Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos Bokashi Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Nurul Indriani; M. Irpan Siswandi; Rizky Tri Septiawan; Dinda Febriani; Jannaturroyani; Ispaniah; Hendri Yogi Pratama; Nurfajrin Aliyatri; Estiana; Bq Sari Hidayatullah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.502 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.2031

Abstract

Desa Sengkol merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Secara geografis letak Desa Sengkol sangat strategis karena Desa Sengkol termasuk salah satu desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, dengan ditetapkannya Mandalika sebagai KEK Mandalika berdasarkan PP Nomor 52 Tahun 2014. Permasalahan ang saat ini dihadapi oleh desa yaitu permasalahan lingkungan, hal ini disebabkan karena kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, disamping itu sarana prasana seperti armada pengangkut sampah serta TPA dan TPS masih sangat terbatas. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos organik cair (POC) dan bokashi. Tujuan dari program ini adalah memberdayakan masyarakat Desa Sengkol dalam membuat pupuk organik cair dan bokashi menggunakan sampah organik rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu tahap pra pelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi atau pengecekan. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Desa Sengkol khususnya Dusun Senkol 1 dan 4 memiliki pengetahuan tentang pengolahan sampah dimana masyarakat sudah mampu memilah sampah rumah tangga dan mengolahnya menjadi pupuk kompos cair dan bokashi. Untuk mempercepat proses penguraian atau fermentasi pupuk membutuhkan cairan EM4. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos merupakan langkah tepat dalam menanggulangi permasalah sampah rumah tangga yang ada di Desa Sengkol. Sampah bisa mengahasilkan produk yang memiliki nilai guna dan kedepannya masyarakat Desa Sengkol berkomitmen dalam mengembangkan pupuk kompos dari sampah organik sebagai upaya berkelanjutan dari program pengabdian masyarakat.
Hubungan Pemahaman Nilai-Nilai Karakter Peduli Lingkungan Dengan Hasil Belajar Biologi Dita Rieza Permatasari; Jamaluddin; Lalu Zulkifli
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i3.1985

Abstract

Kepedulian siswa terhadap lingkungan masih rendah, hal ini dibuktikan dengan tampak sampah disekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman nilai-nilai karakter peduli lingkungan dengan  hasil belajar biologi peserta didik SMAN 2 Selong. Jenis penelitian adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X dan XI IPA SMAN 2 Selong berjumlah 547 peserta didik. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan Tabel Cohen Manion dan Morrison,  jumlah sampel terpilih sebanyak 270 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan  angket dan dan studi dokumentasi. Analisis data dengan teknik uji korelasi Rank Spearman. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi korelasi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat nyatakan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara pemahaman nilai-nilai karakter peduli lingkungan dengan hasil belajar Biologi peserta didik SMAN 2 Selong Tahun Pelajaran 2021/2022.
Hubungan Antara Pemahaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dengan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik di SMA Negeri 2 Labuapi Melia Anggriana; Jamaluddin; Lalu Zulkifli; Sri Handayani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i3.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman nilai-nilai pendidikan karakter dengan hasil belajar biologi peserta didik di SMA Negeri 2 Labuapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X MIA dan IPS di SMA Negeri 2 Labuapi yang berjumlah 90 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Sehingga sampel penelitian berjumlah 90 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan Teknik angket, pedoman wawancara, dan Teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik uji korelasi uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai r hitung 0,337 lebih besar dari r Tabel 0,207. Dari hasil analisis data tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pemahaman nilai-nilai pendidikan karakter dengan hasil belajar biologi peserta didik di SMA Negeri 2 Labuapi.
Pemanfaatan Lingkungan Ekosistem Lamun sebagai Inovasi Sumber Belajar IPA pada Guru dan Siswa di SMPN 1 Keruak Lombok Timur Abdul Syukur; Agil Al Idrus; Lalu Zulkifli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2582

