Iskandar Syah
Unknown Affiliation

Published : 77 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS Ahmad Arif; Iskandar Syah; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.608 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of interest in learning, learning discipline, availability of learning in school, and the teachers' teaching methods simultaneously and partially on learning achievement History class XI IPS SMAN 4 Bandar Lampung. This research uses descriptive research design verification. Results showed no effect of interest in learning, learning discipline, availability of learning in school, and the teacher's teaching methods to the learning achievement History class XI IPS SMAN 4 semester of Bandar Lampung. This is indicated by the correlation coefficient (R) = 0.695 and the coefficient of determination (R2) = 0,483.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar, disiplin belajar, ketersediaan sarana belajar di sekolah, dan metode mengajar guru secara simultan dan parsial terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh minat belajar, disiplin belajar, ketersediaan sarana belajar di sekolah, dan metode mengajar guru terhadap PrestasiBelajar SejarahSiswa Kelas XI IPS Semester Ganjil SMA Negeri 4 Bandar Lampung. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi (R) = 0,695 dan koefisien determinasi (R2) = 0,483.Kata kunci: prestasi belajar, sarana belajar, strategi pembelajaran
PERGESERAN PERANAN MERAJE DALAM MASYARAKAT SEMENDE Alpina Damayanti; Iskandar Syah; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.534 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out what were the factors that influenced a shift in the role of meraje in the indigenous peoples of semende in dusun Pamasalak, Sinarbaru village district of Sukoharjo, district of Pringsewu. The method used in this research was descriptive method. Data collection technique used observation techniques, questionnaires, interviews, documentation, and literature. Data analysis techniques used qualitative data analysis. From this study showed that there are two factors, external factor and internal factor in the shift of meraje role. External factors were influenced by the culture of other communities either because of the intermingling between the tribe or because of the neightborhood, while the internal factors include increasing and decreasing population, education, family, development of the modern era.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran peranan Meraje dalam masyarakat adat Semende di Dusun Pamasalak Pekon Sinarbaru Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa factor pergeseran peranan meraje ada dua yaitu faktor ekstern dan intern. Faktor ekstern dipengaruhi oleh kebudayaan dari masyarakat lain baik karena pembauran antar Suku maupun karena lingkungan tempat tinggal, sedangkan faktor intern meliputi bertambah dan berkurangnya penduduk, pendidikan, keluarga, perkembangan zaman yang modern.Kata kunci : meraje, pergeseran, semende
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SEJARAH Putri Pandan Wangi; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.934 KB)

Abstract

The objective of this research was to find out the influence of Think Pair Share cooperative learning model towards students cognitive learning outcomes class XI SMA Negeri 1 Pagelaran. The method which used in this research was true experimental method with posttest only control group design.The data was collected with multipe choice questions. Then, the collected data was processed manually by using t-test formula with a result t-hitung = 2,42 t-tabel = 2,003. The result shows that there was influence of think pair share cooperative learning model towards cognitive learning outcomes.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Think Pair Share terhadap hasil belajar kognitif siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Pagelaran. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental design dengan jenis posstest only control group design. Alat pengumpul data adalah soal pilihan ganda. Data yang telah terkumpul selanjutnya dioleh secara manual dengan rumus uji-t dengan hasil t-hitung = 2,42 t-tabel = 2,003. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif think pair share terhadp hasil belajar kognitif.Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran kooperatif, think pair share
TINJAUAN HISTORIS PERJANJIAN LAMPUNG-BANTEN YANG MENGHASILKAN PIAGAM KURIPAN TAHUN 1552 Riza Fitriani; Iskandar Syah; M Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.625 KB)

