Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROGRAM DELI (DEMENSIA PEDULI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI KADER KESEHATAN PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF BERBASIS MASYARAKAT Novi Tiara; Fery Agusman Motuho Mendrofa; Fhandy Aldy Mandaty
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2154

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kognitif menjadi masalah serius bagi lansia karena menyebabkan terjadinya penurunan kinerja pada tugas-tugas kognitif utamanya saat mengambil keputusan akibat adanya keterlambatan terhadap pemrosesan, kerja memori dan fungsi kognitif eksekutif. Demensia merupakan penyakit gangguan fungsi kognitif yang paling umum. Gangguan fungsi kognitif pada demensia biasanya disertai dengan perburukan kontrol emosi, perilaku, dan motivasi. Dampaknya yaitu penurunan kualitas hidup pada lansia. Upaya manajemen demensia melalui pemberdayaan Kader kesehatan dengan pelatihan perlu diinisiasi. DELI merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan demensia di masyarakat yang dirancang berbeda dari pendidikan kesehatan yang sudah ada. DELI dilaksanakan sebanyak 4 sesi selama 2 hari dengan waktu 60-90 menit. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh program DELI (demensia peduli) terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan pada lansia dengan gangguan kognitif berbasis masyarakat di Kabupaten Kudus. Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan simple random sampling. Instrument yang digunakan kuesioner pengetahuan menggunakan Alzheimer’s Disease Knowledge Scale (ADKS) dan kuesioner efikasi diri. Hasil Penelitian : Ada pengaruh program DELI terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan dengan nilai p=0,001 (p0,05) dan p=0,000 (p0,05).
PENGARUH CAREGIVER CLASS TERHADAP PERAN CAREGIVER INFORMAL DALAM PERAWATAN JANGKA PANJANG LANSIA Lasmini Lasmini; Fery Agusman Mutoho Mendrofa; Witri Hastuti; Umi Hani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2155

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan UHH memberikan dampak bertambahnya populasi lanjut usia. Perkembangan demografi ini dapat membawa dampak di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial.masalah kesehatan yang sering dialami lansia dalah penyakit tidak menular diantaranya hipertensi, osteoarthitis, Diabetes meilitus, penyakit jantung, stroke,  gagal ginjal, tubercolosis dan kanker. Masalah kesehatan tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan lansia dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga membutuhkan perawatan jangka panjang. Pelaksanaan PJP, caregiver mempunyai peran yang sangat penting dalam mendampingi dan membantu lansia untuk melakukan kegiatan dan memenuhi kebutuhan sehari – hari. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui perbedaan peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia. Metode penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader lansia pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuisoner peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang yang dikembangkan oleh peneliti yang terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu pengetahuan, sikap dan lembar observasi keterampilan yang sesuai dengan tugas caregiver yang meliputi aspek fisik, aspek mental, aspek sosial budaya dan aspek spiritual. Penelitian dilakukan selama 16 jam atau selama 2 hari. Hasil penelitian : terdapat pengaruh caregiver class terhadap peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia dengan nilai p=0,000 (p0,05)
Sistem intervensi terpadu mahasiswa berbasis kesehatan mental untuk menurunkan stres mahasiswa keperawatan Bahroen, Siti Um-um Andriyani; Mendrofa, Fery Agusman Motuho
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/h7r0ea93

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental pada mahasiswa keperawatan semakin meningkat, dengan stres sebagai faktor utama yang menghambat prestasi akademik. Penelitian ini menganalisa keberhasilan program SITI (Sistem Intervensi Terpadu Mahasiswa), metode holistik berbasis evidence-based practice yang disesuaikan dengan tingkat keparahan stres mahasiswa keperawatan S1.Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain pretest–posttest control group dilakukan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi pada 67 mahasiswa keperawatan menggunakan purposive sampling. Kelompok eksperimen menerima program SITI sesuai tingkat stres, dan pengukuran menggunakan PSS-10 serta DASS-21.Hasil: Kelompok eksperimen mengalami penurunan bermakna rerata skor stres dari 20,97 ke 16,56 (p < 0,05), sedangkan kelompok pembanding meningkat dari 21,27 ke 23,24. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna antarkelompok (F = 14,353, p = 0,000).Kesimpulan: Program SITI efektif menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan melalui pendekatan menyeluruh dan terindividualisasi, menyediakan landasan implementasi intervensi kesehatan mental terintegrasi dalam kurikulum keperawatan
Community-Based Education Model Effect on Hypertension Patient Compliance in Majaran: a Social Ecological Approach Manurung, Romianti; Motuho Mendrofa , Fery Agusman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.4651