Abstract

Lingkungan merupakan sumber pelajaran yang sangat kaya sesuai dengan tuntutan kurikulum. Ada dua bentuk lingkungan belajar, yakni pertama lingkungan atau tempat yang sengaja didesain untuk belajar siswa seperti laboratorium, perpustakaan, ruang internet dan lain sebagainya. Lingkungan semacam ini dikenal dengan lingkungan by disign. Kedua, lingkungan yang tidak didesain untuk proses pembelajaran akan tetapi keberadaannya dapat dimanfaatkan, misalnya halaman sekolah, taman sekolah, kantin, kamar mandi, dan lain sebagainya. Lingkungan yang demikian dikenal dengan lingkungan yang bersifat by utilization. Kedua bentuk lingkungan ini dapat dimanfaatkan oleh setiap guru karena memang selain memiliki informasi yang sangat kaya untuk mempelajari materi pelajaran, juga dapat secara langsung dijadikan tempat belajar setiap siswa. objek lembar kerja peserta didik berbasis ekosistem lamun menjadi inovasi terhadap kalangan pendidikan khususnya sebagai kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi Dosen-dosen di lingkungan Universitas Mataram, sehingga kerja sama bidang pengabdian dilakukan bersama dalam pemanfaatan inovasi lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah menindak lanjuti pengembangan objek belajar lembar kerja peserta didik berbasis ekosistem lamun sebagai bentuk inovasi sumber belajar IPA dan sebagai obyek riset berbagai pengembangan ilmu pengetahuan dan multi disiplin ilmu sehingga terjadi perubahan mindset bahwa lingkungan ekosistem lamun di daerah pesisir Lombok timur tidak hanya sebagai penujang perekonomian akan tetapi dapat menjadi penunjang Pendidikan yang memberikan pengetahuan bagi siswa dan memanfaatkan lingkungan lamun secara arif dan bijaksana. Selain itu dari program ini dapat dihasilkan publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN.
Penyuluhan Penanganan Pasca Panen dan Pelatihan Variasi Olahan Jambu Kristal di Kelompok Wanita Tani Buah Naga Desa Tanak Beak Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Mahrus; Dewa Ayu Citra Rasmi; Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2778

Abstract

Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara merupakan daerah yang mengembangkan wisata perkebunan yang menawarkan pengalaman memetik dan mengkonsumsi buah secara langsung. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Indah merupakan kelompok yang mengelola sebuah area kebun wisata dengan buah naga yang menjadi salah satu komoditas yang paling dikenal, adapun jambu kristal yang menjadi komunitas pendamping yang dihasilkan perkebunan tersebut. Permasalahan umum yang dihadapi petani buah adalah terjadinya over produksi hasil ketika musim panen buah tiba yang otomatis menurunkan harga dan banyak yang tidak terserap pasar, termasuk buah jambu kristal. Oleh karena itu diperlukannya penyuluhan pengelolaan pasca panen dan keterampilan diversifikasi produk menjadi produk makanan berupa kue atau pie pada anggota KWT Mekar Indah. Tujuan pengabdian ini adalah membantu masyarakat menangani permasalahan pasca panen buah jambu kristal dan memberikan keterampilan terkait dengan memanfaatkan buah menjadi bahan olahan pie buah. Produk makanan berupa pie buah relatif mudah untuk diimplementasikan karena prosedur dan tekniknya yang sederhana dan singkat. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode partisipatif dengan kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan pie buah jambu kristal. Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh 21 anggota KWT, partisipan mengikuti dengan seksama materi yang dijelaskan oleh tim, baik materi teori dan praktek. Hasil evaluasi dari kegiatan secara keseluruhan menunjukkan bahwa semua anggota KWT Mekar Indah akan melanjutkan keterampilan yang diperolehnya agar dapat menjadi usaha kecil yang dapat membantu perekonomian rumah tangga.
PELATIHAN TEKNIK PEMBUATAN HERBARIUM KERING DAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMAN 4 MATARAM I Gde Mertha; Agil Al Idrus; Muhammad Liwa Ilhamdi; Lalu Zulkifli
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2018): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.879 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v1i1.498

