Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KERAGAMAN TANAMAN EDAMAME (Glycine max (L.) Merrill) VARIETAS RYOKO AKIBAT PERLAKUAN PUPUK HUMAT Yusdian, Yudi; Santoso, Joko; Kundrat; Suherman, Ade
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 5 No. 2 (2023): AGRO TATANEN Edisi Juli 2023 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v5i2.1138

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk humat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame varietas Ryoko dan untuk mendapatkan konsentrasi yang tepat sehingga memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame varietas Ryoko. Percobaan dilaksanakan di Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Dengan ketinggian tempat 650 meter di atas permukaan laut (m dpl), dengan curah hujan 2.417,40 mm/tahun, pH 7,09 tanah (netral). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari enam perlakuan dan diulang empat kali. Adapun perlakuan konsentrasi pupuk Humat yaitu : A (0 g/l air), B (0,5 g/l air), C (1,0 g/l air), D (1,5 g/l air), E (2,0 g/l air) dan F (2,5 g/l air) Ukuran petak adalah 150 cm x 200 cm dengan jarak antar petak 30 cm dan jarak antar ulangan 50 cm. Jumlah tanaman per plot adalah 48 tanaman termasuk 4 tanaman sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi 1 g/l air pupuk Humat memberikan pengaruh yang lebih baik pada jumlah polong per tanaman dan bobot polong per plot tanaman edamame varietas Ryoko. Kayword : pupuk, konsentrasi, humat, pertumbuhan, hasil, edamame ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of humic fertilizer concentration on growth and yield of edamame Ryoko variety and to obtain the right concentration so as to give the best effect on growth and yield of edamame Ryoko variety. The experiment was carried out in Bumiwangi Village, Ciparay District, Bandung Regency. With an altitude of 650 meters above sea level (m asl), with a rainfall of 2,417.40 mm/year, soil pH 7.09 (neutral). The research method used was an experimental method with a Randomized Block Design (RBD), which consisted of six treatments and was repeated four times. The concentrations of Humic fertilizers were: A (0 g/l air), B (0.5 g/l air), C (1.0 g/L air), D (1.5 g/l air), E (2.0 g/l water) and F (2.5 g/l water) The plot size was 150 cm x 200 cm with a distance between plots of 30 cm and a distance between replicates of 50 cm. The number of plants per plot was 48 plants including 4 plants as samples. The results showed that the concentration of 1 g/l humic fertilizer had a better effect on number of pods per plant, and pod weight per plot edamame plant Ryoko variety. Keywords : fertilizer, concentration, humic. growth, yield, edamame
Representasi Nilai-Nilai Karakter di Kampung Naga Sebagai Referensi Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Suherman, Ade; Sekti, Pipyn Hidroga; Hidayat, Rahmat; Akbar, Gilang Muhamad; Yusup, Dani Mulyadi; Sutisna, Muhamad
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif) Vol. 1 No. 3 (2024): PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/d47mhn09

Abstract

This study examines the representation of character values in Naga Village as a reference for the development of teaching materials for Pancasila and Citizenship Education (PPKn). Naga Village, as a traditional community in West Java, has local wisdom that is rich in cultural and moral values, such as environmental values, maintaining a clean and healthy lifestyle, fostering spirituality, applying discipline, and showing strong social concern. This study uses a qualitative approach with a case study method to explore how these values are integrated in the daily life of the people of Naga Village. Data was obtained through observation, in-depth interviews, and document analysis. The results of the study show that the character values in Naga Village are very relevant to the educational goals of PPKn, especially in the formation of attitudes and behaviors in accordance with Pancasila. Therefore, these values can be used as an important reference in the development of contextual and applicable teaching materials for students, in order to strengthen character and citizenship education in Indonesia.
The Influence of the Korean Wave on Students' Sense of Responsibility and Commitment to Local Wisdom Suherman, Ade; Sondarika, Wulan; Sabati, Latansa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v10i3p%p

