Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penilaian Kualitas Permukiman Perkotaan Berdasarkan Konsep Livable Settlement (Studi Kasus: Permukiman Kumuh Danukusuman) Frinka Salma Nanda Rifiona; Winny Astuti; Isti Andini
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v8i1.91906.62-74

Abstract

Kota Surakarta dinobatkan menjadi Kota Paling Layak Huni atau the Most Livable City berdasarkan survey Indonesian Most Livable City Index (MLCI) pada tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia. Namun, sesungguhnya masih banyak dapat ditemui permukiman-permukiman kumuh atau tidak layak huni di Kota Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta juga masih menetapkan sejumlah kawasan permukiman kumuh perkotaan. Salah satu kawasan kumuh perkotaan yang mempunyai aktivitas pergerakan yang tinggi di Kota Surakarta adalah permukiman kumuh kawasan Danukusuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kualitas permukiman pada permukiman kumuh kawasan Danukusuman berdasarkan konsep livablesettlement dengan menggunakan analisis skoring dan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi literatur, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat dengan kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kualitas permukiman berdasarkan konsep livable settlement pada permukiman kumuh kawasan Danukusuman mempunyai skor sebesar 82,4% yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi. Kategori yang sangat tinggi tersebut menunjukkan bahwa kawasan Danukusuman tidak termasuk ke dalam permukiman kumuh jika dinilai berdasarkan konsep livable settlement.
Analisis Faktor Penyebab Perkembangan Permukiman di Kawasan Peri-Urban Kecamatan Baki Berdasarkan Persepsi Stakeholder Arya Perdana Nusantara; Winny Astuti; Lintang Suminar
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v7i2.90707.112-124

Abstract

Perkembangan permukiman di kawasan peri-urban merupakan fenomena yang terjadi seiring perkembangan suatu kota yang sudah tidak cukup memenuhi kebutuhan penggunaan lahan warganya. Kebutuhan lahan yang semakin meningkat menyebabkan perkembangan permukiman meluas menuju kawasan peri-urban. Kawasan peri-urban Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, merupakan kawasan yang terdampak ekspansi perkotaan Kota Surakarta yang telah terlalu padat. Kecamatan Baki memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang lebih tinggi dibandingkan kawasan peri-urban Kota Surakarta lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor utama penyebab perkembangan permukiman di kawasan peri-urban Kecamatan Baki. Faktor-faktor penyebab perkembangan permukiman di kawasan peri-urban berdasarkan penelitian terdahulu yaitu faktor aksesibilitas, faktor demografi, faktor konversi penggunaan lahan, faktor kebijakan penggunaan lahan, serta faktor sarana penunjang perumahan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis geospasial dengan menggunakan data sekunder serta dipadukan analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) yaitu menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap stakeholder. Analisis overlay peta dilakukan dengan cara tumpang tindih beberapa peta untuk mendapatkan informasi terkait faktor penyebab perkembangan permukiman di kawasan peri-urban Kecamatan Baki. Selanjutnya, analisis AHP dilakukan dengan menghitung bobot tertinggi dari hasil kuesioner untuk kemudian dilakukan pemeringkatan guna mendapatkan faktor utama penyebab perkembangan permukiman di kawasan peri-urban Kecamatan Baki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tahun 2003 hingga 2023, perkembangan permukiman di kawasan peri-urban Kecamatan Baki mengalami perluasan 72 ha. Hasil penelitian juga menunjukkan pemeringkatan faktor utama penyebab perkembangan permukiman yaitu faktor kebijakan penggunaan lahan, faktor persebaran sarana pendidikan, faktor persebaran jalan, faktor sarana perbelanjaan, dan faktor sarana kesehatan.
Kesesuaian Karakteristik Rusunawa-rusunawa di Kecamatan Cakung Jakarta Timur terhadap Preferensi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Alfanto Kurneryo Isanjaya; Winny Astuti; Isti Andini
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v8i1.90918.26-40