Abstract

Herbarium kering merupakan material tumbuhan yang telah diawetkan dengan cara dikeringkan atau disebut juga spesimen herbarium kering. Spesimen tersebut bermanfaat sebagai bahan penunjang belajar biologi. Pembelajaran berbasis lingkungan dengan pemanfaat media herbarium yang ditunjang dengan teknik identifikasi tumbuhan akan membuat pembelajaran biologi menjadi lebih menarik dan menyenangkan, sehingga cara pengenalan dan deskripsi tumbuhan yang selama ini dilakukan dengan cara menghafal dapat ditinggalkan. Oleh sebab itu teknik pembuatan herbarium kering dan identifikasi tumbuhan perlu disampaikan di sekolah. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 4 Mataram. Tujuan pengabdian adalah memberikan pelatihan pada siswa tentang teknik pembuatan herbarium kering yang mencakup kegiatan koleksi, pengeringan/pengepresan, pemberian sublimat, perekatan pada kertas herbarium dan pemberian label, dan selanjutnya latihan teknik melakukan identifikasi dalam penentuan nama jenis tumbuhan yang telah dikoleksi baik dalam bentuk herbarium kering (kajian taksonomi) dan voucher specimen (kajian ekologi) di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan unjuk kerja dalam bentuk praktek. Hasil pengabdian menunjukkan: (1) Pelatihan praktek pembuatan herbariumm kering, pembuatan kunci identifikasi, dan identifikasi tumbuhan direspon dengan baik oleh siswa, dan dirasakan sebagai pengetahuan dan keterampilan sangat berharga dalam  menunjang kegiatan pembelajaran pada materi keanekaragaman hayati berbasis lingkungan sekolah; (2) Minat dan motivasi yang tinggi dari siswa peserta pelatihan sangat menunjang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dari dosen kepada peserta pelatihan, sehingga materi pelatihan yang diberikan dapat terserap semua dan produk pembelajaran yang dihasilkan memenuhi kriteria ilmiah; (3) Produk pelatihan berupa herbarium kering, kunci identifikasi, dan daftar nama jenis tumbuhan yang telah teridentifikasi di lingkungan sekolah dapat dijadikan sebagai perangkat pembelajaran yang mendukung tujuan pembelajaran keanekaragaman hayati dan ekologi di sekolah.
APLIKASI SISTEM BAGANG APUNG SEDERHANA DENGAN TEKNOLOGI KRAMBA JARING APUNG UNTUK BUDIDAYA NELAYAN KECIL DI DESA KETAPANG RAYA LOMBOK TIMUR Abdul Syukur; Lalu Zulkifli; Didik Santoso
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.241 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v1i2.842

Abstract

Masalah utama nelayan kecil di lokasi pengabdian adalah hasil tangkapan ikan yang terus menurun. Implikasinya, mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar dari hasil melaut. Oleh karena itu dibutuhkan program pemberdayaan yang dapat menjadi solusi matapencaharian yang berkelanjutan. Program pemberdayaan yang relevan untuk nelayan kecil di lokasi pengabdian  adalah budidaya laut. Sistem budidaya yang dikembangkan adalah sistem integrasi bagang apung sederhana dengan teknologi keramba jaring apung (KJA). Tujuan dari program  ini adalah kelompok nelayan kecil dapat melakukan budidaya sebagai suplemen matapencaharian berkelanjutan melalui penerapan teknologi KJA yang terintegrasi dengan bagang apung sederhana. Target khusus dari program ini adalah transfer teknologi budidaya pada nelayan kecil untuk keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kooperatif melalui pelatihan model pembelajaran orang dewasa (andragogi) dan pembuatan contoh model penerapan integrasi bagang apung sederhana dengan teknologi KJA. Hasil dari program pengabdian pada masyarakat, bahwa sistem produksi dengan teknologi bagang apung dalam satu unit produksi cukup efektif dan efisien untuk keberlanjutan budidaya ramah lingkungan nelayan kecil pada lokasi pengabdian. Selain itu, nelayan kecil memiliki optimisme terhadap matapencaharian tambahan dari usaha budidaya dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, pengembangan teknologi budidaya dapat dipertimbangakan dalam kebijakan pemberdayaan masyarakat pesisir.
PELATIHAN PEMBUATAN KECAP IKAN TERBAIK DARI BAHAN BAKU IKAN LEMURU HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN ENZIM PAPAIN KASAR DI DUSUN LENDANG BAJUR DESA GUNUNGSARI Mahrus Mahrus; Lalu Zulkifli
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.352 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i2.1079