Abstract

Hypertension management requires consistent medication adherence, yet compliance rates remain problematic in rural Indonesia. Social-ecological approaches that integrate multiple levels of influence may effectively address this challenge, but evidence from Eastern Indonesia remains limited. This study aimed to determine the effect of a community-based education model with a social-ecological approach on medication adherence among hypertensive patients in Puskesmas Majaran (Majaran Health Center), West Papua. A quasi-experimental study with a pre-post design was conducted, involving 60 hypertensive patients randomly assigned to intervention (n = 30) and control (n = 30) groups. The intervention group received a structured, four-stage community-based education program incorporating social-ecological principles over eight weeks, while the control group received standard care. Data were collected using the Modified Morisky Adherence Scale (MMAS-8) and analyzed using Chi-square, Wilcoxon, Mann–Whitney, and logistic regression tests. After the intervention, the experimental group showed significantly improved medication adherence (p < 0.001), with 76.7% of participants showing improvement (versus 26.7% in the control group). High adherence was achieved by 36.7% of intervention participants, while no control group participants reached high adherence. Family support was significantly associated with adherence in the intervention group (p = 0.003). The Mann–Whitney test confirmed significant differences between groups post-intervention (Z = –3.690, p < 0.001). The duration of hypertension diagnosis was not significantly associated with adherence (p = 0.954). Overall, the community-based education model with a social-ecological approach significantly improves medication adherence among hypertensive patients. This model effectively addresses multiple factors influencing adherence, particularly by strengthening family support systems. Healthcare providers should implement multi-level interventions that engage families and communities rather than focusing solely on individual patients.
The Effect of Reminiscence Exercise Therapy and Nursing Resource Management on the Psychological Well-being of Elderly in Nursing Homes: A Multi-Perspective Study Mendrofa, Fery Agusman Motuho
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1136

Abstract

Background: The aging population in Indonesia continues to grow rapidly, with projections reaching 19.8% by 2045 according to Indonesia's Central Bureau of Statistics (2022). Elderly individuals in nursing homes face complex physical and psychosocial challenges that require comprehensive interventions. Objectives: This study aimed to analyze the combined effect of Reminiscence Exercise Therapy (RE) and nursing resource management optimization on the psychological well-being of elderly residents in nursing homes. Method: This study employed a quasi-experimental design with a sequential explanatory mixed-methods approach. The quantitative component used a pre-post test design with three groups (n=72): RE intervention with nursing resource management optimization (combined intervention), RE intervention only, and control group. Data collection included Geriatric Depression Scale (GDS-15), Satisfaction With Life Scale (SWLS), and Timed Up and Go (TUG) test. The qualitative component involved in-depth interviews with nurses (n=12) and managers (n=6) to explore implementation processes. Results: Both intervention groups showed significant improvements in all three parameters compared to the control group (p<0.001). However, the combined intervention group demonstrated significantly greater improvements than the RE-only group in GDS-15 scores (mean difference -1.46, p=0.023), SWLS scores (mean difference 3.45, p=0.002), and TUG test (mean difference -1.44 seconds, p=0.034). Qualitative analysis identified four main themes: (1) synergy between reminiscence-based care and management practices, (2) empowerment of nursing staff in person-centered care approaches, (3) optimization of resource allocation for reminiscence activities, and (4) implementation barriers at system level. Conclusion: An integrated approach combining Reminiscence Exercise Therapy with nursing resource management optimization is significantly more effective in improving psychological well-being and functional mobility of elderly nursing home residents compared to RE Therapy alone or standard care. This study highlights the importance of considering organizational and management factors when implementing psychosocial interventions in nursing homes. Future research should explore the long-term sustainability of this integrated approach in various organizational contexts.
Literature Review: Pengaruh Indeks Massa Tubuh dan Anemia Terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan Firda Fibrila; Fery Agusman Motuho Mendrofa; Gunarmi Gunarmi; Bima Suryantara; Sumarmi Sumarmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41335

