Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Dua Aditif Terhadap Penundaan Waktu Pemadatan Pada Beton Puluhulawa, Indriyani; Idham, Muhammad
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 6 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v6i1.1012

Abstract

The decrease in a slump due to the long distance between the batching plant and the casting site is a common issue. This also increases the likelihood of reducing concrete quality due to delays in compaction. To reduce the risks of slump loss and decrease concrete compressive strength, a combination of two admixtures was employed: Sika Plastocrete RT6 Plus, acting as a retarder, and Grolen Hp19R, serving as a superplasticizer. The dosages applied were 0.3% for Sika Plastocrete RT6 Plus and 0.4% for Grolen Hp19R. Compaction delays were tested at 0, 60, 90, and 120-minute intervals. The results demonstrated that combining these two admixtures could enhance the concrete's setting time, slump, and compressive strength compared to normal concrete. However, with the increasing delay in compaction time, there was a noted decrease in the concrete's slump and compressive strength.
THE USE OF THE STORYTELLING METHOD IN THE MATERIAL OF TELLING THE CONTENT OF FAIRY TALES FOR GRADE III STUDENTS OF UPTD SD NEGERI 3 PEULIMBANG, BIREUEN REGENCY Atika, Zuhra; Idham, Muhammad; Safiah, Intan
Elementary Education Research Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v10i1.29857

Abstract

The objectives of this research are as follows. Describe the use of the storytelling method in material telling the content of fairy tales for class III students at UPTD SD Negeri 3 Peulimbang, Bireuen Regency. Describe students' speaking abilities in the material for telling the content of fairy tales using the storytelling method for class III students at UPTD SD Negeri 3 Peulimbang, Bireuen Regency. Describe the students' ability to find the message of the story. fairy tales using the storytelling method for class III UPTD students at SD Negeri 3 Peulimbang, Bireuen Regency. using a qualitative approach with a descriptive research type, the research site is SD Negeri 3 Peulimbang with a class III population of 21 people, data collection techniques using performance tests, and percentage data analysis techniques. From the data obtained, it is known that from the 25 students who took the test, 19 students were declared capable tell and find the moral message of the fairy tale by successfully getting a score of or equal to the minimum completeness criteria (KKM) score for Indonesian language subjects, namely 68, if it is a percentage, the number of students who are able to tell and find the moral message of the fairy tale is 90.4% ( 19/21 X 100%). Meanwhile, 2 other students were declared unable or still having difficulty in telling and finding the moral message of fairy tales, if the percentage was 9.6% (2/21 X 100%). From this percentage, it can be said to have achieved the expected speaking ability criteria. Students who are unable to do so are students who still find it difficult to tell and find the moral message of fairy tales. Thus, remediation needs to be carried out for students who are unable to do so. Based on the criteria that have been determined, if 85% of students are capable in the test, then learning is said to be successful. Thus, it can be concluded that learning through the storytelling method on the material of telling the content of fairy tales at SD Negeri 3 Peulimbang, Bireuen Regency can achieve completeness, because 90.4% of students are able to tell and find the moral message of fairy tales or reach the minimum completeness criteria (KKM) score. namely 68. Based on data analysis, if 85% of students are capable in the test, then learning is said to be successful. Thus, it can be concluded that learning through the storytelling method on the material of telling the content of fairy tales at UPTD SD Negeri 3 Peulimbang, Bireuen Regency can achieve completeness, because 90.4% of students are able to tell and find the moral message of fairy tales or achieve the minimum completeness criteria (KKM) score. ) which is 68.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS IV SD NEGERI 22 BANDA ACEH Adelina, Cut; Idham, Muhammad; Sulaiman, Sulaiman
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13335