Abstract

Kecap sebagai suatu produk olahan sangat jarang dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat, umumnya dijadikan sebagai bahan pemberi cita rasa pada masakan tertentu. Sampai saat ini kecap yang beredar di masyarakat adalah kecap dari kedelai, sedangkan kecap dari ikan lemuru belum ada. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan keterampilan teknologi pembuatan kecap ikan lemuru secara enzimatik menggunakan ekstrak buah pepaya kepada ibu-ibu dan asisten rumah tangga dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga di Dusun Lendang Bajur Desa Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.Kegiatan pengabdian ini dilakukan dilatarbelakangi oleh kehidupan masyarakat dengan tingkat ekonomi relatif rendah. Pelatihan pembuatan kecap ikan laut ini menjadi pilihan tim dalam mengatasi permasalahan ini. Metode pembuatan kecap ikan lemuru yang  diberikan kepada peserta adalah fermentasi dengan menggunakan enzim papain dari ekstrak buah pepaya. Salah satu fungsi dari penggunaan enzim papain pada pembuatan kecap ikan lemuru adalah untuk mempercepat proses hidrolisis protein ikan lemuru. Perbandingan antara daging ikan lemuru dan ekstrak buah papaya yang digunakan adalah 5:1 dengan waktu inkubasi 6 hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Lendang Bajur Desa Gunungsari ini mendapat respon positif dari para peserta yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Perhatian yang sama juga diberikan oleh pemerintah desa  melalui ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunungsari dalam sambutannya menyampaikan bahwa usaha pembuatan kecap ikan lemuru ini akan diusulkan menjadi kegiatan kelompok wirausaha yang bantuan pendanaannya dapat diusulkan dari anggaran pemerintah desa. 
PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SKIM KOMPETITIF NASIONAL BAGI DOSEN FKIP UNIVERSITAS MATARAM Lalu Zulkifli; Syafruddin Syafruddin; Gunawan Gunawan; Aris Doyan; Hikmawati Hikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.862 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1527

Abstract

Publikasi ilmiah merupakan kewajiban peneliti atau ilmuwan untuk mengumumkan hasil temuan, simpulan, serta implikasi dari hasil penelitian atau telaah pada publik secara luas, bukan sekedar penghuni rak-rak perpustakaan tanpa dibaca luas oleh publik. Kesulitan dosen maupun mahasiswa dalam publikasi ilmiah adalah rendahnya penelitian yang dilakukan oleh dosen. Salah satu penyebab rendahnya penelitian di kalangan dosen khususnya di lingkungan FKIP Universitas Mataram adalah kurangnya proposal penelitian kompetitif nasional yang lolos seleksi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen dalam menyusun proposal kompetitif nasioanl. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk dekan FKIP Universitas Mataram; 2) Pelatihan tentang penyusunan proposal kompetitif nasional; 3) Pendampingan dalam penulisan proposal; 4) Focus group discussion pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Pada tahap ini juga dilakukan evaluasi kegiatan secara menyeluruh. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan dapat membuat pertimbangan skim penelitian kompetitif nasioan, memanfaatkan penetahuan dan informasi untuk mendukung rencana dan kemudahan penyusunan proposal.
PENINGKATAN GIZI KELUARGA MELALUI PROGRAM GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DI DUSUN BALE KUWU DESA GUNUNGSARI Mahrus Mahrus; Lalu Zulkifli; Dewa Ayu Citra Rasmi; Syahruddin AR; Ahmad Raksun
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.195 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i1.1631

Abstract

Prevalensi angka anak-anak Indonesia yang mengalami gizi buruk masih tinggi, yakni mencapai 5,7% dan gizi kurang 13,9%, serta masalah stunting (anak pendek) pada anak balita (bawah lima tahun) masih tinggi yaitu sebesar 37,2%. Penyuluhan Gemarikan di Dusun Bale Kuwu Desa Gunungsari merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan gizi pada anak-anak sejak dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah dan diskusi. Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini berjumlah 20 orang ibu-ibu rumah tangga. Materi ceramah difokuskan pada khasiat mengonsumsi ikan untuk kesehatan. Peranserta ibu-ibu rumah tangga sangat dibutuhkan untuk memberikan gizi yang cukup kepada anak-anaknya dan mensosialisasikan Gemarikan kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas di masa depan. Tanggapan ibu-ibu rumah tangga sebagai kelompok sasaran adalah sangat positif. Mereka sangat senang menerima materi pengabdian semacam ini meskipun pernah mendapatkan informasi ini melalui televisi. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian ini, anggota tim menyarankan semua pihak terkait untuk melakukan penelitian dan pemberdayaan masyarakat tentang Gemarikan. Saran ini didasarkan pada konsumsi ikan memiliki kontribusi tinggi dalam ketahanan gizi nasional, dan mengkonsumsi ikan menjadi budaya masyarakat.