Abstract

Pemahaman yang lebih komprehensif tentang interaksi antara IMT dan anemia dalam mempengaruhi risiko komplikasi kehamilan dapat memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif. Tujuan: Studi literatur ini untuk menganalisis pengaruh status IMT dan status anemia kehamian terhadap kejadian komplikasi pada kehamilan Metode: Literatur review diterapkan dalam penulisan artikel ini dengan memanfaatkan data base Medline dan Google scholar. Kata kunci yang ditetapkan yaitu “BMI AND anemia AND complication pregnancy”. Menggunakan flowchart Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) untuk eliminasi artikel. Hasil: Berdasarkan kajian literatur terhadap 10 artikel sejenis terpilih, diketahui IMT dan anemia berpengaruh terhadap kejadian komplikasi kehamilan. Selain itu faktor risiko yang menyertai ibu berkontribusi terhadap kejadian IMT dan anemia yang berdampak pada timbulnya komplikasi kehamilan Kesimpulan: IMT, anemia, dan faktor risiko yang menyertai kondisi ibu memberikan dampak yang beragam terhadap timbulnya komplikasi kehamilan baik terhadap status kesehatan ibu hamil maupun janin. Saran: Harapannya kajian ini dapat menjadi dasar bagi praktisi untuk memberikan layanan terbaik kepada ibu hamil untuk mencapai kesehatan yang optimal dan menghasilkan generasi yang berkualitas.
Efektivitas Intervensi Lenina (Lung Function Evaluation and Nursing Intervention for Non-Pharmacological Asthma Management) terhadap Kemampuan Pengendalian Asma Pada Balita Nurani, Lenina; Mendrofa, Fery Agusman Motuho; Iswanti, Dwi Indah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i2.20438

Abstract

ABSTRACT Asthma is a chronic inflammatory disease of the respiratory tract with increasing prevalence in toddlers. Inadequate asthma control can lead to decreased quality of life, activity limitations, and increased risk of hospitalization. The LENINA (Lung function Evaluation and Nursing Intervention for Non-pharmacological Asthma management) intervention was designed as a comprehensive non-pharmacological approach to improve asthma control abilities. To analyze the effectiveness of LENINA intervention on asthma control abilities in toddlers, including lung function, frequency of asthma attacks, and family asthma management abilities. A quasi-experimental study with pretest-posttest with control group design was conducted on 42 toddlers with asthma in the working area of Nagrak Health Center, Cianjur Regency. The sample was divided into an intervention group (n=21) receiving LENINA intervention and a control group (n=21) receiving standard care. Lung function was measured using Peak Expiratory Flow Rate (PEFR), frequency of asthma attacks using observation sheets, and family asthma management abilities using questionnaires. Data were analyzed using paired t-test and independent t-test. LENINA intervention significantly improved PEFR values (p=0.000), decreased the frequency of asthma attacks (p=0.000), and increased family asthma management abilities (p=0.000) in the intervention group compared to the control group. The difference in PEFR value improvement in the intervention group (13.38) was greater than the control group (2.76). The decrease in asthma attack frequency in the intervention group (2.53 times/month) was more significant than the control group (0.38 times/month). The increase in family asthma management ability scores in the intervention group (20.67) was much greater than the control group (2.14). LENINA intervention proved effective in improving asthma control abilities in toddlers through improved lung function, decreased frequency of asthma attacks, and increased family asthma management abilities. The results recommend implementing LENINA intervention in asthma control programs for toddlers in primary healthcare facilities. Keywords: Toddler Asthma, Non-Pharmacological Intervention, LENINA, Asthma Control, Family Role.   ABSTRAK Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang prevalensinya terus meningkat pada balita. Pengendalian asma yang tidak adekuat dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup, keterbatasan aktivitas, dan peningkatan risiko rawat inap. Intervensi LENINA (Lung function Evaluation and Nursing Intervention for Non-pharmacological Asthma management) dirancang sebagai pendekatan non-farmakologis komprehensif untuk meningkatkan kemampuan pengendalian asma. Menganalisis efektivitas intervensi LENINA terhadap kemampuan pengendalian asma pada balita yang meliputi fungsi paru, frekuensi serangan asma, dan kemampuan manajemen asma keluarga. Penelitian quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest with control group dilakukan pada 42 balita dengan asma di wilayah kerja Puskesmas Nagrak, Kabupaten Cianjur. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (n=21) yang menerima intervensi LENINA dan kelompok kontrol (n=21) yang menerima perawatan standar. Pengukuran fungsi paru menggunakan Peak Expiratory Flow Rate (PEFR), frekuensi serangan asma menggunakan lembar observasi, dan kemampuan manajemen asma keluarga menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Intervensi LENINA secara signifikan meningkatkan nilai PEFR (p=0,000), menurunkan frekuensi serangan asma (p=0,000), dan meningkatkan kemampuan manajemen asma keluarga (p=0,000) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Selisih peningkatan nilai PEFR pada kelompok intervensi (13,38) lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (2,76). Penurunan frekuensi serangan asma pada kelompok intervensi (2,53 kali/bulan) lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol (0,38 kali/bulan). Peningkatan skor kemampuan manajemen asma keluarga pada kelompok intervensi (20,67) jauh lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (2,14). Intervensi LENINA terbukti efektif meningkatkan kemampuan pengendalian asma pada balita melalui peningkatan fungsi paru, penurunan frekuensi serangan asma, dan peningkatan kemampuan manajemen asma keluarga. Hasil penelitian ini merekomendasikan implementasi intervensi LENINA dalam program pengendalian asma pada balita di fasilitas kesehatan primer. Kata Kunci: Asma Balita, Intervensi Non-Farmakologis, LENINA, Pengendalian Asma, Peran Keluarga.
EDUKASI KEPATUHAN MINUM OBAT BAGI PENDERITA HIPERTENSI BERBASIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG Julius Afta Setyonugroho; Fery Agusman Motuho Mendrofa
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2321

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia yang mencapai 34,1% berdasarkan Riskesdas 2018. Kepatuhan minum obat antihipertensi menjadi tantangan utama dalam pengendalian tekanan darah, yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, kesadaran, dan dukungan keluarga. Pendidikan kesehatan dengan media pill card merupakan strategi intervensi yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hipertensi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penggunaan pill card terhadap kepatuhan minum obat bagi penderita hipertensi berbasis asuhan keperawatan keluarga di wilayah Puskesmas Kedungmundu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek studi kasus adalah keluarga Tn. S di RW 03 Kelurahan Tandang wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Intervensi dilakukan selama 3 hari (29 November - 1 Desember 2025) dengan pemberian edukasi kesehatan menggunakan media leaflet dan pill card. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan setelah pemberian edukasi dengan pill card. Tekanan darah klien sebelum intervensi adalah 171/101 mmHg, menurun menjadi 140/91 mmHg pada hari kedua, dan mencapai 130/81 mmHg pada hari ketiga. Skala nyeri kepala juga mengalami penurunan dari skala 6 menjadi skala 3. Klien dan keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dan kepatuhan dalam menggunakan pill card sebagai alat pengingat minum obat. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan keluarga dengan media pill card efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Keterlibatan keluarga dalam proses edukasi berperan penting dalam mendukung keberhasilan intervensi. Disarankan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan edukasi penggunaan pill card sebagai bagian dari asuhan keperawatan keluarga pada pasien hipertensi.
Effect of Mindfulness-Based Stress Reduction with 40 Hz Music on Anxiety and Quality of Life in Prolanis Patients with Diabetes Mellitus Muhammad Akbar Sobarna; Mendrofa, Fery Agusman Motuho; Iswanti, Dwi Indah
Journal Of Nursing Practice Vol. 9 No. 3 (2026): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v9i3.1089

Abstract

Background: Anxiety is a common psychological problem experienced by patients with Diabetes Mellitus and can negatively affect disease management and quality of life. Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) combined with 40 Hz music frequency is that may help reduce anxiety and improve quality of life in patients with chronic diseases. Purpose: This study aimed to analyze the effectiveness of MBSR with 40 Hz music frequency on anxiety and quality of life among Prolanis patients with Diabetes Mellitus. Methods: Study design used a quasi-experimental pretest–posttest control group. The sample consisted of 60 respondents, divided into intervention and control groups. The intervention group received an 8-week MBSR program combined with 40 Hz music frequency, while the control group received standard Prolanis care. Anxiety levels using the DASS-21 questionnaire, and quality of life was assessed using WHOQOL-BREF. Data were analyzed using Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: The anxiety levels significantly decreased in the intervention group (mean difference = −10.15; p < 0.001), while no significant change was observed in the control group (p > 0.05). In addition, quality of life significantly improved in the intervention group (median increase = +16; p < 0.001), whereas the control group showed only a slight and non-significant improvement (p > 0.05). Conclusion: Mindfulness-Based Stress Reduction combined with 40 Hz music frequency is effective in reducing anxiety and improving quality of life among Prolanis patients with Diabetes Mellitus. This intervention can be integrated into primary healthcare services as a complementary nursing intervention to support holistic diabetes management.
EDUKASI TERSTRUKTUR NURSING AGENCY PADA EARLY DISCHARGE PLANNING PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RS ST. ELISABETH SEMARANG Mulyanti, Ucik; Motuho Mendrofa, Fery Agusman; Widyaningsih, Widiyaningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2377

Abstract

Stroke merupakan isu kesehatan global dan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung. Akibat dari stroke pasien mengalami keterbatasan dalam mengerjakan aktifitas sehari-hari secara mandiri. Perawat memainkan peran penting untuk mendukung pasien mencapai kemandirian dengan memberikan edukasi terstruktur. Edukasi terstruktur meningkatkan pengetahuan, motivasi yang kuat serta sikap positif pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terstruktur terhadap pengetahuan, motivasi dan sikap nursing agency pada early discharge planning pasien stroke non hemoragik di rumah sakit  ST. Elisabeth Semarang. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pre-post test design. Jumlah responden 40 perawat medikal bedah dengan tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling.  Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan edukasi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh edukasi terstruktur terhadap pengetahuan, motivasi dan sikap perawat dengan nilai p=0,000 (p0,05).
Co-Authors Aditya Kartika Megantoro Agow, Liana Lidia Andriyani, Yustina Ardina, Yenli Asih Dewi Setyawati Baehaqi Bagus Widjonarko Bahroen, Siti Um-um Andriyani Bima Suryantara Chatarina U. Wahyuni Dedi, Blacius Dewi Mayangsari Dicky Dwispataru Diyanto Diyanto Domianus Namuwali Dwi Indah Iswanti Dyah Ayu Wulandari Firda Fibrila Gloria Caesar Cabral Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hani, Umi Hari Basuki Notobroto Hasan Machfoed Hery Ernawati, Hery Indah Wulaningsih Julius Afta Setyonugroho Juritno Harmi Gaib Kandar Kandar Kandar, Kandar Kasiyanti, Heny Khairul Huda Khairul Huda KHAIRUL HUDA, KHAIRUL Koesoemo, Rizki Fitryasari Patra Kuntoro Kuntoro Laila, Umi Lasmini Lasmini Liana Lidia Agow Mandaty, Fhandy Aldy Manurung, Romianti Meidiana Dwidiyanti Muhammad Akbar Sobarna Muhammad Bagus Andrianto Muhammad Muin Mujahidah, Sa'adah Mulyanti, Ucik Murniati, Restu Myla Ristiyowati Nauw, Mariyana Ni Nyoman M A Ni Nyoman Maryaningtyas Adinatha Nia Agustiningsih Nurani, Lenina Nursalam . Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Ovtalia Andriyani Pangaribuan, Ingka Kristina Patonengan, Gita Sandy Pratama, Wisnu Puji Lestari, Sri Purdani, Kartika Setia Rachmad Hargono Rahma, Nurrulya Rita Dewi Rita Hadi Widyastuti Rita Oktaviani Rose Nurhudariani Rusmini Rusmini safitri, ifana Saifudin, I Made Moh. Yanuar Sari , Fitri Arumdani Mei Kumala Satria Hendrawan, Gagah Sawab Sawab Sa’adah Mujahidah Shindi Hapsari Sigarlaki, Heni Sonhaji Sonhaji Sonhaji Sonhaji Sri Puji Lestari Sri Puji Lestari Sumarmi Sumarmi Susilowati, Kristiana Sutrisno Sutrisno Tiara, Novi Tri Ismu Pujianto Tri Ismu Pujiyanto Umi Hani Widyaningsih, Widiyaningsih Witri Hastuti Witri Hastuti Yuni Nurhidayat