Iskandar Syah
Unknown Affiliation

Published : 77 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI EKS-GIYGUN DALAM PENJAGA KEAMANAN RAKYAT (PKR) DI LAMPUNG TAHUN 1945 Eka Ratna Sari; Iskandar Syah; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.812 KB)

Abstract

The purposes of the research are to know the position and the role ex-Giygun on Penjaga Keamanan Rakyat (PKR) in Lampung. The method which used in the research is historical. The conclusions of the research showed that the contribution of the ex-Giygun can be seen in the position and the role on Penjaga Keamanan Rakyat (PKR) in Lampung. The position of the ex-Giygun as a leader. The position made the ex-Giygun participate in defining security policy in Lampung. Knowledge of the Japanese military made the ex-Giygun played the important role in the effort of taking care the security in Lampung in 1945.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan dan peran eks-Giygun dalam Penjaga Keamanan Rakyat (PKR) di Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode historis. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi para eks-Giygun dapat dicermati dari kedudukan dan perannya dalam Penjaga Keamanan Rakyat (PKR) di Lampung. Kedudukan para eks-Giygun adalah sebagai pemimpin. Kedudukan tersebut menjadikan para eks-Giygun turut dalam menentukan kebijakan keamanan di Lampung. Pengetahuan kemiliteran dari Jepang menjadikan para eks-Giygun turut berperan penting dalam usaha menjaga keamanan di Lampung tahun 1945.Kata kunci: eks-giygun, kedudukan, penjaga keamanan rakyat (pkr), peran
Perlawanan Petani di Indramayu terhadap Jepang Tahun 1944 Erni Dian Pertiwi; Iskandar Syah; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.657 KB)

Abstract

The formulation of the problem in this research is what are the forms of the farmers resistance in Indramayu against the Japan in 1944? The purpose of this research is to know the forms of the farmers resistance in Indramayu against the Japan in 1944. The method in this research use the historical method. The result of this research are the forms of the farmers resistance in Indramayu against the Japan in 1944 consists of two forms resistance that is the open resistance and the hidden resistance.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah bentuk-bentuk perlawanan petani di Indramayu terhadap Jepang tahun 1944? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perlawanna petani di Indramayu terhadap Jepang tahun 1944. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bentuk-bentuk perlawanan petani di Indramayu terhadap Jepang tahun 1944 terdiri dari dua bentuk perlawanan yaitu bentuk perlawanna terbuka dan bentuk perlawanan tersembunyi.Kata kunci: pemerintah jepang, perlawanan, petani indramayu
PERJUANGAN LETTU SURATNO DALAM MELAWAN BELANDA DI PANGGUNGREJO SUKOHARJO PRINGSEWU TAHUN 1949 Bambang Hernawan; Iskandar Syah; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.206 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine how the process of struggle Lieutenant CPM Suratno in maintaining independence in 1949. The village Panggungrejo data collection technique using interview techniques, literature and technical documentation, while for analyzing of data using qualitative data analysis. Based on the research results, the conclusion of this research is the process of struggle CPM Suratno First Lieutenant in maintaining independence in the village Panggungrejo 1949 was conducted in the district Sukoharjo resistance. Resistance in Sukoharjo make regroup and determine strategies in Panggungrejo, Pringsewu successfully controlled by the Dutch that the CPM forces retreated to Panggungrejo. Finally Lieutenant CPM Suratno managed to maintain independence in the village Panggungrejo.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perjuangan Lettu CPM Suratno dalam mempertahankan kemerdekaan di Desa Panggungrejo tahun 1949. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kepustakaan dan teknik dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah proses perjuangan Lettu CPM Suratno dalam mempertahankan kemerdekaan di Desa Panggungrejo tahun 1949 adalah dilakukan perlawanan di Kecamatan Sukoharjo. Perlawanan di Sukoharjo membuat konsolidasi pasukan dan menentukan strategi di Panggungrejo, Pringsewu berhasil dikuasai oleh Belanda sehingga pasukan CPM mundur ke Panggungrejo. Akhirnya Lettu CPM Suratno berhasil mempertahankan kemerdekaan di Desa Panggungrejo.Kata kunci: corps polisi militer, panggungrejo, perjuangan
PEMBAGIAN HARTA WARISAN PADA MASYARAKAT LAMPUNG SAIBATIN YANG TIDAK MEMPUNYAI ANAK LAKI-LAKI Ganira Octa Maria Amru; Iskandar Syah; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.255 KB)

