Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN LIMAU KABUPATEN TANGGAMUS Darmawan, Riyan Yoga; Miswar, Dedy; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v10i1.22624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat rawan longsor di Kecamatan Limau, (2) faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor di Kecamatan Limau. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survey.. Teknik analis data menggunakan teknik Analisis Tumpang Susun (Map Overlay) dan Metode Pengharkatan (Scoring). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat rawan longsor di Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus dibedakan menjadi dua yakni kelas kerawanan tidak rawan dan kelas kerawanan rawan longsor. (2) Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya longsor di Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus yang paling mendominasi adalah faktor kemiringan lereng dan jenis tanah. Kata Kunci: pemetaan, rawan, longsor DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i1.22624
Analisis Sebaran Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Handayati, Fitria; Miswar, Dedy; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i1.19763

Abstract

This study aims to determine the distribution of green open space in the Banyumas District, Pringsewu Regency. Research using survey research methods. The results of the study note (1) Green open space in the District of Banyumas Pringsewu Regency is still below the need for availability of green open space which is under 30% of the area. (2) Green Open Space Distribution Pattern in Banyumas District which consists of 5 parts of the region, namely the northern region with a clustered pattern, the eastern region with a random distribution pattern, the western region with a clustered distribution pattern, the southern region with a random distribution pattern, and a central area with a clustered distribution pattern. This can be known through calculations using the nearest neighbor analysis technique. (3) Green Open Space in Banyumas District has additional (extrinsic) and main (intrinsic) functions.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ruang terbuka hijau di Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu. Penelitian menggunakan metode penelitian survey. Hasil penelitian diketahui (1) Ruang terbuka hijau yang terdapat di Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu masih berada dibawah kebutuhan ketersediaan ruang terbuka hijau yaitu dibawah 30% dari luas wilayah. (2) Pola Sebaran Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Banyumas yang terdiri dari 5 bagian wilayah yaitu wilayah utara dengan pola sebaran mengelompok (clustered), wilayah timur dengan pola sebaran acak (random), wilayah barat dengan pola sebaran mengelompok (clustered), wilayah selatan dengan pola sebaran acak (random), dan wilayah tengah dengan pola sebaran mengelompok (clustered). Hal tersebut dapat diketahui melalui perhitungan menggunakan teknik analisi tetangga terdekat. (3) Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Banyumas memiliki fungsi tambahan (ekstrinsik) dan fungsi utama (intrinsik). kata kunci: luas, pola sebaran, fungsi
Kesiapan Pengelola Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Di Taman Wisata Wira Garden Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung Sonia, Gesha Octora; Zulkarnain, Zulkarnain; Nugraheni, Irma Lusi; Widodo, Sugeng
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v10i2.25545

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan pengelola dalam menerapkan Protokol Kesehatan di Taman Wisata Alam Wira Garden Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar lampung. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan kesiapan pengelola dalam menerapkan protokol kesehatan di Taman Wisata Alam Wira Garden Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung. Subjek pada penelitian ini yaitu pengelola taman wisata wira garden sebanyak 2 informan. sedangkan objek dalam penelitian ini ialah penerapan protocol kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan studi literatur dan observasi langsung serta wawancara dengan pengelola.  Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis data Model Milles dan Huberman. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengelola mengetahui dan memahami tentang covid-19 dan new normal . pengelola dapat mendefinisikan pengertian, gejala covid-19 hingga cara penyebarannya serta cara penerapan protocol kesehatan di era new normal. 2) Pengelola taman wisata wira garden dalam menerapkan protocol kesehatan menyediakan sarana dan prasana protokol kesehatan. 3) Pada saat pelaksanaan protokol kesehatan di Taman Wisata Wira Garden  masih ada beberapan standar yang perlu diterapkan guna meminimalisisr persebaran covid 19. Sehingga perlu adanya evaluasi bersama untuk melengkapi beberapa fasilitas pelayanan yang belum diterapkan guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan bagi pengunjung wisata wira garden. Kata Kunci: Covid-19, protocol Kesehatan, wisata, new normal, taman wisata wira garden DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i2.25545
PEMETAAN POLA PERSEBARAN WISATA KULINER KHAS LAMPUNG DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Kurniawan, Andi; Zulkarnain, Zulkarnain; Miswar, Dedy; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i1.27132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran wisata kuliner khas Lampung di Kota Bandar Lampung pada Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah restoran-restoran di Kota Bandar Lampung yang menyediakan menu kuliner tradisional khas Lampung. Jumlah restoran yang menjadi populasi penelitian ini adalah 10 restoran. Penelitian ini menggunakan penelitian populasi, yang berarti seluruh populasi yang ada menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 10 restoran di Kota Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Teknik Analisis Tetangga Terdekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis menggunakan Teknik Analisis Tetangga Terdekat, pola persebaran wisata kuliner khas Lampung di Kota Bandar Lampung memiliki pola tersebar tidak merata (random) dengan nilai T = 0.84. Kata Kunci: wisata kuliner, pola persebaran, kuliner khas DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i1.27132
Sikap Masyarakat Lokal Terhadap Konservasi Hutan Mangrove di Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung Nugraheni, Irma Lusi; Kusumo, Krisnoto; Pargito, Pargito
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i1.29551