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence of the Korean wave on students' attitudes of responsibility and commitment to local wisdom. This study used a quantitative approach with a survey method. The results show that the Korean wave has a significant influence on students' attitudes of responsibility, with a correlation coefficient of 0.909. The coefficient of determination value of 0.827 indicates that 82.7 percent of the variation in students' attitudes of responsibility is influenced by exposure to the Korean wave. In comparison, 17.3 percent is influenced by other factors. The Korean wave also influences students' commitment to preserving local wisdom, with a correlation coefficient value of 0.909. The coefficient of determination value of 0.826 shows that 82.6 percent of the variation in student commitment to preserving local wisdom is influenced by exposure to the Korean wave, while 17.4 percent is influenced by other factors. The influence of the Korean wave on students' attitudes of responsibility and commitment to local wisdom is constructive if supported by adequate education and supervision patterns.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK WARGA NEGARA YANG TAAT HUKUM Ubaidillah Al-Ansory Laka; Suherman, Ade
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42001

Abstract

Civics Education (PKn) plays a strategic role in shaping the character of citizens with a strong sense of law-abidingness amidst the dynamics of digital disruption. This study aims to analyze the implementation of the PKn curriculum and the role of the school environment as a social laboratory in internalizing the values ​​of legal compliance in students. The method used was a literature review, synthesizing various scientific sources published between 2021 and 2025. The study's results indicate that legal compliance cannot be formed solely through cognitive mastery of material but requires innovative pedagogical approaches such as Problem-Based Learning and the use of interactive digital media. Furthermore, consistent enforcement of school regulations and exemplary behavior from educators are determining factors in transforming student behavior from mere knowledge to legal awareness. Synergy between schools, families, and law enforcement agencies is essential to creating an educational ecosystem that supports the rule of law. This study concludes that strengthening the adaptive implementation of PKn is a long-term investment for social stability and national resilience.
Efektivitas Model Pembelajaran Quantum Teaaching dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn Kelas IX di SMPN 4 Tarogong Kidul Melati, Prima Dista; Suherman, Ade; Darojat, Arik
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Quantum Teaaching dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IX di SMP Negeri 4 Tarogong Kidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi partisipasi aktif siswa yang mencakup lima aspek: keaktifan bertanya, menjawab, berpendapat, kerja sama, dan antusiasme belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Rata-rata partisipasi aktif siswa pada pra-siklus adalah 55,90 % (kategori cukup), meningkat menjadi 76,25 % (kategori baik) pada siklus I, dan mencapai 89,48 % (kategori sangat baik) pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Quantum Teaaching dapat menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu, penerapan model Quantum Teaaching dianggap efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran PPKn.
Optimalisasi Nilai-Nilai Adat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Kampung Naga Melati, Prima; Susanti, Yuyun; Sidiq, Purnomo; Masruroh, Ai Siti; Munsyi, Hipni; Suherman, Ade; Rohman, Slamet
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21529

Abstract

Kampung Naga yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan komunitas adat yang tetap teguh menjaga nilai serta aturan leluhur meskipun modernisasi semakin berkembang pesat. Program pengabdian masyarakat ini diarahkan untuk mengoptimalkan nilai-nilai tradisi Kampung Naga guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan mencakup observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa leuit (lumbung padi) masih menjadi sarana utama dalam menjamin ketersediaan pangan sepanjang tahun. Setiap rumah tangga rata-rata menyimpan 200-300 ikat padi yang mampu memenuhi kebutuhan selama 8-10 bulan, sehingga membantu menghadapi musim paceklik sekaligus memperkokoh identitas budaya. Di sisi lain, sekitar 40% keluarga terlibat dalam usaha ekonomi kreatif, seperti kerajinan bambu, produk batok kelapa, serta makanan tradisional. Aktivitas ini tidak hanya menambah penghasilan, tetapi juga menjaga kelestarian tradisi leluhur. Hambatan muncul akibat keterbatasan listrik dan akses teknologi digital, sehingga masyarakat memilih cara adaptasi sederhana melalui penjualan langsung dan penggunaan WhatsApp. Hasil pengabdian membuktikan bahwa penguatan nilai adat dapat menjadi dasar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif tanpa menghilangkan identitas budaya. Strategi ini memperlihatkan bahwa masyarakat adat mampu menyaring teknologi modern agar tetap selaras dengan norma dan kearifan lokal, sehingga tradisi tetap terjaga sembari memberikan manfaat ekonomi nyata.