Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MELALUI SUPERVISI KLINIS DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU SD NEGERI 1 BENDAN, BANYUDONO, BOYOLALI DALAM MENGELOLA KELAS PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Sri Wahyuningsih
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i3.594

Abstract

Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 1 Bendan, Banyudono, Boyolali dalam mengelola kelas pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023 melalui supervisi klinis. Subjek penelitian adalah guru SD Negeri 1 Bendan, Banyudono, Boyolali tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 8 orang terdiri dari guru kelas 6 orang, guru PAI 1 orang dan guru Bahasa inggris 1 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu penyajian data dalam bentuk tulisan dan menerangkan apa adanya sesuai dengan data yang diperoleh dari hasil penelitian pada tiap siklusnya, langkah terakhir adalah menarik kesimpulan. Hasil penelitian berupa kesipulan bahwa melalui supervise klinis dapat meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 1 Bendan, Banyudono, Boyolali tahun pelajaran 2022/2023 dalam mengelola kelas. Hal ini terlihat dari adanya kenaikan prosentasi kemampuan guru dari siklus I sebesar 71,4 meningkat menjadi 84 (naik 15%). Kenaikan sebesar 15% tersebut meliputi pada semua aspek yang dijadikan indikator pada penelitian ini, yaitu: (1) Kemampuan mengenal nama-nama siswanya, (2) Kemampuan mengetahui latar belakang siswanya, (3) Kemampuan mengetahui kehidupan social siswanya, (4) Kemampuan melakukan perubahan tat letak siswa, (5) Kemampuan mengatasi perilaku siswa yan menyimpang, dan (6) Kemampuan memotivasi siswa.
The Strategic Management of the Madrasa Principal in Improving the Quality of Educational Services: A Case Study at MA Al Ittihad Susanto, Mimbar; Imam Baihaqi; Lukman Riyadi; Sri Wahyuningsih; Abdul Hamid
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1499

Abstract

Improving the quality of educational services is a crucial demand in educational management, particularly within Islamic educational institutions under the supervision of the Ministry of Religious Affairs. The madrasa principal plays a strategic role as a policymaker and change agent in efforts to enhance educational quality sustainably. This study aims to analyze the planning, implementation, and control of the principal’s strategic programs in improving educational quality at MA Al Ittihad. The research employed a qualitative approach using SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis. Data were collected through interviews with the madrasa principal and related stakeholders. The findings indicate that strategic planning was carried out through the formulation of the school’s vision, mission, and work programs oriented toward improving educational service quality. Strategy implementation was realized through strengthening teacher competencies, improving academic service systems, and optimizing educational facilities and infrastructure. Strategic program control was conducted through periodic evaluation and continuous supervision of program implementation. The SWOT analysis reveals that the success of improving educational quality is influenced by the principal’s ability to leverage internal strengths and external opportunities while minimizing weaknesses and threats. The study concludes that the principal’s strategic management plays a significant role in enhancing the quality of educational services at MA Al Ittihad.
THE IMPACT OF WORK DISCIPLINE AND WORK TRAINING ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE SECRETARIAT OF THE REGIONAL PEOPLE'S REPRESENTATIVE COUNCIL (DPRD) OF TANJUNGPINANG CITY, RIAU ISLANDS PROVINCE Nasrul; Sri Wahyuningsih; Yeti Rohayati
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.314

Abstract

This study aims to determine the influence of work discipline and work training on the performance of employees of the Tanjungpinang City DPRD Secretariat, Riau Islands Province. Work discipline is very important for the level of employee performance. The research method used in this study is a quantitative research method. The population of this study was 90 employees of the Tanjungpinang City DPRD, Riau Islands Province, while the sample in this study consisted of 90 employees of the Tanjungpinang City DPRD, Riau Islands Province. Based on the results of multiple linear regression tests, it can be concluded that work discipline and work training have an effect on the performance of employees of the Tanjungpinang City DPRD, Riau Islands Province of 65.1%, while the remaining 34.9% is influenced by other variables. The direction of the relationship between the two variables is positive, so it can be interpreted that the higher the work discipline, the higher the employee performance. Likewise, the higher the work training, the higher the employee performance
Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Terhadap Tantangan dalam Memahami Pembelajaran Bahasa Arab di Universitas Muhammadiyah Bima Siti Mutmainah; Sri Wahyuningsih; Nurdiniawati
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 5 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i5.7724