Abstract

The aim of this study was to find out the background of Lampung-Banten agreement which resulted the Kuripan charter in 1552. The researcher used historical method in this study. Based on the qualitative data analysis, it could be concluded that there were some aspects which influenced the Lampung-Banten agreement which resulted Kuripan charter in 1552. (1). Economy background; Lampung and Banten as pepper producing regions had close economical relationship, because at that time ruler of Banten claimed Lampung as the biggest pepper producing region. (2). Politics background; it started by territorial expansion in some regions which was done by Banten as political relationship that was formed by Banten. (3). Religion background; Banten which had a mission in spreading Islam in Lampung, began with interactions and associates with people there that professed other religions such as Hindu, Budha, and Animism.Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah latar belakang terjadinya perjanjian Lampung-Banten yang menghasilkan piagam Kuripan pada tahun 1552. Peneliti menggunakan metode historis pada penelitian ini. Berdasarkan analisis data secara kualitatif, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa hal yang melatar belakangi perjanjian Lampung-Banten yang menghasilkan piagam Kuripan pada tahun 1552. (1). Latar belakang ekonomi; Lampung dan Banten yang merupakan daerah penghasil lada memiliki hubungan ekonomi yang cukup erat, karena pada saat itu penguasa Banten mengklaim daerah produsen lada yang besar yakni Lampung. (2). Latar belakang politik; dimulai dengan adanya ekspansi teritorial ke daerah-daerah yang dilakukan Banten merupakan hubungan politik yang mulai dibangun oleh Banten. (3). Latar belakang agama; Banten yang membawa misi untuk menyebarkan agama Islam ke daerah Lampung, mulai melakukan interaksi dan bergaul dengan penduduk setempat yang masih menganut agama lain seperti Hindu, Budha dan Animisme.Kata kunci: perjanjian lampung-banten, piagam kuripan, tinjauan historis
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SEJARAH SISWA Esty Wulandini; Iskandar Syah; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.213 KB)

Abstract

This study aimed to find out the existence of significant effect and significance level of PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review) learning strategy effect toward the increasing of students cognitive learning outcomes in the History Lesson, Class X Social 3 of SMAN 1 Kalirejo 2014/2015 period. The method used was Quasi Experimental Research Design. Based on data analysis, it can be concluded that there is a significant effect from PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) strategy and the level of significance effect is 0.54 which, if put into an interpretation of the correlations included into quite significant category.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dan besarnya taraf signifikan pengaruh strategi belajar PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review) terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran Sejarah kelas X IPS 3 SMAN 1 Kalirejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode yang penelitian gunakan adalah Quasi Experimental Design. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) dan besarnya pengaruh signifikansi yang diberikan sebesar 0.54 yang jika di masukkan kedalam interpretasi korelasi termasuk kedalam kategori cukup signifikan.Kata kunci: kognitif, signifikan, strategi belajar pq4r
Peran Mamak Pada Masyarakat Minang Perantau Di Desa Merak Batin Reni Hudiya; Iskandar Syah; Ali Imron
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.203 KB)

Abstract

This study aims to find out the role of Mamak (uncle) in Minang Migrants community in Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency. The data collection technique was done trough interviews, literature study, and documentation. The method used in this research was functional method. The data analysis was done using qualitative data analysis technique. The result showed that the role of Mamak (uncle) in Minang migrants were to guide the nephew/niece in terms of role inheritance, marriage management, dispute settlement, care of the household economy of the nephew/niece. While the role of Mamak in heritage treasures can not be applied in the foreign region (rantau) because the property of the nephew/niece belongs to the private property derived from the father's search property and not from the relics of the ancestors. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja peran Mamak pada masyarakat Minang perantau di Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fungsional. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh peran Mamak pada masyarakat Minang perantau yaitu membimbing kemenakan dalam hal pewarisan peran, mengurus pernikahan, menyelesaikan sengketa, mengurus ekonomi rumah tangga kemenakan, sedangkan peran Mamak dalam harta pusaka tidak dapat diterapkan di rantau karena harta milik kemenakan di sini sifatnya milik pribadi yang berasal dari harta pencarian ayah bukan berasal dari peninggalan nenek moyang.Kata kunci: mamak, minang, perantau
Pendidikan Islam di Hindia-Belanda Tahun 1918-1925 Indah Nur Komala Dewi; Iskandar Syah; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.759 KB)