Abstract

Ketika proses belajar karangan deskripsi secara menulis di sekolah upaya guru meningkatkan keterampilan menulis sangatlah penting demi tercapainya tujuan belajar yang telah ditetapkan. Penelitian ini berusaha mengungkapkan bagaimanakah upaya guru meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi?. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru meningkatkan keterampilan mengaranag dengan cara menulis secara deskripsi.Proses penelitian ini digunakannya jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian 3 orang guru. Pengumpulan datanya digunakan teknik wawancara dan observasi. Seluruh data dari observasi juga wawancara diolah dengan tahap analisis data yaitu, reduksi, penyajian, dan verifikasi.Simpulan dari yang telah diteliti memperlihatkan bahwa guru berupaya dengan memakai media, metode, dan sumber belajar yang bervariasi seperti: (1) media gambar dan lingkungan sekolah; (2) metode demonstrasi dan pengamatan objek; serta (3) sumbel belajar berupa buku paket dan buku cerita bergambar.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI 1 LAMCOT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Islami, Raudatul; Idham, Muhammad; Adnan., Adnan
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i2.9944

Abstract

Upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini ialah 2 orang guru kelas I. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara kepada guru kelas I. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan analisis data yang ditemukan, dapat dikemukakan bahwa setelah melakukan observasi kepada 2 orang guru kelas I yang terdiri atas 16 aspek observasi terlihat bahwa guru kelas I/a hanya melakukan 12 aspek dan 4 aspek lainnya tidak dilakukan. Kemudian setelah melakukan observasi kepada guru kelas I/b yang terdiri atas 16 aspek observasi terlihat bahwa guru kelas I/b hanya melakukan 11 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan. Hal ini akan mengakibatkan tidak semua siswa mampu membaca. Adapun simpulan dari upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I/a adalah dengan menggunakan metode alfabet saja yaitu dengan menggunakan media kartu huruf dan kartu kata. Kemudian upaya guru kelas I/b meningkatkan kemampuan membaca adalah dengan menggunakan buku bacaan, buku cerita bergambar serta memberikan arahan dan masukan kepada orang tua siswa supaya dapat membimbing siswa dalam membaca.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS V SD NEGERI 30 BANDA ACEH Mariana., Mariana; Idham, Muhammad; Adnan., Adnan
Elementary Education Research Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i4.9973

Abstract

Kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh masih lamban khususnya dalam hal mengembangkan suatu karangan berdasarkan unsur-unsur yang terdapat dalam karangan narasi. Pengalaman pribadi dapat membantu siswa mengembangkan suatu tema untuk dijadikan suatu karangan yang bersifat narasi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan siswa dalam hal menulis sebuah karangan narasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian statistik deskriptif. Sampel yang digunakan di sini adalah siswa kelas V sebanyak 30 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik penugasan, akan dianalisis dengan statistik deskriptif.Setelah diadakan penelitian didapatkan hasil bahwa kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi serta perolehan nilai rata-rata 83,1. Siswa yang mendapatkan nilai sangat baik sebanyak 6 peserta didikdengan persentase 20 , siswa yang mendapatkan nilai baik sebanyak 18 siswa persentase 60 , siswa dengan kategori cukup 4 siswa dengan persentase 13,33 dan siswa yang mendapatkan nilai kurang sebanyak 2 siswa dengan persentase 6,66 , simpulan penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh sudah tuntas dalam menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi 93,33 .
ANALISIS KEMAPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BAHASA INDONESIA DALAM BENTUK TEKS FIKSI BERDASARKAN TINGKAT KESUKARAN SOAL KELAS IV SD NEGERI 51 KOTA BANDA ACEH Fitri, Yani; Idham, Muhammad; Bukhari, Bukhari
Elementary Education Research Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v6i1.21648

Abstract

Membandingkan tingkat kualitas soal sangat diperlukan untuk tingkat kesukaran soal itu, ini dapat menakar seberapa kesanggupan murid ketika mengerjakan pertanyaan tes. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah analisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal bahasa indonesia dalam bentuk teks fiksi berdasarkan tingkat kesukaran soal kelas IV SD Negeri 51 Kota Banda Aceh. Peneliatian ini bermaksud buat mendeskipsikan analisis kemampuan siswa ketika meyelesaikan soal bahasa Indonesia dalam bentuk teks fiksi berdasarkan tingkat kesukaran soal.Penelitian menerapkan strategi kuantitatif dan model penelitian deskriptif. Sampel berjumlah 37 peserta didik, pengambilan bukti pembahasan ini tes,bahan dievaluasi mempergunakankan rumus persentase . ketetapan pengkajian ini menunnjukan maka pesrsentase pelajar yang memperoleh nilai kategori sangat baik 1 (2,7%), baik 4 (11%), 29 peserta didik cukup (78%), kategori kurang 2 (14%). 40 butir soal 15 soal (40%) sukar, 23 soal (63%) sedang, 2 soal (5,4%) mudah. Dari data yang ditemukan, analisis kemampuan siswa menyelesaikan soal bahasa Indonesia dalam bentuk teks fiksi kelas IV SD Negeri51 Kota Banda Aceh mengikuti tingkatan minimum dengan nilai umumnya (55) dan tingkat kesukaran soal sebanyak 40%.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS KARANGAN DESKRIPSI KELAS IV SDN 46 BANDA ACEH Gunawan, Khatami; Idham, Muhammad; M. Husin, M. Husin
Elementary Education Research Vol 4, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i2.13326

