Claim Missing Document
Check
Articles

Mitigasi Bencana Banjir Genangan pada Blok Drainase Lhok Banie Kota Langsa Melalui Pemodelan Profil Muka Air dan Kolam Retensi Nina Shaskia; Azmeri Azmeri; Ziana Ziana; Meyrizka Salsabila
JURNAL TEKNIK HIDRAULIK Vol 17, No 1 (2026): Jurnal Teknik Hidraulik
Publisher : Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jth.v17i1.839

Abstract

The Syiah Kuala primary drainage channel in the Lhok Banie drainage block is located in Langsa Barat sub-district, Langsa City. This channel often experiences flooding due to the incapability of existing drainage channel to convey and accommodate stormwater discharge. One of the efforts to mitigate flood inundation is by conducting flood inundation modeling. This research aims to evaluate drainage channel capacity through water level profile modeling as well as to analyze the use of retention ponds as inundation flood control solution. Calculation of flood discharge is carried out using a modified rational method for subsequent use in modeling. Water level profile modeling using the HEC-RAS application was performed on a 2419 m long primary drainage channel and the retention pond analysis was conducted by considering the inflow and outflow discharge in the retention pond. The results of water level profile modeling with HEC-RAS show that the flood discharge elevation is above the elevation of the drainage channel cross-section. This means that the drainage channel capacity will no longer be able to accommodate the flood discharge for a 5-year return period. The channel experiences overtopping throughout its cross-section with maximum overtopping height of 1.23 m located in the channel downstream. The results of calculations for the retention pond using a pump with a capacity of 0.2 m3/s generate a retention pond volume of 32,678.92 m3. This retention pond was planned as flood storage area to temporarily store flood discharge in the Lhok Banie drainage block which has the potential to inundate the city, so that flood risk can be controlled.
Analysis of Dam Break Impacts and Mitigation Strategies Using HEC-RAS 2D Modeling Salam, Tasri; Rani, Hafnidar A; Rachman, Firmansyah; Azmeri, Azmeri
Elkawnie Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v11i2.31844