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui sikap masyarakat lokal baik yang tinggal kurang dari 1 km maupun lebih dari 1 km dari kawasan konservasi hutan mangrove (2) untuk mengetahui pemahaman masyarakat lokal terhadap manfaat dan dampak pencemaran terhadap kawasan hutan mangrove. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan analisis kuantitatif.. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan cluster sampling dengan jumlah total sampel sebanyak 194 responden. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Indikator untuk mengukur sikap masyarakat dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, perilaku, dan partisipasi masyarakat di hutan mangrove. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, tabulasi silang, dan chi square. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa masyarakat lokal, baik yang dekat maupun yang jauh, memiliki sikap positif terhadap hutan mangrove. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pengetahuan masyarakat yang cenderung cukup baik, perilaku yang dikategorikan cukup baik, dan tingkat partisipasi yang dikategorikan sedang hingga tinggi. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jarak tempat tinggal dari hutan mangrove dengan tingkat pengetahuan tentang hutan mangrove dengan partisipasi masyarakat dalam konservasi hutan mangrove. Namun, pada indikator perilaku, hasil uji chi square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak tempat tinggal dari hutan mangrove dengan perilaku masyarakat terhadap hutan mangrove. Kata Kunci: sikap, masyarakat lokal, konservasi hutan mangrove, jarak penduduk, chi square DOI:  http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v12.i1.29551
Deskripsi Kondisi Sosial Ekonomi Penduduk yang Berkerja di Pulau Pahawang Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran Astuti, Vera Dani; Zulkarnain, Zulkarnain; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v8i2.19236

Abstract

This study aims to describe the socio-economic population who work in Pahawang Besar Tourism Object, with a study point on the type of work, children's education level, income, number of dependents, and fulfillment of basic needs. The research method is descriptive method, the study sample was 25 people. Data retrieval is observation, structured interviews, and documentation. Analysis of percentage data using the spatial bias approach. The results of the study show that: (1) there are 7 types of work, namely motorists, food traders, clothes dealers, mck services, tire rental services, snorkeling services, and beach cleaning services. (2) Average income of Rp. 1,370,000 / month. (3) Education of the majority population at elementary and junior high school levels. (4) (92%) the number of dependents of the majority of the categories is small. (5) (80%) The majority of the fulfillment of basic needs is categorized as prosperous.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sosial ekonomi penduduk yang berkerja di Objek Wisata Pualau Pahawang Besar, dengan titik kajian padajenis pekerjaan, tingkat pendidikan anak, pendapatan, jumlah tanggungan, dan pemenuhan kebutuhan pokok. Metode penelitian yaitu metode deskriptif,sampel penelitian sebanyak 25 orang.Pengambilan data yaituobservasi, wawancara terstruktur,dan dokumentasi.Analisis data pesentase dengan pendekatan kerungangan spasial.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) ada 7 jenis pekerjaan, yakni motoris, pedagang makanan, pedagang baju, jasa mck, jasa sewa ban, jasa snorkling, dan jasa kebersihan pantai. (2) Rata-rata pendapatan sebesar Rp.1.370.000/bulan. (3) Pendidikan anak penduduk mayoritas pada tingkat SD dan SMP. (4)(92%)jumlah tanggungan penduduk mayoritas kategori kecil. (5) (80%) Tingkat pemenuhan kebutuhan pokokmayoritas dikategorikan sejahtera.Kata kunci: ekonomi, objek wisata, sosial
LITERASI KEBENCANAAN SEBAGAI UPAYA MITIGASI DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Alqulby, Rafi Qurrota; Rusnaldi, Affuan; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Samudra Geografi Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v8i1.10006

Abstract

Indonesia is a meeting area of three major tectonic plates, namely the Indo-Australian plate, the Eurasian plate, and the Pacific plate which makes Indonesia often approached by natural disasters such as earthquakes, volcanic eruptions, and tsunamis. Disasters that occur will certainly cause vulnerability for the community to occur both material and life losses. A mitigation effort is needed to be able to minimize the impact of losses from disasters that occur. One concrete form that can be done is disaster literacy. The purpose of this study is to determine the relationship of disaster literacy as part of disaster mitigation in dealing with disaster risk. This research uses the Systematic Literature Review (SLR) method and searches using Google Scholar. The results of the research based on 6 articles that have been reviewed obtained that in reducing disaster risk, disaster literacy is proven as one of the mitigation efforts. With successful disaster mitigation efforts, it will minimize the possibility of losses caused by disasters that occur and ultimately form a disaster resilient community
Accessibility Of Tourist Objects In Vietnam Village In Sumber Agung Village, Kemiling District, Bandar Lampung City Dayanti, Rizka Dwi; Utami, Rahma Kurnia Sri; Nugraheni, Irma Lusi; Miswar, Dedy
Jurnal Penelitian Geografi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v13.i2.33543

Abstract

Kampoeng Vietnam, located in Sumber Agung, Kemiling District, Bandar Lampung City, is a natural tourist destination offering scenic landscapes but constrained by limited accessibility. This study aims to assess accessibility using six variables: alternative routes, travel distance, travel time, road conditions, transportation modes, and travel costs. A quantitative descriptive method was employed, with data collected through observation, documentation, and structured interviews. Spatial scoring analysis was applied to classify accessibility into three levels: high (>19), moderate (14–19), and low (8–13). The findings reveal that the site has three primary access routes, with 75% of respondents rating them positively. Travel distances were generally under 35 km (93%), and 75% of visitors reported travel times of less than one hour. Road surfaces were predominantly asphalt or damaged concrete (72%), and uneven terrain was noted by all respondents. All visitors relied on private land transportation, and 59% reported spending less than IDR 25,000 per visit. The overall accessibility score was 18, indicating a moderate level. The study concludes that improving road quality, providing public transportation options, and enhancing cost-efficiency are necessary to increase accessibility and visitor comfort.
THE RELATIONSHIP BETWEEN STUDENT PERCEPTIONS OF E-LEARNING AND THE LEARNING MOTIVATION LEVEL OF STUDENTS OF THE SOCIAL SCIENCE EDUCATION DEPARTMENT, UNIVERSITY OF LAMPUNG Riyanto; Zulkarnain; Nugraheni, Irma Lusi
Journal Learning Geography Vol. 4 No. 1 (2023): Journal Learning Geography (JLG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ jlglg4i1.37