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Jakarta sebagai ibu kota negara menyebabkan meningkatnya permintaan lahan untuk tempat tinggal, sementara ketersediaan lahan terbatas dan mahal. Hal ini menjadikan sulit bagi penduduk yang berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang layak dan menyebabkan banyaknya permukiman kumuh yang tidak sehat. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Provinsi Jakarta membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian karakteristik Rusunawa-rusunawa di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur terhadap preferensi MBR. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengumpulkan data melalui survei dan wawancara terhadap penghuni empat Rusunawa di Cakung, Jakarta Timur, yaitu Rusunawa Rawa Bebek, Rusunawa Cakung Barat, Rusunawa Pinus Elok, dan Rusunawa Penggilingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik Rusunawa-rusunawa di Cakung secara keseluruhan sesuai dengan preferensi MBR, dengan rata-rata persentase kesesuaian sebesar 97%. Aksesibilitas dan keamanan mendapat nilai sempurna, sementara kenyamanan dan fasilitas juga mendapat nilai tinggi meskipun terdapat sedikit perbedaan dengan preferensi MBR. Di sisi lain, harga sewa menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan, yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik Rusunawa-rusunawa di Cakung telah berhasil memenuhi kebutuhan dan preferensi MBR dalam banyak aspek penting meskipun perlu evaluasi kebijakan harga untuk memastikan kesesuaian dapat maksimal.
Co-Authors Abdallh Lhwaint, Abdallh Abdllah Lhwaint Agus Parwito Rahmadi Alfanto Kurneryo Isanjaya Alpha Febela Priyatmono Alsadik Mohamed, Alsadik Ana Hardiana Anggraeni, Okti Anis Yuniarta Antissia Meuthia Rizky Arsianti, Ari Arvia Ari Sugesti Ary Setyawan Ary Setyawan Arya Perdana Nusantara Astuti Setia Ningrum Aszahro, Zaimul Azzah Aulia Rasma Indah Aurelia, Jovina Chandra Bonifacius Heru Santosa Candraningtyas, Callista Fabiola Carla Magno Araujo Choiriyah, Roisaten Nuril Chrisna Trie Hadi Permana Darryl Hall Dini Nurdiani Dyah Ayu Lupitasari Dyah Widi Astuti Erlana Citra Putri Kharisma Erma Fitria Rini Erma Fitria Rini Erma Fitria Rini Erma Fitria Rini Erma Fitria Rini Fakhri, Hariz Fatchur Rohman Fitri Nur Cahyani Frinka Salma Nanda Rifiona Galing Yudana Galing Yudana Galing Yudhana Gatut Wicaksono Gunung Gambiro Hafiza Jasmine Azzahra Hakimatul Mukaromah Hakimatul Mukaromah Hamza Hassan Taher Haque, Aprillia Hidayah, Ayunda Rizqa Isti Andini Kusumaputri, Azzahra Nugrarizky Lazuardi, Muhamad Juliarachman Lestari Hidayati Marfuah Lintang Suminar Mahrunisa, Tania El Mamok Suprapto Maresty Krisandriyana Margareta, Lauren Adellia Mukaromah, Hakimatul Murtanti Jani Rahayu Murtanti Jani Rahayu Murtanti Jani Rahayu Murtanti Jani Rahayu Nur Laila Fitriana Nurhayati, Laily Nurul Widowati Pamungkas, Paundra Bintang Paramita Rahayu Paramita Rahayu Parithustha Mahayati Permana, Chrisna T. Permana, Chrisna Tri Hadi Permana, Chrisna Trie Permana, Chrisna Trie Hadi Permana, Raden Chrisna Trie Hadi Pratama, Afnan Budi Primabudi, Eko Priscilia Nurvita Bella, Priscilia Nurvita Pujantiyo, Bambang Putri, Rufia Andisetyana Qomarun Qomarun Rahayu, Paramita Rahil Irinaila Nurussyarifa Rahma Novita Sari Resi Iswara, Resi Rufia Andisetyana Putri Sasongko, Rifqy Sidqi, Muhammad Udhian Sihite, Gabriel Vichelino Suci Kusumaningsih Suminar, Lintang Sunjaya, Nyimas Indri Suryanto Suryanto Suryono, Lintang Praharyaning Titis Srimuda Pitana, Titis Srimuda Tsabita Aqila Husna Vian Marantha Haryanto Widodo, Candraningratri Ekaputri