Abstract

This research aims to determine any changes in the system of Islamic education in Sumatra Thawalib in 1918-1925. The method used in this research is the method of historical. Data collection techniques used were technical literature and documentation. Data analysis technique used is qualitative data analysis techniques. The results obtained by the researcher that changes in the education system in Sumatra Thawalib consists of the teaching system applied and the contents of the subject matter. Teaching system began to be applied is the classical system or tiered classes and begun to include general knowledge on teaching materials.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja perubahan yang terjadi pada sistem pendidikan Islam di Sumatra Thawalib pada tahun 19181925. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data adalah teknik kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu perubahan sistem pendidikan di Sumatra Thawalib terdiri dari sistem pengajaran yang diterapkan dan isi materi pelajaran yang sampaikan. Sistem pengajaran yang mulai diterapkan adalah sistem klasikal atau kelas berjenjang dan mulai memasukan materi pengetahuan umum pada pengajarannya.Kata Kunci: pendidikan islam, sistem pendidikan, sumatra thawalib
PENYEBARAN AGAMA ISLAM OLEH SEKH JAMBU MANGLID PADA ABAD KE-16 DI DESA AIRNANINGAN Evi Kusmiana; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.246 KB)

Abstract

This research aims to know state of the Islam Spread Sekh Jambu Manglid The Century-16 Sub In Village Airnaningan Airnaningan Tanggamus District.The method is the Deskriptif research methods. The collection data technique used wawancara an literation study, while the analysis of the data used is analysis of qualitative data. The results showed that the ability of the change in mindset of the people about the religion of Islam, after efforts were made by Sekh Jambu Manglid in spreading the religion of Islam in the village Airnaningan. In Sekh Jambu Manglid spread using two (2) methods of the art methods and methods of education. Through art methods Sekh Jambu Manglid using puppet art and music, while through educational methods Sekh Jambu Manglid build teaching facilities to build a boarding school called Al-Qodir.Kata kunci : kesenian, wayang dan pendidikan
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERISTIWA MALAPETAKA 15 JANUARI (MALARI) 1974 Aas Lailah; Iskandar Syah; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.86 KB)

Abstract

Abstract : Alaysis of Contributing to Disastrous Events in January 15, 1974. Based on the formulation, so that this study aimed for determining the all factors that cause the catastrophe event (Malari) in January 15, 1974 at terms of the political aspect. This study used the historical method with the literature’s and the documentation’s data collection techniques, while the data analysis is the qualitative data analysis. Based on the data that has been obtained, the results showed that the factors contributing to the catastrophe events (Malari) in January 15, 1974 for the political aspect is because 1) the existence competition of the government between Soemitro’s group and Ali Murtopo’s group. At the time of the Riots on January 15, 1974, the group Murtopo intentionally sent some people who are not being the students, while the Soemitro’s deliberately let the riots occurred and did not take a firm action. 2) The disclaimer for the foreign factories domination.  The disclaimer is realized in a wide variety of exclamations. As in the form of criticism from some economists, several articles on the newspaper, discussions, and demonstrations which is undertaken by various groups, especially students.Keywords : Malari event, students, causes
TRADISI MAJAU DALAM PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN DI KAMPUNG KARTAJAYA Abi Sofyan; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.3 KB)

Abstract

Manjau is a custom event conducted by the groom's family to come together with prospective bride(mengiyan)home prospective bride's parents for friendship and family.The aims of the research to determine, process, meaning and the purpose of the manjau the bride in marriage customs Kertajaya village districts in counties Negara Batin Way Kanan .The method in this research is deskriptif method. Data analysis technique used is qualitative data.The results of this research is preparation procss manjau is pemandai(notification)and administration purposes manjau.Implementation manjau that supplies clothing, participated manjau family,luggage and events manjau.Manjau settlement is parties entourage (mengiyan) leave home. Manjau adalah acara adat yang dilakukan oleh pihak keluarga mempelai laki-laki untuk datang bersama-sama dengan calon pengatin laki-laki(mengiyan)kerumah orang tua calon mempelai perempuan untuk silaturahim dan perekenalan keluarga.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui, proses, makna dan tujuan pelaksanaan manjau pada calon pengantin dalam perkawinan adat Lampung Pepadun di Kampung Kertajaya Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan .Metode yag digunakan dalam peneliian ini adalah metode deskriptif.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif.Hasil penelitian ini proses manjau terdiri dari persiapan manjau yaitu pemandai(pemberitahuan)dan pemberian keperluan manjau.Pelaksanaan manjau yaitu perlengkapan pakaian manjau,keluarga yang ikut manjau,barang-barang bawaan manjau dan acara manjau.Penyelesaian manjau yaitu pihak rombongan (mengiyan) pamit pulang. Kata kunci: mengiyan,perkawinan,tradisi manjau