Abstract

This study aims to determine the relationship between perceptions of the e-learning method and the level of learning motivation of students of the Social Science Education Department, University of Lampung. This study used a quantitative approach using a quantitative survey research design and data analysis using the Stata program version 14.2.The results of this study idicate (53%) students of the Department of Social Sciences, University of Lampung have a curently perception of the e-learning method and (52%) low learning motivation. Based on the Simultaneous Test (F test) it was found that there was a relationship between students' perceptions of the e-learning method and the level of learning motivation of students in the Department of Social Science Education, University of Lampung with a Prob>F value of 0.0097. Because of that there is a significant relationship between students' perceptions of the e-learning method with the level of student motivation in the Department of Social Science Education, University of Lampung.
Co-Authors Achmad, Wahyu Nopilia Adi Waluyo Adi Waluyo, Adi Adipka, Asrul Aditya Murdani Aditya Murdani, Aditya Agam Saputra Agustiningrum, Titin Dwi AHMAD ALFIAN Ahmad Alfian Ali Rozali Alifah, Maria Alqulby, Rafi Qurrota Amar Ikhsan Palam Ameilia, Dina Ana Mentari Ana Pratiwi Mardatila Andi Kurniawan Andi Kurniawan Firdaus Andi Setiawan Andi Setiawan Apriansyah, Ferly Arini Eka Putri Asrul Adipka Astarina, Novi Astuti, Ketut Yuli Astuti, Vera Dani Aulia, Ganda Avriliani, Olivia Bety Tri Astuti Bety Tri Astuti, Bety Tri Buchori Asyik Budi, Amalia Annisafira Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Cahaya, Suci Damar Alip Purnomo Damayanti, Dwi Darmawan, Riyan Yoga Dayanti, Rizka Dwi Debora Noviana Debora Noviana, Debora Dedy Miswar Desi Novianti Dewi, Rina Dian Utami, Dian Dimas Ferdinan Dina Ameilia Dwi Damayanti Edy Haryono Eka Y R, Riyantika emil azhari rais Emirilda, Mide Rara Fahlupi, Reza Fahrur Rozi Subnata Fepti Tri Wulandari Ferdinan, Dimas Ferly Apriansyah Ferry Julianda Ferry Julianda, Ferry Firda Satriana, I Gusti Made Firdaus, Andi Kurniawan Fitri Nurlita Fitria Handayati Ganda Aulia Gesha Octora Sonia Hadi, Siswan Handayani, Wini Nur Handayati, Fitria Heni Seprina Herawati Herawati Herlina, Meri Hesti Apala Hesti Apala, Hesti I Gede Sugiyanta I Gusti Made Firda Satriana Istiawati, Novia Fitri Jaya, M. Thoha B Sampurna Ketut Yuli Astuti Kurniawan, Yongki Kusumo, Krisnoto Kuswanti, Ririn Lestari, Linda Linda Lestari Lorenza, Popy M. Thoha B Sampurna Jaya Malinda, Yuni Mardatila, Ana Pratiwi Margianto, Angga Marviyanasari, Siska Maryani, Desi Ilva Mella Septiana Muhammad Thoha B.S. Jaya Muhammad Thoha B.S. Jaya, Muhammad Thoha Mustika, Winda Mustofa Usman Nani Suwarni Nani Suwarni Nova Fitria Resiwiyasa Noviandyna, Omyzha Novianti, Desi Nurhayati Nurhayati Nurhikmah Nurhikmah Nurlita, Fitri Oktaviani, Dwi Olivia Avriliani Omyzha Noviandyna Palam, Amar Ikhsan Pangastuti, Era Iswara Pargito Pargito Parizawati Parizawati Parizawati, Parizawati Permadi, Whisnu Setyo Popy Lorenza Pratiwi, Dinar Prayoga Desta Riama Purnomo, Damar Alip Putra, Ahmad Gama Putri, Arini Eka Rahmawan Santoni rais, emil azhari Ratih Meilia Sari Reni Sativa Sari Resiwiyasa, Nova Fitria Resty Aprilia Utami Reza Fahlupi Riama, Prayoga Desta Rina Dewi Ririn Kuswanti Riyan Yoga Darmawan Riyanto Rosana Rosana Roza Fahmi, Sayu Rahma Rusnaldi, Affuan Safira, Anisa Fani Salsabilla, Annisa Santoni, Rahmawan Saputra, Agam Saputra, Zikri Sari, Ratih Meilia Sari, Reni Sativa Sari, Tri Permata Sayu Rahma Roza Fahmi Seprina, Heni Septiana, Mella Serly Susanti Silaban, Triyana Agustina Siska Marviyanasari Sonia, Gesha Octora Sri Fitriani Sri Fitriani, Sri Subnata, Fahrur Rozi Suci Cahaya Sudarmi Sudarmi Sugeng Widodo Sugeng Widodo Sumadi Sumadi SUMADI SUMADI Susanti, Serly Susilo Susilo Sutarto Sutarto Tika Widyawati Titin Dwi Agustiningrum Tri Permata Sari Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Triyana Agustina Silaban Utami, Rahma Kurnia Sri Utami, Resty Aprilia Vera Dani Astuti Whisnu Setyo Permadi Widyawati, Tika Wini Nur Handayani Wulandari, Fepti Tri Yarmaidi Yarmaidi Yongki Kurniawan Yuni Malinda Zeko Agrista Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain