Claim Missing Document
Check
Articles

Peranan budaya 5S Dalam Meningkatkan Kepatuhan Peserta Didik Terbadap Tata Tertib SMA Perintis Reza Pahlevi; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to explain the role of 5S culture to improve the adherence of class XI students to discipline in the Bandar Lampung Pioneer High School. The method of this research is descriptive research with a quantitative approach. The results showed that the role of 5S culture  to increase the sincerity of class XI students towards discipline in Bandar Lampung SMAP 1, i.e. in the cognitive, affective and conative indicators were in the very important category. This means that students have knowledge of 5S culture and believe that 5S culture is good enough to be implemented and students have sufficiently implemented 5S culture program  in the school environment. So that students should be sufficiently obedient to the rules that apply at the Bandar Lampung Pioneer High School.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan mengenai peran budaya 5S untuk meningkatkan kepatuhan peserta didik kelas XI terhadap tata tertib di SMA Perintis l Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran budaya 5S  untuk meningkatkan ketuhan peserta didik kelas XI terhadap tata tertib di SMAPerintis1 Bandar Lampung, yaitu pada indikator kognitif,afektif dan konatif berada pada kategori sangat berperan. Hal ini berarti peserta didik merniliki pengetahuan tentang budaya 5S serta meyakini bahwa budaya 5S cukup baik untuk diterapkan dan peserta didik  sudah cukup melaksanakan program budaya 5S  di lingkungan sekolah. Sehingga peserta didik selayaknya cukup patuh terhadap tata tertib yang berlaku di sekolah SMA Perintis l Bandar Lampung.Kata kunci : budaya 5S (senyum, salarn, sapa, sopan, santun ),                       kepatuhan tata tertib.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA MENYONTEK DI KALANGAN SISWA Irene Desy Palupi; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the factors that affect the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung. This research method using a descriptive study using a qualitative approach, the subject under study is a student / student of class X and XI SMA Negeri 1 Seputih Raman, amounting to 413. Samples taken 10% or 41 respondents. Principal techniques of data collection using questionnaire and to analyze the collected data used formula percentage. The results showed that the internal and external factors affecting the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA Negeri 1 Seputih Raman Lampung Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, subjek yang diteliti merupakan siswa/siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Seputih Raman yang berjumlah 413. Sampel yang diambil 10% atau 41 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan untuk menganalisis data yang telah terkumpul digunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intern dan ekstern mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA N 1 Seputih Raman Lampung Tengah.Kata kunci : budaya menyontek, keluarga, kurangnya percaya diri.
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENANAMAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN KEPADA PESERTA DIDIK Riyo Nur Buana; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to analyze and knowing what are the factors that block implementing four pillars nationality to the learners in SMK Yaditama Sidomulyo South Lampung on 2013/2014. The method used in this research is a descriptive method. Population in this research is ten and eleven grade. The number of the population in this research is 465 respondents, and a sample in this research is 46 learners. The results show that: the inhibitors factor of implementing nationality to the learners that measures the influence of inhibitors factors of implementing four main pillars nationality which are divided into two indicators : internal indicators and external indicators on the implementation of four pillars nationality which are obtained as much as 8 learners capable to implement the value that are contained in the four pillars of nationality.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik di SMK Yaditama Sidomulyo Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X dan XI. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 465 responden, dan sampel dalam penelitian ini adalah 46 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik yang mengukur pengaruh faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan yang dibagi menjadi dua indikator : indikator internal dan indikator eksternal pada pengimplementasian peserta didik terhadap empat pilar kebangsaan yang diperoleh sebanyak 8 peserta didik mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam empat pilar kebangsaan.Kata kunci: empat pilar kebangsaan, penanaman, penghambat, pengimplementasian, peserta didik
PERSEPSI PENGURUS OSIS TERHADAP PERAN MAJELIS PERWAKILAN KELAS Zulfikar Zulfikar; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 6 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe and analyze the perception of OSIS committee on the role of Legislative Assembly Class at SMK 2 Mei Bandar Lampung in academic year 2015/2016. The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. The population in this study amounted to 67 people. The basic technique of data collection in this study was questionnaire and supporting techniques were interviews and documentation. The data were analyzed using interval formula and percentage. The results of the OSIS committee perception of the role of the Legislative Assembly Class at SMK Bandar Lampung May 2 showed a positive thing. The OSIS committee understand the role of the Legislative Assembly Class in accordance with what has been run by Legislative Assembly Class. Legislative Assembly Class has been carrying out their role in accordance with what has become their authority.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis persepsi pengurus OSIS terhadap peran Majelis Perwakilan Kelas di SMK 2 Mei Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67 orang. Teknik pokok pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket serta teknik penunjangnya adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Hasil penelitian dari persepsi pengurus OSIS terhadap peran Majelis Perwakilan Kelas di SMK 2 Mei Bandar Lampung menunjukkan hal positif. Pengurus OSIS memahami peran dari Majelis Perwakilan Kelas dan sesuai dengan apa yang telah dijalankan oleh Majelis Perwakilan Kelas. Majelis Perwakilan Kelas telah melaksanakan perannya sesuai dengan apa yang menjadi wewenangnya.Kata kunci: majelis perwakilan kelas, osis, persepsi
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP PERKEMBANGAN LIFE SKILLS PESERTA DIDIK SMA YP UNILA Febi Putri Nuri; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was explain how the influence between extracurricular activities to the development of life skills students in SMA YP Unila Bandar Lampung. The method used in this research was descriptive quantitative method with sample of 40 respondents. The technique of collecting data using questionnaires and reliability test using the formula Product Moment and Spearman Brown, then the data were analyzed using Chi Square formula. Based on the survey results revealed that the influence was very strong and significant between extracurricular activities to the development of life skills of students. It means that, the better implementation of extracurricular activities, the life skills of students would be better too. In addition, the accompanying teacher competence, motivation from parents and motivation from students self also had influenced to the development of life skills of students.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimanakah pengaruh antara kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan life skills peserta didik di SMA YP Unila Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan uji reliabilitas menggunakan rumus Product Moment dan Spearman Brown, kemudian data dianalisis menggunakan rumus Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa adanya pengaruh sangat kuat dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan life skills peserta didik. Artinya, semakin baik pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler maka life skills peserta didik akan semakin baik pula. Selain itu, kompetensi guru pendamping, motivasi dari orang tua dan motivasi dari dalam diri peserta didik juga berpengaruh terhadap perkembangan life skills peserta didik.Kata kunci: kegiatan ekstrakurikuler, kecakapan hidup, peserta didik
PERANAN KARANG TARUNA DALAM MEMBINA KENAKALAN REMAJA DI DESA BAGELEN KABUPATEN PESAWARAN Angga Yudana Saputra; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to explain the role of social youth groups bagelen putra in tackling misbehavior teenagers in the village of Bagelen Gedong Tataan sub-district Pesawaran regency year 2014. Method of this research was using descriptive method with sample of 25 respondents. Basic technique of data collection was using questionnare and data analysis descriptive analysis. Based on the result of the research on 25 respondents, it obtained the data in the indicator of become agent of change was 44%, group facilitator was 52%, as the organizers was 48% and indicators convey information was 48%. As well as on the variables of teenagers misbehavior, data obtained on indicator of drug use was 48%, indicators of destructing public facilities was 44%, indicators of sexual harassment was 60%, indicators of high speed on the street was 44%, and indicators of brawl was 48%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan karang taruna Bagelen Putra dalam menanggulangi masyarakat terhadap kenakalan remaja di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2014. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 25 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 25 responden diperoleh data pada indikator menjadi agen perubahan 44%, indikator sebagai memfasilitasi kelompok 52%, sebagai pengorganisir 48% dan indikator menyampaikan informasi 48%. Serta pada variabel kenakalan remaja diperoleh data pada indikator penggunaan narkoba 48%, indikator merusak fasilitas umum 44% , indikator pelecehan seksual 60% indikator kebut-kebutan dijalan 44%, dan indikator tawuran 48%.Kata kunci:membina remaja, kenakalan remaja, peranan karang taruna
Pengaruh Iklim Sekolah Dan Konsep Diri Terhadap Pembentukan Sikap Tanggung Jawab Fera Erfita; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 9 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research method used descriptive quantitative design. The population in this study were students of SMP Islam Terpadu Permata Bunda with a sample of 44 people. Data collection techniques used questionnaires and supporting techniques were interview, documentation and observation. The questionnaire technique is calculated by the formula product moment, spearman brown, interval and persentase. After being processed by using the formula of testing the first hypothesis, second, T test is applied through simple linear regression model, while for the third hypothesis is used F test through multiple linear regression model. The result of the research showed that there is influence of school climate towards the formation of responsibility attitude with the contribution of 15% , there is influence of self concept toward the formation of responsibility attitude with contribution 12,2%, there is influence of school climate and self concept toward the formation of responsibility attitude with contribution amounted to 23,7%.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Islam Terpadu Permata Bunda dengan sampel yang berjumlah 44 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik angket dihitung dengan rumus product moment, spearman brown, interval dan persentase. Setelah diolah dengan menggunakan rumus menguji hipotesis pertama, kedua, digunakan uji t melalui model Regresi Linier Sederhana, sedangkan untuk hipotesis ketiga digunakan uji F melalui model Regresi Linier Multiple. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh iklim sekolah terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi 15%, terdapat pengaruh konsep diri terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi 12,2%, terdapat pengaruh iklim sekolah dan konsep diri terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi sebesar 23,7%.Kata Kunci: Iklim Sekolah, Konsep Diri, Sikap Tanggung Jawab 
PERANAN KEPALA DESA DALAM MEMBINA KERUKUNAN WARGA DESA BANDAR SARI Siti Nuraini; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the role of a head of the village in fostering the concord of the villagers. the method which used in this research was qualitative descriptive in which the informants. are the head of the village, the secretary of the village, public figures, and youth. The techniques in collecting the data were interview, observation and documentation. The credibility of the research data was examined by using triangulation. The data analysis technique used an interactive model by Matthew and Huberman. According to the result of the research, it can be seen that the role of the head of the village has a responsibility towards the concord and the wealth of the villagers. One of the examples is fostering the concord of the villagers. Most of all, the villagers of Bandar sari village, Way Tuba sub district, Way Kanan district, need a good cooperation to strengthen the kindship among them.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan kepala desa dalam membina kerukunan warga desa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan informan kepala desa, sekretaris desa, tokoh masyarakat dan pemuda desa. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi. Kredibilitas data penelitian ini diuji menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Matthew dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dijelaskan bahwa peranan kepala desa memiliki tanggung jawab terhadap kerukunan dan kesejahteraan warganya. Salah satu bentuknya adalah membina kerukunan warga desa. Dilihat secara garis besar, masyarakat Desa Bandar Sari Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan sangat memerlukan adanya kerjasama yang baik agar mempererat tali silaturahmi antar warganya.Kata kunci: kepala desa, kerukunan, pembinaan.
Peranan Guru Terhadap Perubahan Sikap Sosial Siswa Suciati Nurmala; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze and explain the role of teachers to the social attitude change of students class 8 SMP Negeri 1 Bumi Ratu Nuban. The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. The subjects of research were teacher and students. Data collection was done by using questionnaires, interviews, and documentation. The credibility test used percentage and Chi Square. The result of the research showed that there is a significant influence of the teacher role in the social attitude change of students in SMP Negeri 1 Bumi Ratu Nuban seen from the result of questionnaire of the researcher. The suggestion is that the teacher should communicate the importance of social attitude for the students.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan peranan guru terhadap perubahan sikap sosial siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Bumi Ratu Nuban. Metode yang digunakan dalam penelitian merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian guru dan siswa-siswi. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, wawancara dan dokumentasi. Uji kredibilitas menggunakan persentase dan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan terdapat peranan guru yang sangat berpengaruh dalam perubahan sikap sosial siswa di SMP Negeri 1 Bumi Ratu Nuban dilihat dari hasil angket peneliti. Saran yang diajukan agar guru lebih mengkomunikasikan lagi pentingnya sikap sosial bagi peserta didik.Kata kunci: peranan guru, sikap sosial, siswa
PERANAN KEGIATAN MASA ORIENTASI PESERTA DIDIK DALAM MENYIAPKAN PESERTA DIDIK BARU Risdiyanto Prayoga; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the role of students orientation activity in preparing the new students in SMA Negeri 1 Seputih Banyak. This research was quantitative research. The subject in this research were the new students of grade X in SMA Negeri 1 Seputih Banyak, amounted 256 with 51 students as the sample. The analysis used Chi Squared. The data collection technique used questionnaire. Based on the research, it can be seen that there are positive, significant relationship and highly category between the role of students orientation activity in preparing the new students, it means that the more programmatic and if the activities of orientation is well doing, then those activities will contribute for preparing the new students in terms of mentality, physical and academic.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan peranan kegiatan masa orientasi peserta didik (MOPD) dalam menyiapkan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Seputih Banyak. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Banyak berjumlah 256 dengan sampel 51 peserta didik. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat, teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan sedang antara peranan kegiatan masa orientasi peserta didik dalam menyiapkan peserta didik baru, artinya semakin terprogram dan terlaksana dengan baik kegiatan masa orientasi maka sangat berperan kegiatan tersebut untuk menyiapkan peserta didik baru dalam hal mental, fisik dan akademik.Kata kunci: masa orientasi peserta didik, peranan, peserta didik baru.
Co-Authors A Halim Aan Suardi Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Ana Astriyani Ms Ana Mentari Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elly Sukmawati Elsa Nursabrina Ema Triyani Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haris Fajrin Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Ismi Rakhmawati Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto M. Efendi M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati Nurhayati Nurhayati nurhayati nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Riyo Nur Buana Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina SRI LESTARI Suci Daniati Suciati Nurmala Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Farida Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Zulfikar Zulfikar