Abstract

Penelit ini mengangkat masalah bagaimanakah upaya guru meningkatkan kemampuan menulis karangandeskripsi di SDN 46 Banda Aceh? Peneliti ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang upaya guru meningkatkan kemampuan menulis karangandeskripsi kelas IV SDN 46 Banda Aceh. Penelitiini memakaiKata kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif Dan Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 46 Kota Banda Aceh. dengan subjek penelitian sebanyak 24 orang siswa. Teknik ringkasan yang diambil ialah observasi, tugas, dan wawancara. Observasi dilakukan terhadap kegiatan pembelajaran guru kelas IVdi SD Negeri 46 Kota Banda Aceh, yang meliputi penjelasan guru, keaktifan proses pembelajaran, dan suasana kelas. Data hasil observasi guru mengajar menunjukan bahwa guru melakukan upaya-upaya pembelajaran. Seperti guru memberi contoh menulis karangan deskripsi yang bervariasi, saat proses belajar mengajar berlangsung, dapat disimpulkan bahwa upaya guru mengajar bias meningkatkan kualitas siswa dalam belajar menulis karangan deskripsi. Tugas dan LKS yang diberikan yaitu menulis karangan deskripsi, yang dapat digali dari hasil evaluasi yang diberikan, dengan menentukan atau memilih tema atau topik karangan, menetapkan judul, menetapkan tujuan, mengumpulkan ide ide tau isi, dan menggunakan tanda baca pada tempatnya.Dari hasil menunjukan bahwa dari 24 lembar tugas dan LKS yang diberikan,tergolong cukup mampu dalam menyelesaikan tugas dan LKS dalam menulis karangan deskripsi, 23 orang tergolong cukup mampu dan 1 orang tergolong kurang mampu. Data hasil wawancara terhadap guru kelas IV SDN 46 Kota Banda Aceh dari upaya guru meningkatkan kemampuan siswa menuliskarangandeskripsi guru yang mengajartampak jelas dalam pemberian pengembangan, penguatan, serta contoh-contoh yang diberikan kepada siswa cukup bervariasi sehingga siswa tertarik terhadap penjelasan guru. Ini berakibatkan siswa cukup mampu menerima apa yang dijelaskan guru dan siswa cukup mampu mengaplikasikan dengan menulis karangan deskripsi.Simpulan dari upaya guru meningkatkan kemampuan siswa menuliskarangandeskripsisudah tercapainya tujuan pembelajaran.
KEMAMPUAN MENGGUNAKAN KOSA KATA BAKU DALAM KALIMAT BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD KARYA BUDI BANDA ACEH Desliana, Desliana; Idham, Muhammad; Bukhari, Bukhari
Elementary Education Research Vol 4, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i2.13325