Abstract

Inheritance is a diversion of a father’s property to his oldest son. The implementation of distribution the inheritance is given after the testator’s death. The purpose of this research was to get an overview the distribution process of inheritance in Lampung Saibatin society who does not have a son. This research is a qualitative study using descriptive methods. Data collection techniques used in this study were interviews, documentation and literature. The results of this study indicate that in distribution of inheritance in Lampung Saibatin society if a family got mupus or dead extinct because they do not have a son as the successor of the family, so the family can adopt a child with particular condition and they should treat the child as their biological children.Harta warisan merupakan pengalihan harta seorang ayah terhadap anak laki-laki tertua yang sudah dewasa. Pelaksanaan pembagian harta warisan tersebut diberikan setelah pewaris wafat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran proses pembagian harta warisan pada masyarakat adat Lampung Saibatin yang tidak mempunyai anak laki-laki. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pembagian harta warisan pada masyarakat Lampung Saibatin apabila suatu keluarga terjadi mupus atau mati punah karena tidak memiliki anak laki-laki sebagai penerus keluarga maka keluarga tersebut boleh mengadopsi anak dengan syarat tertentu dan memperlakukannya selayaknya anak kandung. Kata kunci : harta warisan, lampung saibatin, mupus
Pengaruh Strategi Peta Konsep Laba-laba terhadap Hasil Belajar Kognitif IPS Terpadu Siswa M Fadlan; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.879 KB)

Abstract

The purpose of this research to know "Is there a positive and significant influence learning strategy concept map-type spider on cognitive achievement of students in the Integrated IPS Subjects Class VIII SMP Negeri 4 Bandar Lampung Academic Year 2016/2017". Data were analyzed using Eta and test formula F, it can be concluded that there is a significant positive effect is significant at 0.66 and 46.31 of learning strategy map concept spider types on cognitive learning outcomes of students.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan strategi belajar peta konsep tipe laba-laba terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017. Teknik analisis data menggunakan rumus Eta dan Uji F, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh positif yang cukup berarti yaitu 0,66 dan signifikan yaitu 46,31 dari strategi belajar peta konsep tipe laba-laba terhadap hasil belajar kognitif siswa.Kata kunci : hasil belajar, pengaruh, peta konsep laba-laba
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH Melisa Rahayu; Iskandar Syah; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.244 KB)

Abstract

Problem identification of the research is whether there are any effects of resource based learning approach to the student cognitive study result in term of Historical subject to the students of 10th grade of SMA Tri Sukses Natar. The purpose of the research is to find out the effects of resource based learning approach to the student cognitive study result in term of Historical subject to the students of 10th grade of SMA Tri Sukses Natar. Research design is using pre-test and post-test control group design. Population of research involved all students of 10th grade of SMA Tri Sukses Natar academic year 2013/2014 which are 206 students. The sample has been taken by using random sampling technique. The conclusion of the research, there is an effect of resource based learning approach to the student cognitive study result in term of Historical subject of 10th grade of SMA Tri Sukses Natar.Rumusan masalah penelitian adalah apakah ada pengaruh penerapan pendekatan Resource Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran Sejarah kelas X SMA Tri Sukses Natar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Resource Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran Sejarah kelas X SMA Tri Sukses Natar. Desain penelitian adalah pretest-postest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Tri Sukses Natar tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 206 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan pendekatan Resource Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran Sejarah kelas X SMA Tri Sukses Natar.Kata kunci : hasil belajar, pembelajaran sejarah, resource based learning
PENGARUH SOSIALISME TERHADAP PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MASA PEMERINTAHAN KOLONIAL BELANDA 1913-1927 Guskannur Guskannur; Iskandar Syah; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.819 KB)