Abstract

Abstract: Dam failure is a critical hydrological hazard with potentially severe impacts on downstream communities and infrastructure. This study analyzes dam break impacts and mitigation strategies using two-dimensional hydraulic modeling with HEC-RAS 2D, integrated with Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis, at the Kerinci Merangin Hydropower Dam in Jambi Province, Indonesia. Overtopping and piping failure scenarios were simulated to estimate peak discharge, inundation extent, flow velocity, and flood wave arrival time, which directly informed the design of a site-specific Emergency Action Plan (EAP). Simulation results indicate that a complete dam failure could generate a peak discharge of approximately 681.5 m³/s, with flood waves reaching high-risk downstream areas within only 15-20 minutes. GIS-based hazard mapping reveals that several critical access and evacuation routes are located within high-inundation zones, limiting conventional evacuation feasibility. A sensitivity analysis of key hydraulic parameters, including breach geometry and Manning’s roughness coefficient, demonstrates that small parameter variations significantly affect flood arrival time and evacuation lead-time reliability. The study’s contribution lies in demonstrating how sensitivity-informed dam break modeling can identify evacuation constraints and support the development of a highly localized, rapid-response EAP, moving beyond generic mitigation frameworks toward operationally feasible disaster preparedness. Abstrak: Kegagalan bendungan merupakan bahaya hidrologi yang kritis dengan potensi dampak yang serius terhadap masyarakat dan infrastruktur di wilayah hilir. Penelitian ini menganalisis dampak keruntuhan bendungan dan strategi mitigasi menggunakan pemodelan hidraulik dua dimensi dengan HEC-RAS 2D yang terintegrasi dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan studi kasus Bendungan PLTA Kerinci Merangin di Provinsi Jambi, Indonesia. Skenario kegagalan akibat overtopping dan piping disimulasikan untuk mengestimasi debit puncak, luas genangan, kecepatan aliran, serta waktu kedatangan gelombang banjir yang secara langsung digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Tindakan Darurat (Emergency Action Plan/EAP) yang bersifat spesifik lokasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kegagalan total bendungan dapat menghasilkan debit puncak sekitar 681,5 m³/detik, dengan gelombang banjir mencapai wilayah hilir berisiko tinggi hanya dalam waktu 15-20 menit. Pemetaan bahaya berbasis SIG mengungkap bahwa beberapa jalur akses dan evakuasi kritis berada dalam zona genangan tinggi, sehingga membatasi kelayakan evakuasi konvensional. Analisis sensitivitas terhadap parameter hidraulik utama, termasuk geometri rekahan dan koefisien kekasaran Manning, menunjukkan bahwa variasi parameter yang relatif kecil dapat secara signifikan memengaruhi waktu kedatangan banjir dan keandalan waktu evakuasi. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada demonstrasi bagaimana pemodelan keruntuhan bendungan yang mempertimbangkan analisis sensitivitas dapat mengidentifikasi keterbatasan evakuasi dan mendukung penyusunan EAP yang sangat terlokalisasi dan berorientasi pada respons cepat, melampaui kerangka mitigasi generik menuju kesiapsiagaan bencana yang lebih operasional dan realistis.
Co-Authors 'Aini, Qurratul Abda Abda Achmad,A Al-Huda, Nafisah Alfian Yulianur Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur Alfiansyah Yulianur BC Amir Fauzi Amir Fauzi Amir Fauzi Amir Hamzah Isa Aprila, Mellita Ari Herfiansyah Arie Julianda Arif, A.A. Ashfa Achmad Asri Syahrial Bayu Agustian Cut Dwi Refika Cut Mutiawati Cut Mutiawati Darsina, Sri Deva Canubry Devi Sundary Devi Sundary Devi Sundary Dian Safiana Diana Sapha Dianto, Rinal Dirwan Dirwan Dody Resmal Efa Maisara Eko Yulianto Eldiana Fatimah Eldina Fatimah Ella Mailianda Ella Meilianda Enny Irmawati Hasan Erwin Ferdinansyah Erwin, Riza Faris Zahran Jemi Faris Zahran Jemi Fauzi , Muhammad Ferdinansyah, Erwin Firmansyah Rachman Geral Midyen Hadihardaja - Hafnidar A. Rani Haiqal Haiqal Hairul Basri Hasan, Enny Irmawati Henny Herawati Herri Affandi Hilda Mufiaty Ifrayaski Ifrayaski Imam Faudli Indra Satria Irma Yanita Irma Yanita, Irma Irwansyah Irwansyah Isa, Amir Hamzah Isya, M. Ivan Mirza Iwan K Iwan K. Hadihardaja Iwan K. Hadihardaja Iwan Kridasantausa Iwan Kridasantausa, Iwan Listia, Vina M. Isya Machdar,I Maimun Rizalihadi Maimun Rizalihadi Maimun Rizalihadi Maimun Saputra Maimun Saputra Maimun Saputra Maryati Maryati Masimin Masimin Maulidan Mahmud Meylis Safriani Meyrizka Salsabila Mochammad Afifuddin Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muhammad Isya Muhammad Sulaiman Muhammad Zaki Munirwansyah Munirwansyah Munzirwan Habibi Nafisah Al Huda Nazar, Teuku Mochamad Nazli Ismail Nina Shaskia Nofrizal Nofrizal Nur Aisya Amalia Oktaparizi, Rio Putra, Teuku Devansyah Qurratul Aini Rahmadi . Rahmawati , Tuti Rahmi Nia Ivana Renni Anggraini Reza Kasury, Ahmad Rima Vinanda Rio Oktaparizi Riza Erwin Safrida . Salam, Tasri Setia Budi Setia Budi Shafur Bachtiar Sofyan M. Saleh Sri Darsina Sri Legowo WD Sukma Meutia Sundary, Devi Suriyadi Suriyadi Syahrial, Asri Syamsidik Syamsidik Syamsidik, Syamsidik Teuku Devansyah Putra Teuku Mochamad Nazar Uli Zahrati Uswatun Hasanah Vina Listia Wien Linge Winardi Winardi Winardi Winardi Yafi, Muhammad Yulia Hayati Yusni Eva Cus Endang Zahrah, Nurrul Zamzami Zamzami Ziana Ziana Ziana, Ziana Zubaidah R, Zubaidah Zubaidah Zubaidah