Abstract

Penelitian ini berjudul Kemampuan Menggunakan Kosa Kata Baku Dalam Kalimat Bahasa Indonesia Murid Ruang V SD Karya Budi Banda Aceh. Pengkajian ini bermaksud demi memahami fase, keahlian menggunakan Glosari Baku bermaksud perkataan Bahasa Indonesia murid Ruang V SD Karya Budi Banda Aceh.pengkajian ini memakai ancangan kuantitatif atas bentuk pengkajian preskriptif. Pengambilan jenis pengkajian sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan keahlian memakai glosari baku bermaksud perkataan bahasa Indonesia murid di ruang V SD Karya Budi Banda Aceh. Adapun topik nan dimanfaatkan bermaksud pengkajian ini yaitu segenap murid ruang V SD Karya Budi Banda Aceh nan banyaknya 36 orang siswa. Untuk memperoleh bukti pengkajian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik yaitu tes pilihan berganda dengan jumlah 20 soal .Hasil dan pembahasan, hasil dari tes yang di peroleh di kelas V SD Karya Budi Banda Aceh yaitu sebanyak 28 siswa sebesar (77,77%) dengan golongan apik sangat dan 8 murid sejumlah (22,22%) dengan golongan apik, sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 86,8.Dari hasil pengkajian nan telah panitera laksanakan di ruang V SD Karya Budi Banda Aceh dapat disimpulkan bahwa keahlian memakai glosari baku bermaksud perkataan bahasa Indonesia murid sudah mencapai taraf berhasil atau dengan kategori penilaian baik sekali.
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI BERCERITA DI KELAS I SEKOLAH DASAR LAM ILIE KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR Febrio, Doni; Idham, Muhammad; Soedirman Z., Soedirman.z
Elementary Education Research Vol 3, No 3 (2018): JULI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v3i3.8670

Abstract

Dalam konteks ini upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui bercerita di kelas I Sekolah Dasar Negeri Lam Ilie, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Permasalahan pada penelitian adalah Bagaimana Upaya Guru Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Anak Melalui Bercerita di Kelas I Sekolah Dasar Negeri Lam Ilie, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar?. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru pengembangan kemampuan berbahasa anak melalui cerita di kelas I Sekolah Dasar Negeri Lam Ilie, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Adapun subjek dalam penelitian ini 1 orang guru kelas I. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dengan 18 aspek yang diamati, dan wawancara dengan pertanyaan sebanyak 11 pertanyaan yang diajukan yang terkait upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui bercerita,Berdasarkan hasil analisis data temuan penelitian ini dapat dipaparkan sebagai berikut. Pertama, setelah dilakukan observasi terhadap 1 orang guru kelas I dan wawancara terkait upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui bercerita. Dari 18 aspek yang diamati melalui observasi terdapat 15 aspek yang diterapkan oleh guru kelas dan 3 aspek tidak dilakukan, ini mengakibatkan tidak semua anak mampu berbahasa dengan baik dan benar, dan hasil analisis data yang kedua berupa hasil wawancara dari upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui bercerita. masih terdapat kekurangan dalam pengembangan kemampuan berbahasa anak sehingga anak tidak mampu menguasai kemampuan berbahasa dengan tepat. Simpulan dari upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui bercerita belum tercapainya tujuan pembelajaran di kelas I Sekolah Dasar Negeri Lam Ilie, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.
KEMAMPUAN SISWA KELAS V SD NEGERI GUE GAJAH ACEH BESAR MENYIMAK CERITA PENDEK Husna, Nadia; Idham, Muhammad; Adnan., Adnan
Elementary Education Research Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v3i1.8637

Abstract

Dalam konteks keterampilan menyimak cerita pendek, guru bisa memamfaatkan media speaker dalam pembelajaran menyimak. Bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas V SD Negeri Gue Gajah Aceh Besar menyimak cerita pendek. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik tes tertulis. Data diolah dengan tahapan analisis data kuantitatif yaitu menggunakan rumus rata-rata.Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data tes menunjukkan, 11 orang siswa (65%) memperoleh nilai baik sekali, 4 siswa (23%) memperoleh nilai baik, 1 siswa (6%) memperoleh nilai cukup, dan 1 siswa (6%) memperoleh nilai kurang. Diperoleh nilai rata-ratanya yaitu 87. Simpulannya adalah kemampuan menyimak cerita pendek siswa kelas V SD Negeri Gue Gajah sudah sangat baik. Hal ini berarti bahwasanya kemampuan siswa kelas V dalam menyimak cerita pendek telah mencapai kategori baik. Hal ini ditunjukkan dari kemampuan siswa yang mayoritas telah mencapai taraf 88% . Dengan perolehan nilai rata-rata yakni 87% berarti tujuan yang diharapkan telah tercapai.