Abstract

At Muhammadiyah Bima University, Arabic language learning faces various challenges, ranging from students' diverse levels of understanding, the availability of learning resources, to the teaching methods applied by lecturers. In this context, the diversity of students' level of understanding can be caused by differences in educational background before entering college, previous experience in learning Arabic, and how often they are exposed to Arabic-speaking environments. So this research aims to find out the perceptions of students majoring in Arabic Language Education towards the challenges in understanding Arabic language learning at Muhammadiyah Bima University. This research will be conducted at the University of Muhammadiyah Bima which is located on Jln. Anggrek No. 16 Nae Village, West Rasanae Sub-District, Bima City, West Nusa Tenggara. This research uses Qualitative Research with a Case Study Approach. Data collection techniques are observation, interview and documentation. Data Analysis Techniques are Data Reduction, Data Presentation and Conclusion Drawing. Based on the results of the study, it can be concluded that students of the Arabic Language Education Department at Muhammadiyah Bima University have various perceptions of the challenges they face in understanding Arabic language learning. Most students realize that learning Arabic has its own level of difficulty, especially in grammatical aspects (qawaid), vocabulary mastery (mufradat), and listening and speaking skills (istima' and kalam). This perception shapes students' attitudes in responding to the learning process, both in terms of learning motivation and the strategies used.
Pengalaman Komunikasi Penyintas Gangguan Mental Dalam Menghadapi Stigma Sosial M Robit Bilhaq; Sri Wahyuningsih; Dessy Trisilowaty; Retno Hendariningrum
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/8ydn4b78

Abstract

Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura mencatat sebanyak 150 orang mengalami gangguan mental dengan 31 di antaranya berada dalam fase pemulihan. Di tengah proses pemulihan tersebut, penyintas masih menghadapi kuatnya stigma sosial dari lingkungan sekitarnya yang ditunjukkan melalui pelabelan seperti “tidak waras”, pengucilan sosial, dan diskriminasi dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman komunikasi penyintas gangguan mental dalam menghadapi stigma sosial di Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyintas menghadapi empat bentuk stigma yaitu pelabelan, stereotip, pemisahan sosial, dan diskriminasi. Dalam merespon stigma tersebut, penyintas menggunakan pengalaman komunikasi verbal berupa klarifikasi diri dan sikap diam, serta komunikasi nonverbal berupa respons agresif dan pembuktian diri melalui tindakan produktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penyintas tidak hanya menjadi objek stigma, tetapi juga aktor aktif yang melakukan manajemen identitas dalam interaksi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian komunikasi stigma dalam konteks masyarakat kolektivistik serta menjadi dasar bagi penguatan intervensi komunikasi berbasis komunitas dalam isu kesehatan mental.
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Endang Nurcahyani; Della Apriyanti; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Desti Deria Rahmadani; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Endang Nurcahyani; Dian Alfiah; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
Perancangan Sistem Informasi Layanan Monitoring Hasil Perkebunan Kelapa Sawit Berbasis Website di PT. Adimulia Palmo Lestari (APL) Sri Wahyuningsih; Yerix Ramadhani; Bastomi Baharsyah
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v4i2.3843

Abstract

Technology provides great opportunities for the plantation sector in increasing the efficiency and effectiveness of production management. PT. Adimulia Palmo Lestari (APL), as a company engaged in the oil palm plantation sector, faces challenges in the process of monitoring plantation results which are still carried out manually, so there is a risk of delays and inaccuracies in data. This study aims to design a website-based oil palm plantation monitoring service information system to facilitate the process of recording, reporting, and monitoring data in real time. The method used in designing this system is the waterfall method, which consists of the stages of needs analysis, system design, implementation, and testing. The results of this study are a web-based information system that is able to display harvest data in a structured manner, provide periodic reports, and facilitate access to information for management. The conclusion of this study shows that the implementation of a website-based information system can improve accuracy, efficiency, and transparency in the process of monitoring oil palm plantation results at PT. Adimulia Palmo Lestari (APL).
Implementation of Strengthening the Character of Mutual Cooperation through Habituation of Clean Friday Activities Sri Wahyuningsih; Muhamad Sholeh; Karwanto Karwanto
International Journal of Education, Language, and Religion Vol 7, No 2a (2025): Special Issue: Current Challenges and Opportunities of Indonesia's Educational
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ijelr.v7i3.13335

Abstract

the role of education is a crucial role in shaping the personality of the younger generation. There are various types of character education that can be given to students from an early age, one of which is gotong royong. According to the results of the analysis explained in strengthening the unity of the Indonesian nation and the formation of social identity there is a cultural heritage known as gotong royong. However, along with the development of this world, the values of gotong royong began to disappear, especially among the younger generation. The purpose of the writing is to provide analysis results related to the implementation of strengthening the character of mutual cooperation through the habituation of clean Friday activities. The research method used in this writing adopts qualitative research methods. The results of the research findings are that the clean Friday activities carried out in almost all schools have the aim of shaping the character of students, especially in strengthening the character of mutual cooperation. The clean Friday culture implemented at the basic education level can be done in various ways including cleaning the school yard, throwing garbage in its place, providing a clean bathroom, having a place to wash hands, and providing a garbage disposal. The conclusion drawn is that the activities in Clean Friday are not only based on cleaning activities. But it can also foster and strengthen the character of mutual cooperation.