Abstract

The purpose of this research is to determine the influence of socialism toward Indonesian labour struggle to against Dutch colonial from 1913 to 1927. In this research, the researcher uses historical method. To collect the data, the researcher uses literature research and documentation, while to analyze data the researcher used qualitative data analysis. Based on the result of this research which is conducted by researcher about the socialism effect toward struggle of Indonesian labour from 1913-1927 is to against the Dutch colonial goverment. It can be concluded that socialism has given an impact on the struggle of Indonesian labour in form of strike in 1920-1923 until their struggle in 1926-1927. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosialisme terhadap perjuangan kaum buruh bangsa Indonesia melawan kolonial Belanda 1913-1927. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti mengenai pengaruh sosialisme terhadap perjuangan kaum buruh bangsa Indonesia masa pemerintahan kolonial Belanda 1913-1927. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa sosialisme telah memberikan pengaruh terhadap perjuangan kaum buruh bangsa Indonesia dalam bentuk pemogokan yang terjadi tahun 1920-1923 sampai pada perjuangannya tahun 1926-1927. Kata kunci : kolonial belanda, perjuangan buruh, sosialisme
KEBIJAKAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA TENTANG DWIKEWARGANEGARAAN ETNIS TIONGHOA PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL Resti Ratnawati; Iskandar Syah; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.168 KB)

Abstract

Abstract: Based on the formulation of the problem, is the driving factor of the Government'spolicy of Dwikewarganegaraan Indonesia ethnic Chinese Then, this research is aimed at findingthe driving factor of the Government's policy of the Republic of Indonesia concerning theDwikewarganegaraan ethnic Chinese. The methods used in this research are the historicalmethod. Data collection techniques using the technique of documentation and library techniqueswhile data analysis techniques is qualitative data analysis techniques. The results of the analysisof the data in this thesis is the ethnic Chinese in Indonesia has Dwikewarganegaraan, thedominance of ethnic Chinese in Indonesia in economic activity system of dualism ethnicChinese income tax in Indonesia. From the results of the deliberations conducted by the authorof the birth of the Government policy of driving factor of the Republic of Indonesia concerningthe Dwikewarganegaraan ethnic Chinese, then it can be obtained, conclusions the incidence ofdual citizenship was due to two deciding system defining citizenship is different in the twocountries, ethnic Chinese dominate economic activity in Indonesia reached 70%, ethnic Chinesewho had the dwikewarganegaraan which has to pay income tax in two countries Indonesia andChinese in accordance with an annual income.Keywords: Government policy about RI Dwikewarganegaraan.ABSTRAKAbstrak: Berdasarkan rumusan masalah, apakah Faktor pendorong lahirnya KebijakanPemerintah Indonesia tentang Dwikewarganegaraan Etnis Tionghoa Maka, penelitian iniditujukan untuk mencari faktor pendorong lahirnya Kebijakan pemerintah Republik Indonesiatentang Dwikewarganegaraan Etnis Tionghoa. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode historis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknikkepustakaan sedangkan teknik analisis data merupakan teknik analisis data kualitatif. Hasilanalisis data dalam skripsi ini adalah Etnis Tionghoa di Indonesia mempunyaiDwikewarganegaraan, dominasi Etnis Tionghoa dalam kegiatan ekonomi di Indonesia sistemdualisme pajak penghasilan Etnis Cina di Indonesia. Dari hasil pembahasan yang dilakukan olehpenulis menganai faktor pendorong lahirnya kebijakan Pemerintah Republik Indonesia tentangDwikewarganegaraan Etnis Tionghoa, maka dapat diperoleh kesimpulan, timbulnyakewarganegaraan ganda itu karena adanya dua sistem penentu kewarganegaraan yang berbedadi kedua negara, Etnis Tionghoa mendominasi kegiatan ekonomi di Indonesia mencapai 70%,Etnis Tionghoa mempunyai dwikewarganegaraan yang harus membayar pajak penghasilan didua negara Indonesia dan Tionghoa sesuai dengan pendapatan pertahunnya.Kata kunci: Kebijakan pemerintah RI tentang Dwikewarganegaraan
BEGAWAI DALAM PERKAWINAN SUKU REJANG RAWAS DESA MUARA KUIS Ferdiana Haryani; Iskandar Syah; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.417 KB)

Abstract

One of the results of culture that is still handed down by society is the marriage ceremony. Formulation of the problem in this research is how the procedures of begawai in marriage clan Rejang Rawas Village Muara Kuis? The objective is to determine how the implementation procedure begawai in marriage clan Rejang Rawas Village Muara Kuis. This research uses descriptive methods, data collection techniques literature, documentation technique, interviews, and data analysis techniques. Results of the study are Begawai before the agreement consists of prasanan, pengetanan, pengantar suku/pengantar adat, tandang. Begawai when agreement ; ask for permission, tegak tenda, bekurban, mengesok, hantaran, marriage ceremony, lelangan. Begawai after agreement ; returning borrowed tools, bridal showers, do’a syukuran, flush the graves and visiting. Salah satu hasil budaya yang masih diwariskan oleh masyarakat adalah upacara perkawinan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tata cara pelaksanaan begawai dalam perkawinan suku Rejang Rawas Desa Muara Kuis? Tujuannya adalah untuk menentukan bagaimana tata cara pelaksanaan begawai dalam pernikahan suku Rejang Rawas Desa Muara Kuis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, teknik pengumpulan data kepustakaan, teknik dokumentasi, wawancara, dan teknik analisis data. Hasil dari penelitian ini adalah Begawai sebelum perjanjian terdiri dari prasanan, pengetanan, pengantar suku / pengantar adat, Tandang. Begawai ketika perjanjian; meminta izin, tegak tenda, bekurban, mengesok, hantaran, akad nikah, lelangan. Begawai setelah perjanjian; mengembalikan alat-alat yang dipinjam, mandi pengantin, do'a syukuran, menyiram kuburan dan berkunjung. Kata kunci: begawai, suku rejang rawas, tata cara
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIKULTURAL MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA AL-AZHAR 3 Indah Hakim Purnama Sari; Iskandar Syah; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.452 KB)

Abstract

The purpose of this research is to investigate the application of multicultural learning strategy based on the History Subject in class X at SMA Al - Azhar 3 Bandar Lampung Academic Year 2013/2014 . The method used in this research is descriptive qualitative method with data collecting techniques are observation , documentation and literature while data analysis technique is qualitative data . From the results of this study, it concluded that the adoption of multicultural learning strategy based on the Subject of History consists of five stages: self it-exploration and environmental studies , presentation of the results of exploration , peer group analysis , expert opinion and reflection . Affective student learning outcomes in the first experiment the average is 56 , the average second experiment was 59 and the average third experiment was 64 with a percentage of 71 % to 79 % and 86 %, so there is an increase of 15 % in the low category.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran berbasis multikultural pada Mata Pelajaran Sejarah siswa kelas X di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi dan kepustakaan sedangkan teknik analisis datanya adalah data kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan strategi pembelajaran berbasis multikultural pada Mata Pelajaran Sejarah terdiri dari lima tahapan yaitu : study eksplorasi diri dan lingkungan, presentasi hasil eksplorasi, peer group analysis, expert opinion dan refleksi. Hasil belajar siswa ranah afektif pada eksperimen pertama rata-ratanya 56, rata-rata eksperimen kedua adalah 59 dan rata-rata eksperimen ketiga adalah 64 dengan persentase sebesar 71% menjadi 79% dan 86% sehingga ada peningkatan sebesar 15% dengan kategori rendah.Kata kunci : multikultural, pelajaran sejarah, strategi pembelajaran