi