Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengalaman Komunikasi Penyintas Gangguan Mental Dalam Menghadapi Stigma Sosial M Robit Bilhaq; Sri Wahyuningsih; Dessy Trisilowaty; Retno Hendariningrum
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 2: April 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/8ydn4b78

Abstract

Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura mencatat sebanyak 150 orang mengalami gangguan mental dengan 31 di antaranya berada dalam fase pemulihan. Di tengah proses pemulihan tersebut, penyintas masih menghadapi kuatnya stigma sosial dari lingkungan sekitarnya yang ditunjukkan melalui pelabelan seperti “tidak waras”, pengucilan sosial, dan diskriminasi dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman komunikasi penyintas gangguan mental dalam menghadapi stigma sosial di Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyintas menghadapi empat bentuk stigma yaitu pelabelan, stereotip, pemisahan sosial, dan diskriminasi. Dalam merespon stigma tersebut, penyintas menggunakan pengalaman komunikasi verbal berupa klarifikasi diri dan sikap diam, serta komunikasi nonverbal berupa respons agresif dan pembuktian diri melalui tindakan produktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penyintas tidak hanya menjadi objek stigma, tetapi juga aktor aktif yang melakukan manajemen identitas dalam interaksi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian komunikasi stigma dalam konteks masyarakat kolektivistik serta menjadi dasar bagi penguatan intervensi komunikasi berbasis komunitas dalam isu kesehatan mental.
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Endang Nurcahyani; Della Apriyanti; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Desti Deria Rahmadani; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Endang Nurcahyani; Dian Alfiah; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
Perancangan Sistem Informasi Layanan Monitoring Hasil Perkebunan Kelapa Sawit Berbasis Website di PT. Adimulia Palmo Lestari (APL) Sri Wahyuningsih; Yerix Ramadhani; Bastomi Baharsyah
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v4i2.3843

Abstract

Technology provides great opportunities for the plantation sector in increasing the efficiency and effectiveness of production management. PT. Adimulia Palmo Lestari (APL), as a company engaged in the oil palm plantation sector, faces challenges in the process of monitoring plantation results which are still carried out manually, so there is a risk of delays and inaccuracies in data. This study aims to design a website-based oil palm plantation monitoring service information system to facilitate the process of recording, reporting, and monitoring data in real time. The method used in designing this system is the waterfall method, which consists of the stages of needs analysis, system design, implementation, and testing. The results of this study are a web-based information system that is able to display harvest data in a structured manner, provide periodic reports, and facilitate access to information for management. The conclusion of this study shows that the implementation of a website-based information system can improve accuracy, efficiency, and transparency in the process of monitoring oil palm plantation results at PT. Adimulia Palmo Lestari (APL).
Implementation of Strengthening the Character of Mutual Cooperation through Habituation of Clean Friday Activities Sri Wahyuningsih; Muhamad Sholeh; Karwanto Karwanto
International Journal of Education, Language, and Religion Vol 7, No 2a (2025): Special Issue: Current Challenges and Opportunities of Indonesia's Educational
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ijelr.v7i3.13335

Abstract

the role of education is a crucial role in shaping the personality of the younger generation. There are various types of character education that can be given to students from an early age, one of which is gotong royong. According to the results of the analysis explained in strengthening the unity of the Indonesian nation and the formation of social identity there is a cultural heritage known as gotong royong. However, along with the development of this world, the values of gotong royong began to disappear, especially among the younger generation. The purpose of the writing is to provide analysis results related to the implementation of strengthening the character of mutual cooperation through the habituation of clean Friday activities. The research method used in this writing adopts qualitative research methods. The results of the research findings are that the clean Friday activities carried out in almost all schools have the aim of shaping the character of students, especially in strengthening the character of mutual cooperation. The clean Friday culture implemented at the basic education level can be done in various ways including cleaning the school yard, throwing garbage in its place, providing a clean bathroom, having a place to wash hands, and providing a garbage disposal. The conclusion drawn is that the activities in Clean Friday are not only based on cleaning activities. But it can also foster and strengthen the character of mutual cooperation.
PENGAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB SISWA MELALUI MEDIA PERMAINAN POHON PINTAR Sri Wahyuningsih
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2018): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v2i1.162

Abstract

?????? ???????? ?? ???? ?? ????? ??????? ?? ????? ???????? ????? ?? ??? ????? ? ????? ? ??????? ????? ??????? ????? ???????? ?????? ? ????? ? ??????? ?? ????? ?????? ???? ????? ????? ??????? ?????? ??????????? ???? ????? ????? ????????? ????? ?? ????? ???????? ?????? ?? ????? ????? ??????? ???????? ????? ???????? ?????? ???? ???? ???? (Pohon Pintar)? ????? ???????? ?????? ???? ???? ????????? ??? ????? ???????? ??? ???? ? ????? ?????? ??? ?????? ???????? ??? (???? ? ????) ? ??? (??? ? ????? ? ???) ???? ??? ????? ?????? ?? ????????? ???? ????? ??? ??????? ? ???????? ??? ?? ?????? ????? ????? ???????? ?????? ???? ???? ????? ? ??? ????? ?????? ?????? ???????? ?? ???? ????? ???????